
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci
“Jiwa Abadi!” Ren Yuu hanya mengeluarkan sedikit keluaran spiritualnya. Ia berencana mengeluarkan kekuatan penuh dalam satu serangan dan ketika itu, Zhang Fei tidak akan dapat melacaknya.
Bussssh!
Pakaian tambahan muncul diseluruh tubuh Ren Yuu ketika mengaktifkan Mode Kaisar Jiwa. Ini adalah kemampuan yang mirip dengan milik ibunya Feng Xuer walaupun masih berada satu tingkat dibawah ibunya.
Palunya kini berdengung sangat keras dan beberapa motif pun muncul saat ia menyalurkan hampir semua kekuatan jiwanya ke dalam palunya. Itu juga dapat membuat siapapun mengira bahwa palunya lah yang istimewa.
Bom! Bom! Bom! Bom!
Pertarungan intens antara Tengkorak dengan Zhang Fei pun terjadi. Keduanya tidak bisa saling menekan karena tengkorak tidak akan bisa merusak jiwa Zhang Fei sementara Zhang Fei tidak mampu memaksa jiwa jiwa keluar dari dalam tengkorak.
Duar!
Ketika ledakan besar terjadi, terlihat Zhang Fei yang terpental. Ia memasang wajah yang sangat muram karena jika terus berlanjut, dirinyalah lebih dulu yang kehabisan qi dan hukum. Oleh karena itu, ia pun mengerahkan semua yang ia miliki.
“Anak muda, lakukan setelah ini!” Teriak Zhang Fei saat tempat tersebut diselimuti oleh aura berwana abu-abu bercampur putih.
“Spatial Destruction Cube!”
Tap!
Zhang Fei menyatukan kedua telapak tangannya lalu mengarahkannya ke arah Tengkorak kolosal yang mencoba menerjang ke arahnya.
Dung!
Dari segala arah, aura berwana abu-abu yang merupakan kekuatan spasial bercampur dengan aura putih yang merupakan kekuatan spiritual pun langsung memadat membentuk kubus raksasa yang mengurung tengkorak kolosal.
“Meledaklah!”
Duar!
__ADS_1
“Khaaa...” Ketika ledakan terjadi, tengkorak Kolosal pun berteriak keras karena jiwa-jiwa yang ada di dalamnya juga terkena serangan tersebut.
Saat tengkorak kolosal ingin tumbang ke arah belakang, Ren Yuu pun mengambil kesempatan dan muncul tepat di depan Tengkorak kolosal tersebut.
“Soul Breaking Hammer!”
“Darkness Through the Ages!”
Blar!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi tanpa bisa dideteksi oleh Zhang Fei sekalipun, Ren Yuu menyerang dengan segala yang ia miliki dalam satu serangan.
Duar!
Tengkorak kolosal tersebut hancur berantakan dalam sekejap mata yang membuat Zhang Fei terkejut.
“Apa itu tadi? Aku tidak dapat melihat serangannya sama sekali. Tetapi aku dapat merasakan kekuatan spiritual yang memang dua kali lebih besar!” ucap Zhang Fei terkejut. Bahkan dirinya mungkin bisa terkena serangan secara telak jika tidak berhati-hati.
“Kalian tidak akan bisa kabur!” ucap Ren Yuu dingin. Ia pun melambaikan palu di tangannya.
“Soul Eater!”
Dung!
Kepala palu Ren Yuu pun langsung diselimuti oleh kekuatan spiritual. Tangan-tangan yang sangat banyak pun langsung melesat ke segala arah lalu menangkap semua jiwa-jiwa tersebut lalu menariknya ke dalam palu secara paksa.
Zhang Fei yang menatap itupun semakin terkejut dan menatap ke arah palu milik Ren Yuu dengan tatapan heran karena merasa bahwa palu itu mungkin sebuah Artefak Surgawi yang berkaitan erat dengan jiwa walaupun levelnya berada di jajaran yang terlemah.
Semua jiwa-jiwa berteriak ketakutan saat di tarik secara paksa ke dalam palu. Palu yang ada di tangan Ren Yuu semakin bersinar karena tentu palu miliknya langsung memperbudak jiwa-jiwa tersebut. Ia tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya karena mendapatkan budak jiwa yang sangat banyak. Mungkin suatu hari nanti semua budak-budak jiwa itu akan berguna.
