
Jalan Asura
Kata-kata membanggakan dari Ren Xiu membuat Ren Yui terdiam. Ia pun menggelengkan kepalanya lalu menatap kembali ke arah ayahnya yang kini telah memulai Reinkarnasinya yang ketujuh.
Waktu terus berlalu, dalam waktu hampir seminggu kemudian, Xia Qingyue juga melakukan Reinkarnasinya yang terakhir.
“Dia memiliki kekuatan Samsara yang jauh lebih besar dari ayah.” Ren Yui yang menatap ke arah ledakan Kekuatan Samsara dari Xia Qingyue pun memasang wajah serius.
“Ya. Aku juga merasakannya. Aku tidak menyangka bahwa bibi itu akan sekuat itu.” Ren Xiu mengangguk setuju.
Ren Yui memutar bola matanya ketika Ren Xiu terus-menerus memanggil Xia Qingyue dengan sebutan bibi.
**
Waktu terus berlalu, saat ini Ren Yuu sedang berada dalam proses Reinkarnasinya yang ketujuh. Setelah itu, dia juga berencana untuk langsung memulai Reinkarnasinya yang kedelapan.
Realms Of The God's
Bentrokan antara Ren Douzi, Ren Zi, Feng Han dan Long Bai melawan para Pemimpin Tertinggi God Race pun telah usai dengan tidak adanya pemenang.
Walaupun Ren Douzi telah mencapai tingkat yang sangat mengerikan, dan dengan kekuatan Profound God Dagger serta Jiwa Abadi, ia hanya mampu melawan Nan Bei Chao dalam waktu yang lama. Itupun ia sedikit dirugikan dan tidak menyangka bahwa Nan Bei Chao akan sekuat itu.
Akhirnya mereka pun di dorong mundur walaupun tidak ada yang tewas.
Pinggiran Realms Of The God's
Saat ini terlihat Ren Douzi bersama dengan rekan-rekannya sedang bergerak ke suatu tempat.
“Di mana tempat yang dikatakan oleh Asura itu?” Tanya Long Bai dengan wajah sedikit lelah. Mereka terus-menerus bertarung tetapi pada akhirnya di dorong mundur. Untuk menjatuhkan salah satu Pemimpin Tertinggi God Race, mereka pun merasa kesulitan dan begitu juga sebaliknya.
“Asura mengatakan bahwa letaknya tidak jauh dari lokasi ini.” Ren Douzi membalas sambil terus bergerak di ruang hampa.
“Aku tidak menyangka bahwa mereka berempat akan sekuat itu! Jika aku melawannya di masa lalu, mungkin tidak akan sesulit saat ini.” Feng Han menghela nafas panjang ketika mengingat Pertarungan sebelumnya serta pertarungan ketika ia bergandengan tangan dengan para God Race melawan Nan Bei Yun.
“Itu sudah pasti. Kau pikir berapa lama waktu berlalu? Keempatnya pastilah memiliki peningkatan yang signifikan. Terutama Nan Bei Chao, dia saat ini telah mencapai Tier True God 9th Heavenly Layer puncak. Kekuatannya tampaknya hampir mendekati Asura itu.” Ren Zi membalas kata-kata Feng Han.
__ADS_1
Feng Han tentu mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan oleh Ren Zi. Tidak mungkin dalam waktu begitu lama keempat Pemimpin Tertinggi God Race tidak akan memiliki perkembangan sama sekali.
Sementara itu, Ren Douzi hanya mendengarkan dan menatap ke sana ke mari ketika bergerak seperti sedang mencari sesuatu.
“Itu dia..” Ren Douzi pun terhenti di ruang hampa sambil menatap ke arah tertentu.
Long Bai, Ren Zi dan Feng Han juga terhenti dan menatap ke arah tempat Ren Douzi melihat.
“A-apa itu? Itukah tempat yang dikatakan oleh Asura?” Tanya Feng Han dengan mata terkejut.
“Ya. Inilah jalan satu-satunya di Nine Realms menuju tempat itu.” Balas Ren Douzi serius.
Dikejauhan, terlihat sebuah pusaran petir yang tampak merobek-robek ruang itu sendiri. Semua yang ada disekitarnya tampak di sedot begitu saja dan bahkan dimusnahkan.
“Jurang Waktu!” Gumam Ren Douzi dengan wajah sangat serius.
“Aku tidak menyangka bahwa jalan untuk memasuki Makam Para Dewa adalah sesuatu seperti itu! Hei, bukankah Mythical Ancient Dragon God menggunakan hukum Waktu? Apa pendapatnya tentang hal itu?” Tanya Ren Zi menatap ke arah Ren Douzi.
“Asura mengatakan bahwa Jurang Waktu itu melampaui semua hukum yang ada di Nine Realms. Walaupun Mythical Ancient Dragon God memiliki hukum Waktu tertinggi yang pernah ada di Nine Realms, dia tetap tidak mampu untuk melihat semua yang ada di dalam sana!”
