
Makam Para Dewa
Sosok yang pernah dilihat oleh Chuahua muncul di atas kepala salah satu patung yang telah selesai memberikan cahaya kekuatan kepada Jin Xan.
“Jika tidak salah dia adalah Jin Xan, panglima perang Clan Jin di tujuh Galaxy sebelum aku menghancurkan salah satunya. Aku masih bertanya-tanya bagaimana cara dia memasuki Primordial Realm. Tetapi..” Senyum diwajah sosok itupun semakin lebar dan kini tampak sangat jahat.
Tidak tau apa tujuan dari sosok tersebut dan hanya terlihat hanya menonton pertarungan saja.
Beberapa saat kemudian, wajahnya pun menjadi serius dan melirik ke arah tertentu. Tatapannya mengandung sangat banyak nostalgia karena mengingat tentang sesuatu.
“Akhirnya kalian berdua telah datang. Aku telah lelah menanti, Dewa Kegelapan, Dewi Cahaya!” ucap sosok tersebut dan tubuhnya tampak kabur dalam sekejap lalu menghilang kembali.
Tidak ada yang menyadari keberadaan sosok tersebut sampai saat ini yang tampaknya sedang menunggu kedatangan Dewa Kegelapan, Ren Yuu dan Dewi Cahaya, Wu Qiu.
Chuahua yang berada di bawah tiba-tiba merasakan sesuatu dan menatap ke salah satu patung yang ada di sana. Ia terlihat sedikit heran karena tampaknya sebelumnya melihat sosok tertentu. “Apakah hanya perasaanku saja?” Batinnya lalu menatap kembali ke arah tempat Jin Xan berada.
**
Jin Xan yang saat ini telah pulih memiliki aura yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia saat ini telah diambang batas menerobos Tier Beyond True God. Hanya tinggal satu langkah lagi dan ia akan berhasil.
Tatapannya tertuju pada kelompok yang melawannya dengan senyum yang sangat kejam. Meksipun saat ini dirinya belum menembus Tier Beyond True God, kekuatannya sudah setara dengan para makhluk Tier Beyond True God terendah.
“Para makhluk Nine Realms atau lebih tepatnya Primordial Realm, apakah kalian sudah siap untuk memulai babak berikutnya? Aku harus mengakui bahwa kekuatan kalian memang sangat luar biasa! Bahkan di tujuh Galaxy, hanya beberapa dari mereka yang memiliki bakat seperti kalian. Harus aku akui bahwa Primordial Realm memang tempat lahirnya para jenius puncak!”
“Sangat disayangkan bahwa bakat kalian semua tertahan oleh Primordial Realm itu sendiri! Dan saat ini, aku akan membasmi kalian semua tanpa tersisa!” ucap Jin Xan sangat angkuh.
Wajah Kelompok Sheng Mei saat ini sangat muram saat mendengar kata-kata dari Jin Xan. Semua dari mereka pun bersiap-siap untuk melakukan pertarungan sekali lagi walaupun saat ini sadar bahwa level Jin Xan telah jauh dari apa yang mereka harapkan.
Teleportation!
Zhep!
Jin Xan muncul tepat di depan Hao Long dalam sekejap dan langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.
Bam!
Zhung!
Gelombang kejut pukulan tersebut pun terlihat dengan jelas saat Hao Long melesat ke arah bawah dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Apa?” Mythical Ancient Dragon God yang telah waspada sedari awal pun menoleh ke samping dan menemukan bahwa Hao Long telah terpental digantikan posisinya oleh Jin Xan yang tampak memasang senyum lebar.
Sheng Mei yang memiliki reaksi paling cepat bersama dengan Yu Ling Er pun langsung mengayunkan senjata masing-masing ke arah Jin Xan.
Menatap itu dengan hukum Takdir, Jin Xan hanya menyeringai.
__ADS_1
Bam! Bam!
Tanpa bisa melawan sama sekali, Sheng Mei dan Yu Ling Er pun terpental sangat jauh karena terkena pukulan sekuat tenaga dari Jin Xan dengan kecepatan yang tidak dapat mereka ikuti sama sekali.
“Thirty Times!”
Zhep!
Ren Yui pun menyerang dengan kecepatan yang sangat tinggi dan bahkan melampaui kecepatan Hao Long, mungkin kecepatan Ren Yui saat ini telah mencapai kecepatan milik Kun-Peng.
Trang!
Bentrokan terjadi dalam sekejap yang membuat mata Ren Yui melebar. Ia telah memaksakan tubuhnya agar bisa menahan peningkatan kekuatan tiga puluh kali tetapi Jin Xan masih dapat menahan serangannya.
“Kau memang sangat berbahaya!” ucap Jin Xan tetapi tidak ada jejak ketakutan sama sekali. Ia tau bahwa jika Ren Yui mampu mengeluarkan kekuatan lima puluh kali, mungkin mereka berdua akan setara, tetapi sangat disayangkan bahwa ia tau dengan jelas batasan Ren Yui.
Wusssh!
Dari segala arah, serangan tiba-tiba meluncur ke arah Jin Xan. Tetapi ia tidak khawatir sama sekali.
Teleportation!
Zhep!
Jin Xan pun muncul di tempat yang tidak terlalu jauh dan menatap ke arah Primordial Holy Sword karena ada sesuatu yang salah tentang pedang tersebut saat ini.
“Tidak masalah sama sekali! Meskipun Primordial Holy Sword mampu mencapai level Artefak Surgawi, tetap saja itu terikat pada Primordial Realm. Dengan mengambil kekuatan yang bukan milik Primordial Realm, pedang itu pasti akan pergi.” ucap Jin Xan tidak peduli sama sekali.
