
“Penciptaan? Kebalikan dari Kehancuran? Apakah itu mungkin?” Tanya Ren Yuu karena merasa hal seperti itu sangatlah mustahil.
“Apa kau ragu sesuatu seperti itu bisa terjadi? Kau sendiri saat ini memiliki energi Kegelapan jenis baru dari evolusi garis darah Kirin yang mampu melahap semua jenis energi Kegelapan untuk meningkatkan kekuatan Kegelapanmu, dan yang terpenting, kau sangat beruntung karena sumber energi Kirin yang lainnya tetap terjaga karena kau membuat sumber energi baru selain dari Origin Core dan itu merupakan hatimu. Apakah kau berpikir bahwa jika kau tidak melakukan itu kau masih memiliki energi penghancur Kirin? Walaupun kau tidak menunjukkannya, aku sangat paham dengan tubuhmu hanya dengan sekali saja memeriksanya!” Dewa Binatang Buas mencemooh Ren Yuu.
“Cih!” Ren Yuu berdecak karena tidak menyangka bahwa Dewa Binatang Buas ternyata pintar. Ia menatapnya dengan tatapan merendahkan setiap waktu karena tidak suka dinilai oleh seorang Beast Race yang memiliki garis darah lebih darinya yang hanya campuran saja.
Dewa Binatang Buas tentu paham arti dari tatapan Ren Yuu. Ia sebenarnya ingin meledak marah tetapi tetap menahannya dari waktu ke waktu.
“Ren Yuu, asal kau tau saja, evolusi setiap makhluk itu berbeda karena itu akan condong ke arah keinginan makhluk tersebut. Ayahmu di sini juga seperti itu. Apa kau masih tidak sadar?” Tanya Kun-Peng mendengus jijik ke arah Ren Yuu.
Ren Yuu merenung sejenak dan memang benar bahwa ia melakukan evolusi karena ingin menghancurkan semua yang menghalangi semua jalannya. Namun itu akan membuat energi penghancur yang sudah ia miliki. Ia pun teringat bahwa nasibnya tampak selalu ditentukan oleh ramalan yang membuatnya merasa jijik. Ia tidak mau jalannya dipilih oleh para tua Bangka yang telah tiada. Dan asal dari rasa tidak senang itu adalah Nan Bei Yun, yang membuat kesepakatan di sana sini dan akhirnya dirinya yang harus menyelesaikannya sementara Nan Bei Yun meninggalkannya ketika sekarat.
Dan itulah awal mula Ren Yuu ingin melahap semua jenis energi yang berhubungan dengan Kaisar Kegelapan, dan ia pun akhirnya membangunkannya. Ren Yuu sekarang paham apa arti kata-kata Kun-Peng.
“Dan juga, jika kau ingin melakukan evolusi, kau harus menginginkan sesuatu yang ingin kau capai apapun yang terjadi, itulah yang membuat kau bisa berevolusi. Dan aku sarankan agar kau menentukan apa yang memang kau inginkan saat ini dan bukan hanya sekedar agar kau bisa berevolusi.” Dewa Binatang Buas menatap ke arah Mei lagi.
Mei terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Dewa Binatang Buas. Apa yang ia inginkan? Selama ini yang sangat ia inginkan adalah menjadi murid Ren Yuu, membantunya selalu. Ia berpikir keras apakah ada keinginan lain di dalam lubuk hatinya tetapi tetap tidak menemukan apa-apa.
“Jangan terlalu memikirkannya. Suatu hari nanti kau akan tau apa itu.” ucap Xiao Lin.
“Lalu, tentang Golden Dragon God..” Tambah Xiao Lin dan mengentikan kata-katanya.
__ADS_1
“Tidak masalah, aku kenal dengan baik Naga seperti apa Xiao Bai itu, dia pasti akan berhasil!” Ren Yuu yakin dengan Xiao Bai bahwa suatu hari nanti ketika bertemu, ia akan melihat evolusi terakhirnya.
Dewa Binatang Buas sedikit tidak puas dengan Ren Yuu. Walaupun ia sangat kasar, main pukul sembarangan dan suka memerintah, ia masih sangat menghargai para Beast Race. Itulah yang membuat dirinya tidak pernah dilengserkan dari posisi Dewa Binatang Buas. Bahkan ia membuat tempat khusus untuk para Beast Race campuran agar tidak berselisih dengan Beast Race murni.
