
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci, Lembah Dewa
“Membangkitkan seseorang?” Tanya Ren Yuu dengan wajah terkejut. Ia tidak menyangka bahwa akan sangat banyak rahasia yang ada di Tujuh Galaxy. Ia juga ingin membongkar semuanya karena itu pasti terkait dengan masa lalunya yang memungkinkan telah merencanakan pertarungan dengan Celestial Emperor.
“Siapa dia?” Tanya Ren Yuu lagi dengan wajah yang sangat serius. Siapapun itu, pastilah bukan sesuatu yang baik jika berkaitan dengan Celestial Emperor.
“Aku tidak tau. Tidak ada catatan sama sekali tentang hal itu.” ucap Ming Hao dengan gelengan kepala.
“Lalu, kenapa kau menceritakan semua ini padaku?” Ini adalah inti sebenarnya dalam percakapan tersebut yang ingin diketahui oleh Ren Yuu.
“Baik, aku tidak akan menyembunyikan niatku sama sekali. Karena kau berada dalam kategori tahanan, maka kau pasti akan menjadi musuh dari para Sipir juga setelah kau membunuh salah satu dari mereka lalu menyamar menjadi mereka. Di Lembah Dewa ini, terdapat banyak jiwa Tier God Exalt, kami tidak bisa menekan mereka semua karena jumlah mereka yang sangat banyak. Tidak hanya di daerah luar yang sangat suram, di tempat ia indah inipun sama.”
“Aku ingin kau bekerja untukku dan membantuku menangkap jiwa-jiwa tersebut agar dapat digunakan untuk melawan para Sipir. Sebab, kemunculan Mutiara Jantung Dewa tidak akan lama lagi.” ucap Ming Hao dengan senyum kecil diwajahnya.
“Bekerja untukmu?” Alis Ren Yuu sedikit naik ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ming Hao.
“Maaf, aku tidak akan bekerja padamu.” Ren Yuu langsung menolak secara langsung karena ia tidak akan mau menjadi bawahan seseorang. Itu bukan gayanya sama sekali.
“Apa katamu? Apa kau tau siapa yang kau tolak? Jangan terlalu menganggap dirimu tinggi!” ucap pria berbaju merah dengan nada yang sangat marah, disaat itu juga, qi-nya perlahan merembes keluar.
Ren Yuu melirik ke arah pria berbaju merah tersebut dengan tatapan menyipit. Ia sangat sadar bahwa dengan kekuatannya saat ini, kemungkinan untuk baginya menang juga sangat kecil.
__ADS_1
Ming Hao yang mendengar penolakan Ren Yuu juga memasang wajah sedikit dingin. Baru kali ini seorang pendatang baru yang lemah tidak mau menjadi bawahannya. Tetapi, karena kekuatan Ren Yuu sangat penting untuk rencananya, ia akan mencoba merekrutnya. Ia sedikit paham tentang sifat Ren Yuu bahwa dia tidak akan mau berkerja untuk siapapun kecuali itu kerja sama.
Jika saja Ren Yuu tidak memiliki kemampuan untuk menangkap jiwa-jiwa, ia sudah pasti akan membunuhnya ketika Ren Yuu menolaknya secara langsung.
“Hentikan! Katakan padaku bocah, kualifikasi apa yang kau punya untuk menolak seseorang yang jauh lebih kuat darimu.” ucap Ming Hao.
Mata Ren Yuu menyipit sedikit dan bersiap-siap untuk menggunakan Menara Kegelapan. Ia pun membalas dengan nada dingin, “Kaulah yang memerlukan kekuatanku untuk melakukan sesuatu yang tidak diketahui. Aku sangat paham bagaimana dunia kultivator bekerja, kau pasti paham bahwa aku bukan tipe seseorang yang bisa diancam dari semua sikapku sebelumnya yang artinya kau harus memberikan kerja sama yang setara dan tidak ada ancaman agar aku melakukan apa yang kau inginkan dan itupun jika aku mendapatkan manfaat!”
Kata-kata yang keluar dari mulut Ren Yuu membuat wajah Ming Hao semakin gelap begitu juga dengan ketiga bawahan kepercayaannya. Ketika bawahannya ingin meledak marah, Ming Hao pun menghentikan mereka dengan lambaian tangan.
“Apa kau tidak takut bahwa aku akan membunuhmu di sini sekarang juga?” Tanya Ming Hao sekali lagi dan auranya pun meledak yang membuat istana tersebut bergetar keras. Ia juga ingin mengkonfirmasi sesuatu dari Ren Yuu sehingga menggunakan cara seperti ini.
