God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
New Journey (Arc Galaxy Cahaya Suci)


__ADS_3

Lubang Dimensi


Tempat yang dilalui oleh Ren Yuu menuju ke Tujuh Galaxy terlihat berwarna ungu. Hamparan bintang-bintang terlihat sangat indah dan pasti akan membuat siapa saja terpesona.


“Tempat ini sangat mirip dengan Jurang Spasial yang menghubungkan beberapa Realms di Primordial Realm.” Gumam Ren Yuu saat dirinya disedot dengan kecepatan tinggi ke suatu tempat.


Menghitung kembali kecepatan itu, Ren Yuu paham bahwa dirinya telah melewati luas beberapa semesta beberapa kali. Dari itupun, ia sangat yakin bahwa jarak antara Tujuh Galaxy dan Primordial Realm sangatlah jauh.


“Kekuatan apa yang dimiliki Dewa Pencipta di Zaman Kuno sehingga mampu membawa sebuah Galaxy ke tempat yang sangat jauh?” Batin Ren Yuu dan senyum kecil menghiasi wajahnya karena tidak sabar untuk mencapai puncak jalan kultivasi.


Kekuatannya saat ini telah mencapai Tier God King Peak, dari yang diketahui oleh Ren Yuu dari Wu Qiu, Beyond True God dibagi menjadi beberapa tingkatan dan God King adalah tahap pertama.


God King juga dibagi menjadi empat bagian yaitu, Early, Mid, Peak dan Late. Setiap tahapan memiliki jurang pemisah yang sangat besar.


Ren Yuu sama sekali tidak besar kepala ketika berhasil mengalahkan salah satu makhluk kuno tiada tara yang telah kehilangan kultivasinya.


Ketika berada di Lubang Dimensi, Ruby dan Iblis Darah pun keluar karena mereka melihat melalui menara Kegelapan bahwa mereka telah berangkat.


“Hm? Inikah jalur menuju Tujuh Galaxy?” Tanya Iblis Darah dengan seringai lebar diwajahnya karena tidak sabar untuk memulai petualangan baru di semesta yang sangat luas. Ia sungguh sangat bersyukur bahwa ia mengambil keputusan yang tepat ketika mengikuti Ren Yuu dahulu.


“Ya. Ini adalah jalurnya. Tetapi aku tidak tau kapan kita akan sampai di sana.” ujar Ren Yuu.


“Tempat ini tampak sedikit familiar.” Gumam Ruby saat menatap ke arah langit yang terlihat hamparan bintang tak berujung.


Ren Yuu melirik ke arah Ruby karena tau bahwa Ruby pasti sudah pernah melewati jalur tersebut ketika dibawa oleh Dewa Pencipta ke Primordial Realm ataupun dirinya ketika pergi ke Primordial Realm.


“Ren Yuu! Ketika mencapai Tujuh Galaxy, setidaknya kau membuat senjata yang bagus yang sesuai dengan tubuhku agar aku dapat bertarung. Setidaknya itu mirip dengan Bloody Mist Sword.” ucap Iblis Darah.


“Ya, jika ada kesempatan, aku ingin membuat sebuah pedang yang sangat kuat melampaui Bloody Mist Sword untuk kau gunakan. Aku juga saat ini tidak memiliki senjata untuk bertarung karena tidak bisa membawa Bloody Mist Sword dan Primordial Holy Sword.” Ren Yuu mengangguk kecil saat mengatakan itu.


“Ruby, ketika berada di Tujuh Galaxy, Menara Kegelapan tidak akan bisa digunakan untuk beberapa saat karena mungkin seseorang akan mengenalinya. Aku harus kuat agar tidak ada yang mencoba mengincarku karena Artefak Surgawi itu.” ucap Ren Yuu.


“Ya.” Ruby mengangguk kecil dan sedikit sedih karena dalam waktu tidak diketahui ia tidak akan bisa membantu Ren Yuu dalam pertarungan.

__ADS_1


“Jangan bersedih Ruby kecil. Tidak akan lama kita menjadi kuat dan mengalahkan semua musuh di Tujuh Galaxy.” Iblis Darah yang telah sangat akrab dengan Ruby pun mencoba menghiburnya.


Mendengar kata-kata dari Iblis Darah, Ruby tersenyum cerah karena ia saat ini telah memiliki teman seperti Iblis Darah walaupun Iblis tua itu sangat menyeramkan.


Ketiganya pun mengobrol panjang karena tidak tau harus melakukan apa.


2 bulan kemudian


Ketika Ren Yuu sedang mengobrol dengan Ruby dan Iblis Darah, wajahnya serius ketika merasakan pergerakan energi yang ada di dalam Lubang Dimensi.


“Ruby! Iblis Tua! Cepat masuk ke dalam Menara Kegelapan!” Teriak Ren Yuu saat meraksasa bahwa mereka tiba. Tidak jauh dihadapannya, terlihat ujung lorong dimensi yang memiliki penghalang khusus. Untuk Roh seperti Ruby dan Iblis Darah, mereka pasti akan langsung hancur ketika melewati penghalang tersebut.


