God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Warisan Demon Abyssal (6)


__ADS_3

Makam Demon Abyssal


Cairan yang sangat banyak yang bisa dikatakan telah mencapai ukuran lautan pun menutupi seluruh tempat tersebut. Tidak ada permukaan bebatuan yang terlihat saat cairan yang merupakan racun milik Dewa Racun menggenangi seluruh tempat.


“Grooo!”


Dewa Racun pun merangkak keluar dan tampak berdiri di atas permukaan racun. Tubuhnya terlihat sangat aneh. Meskipun ia dikatakan memiliki jenis layaknya Beast Race Spider, tetap saja tidak ada garis darah Beast Race di tubuhnya. Hanya beberapa Abyssal Race yang memiliki bentuk seperti Beast Race dan salah satunya adalah spesies kuno milik Dewa Racun.


“Dewa Kegelapan! Kau membuatku sangat marah saat ini! Aku tidak akan pernah mengampunimu!” Teriak Dewa Racun dalam bentuk Abyssal Race miliknya.


Ren Yuu yang menatap itupun memasang wajah dingin.


“Tidak pernah mengampuniku? Sungguh lelucon yang menarik, fosil tua! Kaulah yang memulai menantangku, jadi, aku akan membinasakanmu di sini sekarang juga!” ucap Ren Yuu dingin. Saat Kata-katanya terucap, di telapak tangan kanannya muncul sebuah tower hitam legam berukuran kecil yang merupakan Menara Kegelapan.


Dung!


Aura tak kasat mata pun menyebar ke segala arah tanpa disadari oleh siapapun termasuk untuk Iblis Darah dan Han Zhiya sekalipun.


“Serap!” Perintah Ren Yuu. Ketika ia mengucapkan itu, energi dan hukum Kegelapan dari Realms Of The Abyss pun di sedot dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tidak hanya itu, bahkan di zaman yang berbeda, energi dan hukum Kegelapan juga ikut ditarik.


Ini adalah kemampuan menembus zaman yang berasal dari Profound Emperor Darkness. Ren Yuu telah menyerapnya dan menjadikan kekuatan itu miliknya sepenuhnya dan bisa ia gunakan tetapi harus memiliki perantara yaitu menggunakan Menara Kegelapan.


Deg! Deg!


Dari tubuh Ren Yuu, detak jantung terdengar sangat kuat yang bahkan membuat Iblis Darah dan Han Zhiya memasang wajah serius. Tetapi keduanya sama sekali tidak berbicara apa-apa karena sadar bahwa Ren Yuu sedang berkonsentrasi akan sesuatu.


Duar!


Ledakan energi dan hukum Kegelapan pun terjadi seketika yang membuat Iblis Darah dan Han Zhiya terkejut karena level energi tersebut tampak dua atau tiga kali lebih banyak dari pada milik Ren Yuu.


Bahkan Dewa Racun pun terkejut ketika merasakan ledakan energi dan hukum tersebut. Ia pun tidak membuang waktu dan langsung menyerang karena tidak mau menunggu Ren Yuu melakukan sesuatu yang mungkin sangat merepotkan.


“Poison Sea!”


“Extinction Realm!”


Bussssh!


Tsunami raksasa pun tercipta seketika. Racun yang ada di tempat itu dikendalikan oleh Dewa Racun sepenuhnya. Bahkan tinggi tsunami tersebut mencapai tempat yang sangat jauh dan bisa dipastikan bahwa serangan Dewa Racun kali ini bisa dikatakan sebagai teknik pemusnah massal ataupun teknik pemusnah alam.

__ADS_1


Ren Yuu yang sudah mengumpulkan kekuatan yang cukup pun langsung menggunakan tekniknya juga.


“God Of Darkness!”


Sosok hitam raksasa muncul di atas Ren Yuu. Tanpa membuang waktu, sosok yang merupakan Dewa Kegelapan itu sendiri langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ke arah racun tsunami raksasa yang sedang menerjang ke arahnya.


Sraing!


Jrezh!


Jurang Kegelapan pun tercipta seketika saat tebasan teknik Ren Yuu membelah tsunami menjadi dua bagian. Ketika itu terjadi, jurang kegelapan pun menelan racun dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Tebasan Ren Yuu tidak berhenti sama sekali dan menerjang ke arah Dewa Racun yang memiliki ukuran sangat besar.


“Sialan!” Teriak Dewa Racun ketika menatap bilah aneh yang melesat ke arah tubuhnya.


Srak!


Zhung!


