God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Daerah Kekuasaan Dewa Yama


__ADS_3

Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci


Tempat yang dituju oleh Ren Yuu saat ini bernama Lembah Dewa. Setelah mendapatkan lokasi tepat dari tempat yang ia tuju, Ren Yuu tidak membuang waktu sama sekali. Ia langsung terbang ke arah tempat tujuan dengan kecepatan penuhnya karena tau bahwa jarak tempat itu dengan Gunung Meteor lumayan jauh.


Waktu terus berlalu dan tanpa sadar dua minggu telah terlewati saat Ren Yuu terbang ke arah Lembah Dewa seorang diri. Beberapa kali di jalan, ia diserang oleh binatang roh yang sangat kuat. Ia membutuhkan usaha keras untuk menjatuhkan musuh dalam waktu beberapa jam.


Setelah keluar dari wilayah hutan, Ren Yuu terus terbang dan dalam beberapa hari ia menatap ke arah kejauhan dengan tatapan serius.


Beberapa menit kemudian, Ren Yuu pun berhenti di udara dan menatap ke arah tempat yang tidak terlalu jauh di depannya.


“Dari peta yang diberikan oleh kakek tua Lin Feng, di sekitar Lembah Dewa ada empat kota yang terletak membentuk persegi empat. Lembah Dewa berada tepat di tengah keempat kota tersebut.”


“Jika dari arah yang aku datangi, kota ini disebut sebagai Kota Yama yang dikuasi oleh salah satu Raja Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci.” Batin Ren Yuu. Ia pun tidak membuang waktu dan langsung terbang untuk mencari informasi tentang Mutiara Jantung Dewa.


Ketika mendekat ke arah Kota Yama, Ren Yuu dapat merasakan sangat banyak kultivator kuat yang berada di sana.


“Tidak mengherankan jika tempat ini dekat dengan Gunung Meteor. Mereka pasti telah membuat kerja sama tertentu. Dari peta yang ada, selain dari empat kota, ada satu kota lagi yang dikatakan adalah sebuah penjara yang mengurung penjahat paling berbahaya. Jumlah mereka tidak banyak tetapi semua tahanan yang ada di sana mencapai kultivasi Tier God Exalt Peak paling tidak. Seberapa kuat pemimpin sejati di Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci ini sehingga dapat menahan semua kultivator kuat itu?” Batin Ren Yuu.


Bom! Bom!


Saat Ren Yuu mendekat, ia melihat ke arah tertentu bahwa ada pertempuran besar di sana. Di tempat itu, para kultivator juga ikut menonton.


“Mereka..” Batin Ren Yuu saat menjaga jarak lebih jauh sebab kultivator yang bertarung dan beberapa yang menonton memiliki pakaian yang sama. Yang artinya mereka adalah para Sipir yang memiliki tugas mengeksekusi para tahanan.


Karena tau bahwa akan gawat akibatnya jika ia terlihat, Ren Yuu langsung menjaga jarak ke tempat yang tidak akan dilacak oleh para Sipir. Ia juga langsung menekan tingkat kultivasinya serendah mungkin.


“Jangan lupa bahwa dunia ini adalah sebuah Penjara Ren Yuu!” Batin Ren Yuu. Ia paham bahwa maksud dari kata Lin Feng tentang Dewa penting yang tinggal di Kota Yama merupakan salah satu petinggi penting di Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci. Dan kemungkinan sebagian besar penduduk di sana adalah sipir yang tinggal bersama keluarga mereka.


Pertempuran yang disaksikan oleh Ren Yuu dari tempat yang sangat jauh sangatlah intens. Walaupun ia tidak mencoba melacak mereka, hanya dari daya hancur serangan serta kecepatan, ia yakin bahwa kultivator yang sedang bertarung tersebut memiliki tingkat kultivasi God Emperor Late.


“Ren Yuu! Ada yang mendekat!” Ruby yang selalu waspada dan melacak segala sesuatu menggunakan Menara Kegelapan pun berbicara di dalam pikiran Ren Yuu.


Ren Yuu terkejut karena ia mencoba menahan kekuatan spiritualnya sehingga tidak melacak ada yang mendekat. Ia pun menoleh ke arah tertentu tempat yang di tunjuk oleh Ruby.


Di jarak hampir beberapa km, satu Sipir dengan tingkat kultivasi Tier God Emperor Mid pun mendekat yang membuat wajah Ren Yuu sedikit gelap. Ia pun langsung pergi menjauh karena tau bahwa jika ia melakukan pertempuran di tempat itu, kemungkinkan para Sipir lainnya akan melacaknya.

__ADS_1


Saat menatap Ren Yuu bergerak pergi, salah satu Sipir yang berkeliling di sekitar Kota Yama menatap Ren Yuu yang bergerak di permukaan tanah tanpa menggunakan qi.


