God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Mencapai Gunung Meteor


__ADS_3

Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci


Beberapa menit kemudian setelah ledakan terjadi, terlihat Tang Chen yang memiliki wajah memar, bahkan sebelah matanya tampak menyipit saat ini.


“Ren Yuu, ke mana tujuan kita selanjutnya? Apakah kita akan langsung bergerak ke Gunung Meteor? Karena masalah utama untuk menuju tempat itu telah hilang, kita pasti akan tiba lebih cepat dari pada yang seharusnya.” ucap Tang Chen dengan bibir sedikit bengkok.


Menatap kondisi Tang Chen, Ren Yuu terdiam untuk beberapa saat lalu menatap ke arah Zi Ling yang memasang wajah garang dari waktu ke waktu ke arah Tang Chen.


“Ya. Kita akan langsung berangkat ke Gunung Meteor.” Ren Yuu mengangguk kecil.


Sementara Iblis Darah, dia telah kembali ke dalam Dunia Batin Ren Yuu sambil mengomel sepanjang waktu karena alat berharga dihancurkan oleh Tang Chen.


“Ayo pergi.” Ren Yuu pun langsung terbang setelah memeriksa peta kembali tempat mereka berada saat ini diikuti oleh Zi Ling yang masih kesal sepanjang waktu dan Tang Chen yang memiliki wajah seperti badut.


Mereka bertiga pun terbang dengan kecepatan tinggi menuju Gunung Meteor. Selama dalam perjalanan, ternyata memang benar bahwa ada masalah lainnya yang menghampiri mereka, yaitu para binatang spiritual yang sangat kuat tanpa akal sehat. Mereka juga tampak menghalangi siapapun untuk mendelat ke Gunung Meteor.


Bahkan ketika Ren Yuu, Zi Ling dan Tang yang terbang tinggi di langit tetap diincar oleh para binatang spiritual tersebut. Mereka semua dapat terbang dengan cara mereka sendiri menggunakan qi dengan cara yang aneh.


Menatap itupun, Ren Yuu bertanya-tanya bagaimana cara binatang spiritual tanpa akal itu bisa sangat kuat mencapai kekuatan Tier God Emperor Mid paling lemah.


Waktu terus berlalu dan tanpa sadar sudah empat hari mereka berada di hutan tersebut bergerak ke arah Gunung Meteor berada.


Bom! Bom!


Ledakan besar terjadi di suatu tempat di hutan saat Ren Yuu, Zi Ling dan Tang Chen sedang berhadapan dengan binatang spiritual yang sangat kuat.


“Grrrr...”


Geraman seekor harimau yang memiliki awan di kakinya agar dapat terbang di udara pun terlihat. Ia baru saja melancarkan serangan kuat yang membuat Ledakan beruntun sebelumnya.


Harimau tersebut terlihat berwarna hitam pekat yang membuatnya terlihat sangat garang.


Zhep! Zhep! Zhep!


Tiga sosok muncul di udara dengan wajah serius. Ketiganya tidak lain adalah Ren Yuu, Zi Ling dan Tang Chen.


“Tang Chen! Ini semua adalah idemu agar kita terbang menggunakan kecepatan yang sangat tinggi sehingga dapat dilacak oleh binatang spiritual. Sebelumnya Ren Yuu telah membuat prediksi bahwa jika kita terbang di tempat tinggi dengan lambat, para binatang spiritual ini tidak akan mampu melacak kita. Tetapi kau selalu mengatakan bahwa jarak sudah sangat dekat sehingga kita harus bergegas.” Zi Ling sangat tidak senang dengan ide Tang Chen yang membuat mereka harus berhadapan dengan binatang spiritual yang kuat lagi.


“Wanita sialan!” Batin Tang Chen karena merasa bahwa dirinya selalu ditekan oleh Zi Ling.


“Jangan bertengkar sekarang! Setelah kita menyelesaikan binatang spiritual ini, kita akan segera tiba di Gunung Meteor.” ucap Ren Yuu saat dirinya masuk ke bentuk setengah naga. Ia ingin mencoba sesuatu terhadap harimau yang tampak sangat ganas tersebut.

__ADS_1


Wusssh!


