
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci, Lembah Dewa
Tatapan Ren Yuu tertuju pada tempat yang ada dihadapannya. Ia menoleh kembali ke arah belakang lalu menatap kembali ke depan.
“Sungguh tidak terduga bahwa akan ada tempat seperti ini.” ucap Ren Yuu saat menatap tempat yang sangat indah. Dihadapannya, terlihat pemandangan spektakuler yang sangat jarang terlihat.
Bahkan banyak pulau-pulau yang melayang di langit. Dari pulau-pulau itu, terlihat air terjun raksasa yang jatuh ke bawah tepat di beberapa pinggiran gunung, air terjun tersebut berakhir di sebuah danau raksasa yang ditumbuhi oleh beberapa pohon di pinggirannya yang membuatnya tampak begitu indah.
“Ini adalah Lembah Dewa! Tugasku hanya mengantar kalian semua sampai di sini! Berhati-hatilah.” ucap Zhang Fei saat ia langsung berbalik pergi dan melewati semua Sipir yang ia tuntun ke tempat tersebut.
Ren Yuu terdiam untuk beberapa saat. “Tempat ini disebut sebagai Lembah Dewa, dan tempat ini juga merupakan tempat tinggal para tahanan yang tidak ditahan.” Kerutan muncul di dahi Ren Yuu karena ia merasa bahwa semuanya akan menjadi lebih merepotkan. Namun, ia juga berpikir tentang hal tertentu tentang Lembah Dewa, dan mengapa sangat jarang Sipir masuk ke dalam untuk berburu para tahanan.
“Karena tempat ini adalah tempat para tahanan berada, maka tidak ada gunanya menggunakan pakaian ini lagi.” ucap Ren Yuu saat mengganti pakaiannya menjadi seperti semula.
“Hei, kenapa kau mengganti pakaianmu?” Tanya salah satu Sipir.
“Ini adalah tempat para tahanan.” Balas Ren Yuu dan langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah depan.
Para Sipir yang mendengar itu terdiam karena tentu mereka paham dengan apa yang dikatakan oleh Ren Yuu. Jika mereka semua menggunakan pakaian Sipir, bisa dipastikan bahwa mereka semua akan menjadi incaran semua tahanan lainnya.
Di sisi lain, Ren Yuu yang terus bergerak tentu ingin menghindari sesuatu, dan itu adalah peringatan dari Ruby bahwa tahanan yang ada di Menara Kegelapan telah tewas. Jika ia bersama dengan para Sipir itu, bisa dipastikan bahwa ia akan dibasmi dalam waktu beberapa menit kemudian. Untuk melawan puluhan kultivator Tier God Emperor Late, ia tidak memiliki kepercayaan diri sama sekali.
Di saat Ren Yuu telah pergi, para Sipir juga mulai mengganti pakaian mereka. Di saat itu juga, sebuah pesan masuk ke dalam Giok Komunikasi yang hanya dimiliki oleh para Sipir.
“Hm? Tampaknya ada pesan besar-besaran yang masuk.” Salah satu Sipir pun membuka suara lalu mengeluarkan Giok Komunikasi.
Namun, ketika melihat sebuah gambar keluar dari Giok Komunikasi itu, wajah para Sipir berubah drastis.
__ADS_1
“Dia... Dia.. bukankah dia adalah...” Para Sipir memasang wajah gelap dan jelek di saat bersamaan ketika melihat gambar seorang pemuda menghajar seorang Sipir lalu menariknya ke dalam pusaran hitam.
Walaupun hanya ada gambar itu, mereka langsung paham bahwa Sipir yang di tangkap pasti telah tewas sehingga berita tentang buronan baru keluar. Namun, yang membuat mereka sangat marah, buronan baru itu ternyata selama ini berada di sekitar mereka.
“Bajingan! Penjahat sialan, aku pasti akan membunuhmu ketika bertemu!” Teriak salah satu Sipir sekuat tenaga.
Sipir lainnya juga memasang wajah marah dan setuju dengan teriakan Sipir tersebut. Mereka semua pun berpencar ke beberapa arah dan beberapa membentuk kelompok untuk mencari Mutiara Jantung Dewa serta memburu para tahanan lainnya termasuk untuk Ren Yuu yang telah menipu mereka.
Sementara untuk Ren Yuu yang telah terbang jauh juga menerima pesan tersebut melalui Giok Komunikasi milik Sipir yang ia tahan.
“Waktu yang sangat tepat. Jika Zhang Fei masih berada di sekitarku, aku tidak akan memiliki kesempatan untuk kabur. Saat ini aku harus bergegas untuk mencari Mutiara Jantung Dewa.” Batin Ren Yuu saat terbang ke salah satu tempat yaitu pulau yang melayang di langit. Ia dapat melihat dari kejauhan sekalipun bahwa di sana ada sebuah istana yang lumayan besar.