Tatapannya tertuju pada kerumunan musuh yang menatapnya dengan wajah gelap. Ia pun tersenyum kecil lalu melesat dengan kecepatan tinggi untuk membereskan mereka semua.
Ren Yui yang menatap itupun melebarkan matanya karena tau bahwa situasi untuk mereka saat ini tidak lagi baik.
**
“Tidak lama lagi!” ucap Kun-Peng dengan nada sangat serius.
Ren Yuu yang berada di atas Kun-Peng memasang wajah pucat saat ini saat jantungnya berdetak sangat cepat.
“Tiga menit lagi! Tidak.. jika aku mencapai tempat itu dalam tiga menit lagi, aku merasa bahwa aku akan menyesali sesuatu!” ucap Ren Yuu sedikit ketakutan saat ini.
“Yuu’er..” Gumam Wu Qiu saat menatap adiknya itu dengan tatapan rumit. Ia tentu tau tentang kemampuan Dewa Kegelapan yang dapat merasakan sesuatu atau lebih tepatnya melihat masa depan secara samar dan itu pasti sesuatu yang tidak ingin dilihat oleh Ren Yuu.
“Walaupun mungkin tubuhku sedikit rusak, aku harus mempercepat waktu tiga menit untuk diriku dan kakak agar mencapai tempat itu dalam sekejap! Aku tidak tau apa yang akan terjadi nantinya, tetapi itu lebih baik dari pada perasaan buruk yang aku lihat secara samar.” Batin Ren Yuu dan menyentuh pundak Wu Qiu.
“Ibu, Qingyue, Kun-Peng! Kami akan pergi lebih dulu!” ucap Ren Yuu yang membuat Feng Xuer, Hao Yue, Xia Qingyue dan Kun-Peng terkejut.
__ADS_1
Sebelum ada yang berbicara, Ren Yuu dan Wu Qiu tampak diselimuti oleh energi dan hukum Kegelapan yang sangat kuat.
“Dark Power!”
Break through the Ages!
Zhep!
“Yuu'er..!” Seru Feng Xuer saat putra dan putrinya itu menghilang dalam sekejap.
Sementara itu, Hao Yue menatap kembali ke tempat tujuan mereka. Ia tau apa yang sedang dilakukan oleh Ren Yuu tetapi ia hanya tetap diam.
Untuk Xia Qingyue dan Kun-Peng keduanya hanya tetap diam saat ini. Kun-Peng merasa sedih karena tau bahwa ketika Ren Yuu menggunakan kekuatan untuk menembus zaman walaupun itu hanya untuk mempercepat tubuh mereka sampai dalam waktu tiga menit, itu mungkin memiliki dampak pada Ren Yuu.
**
Zhep!
Lubang Kegelapan pun muncul tepat di dekat patung-patung yang ada di pusat Makam Para Dewa. Ren Yuu dan Wu Qiu pun keluar dari dalamnya.
“Uhuk..” Ren Yuu muntah seteguk darah dan Jantungnya berdetak sangat cepat. Ia merasakan tubuhnya hampir saja meledak.
“Yuu'er! Kenapa kau sangat ceroboh!” Teriak Wu Qiu panik.
Ren Yuu tidak menjawab dan menatap ke arah tertentu dengan tatapan dingin. Saat ini terlihat banyak tubuh yang tergelatak di permukaan tanah dan ada satu sosok yang sedang berdiri dan mencengkram erat leher Seseorang yang sangat ia kenal.
Sosok tersebut tidak lain adalah Jin Xan yang saat ini sedang mencekik Ren Yui yang dipenuhi oleh luka di seluruh tubuhnya.
Ren Yuu paham bahwa jika mereka tiba tiga menit lagi, maka semua yang ada di sana akan tewas tanpa terkecuali.
“Hm?” Jin Xan terkejut saat merasakan dua sosok muncul tidak jauh darinya. Matanya menyipit sedikit ketika menatap ke arah tempat Ren Yuu yang sedikit pucat dan Wu Qiu yang berada di sebelahnya.
“Tampaknya kalian berdua telah membangunkan kekuatan sejati Dewa Kegelapan dan Dewi Cahaya!” ucap Jin Xan dan melempar Ren Yui ke arah samping karena memang hanya Ren Yui yang mampu memberikan perlawanan padanya dengan cara meningkatkan kekuatan empat puluh kali lipat yang tidak mungkin di tanggung oleh tubuh Ren Yui.
Tetapi kekuatan itu bahkan tidak mampu menandingi Jin Xan sama sekali.
“Yui..!” Mata Ren Yuu sangat merah saat melihat kondisi putrinya dan semua yang ada di sana karena telah dikalahkan oleh Jin Xan dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Menatap kekuatan Ren Yuu yang meledak dahsyat, Jin Xan tau bahwa Ren Yuu adalah yang terkuat saat ini ketika membangkitkan kekuatan Dewa Kegelapan sejati.
Walaupun Wu Qiu saat ini hanya Tier True God 8th Heavenly Layer, kekuatannya hanya sedikit lebih lemah dari pada Ren Yuu.
“Ha-ha-ha! Pertarungan sebenarnya tampaknya akan segara terjadi!” ucap Jin Xan menyeringai. Ia tentu tidak takut dengan kekuatan dari Dewa Kegelapan dan Dewi Cahaya.
Ren Yuu yang sangat marah pun mengeluarkan Bloody Mist Sword dan di tangan kirinya butiran-butiran hukum pun muncul. Sebuah pedang perlahan terbentuk dan itu adalah salah satu pusaka Legendaris.
__ADS_1
“Oh? Tampaknya Primordial Holy Sword memilihmu! Tidak masalah! Kalian berdua akan mati di sini sekarang juga!” ucap Jin Xan saat kekuatan dahsyat meledak dari tubuhnya.