Ketika semua jiwa berhasil di tarik ke dalam palu, para Sipir pun terbangun dari koma mereka. Semua dari mereka merasakan sakit di jiwa mereka.
“Apa yang terjadi?”
__ADS_1
“Sial! Tengkorak kolosal sebelumnya sangatlah mengerikan karena dapat mengerahkan kekuatan spiritual sebesar itu!”
“Lihat, tampaknya tengkorak kolosal itu telah dihancurkan! Siapa gerangan yang melakukannya? Apakah itu Zhang Fei?”
Para Sipir pun berdiskusi satu sama lainnya dan menatap ke semua tempat yang ada lalu menemukan Zhang Fei dan Ren Yuu yang tidak terlalu jauh dari lokasi tengkorak kolosal yang telah hancur.
“Kalian para sialan! Ayo cepat bergerak!” Teriak Zhang Fei karena kesal membawa sekelompok kultivator yang tidak bisa diandalkan. Ia hanya mengakui Ren Yuu sebagai Sipir yang hebat saat ini karena cuma dia yang bisa diandalkan di saat saat penting. Namun karena tugasnya membawa mereka semua, ia pun hanya bisa menahan diri untuk tidak menendang mereka semua.
Ren Yuu hanya diam dan menyimpan palu miliknya lalu pergi terbang mengikuti Zhang Fei. Ia juga melirik ke arah tertentu yang sangat jauh karena melihat tiga sosok yang memperhatikan mereka untuk beberapa saat lalu langsung menghilang.
Di tempat yang sangat jauh dari Pertarungan sebelumnya, tiga tahanan yang memancing para jiwa pun langsung mundur ke tempat mereka yaitu Lembah Dewa.
“Sial! Siapa sebenarnya Sipir itu? Dia memiliki kekuatan spiritual yang sangat mengerikan walaupun kekuatannya hanyalah Tier God Emperor Mid.” pria berjubah hitam mengutuk Ren Yuu karena menggagalkan rencana mereka walaupun dirinya sebelumnya telah takut ketika memancing semua jiwa-jiwa yang ada di daerah sebelumnya keluar.
Pria berbaju ungu hanya diam karena ia masih dapat membayangkan berapa mengerikannya pertarungan sebelumnya walaupun sangat singkat. Ia sangat percaya bahwa dengan dirinya dan kedua rekannya, mereka tidak akan pernah bisa mengalahkan tengkorak kolosal.
Sementara untuk pria berbaju merah, wajahnya sedikit gelap saat ini karena ada sekelompok Sipir yang masuk ke dalam Lembah Dewa. Tidak hanya itu, salah satu dari mereka adalah Tier God Exalt dan satu lagi memiliki kekuatan spiritual yang sangat mengerikan.
“Ayo, kita harus melapor kepada bos! Wilayah Lembah Dewa dibagi menjadi beberapa tempat. Jika mereka berhasil masuk, maka tempat kitalah yang akan pertama kali mereka masuki!” ucap pria berbaju merah dengan wajah muram.
Pria berbaju ungu dan hitam pun mengangguk serius. Ketiganya pun langsung kembali ke tempat mereka berada untuk melapor kepada seseorang yang mereka sebut sebagai bos.
**
Setelah pertarungan sebelumnya, Zhang Fei terus menuntun semua Sipir ke arah Lembah Dewa. Karena pertarungan sebelumnya tidak menghabiskan banyak waktu, maka mereka akan tiba dalam waktu yang tidak lama lagi.
Selama perjalanan, beberapa kali mereka diserang oleh jiwa-jiwa yang bergentayangan serta binatang roh kuat tetapi mereka semua dapat membereskannya dengan mudah karena adanya Zhang Fei dan Ren Yuu.
“Tidak lama lagi kita akan segera tiba.” ucap Zhang Fei dan meningkatkan kecepatannya untuk menilai situasi di perbatasan ke Lembah Dewa.
Ketika mencapai lokasi pinggiran Lembah Dewa, Zhang Fei mengangguk kerena tujuannya untuk mengantar para Sipir telah selesai.
Sementara itu, ketika Ren Yuu mencapai posisi tidak jauh dari Zhang Fei, ia menyipitkan matanya ketika melihat apa yang ada di depannya. Apa yang ia lihat membuatnya bertanya-tanya bagaimana bisa tempat seperti itu muncul setelah mereka melalui jalan tempat yang terlihat sangat suram.
__ADS_1