“Oh? Tahanan lainnya? Tampaknya ini hari keberuntungan ku karena akhir-akhir ini sangat sedikit tahanan yang dapat ditemukan yang membuat penghasilan kami para Sipir menurun.” Seorang pria muda pun menyeringai ketika menatap ke arah Ren Yuu. Ia pun langsung terbang mengikuti Ren Yuu dengan kecepatan penuhnya. Ia tentu tidak akan memanggil Sipir lainnya karena melacak bahwa Kultivasi Ren Yuu hanyalah Tier God King.


Ren Yuu sengaja tidak menggunakan kecepatan penuhnya agar tingkat kekuatannya tidak dilacak oleh Sipir tersebut. Ia tentu akan membawa Sipir yang mengejarnya ke tempat yang lumayan jauh dari Kota Yama.


Wusssh!


Sipir muda tersebut pun mendekat dengan sangat cepat ke arah Ren Yuu. Saat sudah sangat dekat, ia tidak membuang waktu dan langsung menyerang menggunakan pedang yang muncul tiba-tiba di tangan kanannya.


“Heavenly Slash!”


Sraing!


Sipir yang telah berjarak hampir dua puluh meter dari Ren Yuu pun melesat dengan kecepatan penuhnya sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


Ren Yuu yang telah melihat menggunakan Hukum Takdir pun menaikkan sudut bibirnya. Ia menunggu saat yang tepat untuk menghindar.


Ketika serangan hampir mengenainya, Ren Yuu langsung menghindar ke samping dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Sraing!


Tap!


Ren Yuu menangkap kepala Sipir tersebut lalu melakukan apa yang harus ia lakukan.


“Devour!”


“Ruby! Lakukan!” Perintah Ren Yuu.


“Apa yang-...” Sebelum sipir tersebut menyelesaikan kata-katanya, gaya hisap terjadi pada jiwanya yang membuatnya berteriak sangat keras.


“Arrgghh!”


Sementara itu, Ruby yang telah keluar pun menyatukan kedua telapak tangannya karena tentu tau apa yang ingin dilakukan oleh Ren Yuu.

__ADS_1


“Segel Kegelapan!”


Wusssh!


Tempat tersebut pun langsung terisolasi dari luar karena Ren Yuu tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi ketika ia berusaha menyerap ingatan musuh. Alasan ia melakukan itu tentu saja karena ia akan menggunakan kemampuan terlarang disetiap Galaxy.


“Jiwa Abadi!”


Semua ingatan Sipir tersebut pun langsung diserap oleh Ren Yuu dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Sipir tersebut pun tampak seperti seorang idiot ketika Ren Yuu menyerap semua ingatannya menggunakan teknik Devour dan Jiwa Abadi.


Setelah selesai menyerap semua ingatan Sipir, Ren Yuu pun langsung memberi perintah kembali. “Ruby, selesaikan!”


“Baik!”


Wusssh!


Aura Kegelapan langsung masuk ke dalam tubuh kultivator tersebut dan melumpuhkannya dari dalam. Ren Yuu sama sekali tidak membunuhnya karena ia telah memeriksa ingatan tentang bahwa setiap Sipir akan diketahui masih hidup atau mati.


“Arrrrgggghh!”


Sipir tersebut berteriak lebih keras dari sebelumnya saat semua kekuatannya dilucuti tetapi tetap menjaganya tetap hidup. Setelah itu, Menara Kegelapan pun langsung menyedot tubuhnya saja meninggalkan pakaian serta cincin ruangnya.


Tap!


Ruby langsung menyegel Sipir tersebut di dalam Menara Kegelapan. Bisa dipastikan bahwa Sipir akan bertahan dalam waktu beberapa Minggu setelah itu akan tewas karena terkontaminasi oleh qi Kegelapan yang ada di Menara Kegelapan.


“Kerja bagus Ruby...” ucap Ren Yuu dengan senyum hangat menatap gadis kecil yang menatapnya dengan mata besar hitam keunguan.


“He-he-he...” Ruby tentu merasa senang ketika Ren Yuu memujinya. Ia pun langsung kembali ke Dunia Batin Ren Yuu membawa Menara Kegelapan untuk bertemu dengan temannya yang saat ini sedang meneliti tubuh Jin Ming.


Wusssh!


Segel Kegelapan pun menghilang dan Ren Yuu menatap ke arah tertentu setelah mengambil pakaian dan cincin ruang.

__ADS_1


“Dewa Yama. Salah satu dari empat petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci dengan tingkat kultivasi...” Ren Yuu menghentikan kata-katanya karena tentu ia tidak tau seberapa mengerikannya kekuatan itu.


“Tier Divine God Early!”


__ADS_2