
Ketika Chen Fan berserta dengan tujuh kekuatan Demon Abyssal menghilang, Realms Of The Abyss pun berhenti bergetar karena ruang menjadi stabil kembali.
Bahkan untuk Jin Xan yang sedang bergerak ke arah Makam Para Dewa awalnya juga terkejut dengan kejadian tersebut. Wajahnya sedikit gelap karena tidak menyangka bahwa akan ada seseorang yang mampu melakukan hal seperti itu.
“Sungguh tidak terduga! Jika tidak salah, dia pasti adalah penerus Xinzhan. Aku tidak menyangka bahwa dia akan membangkitkan kekuatan seperti itu di jalur Evolusinya!” Jin Xan yang terhenti di ruang hampa pun tampak memiliki kilatan tertentu di matanya. Ia adalah seseorang yang memiliki sifat yang tidak disukai oleh siapapun.
Dan kali ini, Jin Xan tampak begitu iri dengan kemampuan Chen Fan. Meskipun ia yakin bahwa kemampuan Chen Fan tidak akan mampu membawanya ke tempat asalnya, tetap saja jika dikembangkan ke puncaknya, hal itu tidak akan mustahil sama sekali.
“Jika aku tau kekuatan bocah itu mampu melakukan hal seperti ini, aku tidak akan membiarkan dia lolos waktu itu!” Jin Xan sedikit menyesal tetapi ia pun mengabaikannya karena ia tentu memiliki banyak rencana cadangan saat ini. Ia pun langsung bergerak kembali ke arah tertentu dan itu adalah tempat Makan Para Dewa berada.
**
Makam Demon Abyssal
Roh yang menjaga Makam Demon Abyssal saat ini memiliki raut wajah yang sangat berbeda dari sebelumnya.
Sebelumnya, Roh tersebut tidak pernah memasang ekspresi apapun kecuali ekspresi datar. Tetapi kali ini, ia tidak bisa lagi memasang wajah seperti itu karena tujuh warisan Demon Abyssal lenyap begitu saja tanpa jejak sama sekali. Dan itu adalah hasil perbuatan dari Chen Fan.
Tatapan Roh tersebut pun tertuju pada ruangan tertentu dan itu adalah tempat Ren Yuu berada.
“Hanya tinggal satu warisan kekuatan yang tersisa! Dan apa-apaan itu? Siapa yang bisa menyegel kekuatan Tuan sedemikian rupa? Walaupun itu hanya di segel untuk beberapa hari saja, tidak bisa dipungkiri bahwa duplikat Tuan tidak akan bisa menggunakan kekuatannya!” Roh tersebut pun sedikit marah saat ini. Ia adalah sosok yang sama seperti Iblis Darah dan Ruby. Tentu dirinya akan bisa menampilkan emosi seperti itu karena dirinya memang diciptakan mampu mengeluarkan emosi.
Ketika Roh tersebut ingin melakukan sesuatu agar ujian berjalan semestinya, wajahnya semakin jelek karena ada segel tertentu yang mengelilinginya di ruangan ia berada.
Chen Fan juga meninggalkan segel terhadap Roh tersebut agar tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengganggu Ren Yuu agar mudah mengambil warisan terakhir.
“Sialan! Sialan! Sialan!” Roh tersebut pun mengutuk seseorang yang melakukannya. Ia benar-benar tidak mampu melacak Chen Fan sebelumnya karena Chen Fan terus menggunakan kekuatan Evolusinya untuk menghindari deteksi dari Roh tersebut.
**
Di ruangan tertentu, saat ini terlihat Ren Yuu yang sedang menatap ke arah sekelilingnya karena ia dikirim ke tempat yang sangat aneh. Ia menatap semua tumpukan mayat dengan tatapan heran.
__ADS_1
“Apakah aku harus melawan mayat?” Batin Ren Yuu merasa heran.
Wusssh!
Tiba-tiba saja, energi dan hukum perlahan melesat dari semua arah ke satu titik yaitu di jarak 10 meter di depan Ren Yuu dan membentuk sosok berwana hitam gelap yang menggunakan Armor yang tampak sangat unik.
“Hm?” Ren Yuu pun langsung serius ketika menatap kehadiran sosok tersebut yang tampaknya akan menjadi musuh terkahir dalam ujian tersebut.
Di atas sosok tersebut, terlihat sebuah batu seukuran telapak tangan yang memiliki bentuk segi delapan tidak beraturan berwarna hitam pudar yang terus mengeluarkan uap aneh.
