God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Bertemu Kenalan Lama


__ADS_3

Makam Para Dewa


Di banyak tempat pertarungan terus-menerus terjadi karena semua para kultivator dan makhluk lainnya telah mengetahui tentang cara mendapatkan sumber daya di tempat itu.


Bom!


Ledakan besar terjadi saat seorang pemuda mengayunkan pedang kembar di tangannya ke arah tertentu. Ia pun tersenyum puas dengan hasil serangan miliknya.


“Hei berhati-hatilah saat menyerang! Aku bisa saja terkena!” Teriak seorang wanita bernama Ji Xian kepada seorang pemuda berambut hitam panjang yang tidak lain adalah adiknya, Ji Yan.


Ji Yan hanya melirik ke arah kakaknya sekilas lalu tatapannya tertuju ke tempat jauh lainnya. “Tampaknya dia telah tewas. Abyssal Race yang bernama Yi Rong itu cukup membuat kita kerepotan.”


Zhep!


Ji Xian muncul di samping Ji Yan lalu berbicara, “Ya. Tapi dia telah tewas. Aku ingin tau ke mana si botak itu pergi.” ucapnya menatap ke arah tertentu.


Ji Yan terdiam karena tidak tau harus bereaksi seperti apa. Setelah keluar dari dunia tersegel, kakaknya itu tampak aneh sepanjang waktu.


“Baiklah ayo kita cari yang lainnya. Aku juga penasaran apakah Xiao Bai akan datang ke tempat ini juga.” Ji Yuan pun melayang lalu melesat ke arah tertentu untuk mencari mangsa berikutnya.


Ji Xian hanya mengikuti dari belakang tetapi pikirannya tidak teralihkan dari sosok botak yang bernama Bei Xu.


**


Di tempat lainnya, saat ini pria botak dengan gaya biksu bernama Bei Xu sedang melawan salah satu Atlantis Race yang tiba-tiba menyerangnya.


“Hei! Kita sama-sama berasal dari Nine Realms! Kenapa kau menyerangku?” Tanya Bei Xu kepada seorang Atlantis Race berwajah jelek.


“Kau pasti berasal dari Realms Of The Chaos, tempat asal seseorang yang bernama Ren Yuu itu! Oleh karena itu kau akan mati karena pasti memiliki hubungan dengannya!” Teriak Atlantis Race sambil mengayunkan senjatanya. Ia adalah seorang Dewa Kuno juga tetapi tidak terlalu kuat. Tetapi, ketika mendengar cerita dari Dewa Laut dan Chu Feng, ia pun menaruh dendam terhadap Ren Yuu dan Realms Of The Chaos.

__ADS_1


Bei Xu memasang wajah muram dan langsung menerjang juga. Pertarungan mereka pun tidak dapat terhindarkan lagi.


**


Sementara itu, saat ini sosok wanita cantik sedang bertarung juga di tempat tertentu, ia adalah saudari Lan Xiuro yang memiliki tubuh Ilahi Es, Lan Yehuang.


Blar!


Es es berbentuk tajam pun melesat ke arah langit dalam tempat radius yang sangat luas.


Prang!


Semua es itupun hancur dalam sekejap dan menampilkan satu sosok tertentu, ia adalah seorang pria dengan wajah dingin dan menatap ke arah tempat Lan Yehuang berada.


“Tubuh Ilahi? Sungguh tidak terduga bahwa aku akan melawan seseorang yang merepotkan kali ini.” ucap pria tersebut tetapi ia tidak takut sama sekali. Tubuhnya pun perlahan mengeluarkan aura yang membentuk sebuah api.


“Kau adalah pengguna hukum Es tingkat keempat yang lumayan langka! Tetapi kau sama sekali belum menguasai Hukum Asli.” ucap pemuda tersebut.


Ketika pemuda tersebut ingin menyerang kembali ke arah Lan Yehuang, ia pun terhenti ketika menatap ke arah tertentu ada seseorang yang sedang mendekat.


Lan Yehuang juga menatap ke arah tempat tertentu yaitu lokasi pemuda tersebut melihat.


“Dia..” Lan Yehuang pun terkejut ketika menatap siapa yang mendekat. Ia pun tersenyum kecil karena tidak menyangka bahwa seseorang yang mereka cari selama ini ternyata tiba di Makam Para Dewa.


