
Jalan Asura
Di suatu tempat tertentu di Jalan Asura, saat ini terlihat seorang pemuda tampan berambut putih yang sedang bermeditasi di atas sebuah tebing yang lumayan tinggi. Aura berwana hitam seperti sebuah uap pun tampak menyelimutinya dari waktu ke waktu.
Pemuda itu tidak lain adalah Ren Yuu yang saat ini tengah bermeditasi. Beberapa saat kemudian aura yang menyelimutinya pun lenyap sepenuhnya.
“Ayah..” Suara merdu seorang wanita pun terdengar di telinga Ren Yuu.
Ren Yuu pun membuka matanya dan menatap ke arah samping dan menemukan wanita cantik berambut pirang yang tidak lain adalah putrinya, Ren Xie'er.
“Ada apa Xie'er?” Tanya Ren Yuu dengan senyum kecil diwajahnya.
“Sudah waktunya ayah. Ayah telah bermeditasi di tempat ini selama dua tahun lebih. Nenek Hao Yue memintaku untuk menjemput ayah.” Ren Xie'er pun menjawab dengan senyum diwajahnya.
“Oh? Baiklah.” Ren Yuu perlahan beridri lalu melanjutkan, “Lalu, bagaimana dengan manual yang telah ayah berikan tempo dulu? Apakah kau telah mengolahnya ke puncaknya?” Tanyanya.
Wajah Ren Xie'er sedikit cemberut dan itu terlihat sangat imut. “Manual itu sangat sulit diolah. Aku hanya menyelesaikan 80% saja. Sisanya mungkin akan tercapai ketika aku mencapai tingkat kultivasi Tier True God 9th Heavenly Layer.”
Ren Yuu terkekeh mendengarnya karena memang benar bahwa manual yang ia ciptakan dengan susah payah selama hampir dua tahun memang manual yang sangat hebat.
Kehebatan manual itu tidak akan kalah dengan manual tiga manual Legendaris sekalipun. Namun, hanya seseorang dengan garis darah Kirin lah atau yang telah berevolusi lah yang mampu mengolahnya. Jika tidak, siapapun yang mengolah manual yang ia ciptakan akan binasa dalam sekejap jika tidak memiliki garis darah tersebut.
“Aku tidak menyangka bahwa putri kecilku akan mencapai Tier True God 7th Heavenly Layer di usia semuda ini.” Ren Yuu pun menghampiri Ren Xie'er lalu mencubit pipinya dengan lembut.
“Hentikan ayah! Aku bukan anak kecil!” Ren Xie'er berkata dengan wajah cemberut dan nada yang tidak puas.
“Oh? Benarkah? Sangat disayangkan. Sepertinya ayah akan berkeliling sebentar dengan Yui.” Ren Yuu menghela nafas panjang seolah-olah menyesal tentang sesuatu.
Telinga Ren Xie'er bergerak sedikit ketika mendengar apa yang dikatakan oleh ayahnya. Ia pun menghilang dan muncul di punggung ayahnya sambil berkata, “He-he-he.. tempat seperti apa yang akan kita datangi ayah? Apakah itu tempat yang menyenangkan?” Tanyanya antusias.
Ren Yuu terkekeh kecil melihat sikap putrinya itu. “Nanti kau akan mengetahuinya.” ucapnya dan langsung menghilang dalam sekejap membawa Ren Xie'er yang ia gendong di punggungnya.
__ADS_1
**
Kota Asyura
Saat ini terlihat sekelompok orang yang sedang berkumpul di sebuah tempat latihan tertentu di kediaman keluarga Ren.
Banyak dari mereka yang telah dikenal oleh Ren Yuu. Sebagian besar pun, mereka adalah keluarganya.
“Di mana Yuu'er?” Tanya Feng Xuer heran karena waktu yang telah di tunggu-tunggu telah tiba.
“Aku menyuruh Xie'er untuk menjemputnya di tempat dia bermeditasi selama dua tahun ini.” Balas Hao Yue.
“Cih! Terlambat seperti biasa! Apakah kepalanya terbentur sesuatu sehingga tidak tau bahwa Makam Para Dewa akan segera dibuka? Biarkan Ayahmu Kun-Peng memukulnya agar kepalanya dan otaknya kembali seperti semula!” Kun-Peng mendengus kesal.
“Hentikan ikan terbang! Jangan menghina Ren Yuu!” Han Zhiya pun mendengus ke arah Kun-Peng. Ia tentu tidak akan membiarkan Kun-Peng menghina Ren Yuu karena saat ini ia telah memiliki status yang sama dengan banyak wanita di sana, yaitu seorang istri. Dalam waktu seratus tahun lebih, banyak hal yang terjadi dan akhirnya kejadian tertentu terjadi yang membuat Han Zhiya memasuki Harem Ren Yuu.
