
Jalan Asura, Kota Asyura
“Kakak, apa yang kau teriakkan?” Ren Xie'er yang berada di sebelah Ayahnya pun sedikit tidak senang melihat sikap kakaknya yang selalu protektif pada dirinya.
Tatapan Ren Zi beralih ke Ren Xie'er. Ketika ia ingin berbicara, ia menghentikan kata-katanya saat menatap sosok yang mirip dengannya ketika ia masih berumur sekitar 15 tahun.
“Dia.. dia..” Ren Zi tidak tau harus berkata apa. Para penjaga terutama Yan Di tidak memberitahu tentang kedatangan ayahnya sehingga ia tidak akan menduga bahwa Ren Yuu adalah ayahnya.
“Dia dia apa? Cepat sapa ayahmu!” Xing Jianying pun muncul di sebelah putranya itu lalu menarik telinga Ren Zi.
Mata Ren Zi melebar mendengarnya. Ia hanya menjadi patung di tempat karena tidak tau harus bicara apa.
Ren Yuu perlahan berdiri lalu menatap ke arah Ren Xiu lalu ke arah Ren Zi. “Kalian dua bocah, ikut aku. Perlihatkan seperti apa kekuatan kalian berdua!”
Hao Yue, Feng Xuer, Ren Doushi, Chi Youyu, Feng Luo, Feng Jiu Er, Xing Jian dan Xing Ying berkedut saat mendengar kata-kata Ren Yuu. “Apa seperti itu caramu ketika pertama kali bertemu dengan putramu?” Batin mereka semua.
Ren Xie'er di sisi lain terkikik dan menantikan bagaimana kedua kakaknya itu menderita di tangan ayahnya.
“Ayo ayah. Kita pergi ke tempat pelatihan.” Ren Xie'er pun langsung menarik ayahnya.
Ren Yuu hanya tersenyum kecil lalu memberi aba-aba untuk Ren Zi dan Ren Xiu agar ikut.
Merasa keduanya diremehkan, Ren Zi dan Ren Xiu saling memandang lalu mengangguk. Keduanya pun dengan wajah tegas langsung mengikuti ayahnya itu.
Semua keluarga Ren Yuu hanya bisa menghela nafas dan perlahan ikut juga untuk melihat apa yang hendak dilakukan oleh Ren Yuu.
Beberapa menit kemudian, Ren Yuu dan Ren Xie'er pun tiba di sebuah tempat pelatihan yang sangat luas. Terdapat segel yang mengelilingi tempat tersebut agar jika ada kekuatan yang terlempar keluar saat pelatihan terjadi, penghalang akan menghalangi serangan kuat keluar.
Ren Yuu berdiri dengan melipat kedua tangannya menunggu kedatangan kedua putranya itu.
__ADS_1
Ren Zi dan Ren Xiu pun dengan wajah serius tiba di depan ayah mereka di jarak lebih dari sepuluh meter.
Sebelum Ren Yuu berbicara, ia melirik ke arah tertentu. Ada tiga wanita yang baru saja tiba yang membuatnya tersenyum kecil.
Tentu ketiganya adalah Xiao Xiao, Xinxin dan Mei. Kini, semua anggota keluarganya telah berkumpul bersama di satu tempat.
Xue Ling Long terkejut melihat Mei karena tidak menyangka bahwa dirinya akan memiliki adik seperguruan.
Lalu tatapan Ren Yuu beralih ke arah dua individu yang terlihat sangat mirip. “Siapa keduanya? Kenapa aku merasakan Hukum Takdir pada mereka berdua?” Batinnya. Ia mengabaikannya untuk saat ini dan akan memeriksa mereka nanti.
Bahkan untuk Xinxin yang baru tiba pun langsung memeriksa dua individu yang merupakan Yao Bing dan Yao Lao karena ia sangat sensitif juga dengan Hukum Takdir.
Melihat tatapan Ren Yuu ke arah mereka, Yao Bing dan Yao Lao pun memegang seketika. Keduanya merasa seperti ditatap oleh binatang kuno yang bisa melahap mereka kapan saja.
“Dia sangat berbahaya!” Batin Yao Bing dan Yao Lao. Keduanya hanya diam karena tau bahwa tidak mungkin pergi dari tempat tersebut sebelum Ren Yuu memeriksa mereka berdua. Sangat banyak ahli di keluarga Ren yang membuat keduanya hanya bisa diam karena seperti sedang masuk ke dalam sarang binatang buas yang berkumpul.
