God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Pertarungan Puncak (6)


__ADS_3

Makam Para Dewa


Ledakan energi dan hukum dari Jin Xan tidak membuat Ren Yuu gentar sama sekali. Itu hanya setara dengan Jin Ming, jadi tentu ia yakin pasti mampu menumbangkan Jin Xan seperti Jin Ming.


“Membunuh kami? Perlihatkan jika kau mampu!” ucap Ren Yuu saat membuat kuda-kuda menyerang.


Menara Kegelapan pun muncul dan langsung membaluti Ren Yuu. Lantai pertama sampai ke-enam bergerak dengan sangat cepat ke tubuhnya. Dan tentu juga itu karena bantuan dari Ruby.


Armor Dark Knight!


Ketika Armor Dark Knight membaluti tubuh Ren Yuu, mata Jin Xan sedikit menyipit. Ia sama sekali tidak mengetahui tentang Menara Kegelapan karena tidak pernah secara langsung berhadapan dengan pemilik sebelumnya atau pun berhadapan dengan Nan Bei Yun karena dia juga pernah menggunakan Menara Kegelapan yang tidak sempurna di masa lalu.


Sedangkan untuk Wu Qiu, ia pun memasuki Mode Dewi Cahaya, tubuhnya terlihat putih bersih saat ini dan kelautan luar biasa dahsyat juga meledak.


Tatapan Ren Yuu tertuju pada semua anggota keluarganya di tempat itu. Karena dirinya menggunakan helm perang, pergerakan mata Ren Yuu tentu tidak terlihat oleh Jin Xan sama sekali. Jika tidak, mungkin saja Jin Xan akan menggunakan keluarganya sebagai sandera dan ia pasti tidak akan bisa melawan lagi.


Ren Yui yang masih sadar pun menatap ke arah ayahnya. Ia ingin berteriak tetapi tetap menahan diri karena ia juga memikirkan apa yang dipikirkan oleh ayahnya.


Dan Wu Qiu juga tentu mengerti tentang hal tersebut. Ia pasti akan memberikan waktu kepada Ren Yuu untuk membawa semua anggota keluarga mereka agar aman untuk saat ini.


Zhep!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, bukan Ren Yuu yang lebih dulu bergerak, tetapi Wu Qiu. Ia tiba dalam sekejap di hadapan Jin Xan lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


Jin Xan menyeringai saat menatap itu. Ia harus mengakui bahwa kecepatan Wu Qiu memang layak diperhitungkan. Jika ia tidak memiliki teknik teleportasi, mungkin dirinya akan sulit melawan Wu Qiu.


Teleportation!


Zhep!


Jin Xan muncul di atas langit dengan senyum kecil diwajahnya.


Namun, wajahnya sedikit jelek ketika menatap ke arah Ren Yuu. “Sial! Itu hanya pengalihan!”


Tap!


Ren Yuu menyentuh permukaan tanah lalu menggunakan teknik miliknya.


Black Hole!


Dung!


Energi dan hukum Kegelapan pun langsung menutupi semua daerah lalu menenggelamkan semua keluarganya. Dan ketika itu terjadi, ia pun mengirim mereka semua ke dalam Dimensional Life miliknya.


Bahkan Chuahua pun ikut tersedot ke dalam tanpa terkecuali karena Ren Yuu melakukannya dengan terburu-buru dan tidak mencoba memeriksa semua yang ada di sana.


“Cih! Seperti itu.. andaikan aku lebih dulu menghabisi mereka semua, kekuatanku akan lebih cepat mencapai Tier Beyond True God.” ucap Jin Xan marah. Tetapi memikirkan kembali sumber energi dan hukum sebenarnya dari Makam Para Dewa, ia merasa tidak masalah melepaskan melepaskan semua anggota keluarganya Ren Yuu.


Tetapi, wajah Ren Yuu sedikit heran karena ada tiga individu yang mampu menolak kekuatannya agar masuk ke dalam Dimensional Life miliknya. Ketiganya tidak lain adalah Sheng Mei, Sheng Qi'er dan Mythical Ancient Dragon God.

__ADS_1


Ketiganya saat ini sedang terluka. Tetapi Ren Yuu sangat tahu bahwa ketiganya memulihkan luka-luka mereka dengan cara yang aneh dan menurut perhitungannya, itu pasti mengorbankan sesuatu yang sangat besar.


“Tidak masalah sama sekali. Kalian berdua pasti akan lebih dari cukup untuk meningkatkan kultivasiku mencapai Tier Beyond True God sebelum energi dan hukum di tempat ini terkumpul! Kau pasti mengetahuinya bukan? Dewi Cahaya!” ucap Jin Xan dengan seringai lebar diwajahnya.


Wu Qiu yang sedang mengendalikan Guci Azulet hanya diam. Ia tidak membantah sama sekali karena ia juga pernah menerima kekuatan dari Makam Para Dewa walaupun itu membuatnya memikirkan sesuatu yang sangat mengerikan. Ia mencoba melacak sesuatu tetapi tidak dapat menemukan apa-apa sehingga ia saat ini hanya berfokus pada Jin Xan.


Ren Yuu yang tidak mengerti tidak peduli sama sekali. “Ruby! Ayo!”


“Ya!” Ruby muncul dan mengendalikan lantai ketujuh dan kedelapan Menara Kegelapan untuk membantu Ren Yuu.