Zhep!


Satu sosok pemuda tampan berambut hitam yang tidak menggunakan pakaian bagian atas pun tiba. Ditubuhnya terlihat banyak tato seperti sisik naga.


“Tampaknya kau mengalami sedikit kesulitan, Yehuang.” ucap pemuda tersebut yang tidak lain adalah Xiao Bai. Saat ini aura yang mengelilinginya tampak luar biasa mencekam.

__ADS_1


“Dia..” Pemuda yang melawan Lan Yehuang pun memasang wajah serius ketika menatap ke arah Xiao Bai. Ia tentu dapat merasakan tekanan yang tidak bisa dijelaskan hanya dari kehadirannya.


“Lama tidak bertemu, Xiao Bai!” ucap Lan Yehuang sedikit dingin tetapi terdengar jejak kerinduan di dalam nadanya berbicara.


Xiao Bai tersenyum kecil lalu menatap ke arah tertentu, yaitu ke arah pemuda yang melawan Lan Yehuang. “Tampaknya kau sangat suka bertarung dengan seseorang yang lebih lemah. Jika begitu, aku akan menemanimu beberapa putaran!”


Ketika mengatakan itu, dari tubuh Xiao Bai pun terlihat petir yang memercik terus-menerus. Petir hitam pun menyambar terus-menerus di langit.


Langit tampak gelap dalam sekejap ketika Xiao Bai mengerahkan kekuatan sejatinya yang sama dengan Ren Yuu, yaitu Kekuatan Evolusi Kehancuran.


“Tampaknya ini tidak akan mudah.” Batin pemuda tersebut serius. Ia pun bersiap-siap untuk pergi jika sesuatu yang tidak terduga terjadi. Ia langsung sadar bahwa Xiao Bai adalah seseorang yang sangat berbeda dari Lan Yehuang.


Di sisi lain, Lan Yehuang juga mengeluarkan pedangnya dan bersiap-siap untuk bertarung bersama dengan Xiao Bai.


**


Jauh dari lokasi pertempuran tersebut, saat ini terlihat seorang pemuda yang sedang berdiri dan menatap ke arah dua sosok dihadapannya.


Pemuda itu tidak lain adalah Ren Yuu, ketika ia sedang bergerak secara acak, tiba-tiba saja ada dua eksistensi yang lumayan merepotkan yang tiba-tiba saja mengejarnya.


“Akhirnya kami menemukanmu. Kau telah membuat kekacauan di tempat asal kami. Kau bersama dengan Xinxin membawa pergi Trident Of Destiny dan Sea God Palace. Kau adalah alasan mengapa Realms Of The Sea jatuh dalam kekacauan dan membuat banyak Atlantis Race tewas!” ucap seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah Chu Feng.


Di sebelah Chu Feng saat ini, terlihat Dewa Laut yang menatap ke arah Ren Yuu dengan tatapan penuh kebencian juga.


Ren Yuu sedikit merasa heran dengan kata-kata Chu Feng yang sedang bersama dengan Dewa Laut. “Kenapa kalian tampak seperti sedang menyalahkan aku?” Tanyanya bingung.


“Kau masih bertanya mengapa? Hei Ren Yuu, Realms Of The Sea telah hampir musnah di tangan petinggi God Race. Kau seharusnya memenuhi perkataan Nan Bei Yun, leluhurmu. Tetapi di sisi lain kau mengacaukannya yang membuat banyak makhluk tidak bersalah tewas!” ucap Dewa Laut.


“Nan Bei Yun? Leluhurku? Sungguh lucu kalian mengatakan sesuatu seperti itu. Aku bahkan membunuh Nan Bei Yun yang bangkit dengan tanganku sendiri. Kenapa aku harus menuruti kata-kata kalian waktu itu jika ujung-ujungnya aku membunuhnya juga?” Tanya Ren Yuu acuh tak acuh.

__ADS_1


“Apa?” Dewa Laut dan Chu Feng terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ren Yuu. Mereka tidak menduga bahwa ramalan tentang Nan Bei Yun yang bangkit dan disembunyikan dengan baik oleh Atlantis Race akan terjadi. Tetapi, hal yang membuat keduanya terkejut adalah, Ren Yuu menghabisi Nan Bei Yun.


__ADS_2