Xia Qingyue di sisi lain yang belum memiliki hubungan apa-apa dengan Ren Yuu hanya diam. Walaupun tidak memiliki hubungan seperti Han Zhiya, tetap saja ia telah sangat akrab dengan Ren Yuu dan sering melakukan latih tanding bersama.
“Hei ikan terbang! Sekali lagi kau menghina Guru, kepalamu akan terlepas dari lehermu dengan pedang ini!” Teriak Yu Ling Er saat mengeluarkan pedang besarnya.
Bahkan Xue Ling Long pun saat ini mengeluarkan tombaknya karena ingin menghajar Kun-Peng.
Kun-Peng hanya mendengus kesal karena memang benar bahwa wanita bar-bar dan wanita imut itu akan bisa mengalahkannya jika mereka berdua bekerja sama meskipun itu membutuhkan waktu yang sangat lama jika bertarung dengan kekuatan penuh.
Saat ini Yu Ling Er dan Ren Yui telah mencapai Tier True God 8th Heavenly Layer sementara Xue Ling Long Tier True God 7th Heavenly Layer.
“Wu Qiu.. apakah kau tidak ingin ikut? Kau telah mencapai Tier True God 7th Heavenly Layer juga.” Feng Xuer menatap ke arah kakak angkat Ren Yuu yang merupakan Atlantis Race.
“Tidak ibu. Aku akan menunggu di sini bersama Mei.” Balas Wu Qiu sambil menatap ke arah Mei murid ketiga Ren Yuu.
Mei mengangguk kecil karena Kultivasinya saat ini hanya Tier True God 6th Heavenly Layer dan ia tidak akan diijinkan oleh Gurunya untuk ikut.
__ADS_1
“Lalu kalian..?” Tanya Feng Xuer ke arah beberapa sosok. Mereka semua adalah kenalan lama Ren Yuu.
Ji Yan, Ji Xian, Bei Xu, Lan Yehuang. Mereka adalah generasi emas dari Realms Of The Chaos bersama dengan Xiao Bai yang telah menghilang.
“Tentu kami akan pergi ke sana.” ucap Ji Yan dengan senyum kecil. Ia telah mencapai Tier True God 8th Heavenly Layer juga dan sudah menyamai kekuatan Gurunya, Pan Gu. Bahkan Ji Xian, Bei Xu dan Lan Yehuang juga telah mencapai tingkat kultivasi yang sama.
“Hao Yue, waktunya telah tiba.” Sosok pria paruh baya pun muncul, ia tidak lain adalah Pan Gu. Ia datang bersama dengan seseorang yang pernah ditemui oleh Ren Yuu juga, yaitu Dewi Serigala Surgawi, Zhu Zhuqing, murid dari Zhu Zhuyan tangan kanan Asura. Tidak hanya itu, sosok wanita lainnya juga ikut bersama mereka. Dia adalah Bing Shuyan, murid Chen Fan.
“Apa kalian tidak menemukan keberadaan Chen Fan?” Tanya Hao Yue.
“Tidak. Chen Fan telah menghilang. Jika apa yang dikatakan oleh muridmu benar, maka dia pasti melakukan sesuatu yang berbahaya lagi.” Balas Pan Gu.
Bing Shuyan di sisi lain hanya mengepalkan tangannya dengan kuat ketika mengingat Gurunya. Tetapi ia tau bahwa Gurunya memang selalu melakukan hal yang tampak mustahil. Ia pun saat akan ikut ke Makam Para Dewa karena ia merasa bahwa ia bisa bertemu Gurunya Chen Fan di sana. Ia telah mencapai Tier True God 8th Heavenly Layer juga sama seperti Pan Gu dan Zhu Zhuqing.
Hao Yue hanya menghela nafas dan menatap ke arah dua pemuda lainnya. Keduanya adalah Ren Zi dan Ren Xiu. Keduanya saat ini pun telah mencapai Tier True God 8th Heavenly Layer sama seperti dirinya.
“Di sana kita semua pasti akan bisa menembus Tier True God 9th Heavenly Layer.” ucap Hao Yue karena hampir semua yang ada di sana telah mencapai Tier True God 8th Heavenly Layer tetapi tidak bisa menembus Tier True God 9th Heavenly Layer.
Ketika mereka ingin bertanya kepada Asura, Asura sudah pergi bersama dengan bawahannya lebih dulu bersama dengan Mythical Ancient Dragon God dan bawahannya.
“Ya.” Semua yang mendengarnya mengangguk setuju dengan kata-kata Hao Yue.
Tidak lama kemudian, suara seseorang pun terdengar. Satu pemuda yang saat ini sedang menggendong seroang wanita pun muncul. “Tampaknya kalian semua telah berkumpul.”
Pemuda tersebut tidak lain adalah Ren Yuu yang sedang menggendong Ren Xie'er.
“Jika seperti itu, sudah waktunya untuk pergi ke..”
“Makam Para Dewa!”
Arc 11 End
__ADS_1