
Makam Demon Abyssal
Di hadapan Ren Yuu saat ini ada Eon yang telah menciptakan Pelahap dengan ukuran yang luar biasa mengerikan. Ia dapat merasakan bahwa Pelahap tersebut memiliki tingkat kultivasi Tier True God 7th Heavenly Layer.
“Iblis Tua!” Ren Yuu pun langsung memanggil Iblis Darah karena tau bahwa dirinya akan kerepotan jika menghadapi Eon dan Pelahap sekaligus.
Iblis Darah perlahan keluar dan menatap ke arah Eon yang sedang berdiri di atas Pelahap.
“Tampaknya kali ini kita menemukan Abyssal Race kuat sekali lagi! Tidak masalah sama sekali! Berikan makhluk menjijikkan itu kepadaku! Aku akan menghabisinya dengan kecepatan yang sangat tinggi!” ucap Iblis Darah saat memegang Bloody Mist Sword di tangannya lalu menjilat bibirnya ketika menatap Eon. Ia tentu yakin bahwa Ren Yuu akan menang dan Eon akan menjadi bagian dari kekuatannya.
Menatap Iblis Darah yang tiba-tiba muncul, wajah Eon menjadi gelap. Ia tentu dapat merasakan bahwa kekuatan Iblis Darah paling sedikit setara dengan kloning terkuatnya. Apa lagi Iblis Darah memiliki tubuh yang sama seperti Pelahap yang bisa pulih kapan saja. Itu adalah lawan paling buruk untuk Pelahap saat ini.
Ketika Eon ingin berbicara, ia terkejut saat melihat Ren Yuu yang tiba-tiba muncul tepat di hadapannya dan langsung mengayunkan tinju yang telah dilapisi oleh energi dan hukum Kegelapan bercampur dengan Kekuatan Kegelapan.
Tanpa membuang waktu, Eon pun langsung mengayunkan tinjunya juga yang telah dilapisi oleh cairan aneh sekuat tenaga ke arah tinju Ren Yuu.
Bam!
Drrrrtttt!
Guncangan yang sangat hebat terjadi. Ruang tampak hendak robek kapan saja saat kedua tinju bertemu. Jika saja ruangan tersebut tidak diciptakan langsung oleh Demon Abyssal, mungkin tempat itupun bisa meledak ketika dua benturan kekuatan yang sangat besar terjadi.
Eon yang merasakan pukulan Ren Yuu pun memasang wajah semakin gelap karena dalan perbandingan kekuatan tubuh, ia masih kalah dengan Ren Yuu.
Crang!
Suara gesekan logam terdengar karena kedua tinju tersebut memang sekeras besi. Eon yang tidak dapat menahan beban pun langsung terpental sangat jauh dari posisi semula ketika bentrok dengan Ren Yuu.
Bom!
Ledakan besar terjadi di kejauhan ketika Eon menabrak permukaan tanah. Ia pun langsung di tutupi oleh cairan hitam dan membentuk armor yang menutupi seluruh tubuhnya dari kaki sampai ke kepala.
Zhep!
Ren Yuu muncul tidak jauh dari Eon dan telah memegang sebuah tombak di tangan kanannya.
“Dragon Slayer Lance!” Batin Eon ketika menatap tombak yang ada di tangan Ren Yuu. Ia tidak terlalu terkejut karena Ren Yuu memang memiliki kekuatan Kirin.
“Aku tidak menyangka bahwa bocah lemah yang dulu pernah menemuiku di Planet Desolate sudah sekuat ini!” ucap Eon saat cairan aneh berkumpul di tangan kanannya lalu membentuk sebuah pedang besar. Tidak hanya sampai di situ, di tangan kiri Eon pun kini cairan aneh membentuk sebuah perisai yang lumayan lebar.
Ren Yuu menatap Eon dengan tatapan dingin. Ia pun memuat kuda-kuda untuk menyerang lalu menebas kata-kata Eon. “Dan saat ini, bocah lemah ini akan menghapus keberadaan mu!”
“Jangan sombong bocah!” Teriak Eon dan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke depan Ren Yuu. Ia pun mengayunkan pedang besar di tangan kanannya sekuat tenaga ketika dilapisi oleh kekuatan Evolusi miliknya, yaitu Cairan Kehidupan.
__ADS_1
Ren Yuu juga tidak membuang waktu dan mengayunkan Dragon Slayer Lance sekuat tenaga ke arah pedang yang di pegang oleh Eon.
Trang!
Drrrrtttt!
Percikan energi dan hukum dibarengi oleh petir hitam pun menyebar ke segala arah ketika kedua senjata saling berbenturan.