Jurang Kegelapan pun membentang ke arah tempat yang sangat jauh. Tidak lama kemudian, ledakan dahsyat terjadi di tempat yang sangat jauh seolah-olah teknik Ren Yuu membentur sesuatu.


“Kekuatan menembus zaman.. ini memiliki sedikit konsep dari kekuatan Samsara dan Waktu.” Batin Ren Yuu dan merasa kagum bahwa Nan Bei Yun mampu menciptakan kemampuan yang menjadi kekuatan garis darah selevel ini.


“Dia belum mati!” ucap Han Zhiya terkejut karena bahkan Dewa Racun masih selamat ketika menerima teknik sekuat itu yang bahkan pasti bisa membelah satu Realms menjadi dua bagian.


“Ya. Aku masih merasakan darahnya melekat pada tubuhnya!” ucap Iblis Darah.


Ren Yuu pun menatap kembali ke arah tempat Dewa Racun berada setelah menyimpan Menara Kegelapan.


Zhep!


Tiba-tiba saja, sosok Raksasa yang telah terpotong seperempat pun melesat dengan kecepatan tinggi ke arah tempat Ren Yuu berada. Sangat terlihat saat ini bahwa luka yang diterima oleh Dewa Racun sangat parah dan menyemprotkan sangat banyak darah sampai-sampai bisa menciptakan sebuah danau.


Dewa Racun pun mengayunkan empat kaki laba-laba yang tersisa di tubuhnya ke arah Ren Yuu seorang karena memang benar bahwa ia saat ini sangat membenci Ren Yuu ke tulang-tulangnya.


“Kau sudah kalah, Dewa Racun!” ucap Ren Yuu dan masuk ke bentuk Black Dragon Of Destruction dalam sekejap lalu mengayunkan lengan kanannya.


Bam!

__ADS_1


Tubuh besar Dewa Racun pun langsung menempel pada permukaan bebatuan karena di tampar oleh Ren Yuu layaknya lalat.


“Kenapa?”


“Bagaimana mungkin aku kalah dengan dewa baru?”


Dewa Racun mencoba mendongak ke arah atas dengan kesulitan. Sebab, lengan Naga Ren Yuu menekannya sangat kuat ke arah permukaan bebatuan.


“Ternyata kau memang Kirin! Tidak.. kau adalah Evolusi dari Kirin!” ucap Dewa Racun susah payah. Tetapi, bukan kekuatan Kirin yang membuatnya terkejut, tetapi kekuatan Kegelapan Ren Yuu yang tidak masuk akal sama sekali.


“Grrr..”


“Roar..”


Ren Yuu meraung ke arah langit. Petir hitam langsung menyambar di mana-mana ketika raungannya pecah. Cakarnya tampak memercikkan petir ketika menekan tubuh Dewa Racun semakin kuat sampai-sampai kuku-kuku miliknya menembus kulit keras Dewa Racun.


“Terlambat untuk menyesal karena kau telah menantangku!” ucap Ren Yuu ketika selesai meraung ke arah langit.


“Menyesal? Ha-ha-ha! Tidak ada penyesalan, nak! Zaman Para Dewa tidak seperti yang kau pikirkan!” Balas Dewa Racun dengan seringai lebar diwajahnya. Meskipun ia akan mati, ia tidak takut sama sekali karena seperti itulah sifat para Dewa kuat di Zaman Para Dewa.


“Jika seperti itu, maka matilah!”


“Orb Beginning Of Destruction!”


Duar!


Pilar cahaya hitam meledak seketika dari tubuh Dewa Racun dan melesat ke arah langit.


Brak! Brak! Brak!


Ketika Ledakan selesai, terlihat bagian-bagian tubuh Dewa Racun yang berjatuhanan karena dihancurkan oleh Ren Yuu menjadi berkeping-keping.


Zhep!


Ren Yuu kembali ke ukuran normal sambil menatap ke arah potongan tubuh Dewa Racun.


“Iblis Tua, lakukan!” ucap Ren Yuu datar.


Iblis Darah yang menatap potongan-potongan tubuh Dewa Racun pun menjilat bibirnya dan terlihat sangat menjijikkan. Tanpa membuang waktu, Iblis Darah pun mulai bekerja untuk menyerap semua darah Dewa Racun yang baru saja tewas di tangan Ren Yuu.

__ADS_1


Ren Yuu di sisi lain, memiliki pemikiran lain ketika memikirkan tentang kekuatan Dewa Racun. Dari hal inipun, ia sadar bahwa dirinya harus segera menerobos Tier True God 8th Heavenly Layer agar mampu bersaing dengan semua makhluk puncak.


__ADS_2