Uap yang keluar dari batu tersebut tampak memiliki bayangan juga yang bergerak-gerak ke arah yang berbeda dari uap asli. Siapapun akan terkejut jika menyaksikan hal tersebut karena uap tersebut tampak seperti hidup.
Batu aneh itupun perlahan masuk ke dalam sosok tersebut yang merupakan duplikat dari Demon Abyssal.
Ketika batu tersebut menyatu dengan tubuh duplikat Demon Abyssal, dia tampak seperti hidup seutuhnya.
Deg!
“Kau adalah penantang ujian terakhir? Aku tidak menduga bahwa ketika ketiga kalinya warisan yang aku buat di buka, seseorang yang bukan dari Ras Abyssal Race yang akan memasuki ujian terakhir! Seharusnya aku membuat perintah kepada Roh tempat ini agar membuang siapa saja yang bukan Abyssal Race yang masuk ke tempat ini!” ucap duplikat Demon Abyssal.
Mendengar kata-kata itu, alis Ren Yuu sedikit terangkat karena ia tau bahwa sosok di depannya adalah Demon Abyssal walaupun mungkin itu hanya sisa-sisa jiwa.
“Tampaknya kau sangat membenci ras lainnya selain dari Abyssal Race.” ucap Ren Yuu dengan senyum kecil diwajahnya.
“Tentu aku akan sangat membenci mereka semua karena menghalangi jalanku untuk mencapai sesuatu yang tidak pernah dicapai oleh siapapun!” Balas Demon Abyssal dingin.
“Oleh karena itu, karena kau bukan bagian dari Abyssal Race, maka aku akan melenyapkanmu sepenuhnya di sini!” Lanjut Demon Abyssal dan aura hitam aneh berkumpul di kedua tangannya.
“Bangkitlah!”
Wusssh!
__ADS_1
Aura hitam pun menyelimuti seluruh tempat tersebut karena duplikat Demon Abyssal mencoba membuat pasukan dari mayat-mayat yang ada di tempat tersebut.
Wajah Ren Yuu pun menjadi serius seketika saat merasakan aura teramat jahat yang paling mengerikan yang pernah ia rasakan selama ini.
Mata duplikat Demon Abyssal tampak bersemangat sedikit ketika mencoba membangkitkan pasukan. Tetapi, ia terkejut karena tampaknya kekuatannya pudar begitu saja seperti ditahan oleh sesuatu.
“Siapa? Siapa yang menanam segel ruang ini?” Duplikat Demon Abyssal memasang wajah yang sabar gelap.
Ketika duplikat Demon Abyssal ingin mencoba sekali lagi untuk membangkitkan pasukan, ia terkejut ketika menatap Ren Yuu yang kini tiba dihadapannya.
“Apa kau mencoba melakukan sesuatu? Tidak semudah itu!” ucap Ren Yuu dingin dan mengayunkan tinjunya yang telah dilapisi oleh energi dan hukum Cahaya Bulan.
Bam!
Pukulan super kuat pun langsung menghantam tepat di kepala duplikat Demon Abyssal yang membuatnya terpental sangat jauh.
Bom!
Ketika mendarat, ledakan besar terjadi dikejauhan karena tabrakan dari duplikat Demon Abyssal dengan permukaan tanah di tempat tersebut.
“Hm? Apakah ini ujian terakhir? Tampaknya ini sangat mudah.” Gumam Ren Yuu sedikit heran.
Walaupun Ren Yuu tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, ia tentu tidak akan bermain-main dan langsung melakukan hal yang harus ia lakukan saat ini.
Di telapak tangan kanan Ren Yuu, sebuah menara sembilan lantai pun muncul. Menara tersebut adalah Menara Kegelapan yang merupakan sebuah Artefak Surgawi.
Duplikat Demon Abyssal perlahan berdiri dari kawah yang tercipta oleh benturan tubuhnya. Ketika ia menatap ke arah Ren Yuu yang sedang mengeluarkan sebuah menara kecil, matanya pun hampir melotot keluar.
“Artefak Surgawi!” Seru duplikat Demon Abyssal sangat terkejut.
Mendengar itu, Ren Yuu menaikkan sedikit alisnya. Ia saat ini tau level dari Menara Kegelapan yang kini menjadi miliknya.
__ADS_1
Dari keterkejutan duplikat Demon Abyssal, Ren Yuu telah membuat spekulasi bahwa Artefak Surgawi mungkin memiliki kelas yang lebih tinggi dari pada Sembilan Senjata Dewa dan Dua Pusaka Legendaris.