Zhep!
Ren Yuu menghilang seketika dan muncul tepat di atas pulau raksasa tersebut. Di bawah sana, ia melihat bahwa banyak kultivator yang berlalu lalang di sana.
“Tampaknya banyak tempat di sini diduduki oleh para tahanan. Mereka hidup layaknya di dunia luar seperti bukan tahanan sama sekali.” Batin Ren Yuu.
Zhep!
Dengan perlahan, Ren Yuu pun berjalan ke arah istana yang masih lumayan jauh. Tempat ia mendarat adalah sebuah pemukiman yang tampak seperti sebuah desa kecil. Hanya ada satu bangunan besar, yaitu istana yang terletak di pusat pulau.
“Tempat yang bernama Lembah Dewa ini sangat aneh. Ada kekuatan misterius yang berada di udara. Apa itu?” Batin Ren Yuu saat terus berjalan ke arah istana tersebut. Ia menyampingkan pemikirannya saat ini tentang aura yang ada di udara dan terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap para kultivator yang masih waspada terhadapnya juga.
**
Di istana yang berada di tengah pulau yang dimasuki oleh Ren Yuu, saat ini terlihat satu sosok yang berada di atas istana sedang melipat kedua lengannya dan menatap ke arah tempat Ren Yuu.
__ADS_1
“Apakah dia yang kalian maksud?” Tanya sosok tersebut kepada tiga individu yang berada di belakangnya. Ketiganya adalah pria dengan baju ungu, hitam dan merah yang sebelumnya mengawasi pergerakan kelompok Ren Yuu yang dipimpin oleh Zhang Fei.
“Ya, dialah orangnya.” ucap pria berbaju ungu dengan wajah serius.
“Dia adalah seorang tahanan juga.” ucap sosok tersebut sambil melempar Giok Komunikasi ke arah belakang.
“Giok Komunikasi?” Tanya pria berbaju merah saat menangkap benda tersebut. Ia pun langsung membukanya lalu gambar tentang Ren Yuu yang menangkap salah satu Sipir lalu mengambil semua benda milik Sipir itupun terlihat.
“Oh? Aku tidak menyangka bahwa dia memiliki keterampilan untuk bersembunyi selama itu bahkan menggunakan para Sipir untuk masuk ke dalam Lembah Dewa.” pria berbaju merah sedikit terkejut karena hanya beberapa tahanan yang akan selamat jika melakukan itu.
“Bawa dia ke sini! Aku ingin mengetahui apa sebenarnya tujuannya datang ke Lembah Dewa. Sudah lama semenjak ada tahanan yang berhasil masuk melalui jalur Hutan Kematian!” Perintah sosok tersebut kepada pria berbaju merah.
“Baik!” Pria berbaju merah pun menghilang dari tempat tersebut untuk menemui Ren Yuu atas perintah dari atasannya.
“Bos, apakah anda yakin ingin memasukkan kultivator lainnya dalam barisan kita? Terakhir kali, seorang tahanan yang kita beri tempat di sini mencoba menguasai daerah ini untuk dirinya sendiri.” ucap pria berbaju hitam.
“Jika dia melakukan itu, habisi dia di tempat! Apa kau ragu dengan kekuatan ku?” Tanya sosok tersebut dengan wajah dingin.
Kedua bawahan itupun menggelengkan kepalanya dengan cepat karena tau bahwa bos mereka sangatlah kuat dan untuk Ren Yuu yang hanya memiliki tingkat kultivasi Tier God Emperor Mid, tidak mungkin akan menang walaupun mereka tau bahwa Ren Yuu memiliki kekuatan spiritual yang sangat kuat.
**
Sementara itu, di tempat Ren Yuu berada, ia menyadari seseorang menatapnya dari tempat yang sangat jauh.
Zhep!
Seorang pria berbaju merah pun muncul tidak jauh dari tempat Ren Yuu berada.
__ADS_1
“Hm? Akhirnya kau menunjukkan diri? Aku bertanya-tanya sampai kapan kau bersembunyi setelah menjebak kami ketika melewati tempat berbahaya itu.” ucap Ren Yuu dengan senyum kecil diwajahnya.
Pria yang menggunakan pakaian merah itupun memasang wajah gelap karena tidak menyangka bahwa dirinya telah dilacak oleh Ren Yuu. Saat ini, ia bertanya-tanya apakah Ren Yuu memiliki kemampuan melacak yang lebih hebat dari mereka yang telah terbiasa dengan Medan sebelumnya.