God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Melawan Sosok Tidak Dikenal


__ADS_3

Makam Para Dewa


“Dewa Jahat!” ucap Ren Yuu membuat spekulasi siapa sebenarnya sosok yang memiliki darah Clan Jin tersebut.


“Dewa Kegelapan! Lama tidak bertemu! Aku tidak menyangka bahwa kau akan mengenal tentang Dewa Jahat di Reinkarnasi mu saat ini! Tetapi sangat disayangkan bahwa aku bukanlah dirinya!” ucap sosok tersebut.


Wajah Ren Yuu berkerut karena tidak menyangka bahwa sosok yang ada dihadapannya bukanlah Dewa Jahat. Dari apa yang ia ketahui, kedua pusaka yang bernama Tungku Sage dan Tongkat Sage adalah milik seseorang yang bernama Dewa Jahat.


“Walaupun kau bukan dirinya, kau akan mati di sini sekarang juga!” ucap Ren Yuu dingin. Kekuatannya pun tampak meledak karena tau berapa berbahayanya sosok dihadapannya.


“Ha-ha-ha! Kau memang sama seperti terakhir kali kita bertemu! Berapa kali pun kau bereinkarnasi, kau tetaplah sombong karena menjadi salah satu dari pemegang dua kekuatan darinya! Tetapi, kau hanya sendirian saat ini! Kau tidak akan mampu menandingiku, Dewa Kegelapan!” ucap sosok tersebut dan langsung mengendalikan Tungku Sage.


Xia Qingyue yang menatap itupun terkejut karena koneksinya dengan Tungku Sage telah hancur total. Ia saat ini tidak lagi mengerti apa yang sedang terjadi. Di Makam Demon Abyssal, dikatakan bahwa Tungku Sage adalah Artefak milik Dewa Jahat. Tetapi saat ini, sangat terlihat bahwa dia bukankah Dewa Jahat. Tetapi, kenapa dia mampu mengendalikan Tungku Sage?


Dan juga, Xia Qingyue akhirnya paham kenapa Tungku Sage sebelumnya bereaksi. Itu adalah reaksi seseorang terhadap musuh lama yang sangat dibenci olehnya. Dan sosok yang mengendalikan Tungku Sage saat ini adalah seseorang yang sangat membenci sesuatu yang mungkin berkaitan dengan kekuatan Kegelapan Ren Yuu. Sebab, ia tentu tidak tau bahwa Ren Yuu adalah Reinkarnasi dari Dewa Kegelapan Zaman Kuno yang melegenda.


“Ibu, Kun-Peng, Qingyue, Zhao Feng! Mundur! Dia bukanlah sosok yang bisa dihadapi hanya dengan jumlah!” Ren Yuu mengirim transmisi suara kepada mereka semua.


“Yuu’er.. kau..” Hao Yue menghentikan kata-katanya saat merasakan aura yang terpancar dari sosok yang sedang mengendalikan Tungku Sage.


Tatapan Hao Yue tertuju pada sosok tersebut. Baru kali ini ia merasakan level kekuatan teramat luar biasa. Kekuatan tersebut terasa sangat jahat dan mirip dengan level kekuatan Ren Xiu dalam tingkat kejahatan.


“Terlambat untuk pergi!” Sosok itupun mengendalikan Tungku Sage.


Zhep!


Tungku Sage membesar seketika lalu melesat ke arah tempat kelompok Ren Yuu berada. Dari dalam kuali tersebut, terlihat aura yang sangat jahat terpancar seolah-olah sesuatu hendak keluar darinya.


Wajah Ren Yuu serius seketika karena tau bahwa hanya dengan Tungku Sage yang dilapisi oleh hukum tingkat Awal menghantam mereka semua, mereka kemungkinan akan tewas.


“Ruby!” Teriak Ren Yuu.


Zhep!


Ruby yang melayang di samping Ren Yuu pun mengendalikan Menara Kegelapan. Ia memecahnya lalu menggunakan lantai ketujuh dan kedelapan.


“Dark Shield!”


Dari kedua lantai Menara Kegelapan, perisai raksasa berwana hitam pun tercipta.


Trang!


Tungku Sage dan dua lantai Menara Kegelapan yang membentuk perisai pun bertabrakan. Ketika itu terjadi, gelombang kejut hukum memancar ke segala arah dan tampak seperti hendak menghancurkan segala sesuatu di tempat tersebut.


Bahkan untuk Hao Yue, Xia Qingyue, Kun-Peng dan Zhao Feng pun langsung di hempaskan kebelakang sangat jauh.


Wajah Ren Yuu gelap karena merasakan bahwa lantai Ketujuh dan Kedelapan Menara Kegelapan tidak mampu menahan Tungku Sage yang memiliki kemampuan aneh.


Sssshh!


Tubuh Ren Yuu tampak mengeluarkan uap hitam saat ia menggunakan kekuatan dari Tubuh Ilahi Kegelapan.

__ADS_1


Dark Hole!


Ren Yuu menciptakan lubang hitam dan langsung berpindah dalam sekejap ke tempat yang dekat dengan sosok tersebut.


Sementara itu, sosok yang mengendalikan Tungku Sage pun mendengus. “Menara Kegelapan? Sungguh Artefak yang merepotkan!”


“Hm?” Kerutan muncul dari dahi sosok tersebut ketika merasakan hukum Kegelapan yang sangat pekat di dekatnya. Ia pun tersenyum kejam karena sudah sering melihat teknik seperti itu di masa lalu.


Ren Yuu yang muncul tiba-tiba di belakang sosok tersebut pun mengayunkan Bloody Mist Sword yang ada di tangan kanannya sekuat tenaga.


