God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Warisan Demon Abyssal (15)


__ADS_3

Makam Demon Abyssal


“Kau akan binasa di tanganku sama seperti Eon!” ucap Ren Yuu sambil membuat kuda-kuda menyerang dengan palu besar di tangan kanannya.


Mata Nether melebar ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Yuu. Meskipun ia sangat kuat dibandingkan dengan Dewa Abyssal Race yang lainnya, tetap saja ia akan kesulitan menghabisi sosok seperti Evil dan Eon. Dan kali ini, Ren Yuu mengklaim bahwa dia telah menghabisi Eon.


“Menghabisi Eon? Jangan bercanda bocah! Walaupun kau telah mendapatkan kekuatan Kegelapan dan Jiwa Abadi kuat yang membuat mu mendapatkan gelar Dewa Kegelapan dan Dewa Jiwa, kau tidak mungkin bisa mengalahkan Eon!” Teriak Nether dan ia pun melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ia tiba di depan Ren Yuu di jarak hampir lima meter lalu mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


“Soul Chain Fist!”


Rantai-rantai yang ada di tangan Nether tampak berputar sangat cepat seolah-olah ingin meledak kapan saja.


Ren Yuu yang menatap dengan hukum Takdir pun langsung mengayunkan palunya sekuat tenaga yang ia bisa sambil mengerahkan semua energi spiritual yang bisa ia gunakan dalam satu serangan.


Ketika Nether mengayunkan tinjunya, rantai-rantai yang tampak meliliti tangannya langsung melesat ke depan layaknya sebuah tinju.


Bam!


Palu dan rantai pun saling bentrok dan membuat energi spiritual meledak ke segala arah dan bahkan menciptakan badai spiritual.


Han Zhiya yang ada di belakang Ren Yuu pun mengangkat tangannya untuk menghalangi energi spiritual tersebut menghempaskannya.


“Kekuatan spiritual ini..” Mata Nether melebar karena kekuatan spiritual Ren Yuu memang luar biasa mengerikan setelah dia menembus Tier True God 7th Heavenly Layer.


Ren Yuu tersenyum lebar saat ini karena energi spiritualnya menekan kekuatan Evolusi milik Nether.


Tap!


Ren Yuu langsung melompat mundur dan menggunakan teknik lainnya.


Mode God Light!


Tubuh Ren Yuu tampak bercahaya dalam karena ia menggunakan kecepatan untuk menjatuhkan Nether.


Broken Star Light!


Wusssh!


Ren Yuu menghilang seketika dan muncul di belakang Nether lalu mengangkat palunya ke arah langit lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah bawah.


Soul Summon!


Nether memasang wajah jelek karena kecepatan Ren Yuu tampak berlipat ganda dalam sekejap.

__ADS_1


Chain Barrier!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, rantai-rantai yang ada di tubuh Nether pun langsung bergerak menyelimutinya.


Bam!


Duar!


Kawah yang sangat dalam pun tercipta ketika rantai-rantai yang melilit Nether seperti bola menelan permukaan tanah akibat di serang sekuat tenaga oleh Ren Yuu menggunakan palu.


Spiritas Explosion!


Tiba-tiba saja, Nether yang dibaluti oleh rantai-rantai pun memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan yang membuat Ren Yuu menyipit.


“Jiwa Abadi!”


“Body God Light!”


Duar!


Ledakan besar pun terjadi dalam sekejap dan menghempaskan Ren Yuu di jarak yang tidak terlalu jauh.


Nether yang keluar dari lilitan rantai pun menyeringai karena yakin bahwa Ren Yuu pasti akan terluka parah di jiwa dan tubuhnya.


Tubuh Ren Yuu terlihat berkumpul melalui butiran-butiran cahaya serta jiwanya melayang tepat diatasnya dan menatap ke arah Nether dengan senyum lebar.


Ketika tubuh Ren Yuu tercipta kembali, jiwanya pun masuk ke dalam tubuhnya. Ini adalah kemampuan terkuat dari manual Three Infinite Moonlight, tubuh pengguna manual bisa memecah tubuhnya menjadi serpihan energi dan hukum Cahaya Bulan dengan mengorbankan energi mendalam.


“Sayang sekali.. kekuatan ledakan sebelumnya pasti bisa menghabisi Tier True God 8th Heavenly Layer sekalipun.” ucap Ren Yuu dengan senyum diwajahnya yang membuat Nether semakin marah.


Sementara itu, di kejauhan, Han Zhiya yang telah mundur pun terdiam melihat kemampuan Ren Yuu yang sangat beragam dan unggul di segala bidang. Dia seperti terlahir untuk menguasai segala hal dan melampaui semua yang ada.


“Dia memang seperti yang dikatakan oleh Tuan Han Guan.” Gumam Han Zhiya dan tersenyum manis. Ini pertama kalinya ia tersenyum seperti itu walaupun tidak tau mengapa.