“Bahkan Mythical Ancient Dragon God mengakui sendiri bahwa Jurang Waktu itu tampak seperti gabungan dari beberapa waktu yang berbeda walaupun itu hanyalah prediksi. Dia mengatakan juga bahwa itu adalah suatu tempat yang aneh yang tidak memiliki konsep waktu sama sekali meskipun jalan masuknya dikelilingi oleh sesuatu yang lebih tinggi dari hukum Waktu.” ujar Ren Douzi.
“Hm?” Tiba-tiba Ren Douzi mengerutkan keningnya dan wajahnya sedikit gelap ketika merasakan beberapa aura yang sangat kuat mendekat.
Zhep! Zhep! Zhep!
Tidak jauh dari kelompok Ren Zi, sekelompok kultivator kuat pun tiba. Mereka semua memiliki tingkat kultivasi Tier True God 9th Heavenly Layer.
“Dari mana mereka datang? Dan sejak kapan begitu banyak kultivator Tier True God puncak?” Tanya Ren Zi dengan wajah gelap.
“Dewa Zaman Kuno!” Gumam Ren Douzi saat melihat lima sosok. Empat diantaranya adalah pria dan satunya adalah wanita.
“Amitaba..” Seorang biksu yang terlihat mendekati usia tua pun membuka suara lalu menatap ke arah kelompok Ren Douzi.
“Dermawan, jangan dekat-dekat dengan Jurang Waktu itu. Jika kalian masih ingin hidup, tunggulah dalam waktu 150 tahun lebih sedikit sebelum Jurang Waktu membuka dirinya sendiri.” Biksu botak dengan gaya seorang Buddha pun berbicara dan tatapannya tertuju pada Ren Douzi yang merupakan terkuat diantara kelompoknya.
__ADS_1
“Biksu?” Batin kelompok Ren Douzi ketika menatap pria botak tersebut.
“Tiga kultivator dan satu Beast Race! Sungguh tidak terduga bahwa di zaman ini akan ada kultivator sekuat dirimu!” ucap seorang pria paruh baya yang memiliki wajah jahat serta tatapan merendahkan ketika menatap siapa saja.
“Hei, dia adalah Azure Dragon, keturunan Kirin.” Pria berjubah merah yang tampak diselimuti oleh aura panas pun berbicara.
“Keturunan Kirin? Sungguh tidak terduga bahwa masih akan ada yang selamat diantara mereka. Aku pernah mendengar rumor tentang empat Beast Race yang dianggap sebagai binatang suci dan Azure Dragon adalah salah satunya.” Pria yang tampak sederhana pun berbicara juga.
Sementara satu-satunya wanita diantara mereka hanya diam dan menatap kelompok Ren Douzi.
Sebelum kelompok Ren Douzi ada yang berbicara, butiran-butiran cahaya pun perlahan berkumpul lalu membentuk sosok pria paruh baya dengan pakaian serba putih.
Kelima Dewa Dewi Zaman Kuno pun memasang wajah sangat serius ketika melihat pendatang baru.
“Hao Long!” ucap mereka berlima bersamaan. Tentu mereka tidak akan lupa dengan sosok perkasa yang sering mencoba menantang para Raja Naga di Zaman Kuno.
“Kalian berlima tampaknya tiba lebih dulu! Apakah kalian berlima ingin menantangku lagi seperti dahulu?” Tanya Hao Long dengan nada acuh tak acuh.
Kelimanya memasang wajah sedikit dingin saat mendengar kata-kata Hao Long. Meskipun mereka berlima dianggap sebagai Dewa kuat di Zaman Kuno dan berhasil selamat ketika insiden amukan Absolute Dragon God, tetap saja di hadapan sosok seperti Hao Long, mereka masih lebih pucat.
Karena kelimanya tidak membalas, Hao Long langsung mengabaikan mereka. Ia pun menatap ke arah Kelompok Ren Douzi sekilas ketika ingin melihat Jurang Waktu.
Tetapi ketika tatapannya jatuh pada Ren Douzi, matanya menyipit dan ia tidak jadi melihat Jurang Waktu.
“Karma..” Gumam Hao Long saat ia menggerakkan sedikit jari-jarinya.
Dung!
Benang-benang tipis berwarna merah pun tampak melesat dari arah kejauhan dan jatuh pada tubuh Ren Douzi.
Srak!
Ren Douzi melambaikan tangannya dan langsung mengoyak teknik Hao Long dalam sekejap.
“Apa kau ingin bertarung?” Tanya Ren Douzi saat dua Dagger panjang muncul di tangannya. Kekuatan spiritual teramat luar biasa dahsyat pun merembes perlahan dari tubuhnya.
__ADS_1
Kelima Dewa dan Dewi Zaman Kuno terkejut melihat kekuatan sejati Ren Douzi karena sedari awal Ren Douzi memang selalu menekannya.
Hao Long menaikkan sudut bibirnya. Ia harus mengakui bahwa untuk mengalahkan Ren Douzi, ia pun membutuhkan waktu atau mungkin mereka akan seimbang. Tetapi, bukan itu yang membuatnya tersenyum kecil, itu karena benang Karma yang tersisa ketika ia gunakan kepada Ren Yuu untuk melihat semua Karma Ren Yuu dan salah satunya terhubung pada Ren Douzi.