“Ada hal yang ingin aku tanyakan. Apa yang terjadi terhadap Evil?” Tanya Ren Yuu penasaran.
“Ha-ha-ha!” Kun-Peng pun langsung tertawa lepas seperti orang idiot sampai-sampai mengeluarkan air matanya.
Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin menatap Kun-Peng dengan jijik karena tentu ingat apa yang terjadi sebelumnya.
“Apa yang terjadi?” Tanya Ren Yuu semakin penasaran.
“Apakah kamu bertemu dengan Evil sebelumnya, Yuu'er?” Tanya Feng Xuer terkejut.
Feng Xuer hanya mengangguk kecil. Ia juga ingin mencoba tangannya apakah mampu menandingi Evil, pengguna elemen Kegelapan mengerikan yang sama dengan Dewa Binatang Buas saat ini.
“Hei.. Hei.. Ren Yuu.. kau pasti akan menyesal karena pergi lebih dulu sebelumnya.” Kun-Peng yang terdiam sejenak pun langsung berbicara lalu tertawa kembali seperti orang sinting.
Wajah Ren Yuu berkedut karena Kun-Peng tampaknya sangat suka menyembunyikan hal menyenangkan untuk dirinya sendiri.
“Hei ikan terbang, cepat katakan!” ucap Ren Yuu tidak senang. Ia tentu ingin tau apa yang terjadi pada Evil saat ini.
__ADS_1
Zhep!
Kun-Peng muncul di depan Ren Yuu lalu meraih kerah Ren Yuu sambil berteriak, “Siapa yang kau panggil ikan terbang dasar sialan! Ayahmu di sini Kun-Peng! Kun-Peng yang perkasa!”
Ren Yuu mendengus lalu menepis lengan Kun-Peng. Ia sama sekali tidak bisa mengikuti pergerakan ikan sialan itu.
Wajah Kun-Peng semakin gelap karena Ren Yuu terlihat tidak menghormatinya sama sekali sebagai Kun-Peng yang perkasa.
“Orang gila ini menarik alat kelamin Evil hingga putus.” ucap Dewa Binatang Buas sangat jijik.
Semuanya berkedut dan menatap Kun-Peng dengan jijik karena melakukan hal seperti itu.
“Kau pasti akan tertawa jika melihat ekspresi Evil yang tampak seperti babi disembelih saat itu! Ha-ha-ha! Jika saja Eon dan Jin Xan tidak mendekat, dia pasti sudah tewas.” ucap Kun-Peng tertawa lalu menatap Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin, “Hei dua kadal, berterimakasih lah kepada ayahmu Kun-Peng karena membawamu pergi dari Jin Xan sialan itu!”
Wajah Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin semakin gelap. Tentu mereka mengenal Jin Xan dengan baik, keduanya sudah tau bahwa Jin Xan bahkan pernah membunuh dua Atlantis Race seorang diri yang memiliki kekuatan Tier True God puncak. Alasan itulah yang membuat Dewa Binatang Buas mengijinkan Kun-Peng memasuki Realms Of The Beast.
Juga, ada alasan lainnya mengapa Jin Xan tidak masuk ke Realms Of The Beast selama ini, itu dikarenakan penghalang yang diciptakan Kirin dengan susah payah untuk menghadang satu individu khusus yaitu Jin Xan karena suatu hal. Tampaknya para makhluk kuno yang selamat di masa itu mengerti bahwa Jin Xan melakukan sesuatu di balik layar.
“Baik, lalu hal yang terakhir. Di Realms Of The Beast saat ini masih tersisa dua hal penting yang bisa digunakan. Pertama adalah untuk Xiao Xiao, mewarisi energi kehancuran tidak lengkap Kirin agar suatu hari nanti dia berhasil mencapai puncak Tier True God.” ucap Xiao Lin dan melanjutkan.
“Dan untuk yang terakhir, satu tetes esensi darah murni milik Kirin, kami akan memberikannya kepada kalian karena tentu saat ini kita tidak bisa berkonflik satu sama lainnya karena ada musuh yang bisa menyerang kapan saja. Siapa yang akan menggunakannya?”
__ADS_1
Xiao Lin menatap Ren Yuu dan Mei dengan seksama karena hanya mereka berdua yang mampu saat ini.