Semua anggota keluarga Ren Yuu juga menatap dengan seksama ke arah Yao Bing dan Yao Lao. Mereka tentu akan memeriksa keduanya juga karena tampaknya memiliki hubungan baik dengan Ren Zi meskipun mereka akan melakukannya secara diam-diam.
“Setengah naga?” Keduanya tertegun lalu saling memandang untuk melihat ke arah saudaranya mencari tau apakah dia mengerti atau tidak.
“Oh? Tampaknya kalian berdua menyia-nyiakan potensi dari garis darah Naga Hitam Kehancuran!” ucap Ren Yuu karena bahkan putrinya yang paling mudalah yang pertama kali membangkitkan kekuatan tersebut.
Sebelum Ren Zi dan Ren Xiu bertanya, keduanya merasakan sakit di perut mereka.
Buak! Buak!
Keduanya pun terpental karena Ren Yuu tidak menahan diri sama sekali.
Bom! Bom!
__ADS_1
“Apa yang kau lakukan pada cucuku, Yuu'er?” Feng Xuer geram karena Ren Yuu memukul cucunya sedemikian rupa.
Ren Yuu berkedut mendengarnya dan tau bahwa posisinya di hati ibunya telah diganti oleh dua putranya serta dua putrinya.
Semua istri Ren Yuu ingin tertawa mendengarnya tetapi tetap menahannya. Mereka semua tentu sangat keras ketika mengajari Ren Zi dan Ren Xiu. Tetapi untuk Feng Xuer yang baru saja bertemu dengan cucu-cucunya tentu ingin memanjakan mereka.
“Tenanglah ibu.. seorang pria harus dilatih dengan keras. Mereka berdua memang telah mencapai Tier True God 4th Heavenly Layer. Tetapi aku merasa bahwa peningkatan mereka terlalu lambat di usia 160 tahun!” ucap Ren Yuu menatap ke arah ibunya dengan wajah lelah.
“Benar yang dikatakan oleh Yuu'er. Keduanya harus dilatih dengan keras agar tidak terbunuh di Medan perang. Kita selamanya tidak bisa melindungi mereka berdua.” Hao Yue langsung mengangguk setuju.
Feng Xuer hanya bisa pasrah lalu menatap ke arah kedua cucunya itu dengan tatapan kasihan.
Ren Zi dan Ren Xiu pun perlahan berdiri. Keduanya masih merasakan nyeri di perut mereka. “Kenapa hanya kita berdua yang ditegur setiap saat?” Keluh Ren Zi.
Ren Xiu mengangguk setuju dan menatap ke arah kakaknya Ren Yui yang menyeringai lalu ke arah Ren Xie'er yang hanya menjulurkan lidahnya untuk mengejek kedua kakaknya itu.
“Ha? Apa yang kau keluhkan bocah? Seorang pria tidak boleh mengeluh! Kalian berdua memang lebih kuat dari adik kalian. Ayah paham itu karena adik kalian pasti sangat malas berkultivasi. Karena ayah buka Guru yang bijaksana, maka ayah akan menyerahkannya kepada kakakmu Yui dan Ling Er!” ucap Ren Yuu.
Ren Xie'er yang awalnya merasa senang tiba-tiba berkeringat di punggungnya. Ia menatap ke arah Ren Yui dengan gugup lalu wajahnya langsung pucat saat menatap kakaknya yang tersenyum jahat padanya.
“Ayah sungguh jahat!” Batin Ren Xie'er tetapi tidak berani berbicara karena pasti kakaknya Yui akan menendangnya. Itu merupakan kesalahan yang ia buat juga. Kakaknya Yui memang keras dalam pelatihan tetapi terus memanjakannya juga. Namun, ia salah menggunakannya dan akhirnya Yui selalu menendangnya setiap kali mereka berlatih.
“Karena kalian berdua tertinggal dalam hal menggunakan kekuatan terpendam kalian dari adik kalian, maka aku akan mengeluarkan kekuatan itu dengan paksa!” ucap Ren Yuu dengan senyum sinis saat ia memasuki bentuk setengah Naga.
Wajah Ren Zi dan Ren Xiu pucat seketika karena tau bahwa nasib buruk akan menimpa mereka. Tetapi, karena selama ini mereka telah menerima tekanan yang sangat besar dari segala arah, mereka tentu tidak akan menyerah.
Keduanya pun langsung mengaktifkan tubuh Asyura seperti yang pernah dilakukan oleh Ren Xie'er.
Dengan wajah gugup, keduanya membulatkan tekad dan langsung menerjang ke arah Ren Yuu.
__ADS_1
Bom!