
Makam Para Dewa
“Roar..!”
Raungan seekor naga pun terdengar jelas di tempat tersebut. Saat ini terlihat satu sosok naga berwarna perak yang sedang melancarkan serangan terhadap seseorang dikejauhan.
“Xiao Xiao! Jangan gegabah!” Teriak satu wanita di atas Xiao Xiao yang tidak lain adalah Han Zhiya.
Duar!
Ketika ledakan besar terjadi, satu sosok muncul tepat di belakang Xiao Xiao yang dalam bentuk naga.
“Sungguh naga yang sangat langka! Kau akan menjadi koleksi yang sangat bagus!” Seorang wanita yang tampak seperti seorang psikopat pun mengayunkan cambuknya ke arah Xiao Xiao.
“Hmp!” Han Zhiya mendengus dingin lalu menghilang dalam sekejap lalu muncul tepat dihadapan wanita tersebut.
Sraing!
Wanita tersebut pun mendengus kembali ketika menatap Han Zhiya. Ia pun langsung menghilang karena tau bahwa setiap serangan dari Han Zhiya akan sangat berakibat fatal jika mengenai dirinya.
Karena wanita itu menghilang dan muncul di tempat yang jauh, Xiao Xiao yang dalam bentuk naga pun kembali ke bentuk manusia. Ia tau bahwa dirinya terlalu ceroboh ketika masuk ke bentuk naga dan hampir saja menjadi sasaran empuk musuh.
“Dia sangat kuat! Dari mana dia berasal?” Tanya Xiao Xiao sedikit muram.
“Ya. Aku tidak menyangka bahwa akan ada kultivator sekuat itu. Apakah dia berasal dari Realms Of The Chaos?” Tanya Han Zhiya serius.
“Tidak. Aku sudah melihat semua kultivator yang berasal dari Realms Of The Chaos ketika berada di depan jurang waktu. Dia bukan salah satunya.” Balas Xiao Xiao.
Di jarak hampir empat puluh meter, wanita yang terlihat memasang wajah psikopat sepanjang waktu pun menjilat bibirnya lalu mengayunkan cambuknya ke samping. Tatapannya terus tertuju pada Xiao Xiao karena merasa bahwa Xiao Xiao akan sangat cocok untuk menjadi bagian koleksinya.
Zhep!
Wanita itupun menghilang dan muncul di jarak hampir lima meter dari Han Zhiya dan Xiao Xiao.
“Kalian tau, di tujuh Galaxy, Beast Race telah punah. Itu dibebaskan oleh hancurnya semesta tempat mereka tinggal. Aku tidak menyangka bahwa akan menemukan Beast Race di Makam Para Dewa. Ini merupakan sebuah keberuntungan. Aku selalu mengoleksi bagian-bagian tubuh Beast Race dan kali aku menemukan yang hidup! Kau akan menjadi peliharaan yang sangat berharga!” ucap wanita tersebut dengan wajah psikopat.
__ADS_1
Wajah Xiao Xiao semakin gelap mendengarnya. Tetapi ia masih bingung dengan sebutan tujuh Galaxy.
“Xiao Xiao! Ayo bereskan wanita mesum ini!” ucap Han Zhiya dingin karena ia tentu tidak terima bahwa saudarinya dianggap sebagai binatang peliharaan.
“Oh? Dan kau.. jika tidak salah, kau adalah makhluk yang menjaga alam lain. Kenapa kau tampak sangat akrab dengan Beast Race? Ini sesuatu yang sangat baru.” ucap wanita tersebut menatap Han Zhiya dengan heran.
Sebelum Han Zhiya dan Xiao Xiao berbicara, keduanya pun memasang wajah serius karena ada satu sosok lainnya yang sedang mendekat ke arah mereka.
Bahkan wanita yang sedang melawan Han Zhiya dan Xiao Xiao juga menatap ke arah tersebut.
Zhep!
Satu wanita lainnya pun tiba. Ketika menatap wanita itu, Han Zhiya dan Xiao Xiao memasang wajah yang sangat serius karena tentu keduanya sangat mengenal siapa dia walaupun kini bentuknya sedikit berbeda.
Di sisi lain, wanita psikopat yang menatap kedatangan orang baru pun memasang wajah gelap.
“Fallen God's!” ucap wanita tersebut menatap ke arah wanita yang tidak jauh darinya.
Sementara itu, Han Zhiya dan Xiao Xiao pun bergumam pelan dengan nada sedikit dingin, “Sheng Mei!”
“Aku tidak menyangka bahwa akan ada Fallen God's yang terlihat di Makam Para Dewa! Aku bertanya-tanya di mana kalian semua selama ini berada.” ucap wanita psikopat dengan senyum ganas.