Harimau tersebut tidak menunggu ketiganya bergerak, ia pun langsung melesat dan muncul tepat di depan Tang Chen karena ia dapat merasakan bahwa Tang Chen juga sejenis binatang spiritual. Walaupun ia merasakan hal yang sama dengan Ren Yuu, aura Ren Yuu tampak tersembunyi, tidak seperti Tang Chen yang sangat mudah dilacak oleh para binatang spiritual.


Cakar yang sangat besar pun langsung diayunkan ke arah Tang Chen.


Tang Chen memasang wajah dingin karena ia saat ini sangat jengkel dan Harimau tersebut mengincarnya untuk menjadi yang pertama.


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Tang Chen berubah menjadi Serigala Iblis Kegelapan lalu mengayunkan cakarnya juga sekuat tenaga.


“Matilah binatang sialan!” Teriak Tang Chen.


Trang!


Bussssh!


Kedua cakar bertemu dan membuat gelombang kejut yang sangat besar. Sangat terlihat bahwa Tang Chen di dorong mundur karena kekuatan binatang spiritual tersebut telah mencapai Tier God Emperor Late.


Zhep!


Zi Ling pun muncul tepat di atas Harimau tersebut lalu mengayunkan Pedang Ilahi Zi Que sekuat tenaga.


Sraing!


Jrezh!


Namun Harimau tersebut langsung bereaksi. Ia pun meraung keras ke arah Zi Ling lalu qi tak kasat mata pun langsung meledak.


Bussssh!


Zi Ling yang tidak terlalu siap pun langsung di bawa ke tempat yang lumayan jauh.


Sedangkan untuk Ren Yuu, ia langsung mengayunkan Dark Demon Sword.


“Dark Art, Darkness Breaker!”


Sraing!


Jrezh!


Harimau tersebut pun menerima luka yang lebih dalam lagi tetapi dia tampaknya sangat kebal terhadap rasa sakit.

__ADS_1


Qi dan hukum berkumpul dalam jumlah yang sangat besar di mulut harimau tersebut dan berniat menembakkannya ke arah Ren Yuu.


Menatap itu, Ren Yuu melebarkan matanya dan aura tak kasat mata pun meledak.


“Supremasi : God Beast!”


Deg! Deg!


Harimau tersebut membeku untuk beberapa saat yang membuat Tang Chen langsung bereaksi. Ia pun mengayunkan pedang besar miliknya sekuat tenaga.


“Dark Slash!”


Sraing!


Crash!


“Roarrrr...” Harimau tersebut meraung keras dan tekniknya sebelumnya yang ingin ia tembakkan pun gagal.


Zi Ling tiba-tiba muncul sekali lagi tepat di atas Harimau tersebut. Wajahnya kini sangat gelap karena hanya dirinya yang terkena serangan secara telak.


Jleb!


Pedang Ilahi Zi Que pun langsung menusuk kepala harimau tersebut walaupun itu hanya masuk tidak sampai seperempat.


“Nine Heavenly Power Blasts!”


Blar!


Ledakan besar terjadi dan itu membuat kepala harimau tersebut meledak seperti semangka pecah.


Darah yang sangat banyak menyemprot ke arah wajah Tang Chen yang membuatnya sedikit jengkel.


“Huft.. harimau ini sedikit sulit dihadapi.” ucap Ren Yuu saat menangkap tubuh harimau tersebut lalu mengeluarkan intinya yang memiliki kapasitas qi dan hukum yang sangat besar. Itu tentu dapat digunakan sebagai bahan kultivasi.


“Ayo pergi!” ucap Ren Yuu dan langsung terbang.


Tang Chen yang sedang berlumuran darah pun hanya bisa menghela nafas dan ikut terbang juga. Sementara Zi Ling, ia merasa puas karena memberikan hadiah kepada Tang Chen, yaitu darah binatang spiritual.


Setelah pergi dari lokasi tersebut, dalam waktu beberapa jam kemudian, mereka pun melihat sebuah gunung yang sangat tandus karena tampak seperti terbuat dari bebatuan. Namun kaki gunung tersebut tetap ditutup oleh hutan-hutan.


Di atas gunung raksasa tersebut, terlihat sebuah kota yang sangat megah. Banyak kultivator yang terlihat terbang di sekitar kota tersebut, tidak hanya itu, mereka juga tampak menggali bebatuan yang ada di gunung tersebut.

__ADS_1


“Kita telah tiba.” ucap Ren Yuu yang melayang di udara sambil menatap ke arah Gunung Meteor.


__ADS_2