Ruby dan Iblis Darah pun buru-buru masuk ke dalam Menara Kegelapan lalu Ren Yuu yang telah mendekat langsung melapisi seluruh tubuhnya menggunakan qi-nya.


Black Hole!


Hukum Kegelapan pun mulai menutupi seluruh tubuhnya agar kerusakan yang ia terima tidak terlalu berat.


Duar!


Zhep!


Tiba-tiba saja, Ren Yuu seperti ditarik ke suatu tempat dengan kecepatan yang dikatakan sepuluh kali lebih cepat dari ketika lubang Dimensi menariknya ke suatu tempat.


Kecepatan seperti itu membuat Ren Yuu sangat terkejut karena tampaknya qi aneh yang ada di lubang dimensi seperti mencoba untuk mencabik-cabik tubuhnya.


Tidak hanya itu, kecepatan pergerakan tubuhnya ke ujung lorong yang ia lalui pun tampak terus bertambah yang membuat banyak luka di sekujur tubuhnya.


Beberapa saat kemudian, Cahaya menyilaukan pun membuat Ren Yuu tidak bisa melihat apa-apa. Ia hanya mencoba bertahan dari gesekan antara tubuhnya dengan qi yang ada di lorong Dimensi.


Zhep!


Ren Yuu pun keluar dari tempat yang menurutnya sangatlah berbahaya.

__ADS_1


Ketika keluar, dirinya di tarik oleh sebuah Medan magnet yang terasa sangat kuat. Karena pergerakannya sebelumnya sangatlah cepat, ia langsung melesat ke arah suatu tempat seperti sebuah meteror.


Ren Yuu mencoba untuk menghentikan tubuhnya bergerak tetapi tetap percuma saja karena lajunya terlalu cepat dan tidak butuh waktu tiga detik ia langsung menabrak sesuatu.


Duar!


Ledakan dahsyat terjadi. Ren Yuu mendarat di sebuah tempat yang tidak ia tau di mana.


Ketika benturan terjadi, kawah yang sangat besar pun tercipta dalam sekejap.


Tidak lama kemudian, beberapa sosok pun muncul, mereka semua adalah manusia dan mengelilingi kawah yang begitu dalam dengan wajah serius.


“Hei apa itu? Apakah itu sebuah meteor sehingga dapat melakukan efek seperti ini?” Tanya salah satu dari mereka.


Ada empat Kultivator manusia yang berada di sekitar kawah dan mencoba melacak apa yang ada di dalam kawah.


“Tidak mungkin! Ini adalah Alam Dewa yang kuat! Bagaimana mungkin sebuah meteor mampu melakukan dampak seperti ini?” Yang lainnya pun membatah karena merasa tidak mungkin.


Keempatnya mencoba melacak ke dalam kawah yang sangat besar tetapi tidak dapat menemukan apa-apa karena tubuh Ren Yuu masih diselimuti oleh hukum Kegelapan yang dapat menyembunyikan qi-nya dengan sangat baik.


Di dalam kawah, Ren Yuu yang baru saja menabrak permukaan tanah pun batuk seteguk darah.


“Sialan! Ini sangat sakit!” ucap Ren Yuu saat merasakan beberapa tulang di dalam tubuhnya patah hanya karena menabrak sebuah dunia. Jika itu di Primordial Realm, ia akan langsung menghancurkan dunia tersebut jika menabraknya seperti sekarang ini. Tetapi nyatanya berbeda yang membuatnya sangat yakin bahwa dunia yang ia masuki sangatlah kuat karena bahkan mampu menanggung benturan seperti itu.


Ren Yuu pun perlahan melayang ke udara dan wajahnya sedikit berkerut karena merasa bahwa tekanan yang ada di tempat yang ia masuki sangatlah besar.


“Tampaknya apa yang dikatakan oleh kakak benar bahwa Tier God King hanya awal dari tingkat kultivasi yang melampaui Dewa Sejati.” Batin Ren Yuu.


Ketika Ren Yuu melayang ke arah atas, wajahnya sedikit berkerut karena mendengar suara beberapa orang. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa yang sangat kuno yang hanya diketahui oleh beberapa orang saja di Primordial Realm seperti Jin Xan, Sheng Mei, Sheng Qi'er dan Wu Qiu.


Wu Qiu tentu saja telah mengajarinya tentang bahasa yang digunakan oleh Tujuh Galaxy agar ia tidak terlalu kerepotan nantinya ketika mencapai Tujuh Galaxy.


“Hei, lihat! Ada seseorang yang keluar dari kawah!”

__ADS_1


Ren Yuu pun menatap empat Kultivator yang menatapnya dengan waspada.


“Tier God King Mid?” Batin Ren Yuu saat merasakan kekuatan keempat kultivator tersebut. Ia tidak menyangka bahwa pertama kali ia mencapai Tujuh Galaxy akan langsung bertemu dengan empat Kultivator setingkat itu.


__ADS_2