“Jika kau ingin membunuhku, kau tidak akan berbicara lagi. Itu bukan sifat para kultivator Tier God Exalt yang telah hidup dalam waktu yang cukup lama. Lagi pula, apa kau pikir bisa membunuhku semudah itu?” Balas Ren Yuu dingin saat ia menahan tekanan yang berasal dari Ming Hao.
Karena itu, Ming Hao pun menarik kembali auranya lalu tertawa keras yang membuat ketiga bawahan kepercayaannya sangat bingung dengan sikap bos mereka.
“Kau memang layak dibuat sebagai seorang rekan. Baik, aku mengakui bahwa kau memiliki pemikiran yang cemerlang dan langkah kedepannya dan tidak pernah mencoba berbicara omong kosong yang tidak akan pernah kau capai! Karena itu, aku akan mengajakmu bekerja sama. Dan hadiah yang kau dapatkan adalah, satu dari tiga Mutiara Jantung Dewa!” ucap Ming Hao percaya diri karena ia merasa bahwa Mutiara Jantung Dewa pasti akan jatuh ke tangannya. Hanya dengan dua Mutiara Jantung Dewa, kultivasinya akan meningkat satu tahap walaupun kemungkinan berhasil adalah 60%, namun ia meras itu layak dicoba agar keberhasilan rencananya lebih tinggi.
“Bos.. apakah anda yakin melakukan ini?” Tanya pria berbaju hitam tidak percaya bahwa bosnya akan menawar salah satu benda berharga tersebut kepada seseorang yang lemah walaupun itu memiliki kemampuan tertentu yang dapat membantu rencana bosnya untuk berhasil lebih besar dari yang seharusnya.
“Apa kau meragukan pilihanku?” Tanya Ming Hao dingin ketika menatap salah satu bawahannya dengan tatapan dingin.
__ADS_1
“Ti-tidak bos...!” Bawahan Ming Hao pun ketakutan ketika melihat mata dingin bosnya.
Sementara itu, mata Ren Yuu sedikit membesar ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ming Hao. “Ada Tiga Mutiara Jantung Dewa yang akan muncul?” Batin Ren Yuu.
Kilatan tertentu muncul di mata Ren Yuu tanpa diketahui oleh Ming Hao sekalipun karena tentu ia juga tidak akan melewatinya kesempatan untuk merebut semuanya untuk dirinya sendiri. Ia pasti akan mencapai tingkat kultivasi yang tinggi jika mengkonsumsi salah satu dari Mutiara Jantung Dewa jika rumor tentang hal itu dapat meningkatkan kultivasi dalam jumlah besar benar adanya.
“Apakah kau mengetahui di mana Mutiara Jantung Dewa akan muncul?” Tanya Ren Yuu.
“Ya. Tempat kemunculan Mutiara Jantung Dewa selalu sama. Tetapi beberapa syarat harus terpenuhi. Bagaimana? Apakah kau tertarik berkerja sama denganku?” Tanya Ming Hao dengan senyum kecil diwajahnya.
“Kesepakatan! Lalu apa yang harus aku lakukan?” Tanya Ren Yuu seperti pura-pura bersemangat.
“Kita akan membahasnya di perjalanan besok. Aku akan mempersiapkan segalanya saat ini dan ketika waktunya tiba aku akan memanggilmu. Antar dia ke kediamannya.” Perintah Ming Hao kepada pria berbaju ungu.
“Baik, ikuti aku.” Pria berbaju ungu itupun langsung menuntun Ren Yuu keluar dari istana tersebut.
Setelah kepergian Ren Yuu, pria berbaju merah dan hitam menatap ke arah Ming Hao lalu bertanya lagi, “Bos, apakah anda yakin?”
“Dasar tolol! Kita hanya perlu menggunakannya dan di saat tujuan kita tercapai, kita hanya perlu membereskannya!” ucap Ming Hao menatap kedua bawahannya dengan tatapan menyiratkan bahwa keduanya adalah makhluk tertolol yang pernah ada.
Pria berbaju merah dan hitam hanya bisa merasa malu karena tidak memikirkan sampai ke situ. Tetapi keduanya saat ini menyeringai karena ingin menghabisi Ren Yuu ketika waktunya tiba.
__ADS_1
Sementara itu, Ren Yuu yang telah sampai di kediaman yang disediakan untuknya pun menaikkan sudut bibirnya. “Apakah kalian berpikir aku ini tolol? Di saat itu juga, ketika kalian ingin menghabisiku, aku akan melakukan hal yang sama!” Batin Ren Yuu dengan senyum jahat diwajahnya.