“Kalian berdua adalah eksistensi legenda di Primordial Realm! Aku telah mengetahui kisah kalian dari catatan yang ditinggalkan oleh Jin Ming sebelum kekalahannya dari kalian berdua! Aku tidak menyangka penghianat itu akan sampai di Primordial Realm juga! Walaupun aku adalah bawahan kepercayaannya di zaman dulu, tetap saja jika aku bertemu dengannya aku akan menghabisinya dengan tanganku sendiri!”


“Tetapi, aku ingin bertanya, kenapa kalian mencoba mengusir semua makhluk yang muncul di Primordial Realm? Apakah ini perintah darinya? Pertanyaan ini khusus untukmu, Dewi Cahaya, aku tau bahwa kau masih memiliki ingatan tentang masa lalu tidak seperti adikmu yang tolol itu!” ucap Jin Xan.


Wajah Ren Yuu sedikit gelap mendengarnya. Tolol? Apakah diriku di masa lalu adalah pria tolol?


“Ini bukan karena perintahnya! Tetapi karena keinginan kami berdua untuk membuat Alam Semesta Primordial aman dari seseorang sepertimu!” Balas Wu Qiu saat membuat kuda-kuda untuk menyerang.


“Ha-ha-ha! Benar juga! Lagi pula kalian berdua juga memusnahkannya!” Jin Xan tertawa liar saat mengatakan itu.


Ren Yuu di sisi lain mengerutkan keningnya karena langsung mengaitkan pembicaraan Wu Qiu dan Jin Xan tentang kesalahan yang dibuat olehnya dan kakaknya dahulu. Ia langsung tau bahwa pembahasan keduanya adalah hal tersebut.


Wu Qiu sama sekali tidak berbicara lagi dan langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ke arah Jin Xan.


“Light Art : Sea Of Chaos!”


Sraing!


Wusssh!


Jin Xan hanya menyeringai dan langsung menghilang dalam sekejap untuk menghindari tebasan dari Wu Qiu yang sangat berbahaya.


Ren Yuu di sisi lain melihat dengan seksama menggunakan hukum Takdir miliknya.


Dark Hole!


Deg!


Ren Yuu menghilang dalam sekejap dan muncul di tempat tertentu sambil mengayunkan kedua pedang di tangannya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Dark Art!”


Age-devouring Slash!


Ren Yuu pun menggunakan salah satu dari segudang teknik yang ia terima dari kehendak jiwanya sendiri. Semua dari teknik tersebut memang sedari awal diciptakan untuk membunuh para makhluk yang mencapai Tier Beyond True God.


Bisa dikatakan, setiap teknik yang terlemah pun memiliki kekuatan sedikit lebih kecil dari teknik terkuatnya, yaitu tebasan God Of Darkness yang menggunakan Kekuatan Menembus Zaman.


Jin Xan yang muncul dalam sekejap di tempat tertentu terkejut ketika melihat Ren Yuu yang sudah muncul dan melancarkan serangannya.

__ADS_1


Trang!


Duar!


Energi dan hukum Kegelapan meledak ke segala arah hanya dari benturan tersebut. Itu membuat gelombang kejut hitam yang membuat tanah di bawah pun ikut terkikis.


Mata Ren Yuu menyipit karena reaksi Jin Xan sangat cepat. Dan, dari mana asalnya dua pedang yang terasa berbahaya itu?


Crang!


Jin Xan melambaikan kedua pedangnya dan itu membuat Ren Yuu semakin terkejut bahwa Jin Xan bisa dengan begitu mudahnya menepis kedua pedangnya.


“Bukan cuma kau yang memiliki teknik membunuh makhluk yang sudah dianggap sebagai abadi!”


“Sage Art, Teleport Speed Slash!”


Mata Ren Yuu melebar ketika melihat apa yang terjadi dengan indera miliknya yang merupakan hukum Takdir.


“Tubuh Ilahi Kegelapan!”


Sraing!


Jin Xan mengayunkan kedua pedangnya sekuat tenaga dan langsung melewati Ren Yuu dengan kecepatan yang hampir tidak dapat dilihat oleh Ren Yuu layaknya sebuah teleportasi.


Srak! Srak!


Jrezzh!


“Apa? Tubuh Ilahi Kegelapan Legendaris? Jin Ming sialan! Dia tidak mencatat bahwa dia memiliki tubuh Ilahi Kegelapan!” Jin Xan mengutuk mantan atasannya Jin Ming.


Wusssh!


Ren Yuu berubah menjadi bintik-bintik hitam lalu berkumpul kembali di tempat yang cukup jauh dari Jin Xan. Ia merasakan sangat dekat dengan kematian beberapa detik yang lalu. Ia sangat sadar bahwa semua skill Art memang sangat berbahaya.


Ketika Jin Xan sedang melirik ke tempat Ren Yuu, ia melihat kembali dengan hukum Takdir miliknya bahwa ancaman bahaya lainnya telah mendekat.


Jreg! Jreg! Jreg!


“Light Art, Sea Light Pillar!”


Empat pilar yang memiliki pola-pola kuno pun muncul di jarak hampir lima meter dari Jin Xan dan mengelilinginya.


Wusssh!


Keempat pilar cahaya kebiruan itupun melesat ke arah Jin Xan dalam sekejap.


“Celaka!” Batin Jin Xan karena tau teknik teleportasi miliknya disegel dan tidak punya pilihan lain selain mengeluarkan Artefak miliknya yang membuatnya menjadi panglima perang di Clan Jin ketika berada di Tujuh Galaxy.


Duar!

__ADS_1


__ADS_2