“Bocah sialan!” Nether pun sangat marah karena merasa dipermainkan oleh Ren Yuu. Ia pun mengerahkan kekuatan yang lebih besar dan berniat untuk menghabisi Ren Yuu di tempat dengan serangan pamungkasnya.


Drrrrtttt!


Zhung!


Rantai-rantai tampak melejit ke arah langit dan berputar-putar seolah-olah mereka hidup. Aura mengerikan juga terpancar dari rantai-rantai tersebut yang membuat daerah tersebut bergetar keras.


“Hm? Luar biasa! Nether memang lebih kuat dari Eon! Aku harus mengakuinya!” Batin Ren Yuu dan menyelimuti palu di tangannya dengan sembilan energi dan hukum serta bercampur dengan Kekuatan Kehancuran dan energi spiritual.

__ADS_1


Meskipun kekuatan Nether sangat kuat, Ren Yuu tidak gentar sama sekali. Ia saat ini merasa sangat yakin bahwa serangannya kali ini akan menghabisi Nether juga.


Tetapi, ketika Ren Yuu hendak menyerang, ia terdiam dan energi dan hukum yang ia kerahkan langsung mengecil.


Itu dikarenakan ada seseorang yang mengirim transmisi suara kepadanya.


Menatap Ren Yuu yang tidak lagi ingin melancarkan serangan, Nether hanya mendengus.


“Apa kau takut? Apa kau menyerah? Sudah sepantasnya manusia rendahan sepertimu yang mengambil banyak kekuatan dari luar takut akan makhluk puncak sepertiku!” ucap Nether besar kepala.


Ren Yuu terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Nether karena merasa itu sangat lucu. Ia pun menaikkan sudut bibirnya lalu membalas, “Bukan aku yang akan membereskanmu. Kau hanyalah serangga rendahan yang hanya digunakan sebagai alat di mataku.”


“Apa katamu?” Nether semakin marah tetapi ia mematung di tempat ketika menatap satu sosok yang muncul tiba-tiba di sebelah Ren Yuu yang membuat amarahnya semakin meningkat.


“Xinzhan!” Nether pun menggertakkan giginya dengan kuat ketika menatap pemuda tampan yang menatapnya dengan sangat rendah.


“Kau terlambat. Apakah urusanmu telah selesai di tempat lain?” Tanya Ren Yuu acuh tak acuh.


“Ya.” Jawab pemuda tersebut yang tidak lain adalah Chen Fan.


“Fey Race sialan! Mati!” Teriak Nether karena masih ingat dirinya pernah dihajar habis-habisan oleh Chen Fan di masa lalu.


Nether pun menyerang menggunakan rantai-rantai miliknya ke arah Chen Fan. Rantai-rantai yang berada di udara semuanya bergerak seolah-olah ingin menghancurkan segala hal terutama untuk Chen Fan.


“Purple God's Xinzhan Eyes!”


Mata Chen Fan melebar sedikit dan aura tak dikenal pun langsung menutupi seluruh tempat tersebut.


Zhep!


Dalam sekejap semua rantai-rantai yang menyerang ke arahnya pun lenyap tanpa jejak.


“Apa?” Nether melebarkan matanya dan tubuhnya gemetaran ketika menatap hal tersebut.


Ren Yuu juga kagum melihat kemampuan mata Chen Fan yang tampak luar biasa kuat. “Evolusi Ruang!” Batinnya dan tau jalan apa yang diambil oleh Chen Fan.


Menatap kekuatan seperti itu, Ren Yuu pun tidak yakin bisa melawan Chen Fan di tingkat kekuatannya saat ini. Namun, dengan bantuan Menara Kegelapan, ia yakin bisa menekan Chen Fan juga.


Bahkan Han Zhiya yang berada di kejauhan pun terkejut dengan kemampuan Chen Fan karena sangat berbeda dengan Xinzhan di Zaman Kuno.


“Nether.. terakhir kali kau juga binasa di tanganku. Jika saja Jin Xan sialan itu tidak datang padaku, aku pasti sudah melenyapkan Book Of Nether!” ucap Chen Fan sambil perlahan berjalan ke arah depan.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Chen Fan, Nether pun perlahan melangkah mundur. Ia tau kekuatan Chen Fan memang musuh terburuk baginya saat ini karena Evolusi Ruang dapat memindahkan segala jenis kekuatan penciptaan seperti dirinya yang menggunakan kekuatan spiritual untuk menciptakan jarum-jarum tak terhitung jumlahnya.

__ADS_1


Dan dengan Purple God's Xinzhan Eyes, semua jarum-jarum yang Nether ciptakan pasti akan terlihat oleh Chen Fan tanpa bisa lolos satupun.


__ADS_2