Sheng Mei menatap ke arah Xiao Xiao dan Han Zhiya beberapa saat lalu pandangannya pun tertuju pada wanita psikopat tersebut.
“Jika kau tidak salah, kau adalah anggota Clan Wu.” ucap Sheng Mei.
“Oh? Tampaknya kau masih mengingat dari mana kau berasal.” ucap wanita tersebut yang bernama Wu Lan.
Sheng Mei tidak membalas sama sekali. Tentu sejarah tentang Celestial Realm dan tujuh Galaxy akan diajarkan oleh Clan Jin kepadanya.
“Kami Clan Wu ditugaskan untuk mencari keberadaan Clan Jin selama ini! Karena kau telah muncul, Celestial Emperor pasti akan memberikanku hadiah yang bagus ketika aku membawa mayatmu padanya!” ucap Wu Lan sambil menjilat bibirnya. Ia pun tidak menunggu Sheng Mei merespon dan langsung melesat ke arah Sheng Mei.
Xiao Xiao dan Han Zhiya tau bahwa ada perselisihan antara Wu Lan dan Sheng Mei dari cerita yang mereka dengar beberapa saat lalu.
“Celestial Emperor.” Gumam Sheng Mei saat menghilang dalam sekejap.
__ADS_1
Jleb!
Pedang pun langsung bersarang di tubuh Wu Lan yang membuatnya menantu di tempat.
“Uhuk..”
“Kau...” Wu Lan menggertakkan giginya setelah memuntahkan seteguk darah. Ia sama sekali tidak mampu mengikuti pergerakan Sheng Mei.
Sheng Mei hanya diam tidak membalas. Ia pun mencabut pedangnya dari dalam tubuh Wu Lan.
Wu Lan perlahan kehilangan kesadarannya karena Sheng menikam tepat di jantungnya. Ia pun bergumam pelan karena mengingat tentang sesuatu di zaman dulu. Walaupun ia tidak berada di sana, tentu tentang rumor mereka telah ia dengar berkali-kali seperti sebuah legenda hidup.
“Teknik Teleportasi Clan Jin!” Gumam Wu Lan saat perlahan jatuh ke permukaan tanah.
Sementara itu, Xiao Xiao dan Han Zhiya memasang wajah serius karena mereka berdua juga tidak mampu melacak pergerakan Sheng Mei sama sekali.
Juga, aura yang mereka rasakan dari Sheng Mei seperti jurang tak berdasar.
“Tier True God 9th Heavenly Layer.” Batin Xiao Xiao dan Han Zhiya bersamaan. Tetapi, satu hal yang membuat mereka sangat muram saat ini, aura yang merembes sedikit dari Sheng Mei ketika menggunakan tekniknya terasa sekuat Asura.
“Tepat sekali. Sebagai pemilik garis darah Clan Jin, tentu aku akan mampu menggunakan teknik itu yang membuat Clan Jin menjadi salah satu yang terkuat di Celestial Realm.” Gumam Sheng Mei dengan wajah acuh tak acuh.
Lalu Sheng Mei mengalihkan pandangannya ke arah Xiao Xiao dan Han Zhiya. Ia menatap keduanya dengan tatapan rumit karena suatu hal yaitu aroma tertentu yang menempel pada keduanya.
“Berhati-hatilah di Makam Para Dewa ini. Kalian tidak tau eksistensi seperti apa saja yang masuk. Bahkan ada beberapa dari mereka yang mungkin sekuat Mythical Ancient Dragon God.” ucap Sheng Mei saat melempar dua buah gulungan tertentu.
Xiao Xiao dan Han Zhiya mengambil gulungan satu untuk mereka sendiri dan terkejut ketika Sheng Mei perlahan melayang seperti hendak pergi dari tempat itu.
“Sheng Mei, Dewi Perang Zaman Kuno, apa sebenarnya tujuanmu?” Tanya Han Zhiya tiba-tiba.
Sheng Mei terhenti di udara dan menatap ke arah Han Zhiya. “Tujuanku? Kau akan mengetahuinya ketika waktunya tiba.” ucapnya dan langsung melesat ke tempat tertentu.
Menatap kepergian Sheng Mei, Xiao Xiao dan Han Zhiya hanya bisa terdiam. Beberapa saat kemudian, keduanya pun melihat gulungan yang tampak seperti kulit hewan biasa.
Setelah membukanya, keduanya pun terkejut karena apa yang mereka lihat di dalam gulungan itu tidak seperti yang mereka pikirkan.
__ADS_1