Ren Yuu dan Eon sama-sama menggertakkan giginya karena mencoba untuk menekan lawan.
Eon pun langsung mengambil kesempatan dan mengayunkan perisai berwarna hitam yang ada di tangan kirinya tepat ke arah Ren Yuu.
“Life Shield!”
Dengan hukum Takdir, Ren Yuu telah melihat apa yang sedang terjadi ketika perisai di tangan kiri Eon menyerangnya.
Di tangan kiri Ren Yuu, sebuah miniatur menara pun muncul dalam sekejap.
Black Hole!
Dung!
Blar!
Tetapi, mata Eon menyipit ketika menatap menara kecil itu langsung menelan semua energi dan hukum yang ia ledakkan melalui perisai.
Zhep!
Ketika Ledakan mereda, Ren Yuu menyeringai lalu berkata, “Aku mengembalikan seranganmu!”
Menara Kegelapan pun mengeluarkan uap hitam lalu membentuk sebuah perisai kembali.
Dung!
Blar!
Ketika ledakan super cepat terjadi, Eon pun melebarkan matanya karena tau bahwa serangan tersebut sama persis dengan teknik yang ia lancarkan meskipun yang dilancarkan oleh Ren Yuu jauh lebih kuat karena diperkuat oleh energi dan hukum Kegelapan.
Wusssh!
Eon langsung di telan oleh tekniknya sendiri lalu melesat ke tempat yang sangat jauh.
Ren Yuu yang menatap itupun, sudah melihat dengan hukum Takdir di mana Eon mendarat. Ia pun langsung mengusik Dragon Slayer Lance ke arah tanah untuk mempersiapkan teknik lainnya.
__ADS_1
“Dragon Slayer Technique!”
“Rain Of Death!”
Duar!
Ketika ledakan besar terjadi di kejauhan, tiba-tiba saja tombak yang tercipta melalui energi dan hukum Kegelapan pun melesat ke arah langit.
Srak! Srak!
Eon yang baru saja selesai mendarat pun di sayat oleh tombak tersebut Beberapa kali ketika ia mencoba untuk menghindar.
“Sialan!” Teriak Eon sekuat tenaga saat energi dan hukum miliknya meledak. Semua daerah tersebut tampak diisi oleh cairan berwarna hitam yang memancarkan kekuatan hidup yang sangat luar biasa.
Menatap hal tersebut, Ren Yuu tersenyum kejam. Ia pun mencabut Dragon Slayer Lance lalu mengayunkannya ke arah bawah.
Wung!
Seluruh tombak yang ia lancarkan sebelumnya menggunakan teknik pun langsung kembali ke arah bawah dengan kecepatan dua kali lebih besar dari sebelumnya.
Eon berhenti berteriak dan menatap ke arah atas dengan tatapan dingin. Ia pun langsung mengayunkan pedang di tangan kanannya dan banyak cairan hitam tersebut melesat ke arah langit.
Tidak hanya sampai di situ, Eon juga mengangkat perisai di tangan kirinya tepat di atasnya untuk menahan serangan dari Ren Yuu.
Cairan yang muncul dan melesat ke arah langit pun membentuk banyak senjata dan langsung bentrok dengan tombak-tombak yang diciptakan oleh Ren Yuu.
Duar! Duar! Duar! Duar!
Ledakan beruntun terjadi di udara dan ledakan energi dan hukum tersebut tampak ingin menelan semua yang ada disekitarnya.
Wusssh!
Ren Yuu yang menatap itupun mengangkat Dragon Slayer Lance di depannya dan membentuk pengalang energi agar menghalangi ledakan dua eneg dan hukum yang hendak menelan semuanya.
Di sisi lain, Eon masih tetap terlindung di bawah perisainya walaupun ia menggertakkan giginya karena merasakan beban besar saat menahan ledakan dua energi dan hukum tersebut.
Ketika badai energi dan hukum mereda, Ren Yuu menurunkan Dragon Slayer Lance dan menatap ke arah Eon yang tidak terluka sama sekali.
“Dia memang sangat kuat! Jika seperti itu..” Ren Yuu pun menyimpan Dragon Slayer Lance dan menciptakan Dagger di tangan kirinya serta Pedang Kegelapan di tangan kanannya.
Eon yang menatap itupun membuat kuda-kuda untuk menyerang juga.
Kilatan dingin terpancar dari mata keduanya dan saat itu terjadi, Ren Yuu dan Eon pun langsung melesat ke arah musuh masing-masing dengan segenap kekuatan mereka untuk menjatuhkan lawan.
__ADS_1