Slash Through Time!


Sraing!


Ketika Ren Yuu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga, sosok tersebut pun hanya menyeringai.


Teleportation!


Zhep!


Sosok tersebut muncul di jarak hampir tiga puluh meter dari Ren Yuu. Di lengan kanannya muncul sebuah tongkat yang tampak mirip dengan Tongkat Sage yang dibuang oleh Chen Fan.


Trang!


“Apa?” Ren Yuu terkejut saat tebasannya yang hampir tidak dapat dideteksi menghantam Tungku Sage. Ia pun menjadi serius karena hampir tidak mampu merasakan pergerakan dari sosok tersebut.


“Sage Art, Rule Of Law!”


Wusssh!


Tempat yang dilalui oleh tongkat yang diayunkan sosok tersebut tampak menghancurkan ruang dan segala sesuatu yang ada di sana bahkan hukum itu sendiri.


Ren Yuu tau bahwa serangan aneh itu pastilah sangat kuat. Ia pun langsung menyimpan Bloody Mist Sword karena merasa bahwa jika ia menggunakan pedang itu, mungkin Iblis Darah akan terkena dampaknya. Ia pun menyilangkan kedua lengannya lalu mencoba menahan serangan tersebut.


Bam!


Ketika tongkat tersebut menghantam lengannya, Ren Yuu melebarkan matanya karena bahkan hukum Kegelapan miliknya tampak hampir dihancurkan.


Zhung!


Ren Yuu pun terpental sangat jauh ke arah bawah saat terkena serangan tersebut.


Bom!


Ledakan besar terjadi yang membuat kawah yang sangat dalam.


Sosok yang menatap hal itupun memasang wajah sedikit jelek. “Hukum Kegelapan sialan itu begitu merepotkan sama seperti di masa lalu! Sebagian besar dari daya hancur serangan dilempar ke zaman yang berbeda. Sungguh kekuatan yang dahsyat! Tetapi...”


Sosok tersebut pun mengendalikan Tungku Sage sekali lagi.


Di sisi lain, Ruby yang baru selesai bertahan pun mengendalikan Menara Kegelapan juga. Ia saat ini sangat muram karena sebelumnya dapat merasakan bahwa Tungku Sage memiliki level yang sama dengan Menara Kegelapan sehingga hanya dengan dua lantai saja, ia harus mengerahkan banyak kekuatan untuk menahannya.

__ADS_1


Ruby pun masuk ke dalam Menara Kegelapan lalu mengendalikannya sekali lagi.


Zhep!


Menara Kegelapan melesat ke tempat Ren Yuu berada karena tentu Ruby akan membantu Ren Yuu untuk menggunakan Armor Dark Knight.


Sementara itu, sosok tersebut langsung mengerti apa yang hendak dilakukan oleh Ruby karena di masa lalu, ia juga melihat sosok Ruby yang begitu merepotkan ketika membantu Dewa Kegelapan mengendalikan Menara Kegelapan.


“Tidak akan kubiarkan! Menara Kegelapan itu hanya akan membuatku kerepotan!” ucap sosok tersebut dan langsung menghilang dalam sekejap.


Teleportation!


Zhep!


Sosok tersebut muncul tepat di depan Menara Kegelapan yang sedang bergerak dan langsung memukulnya dengan tongkat menggunakan kedua tangannya.


Bam!


Drrrrtttt!


Krak! Krak!


Tongkat sosok tersebut pun memiliki banyak retakan saat mencoba memukul Menara Kegelapan agar menjauh dari lokasi Ren Yuu.


Ruby yang berada di dalam Menara Kegelapan merasakan tubuh Rohnya berguncang. Ia merasakan pusing ketika sosok tersebut memukul Menara Kegelapan sekuat tenaga.


Wusssh!


Menara Kegelapan pun terpental sangat jauh.


Sosok tersebut menatap ke arah Tongkat yang ada di tangannya dengan wajah jelek. “Sial! Tongkat ini memang sangat rapuh walaupun ini adalah duplikat Tongkat Sage!” Batinnya.


Namun, ia pun tersenyum karena Menara Kegelapan sudah sangat jauh dari tempat Ren Yuu berada saat ini. Ia yang awalnya telah mengendalikan Tungku Sage pun langsung mengayunkan lengannya ke arah bawah.


Tungku Sage pun melesat ke arah tempat Ren Yuu berada dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Lubang kuali Tungku Sage pun tampak mengeluarkan hukum tertentu dan meledakkannya ketika sedang bergerak ke tempat Ren Yuu berada.


Sementara itu, Ren Yuu yang perlahan berdiri pun menatap serangan berupa ledakan hukum yang begitu dahsyat melesat ke arahnya.


Black Hole!


Dung!


Ren Yuu mengarahkan lengannya ke arah atas dan lubang kegelapan tercipta dan mencoba melahap semua hukum tersebut.


Namun, wajah Ren Yuu semakin gelap karena tampaknya hukum tersebut hanya mampu dilahap setengah oleh hukum Kegelapan miliknya.


Saat Ren Yuu ingin menggunakan teknik lainnya, tiba-tiba saja sebuah benda yang tampak seperti sebuah Guci muncul dihadapannya lalu menyerap semua kekuatan hukum yang hanya bisa ia hilangkan setengahnya saja dalam waktu kurang dari satu detik.


Sosok tersebut yang menatap itupun memasang wajah yang sangat gelap karena tentu dapat mengenal Guci apa sebenarnya itu.

__ADS_1


“Guci Azulet!”


__ADS_2