
Realms Of The Chaos
Bom! Bom! Bom!
Pertarungan yang sangat panjang terjadi antara Ren Yuu dan Nan Bei Yun. Kini bentrokan keduanya telah mencapai waktu sekitar hampir seminggu yang membuat semua tempat di Realms Of The Chaos hancur berantakan.
Di tempat tertentu, di menara sembilan lantai, Han Zhiya yang menatap pertarungan tersebut pun terkejut dari waktu ke waktu karena efek pertarungan yang dihasilkan oleh Ren Yuu melawan Nan Bei Yun memiliki efek yang sangatlah mengerikan.
Mungkin pertarungan seperti itu hanya bisa dilakukan oleh dua kekuatan yang sudah sangat dekat dengan Tier True God 9th Heavenly Layer.
“Tidak lama lagi pertarungan akan usai. Menurutmu, siapa yang menang Ruby?” Tanya Han Zhiya menatap gadis mungil yang tampak murung di sebelahnya. Ia sampai saat ini tidak tau apa sebenarnya tujuan Ruby, tetapi ia tidak bisa menahan bahwa Ruby memang sosok aneh yang sangat bisa diajak mengobrol.
“Tidak tau.. keduanya seimbang dalam segala hal. Meskipun Nan Bei Yun menggunakan kekuatan lainnya, tetapi tetap saja berakhir dengan menggunakan Profound Emperor Darkness karena itulah kekuatannya yang terkuat. Dan untuk Ren Yuu, hal yang sama juga terjadi. Lihatlah, hampir semua dunia di Realms Of The Chaos telah binasa karena bentrokan keduanya. Hanya tersisa tiga dunia saja, yaitu tiga Inti Realms Of The Chaos.” Balas Ruby. Tatapannya pun kini tertuju pada menara sembilan lantai juga yang tampak telah kehilangan energinya karena cahaya di sembilan lantai hampir saja lenyap tanda bahwa Nan Bei Yun telah kehabisan stok kekuatan.
Sementara itu, di Realms Of The Chaos pun energi dan hukum hampir saja habis karena dilahap oleh Ren Yuu terus-menerus dari waktu ke waktu tanpa henti yang membuat semesta itu hampir saja mati.
“Ya, kau benar. Untuk memulihkan kembali Realms Of The Chaos seperti sedia kala, dibutuhkan waktu jutaan tahun lamanya jika hanya menggunakan tiga inti itu saja.” Han Zhiya mengangguk setuju dengan kata-kata Ruby dan menambahkannya juga.
Keduanya pun menatap ke arah tertentu yaitu tempat bentrokan terus terjadi antara Ren Yuu dan Nan Bei Yun. Ledakan beruntun terus terjadi karena keduanya tidak menyerah sama sekali dan terus bertarung seperti tidak ada hari esok sama sekali.
**
Jalan Asura
Saat ini terlihat Asura dan Mythical Ancient Dragon God yang menatap ke arah sebuah kolam aneh, di dalam gambar itu terdapat gambar Ren Yuu dan Nan Bei Yun yang bentrok dalam waktu yang sangat lama.
“Kekuatan level pertarungan ini sangatlah mengerikan sampai-sampai menghancurkan salah satu Realms. Walaupun keduanya belum mencapai Tier True God 7th Heavenly Layer, daya serang mereka telah setara dengan para makhluk Tier True God 8th Heavenly Layer puncak. Dengan kekuatan itu, mereka berdua sudah dapat memasuki Makam Para Dewa.” ucap Asura yang terus menonton.
__ADS_1
“Ya. Kau harus mengerti, kita tidak bisa mencampuri urusan keduanya karena itu memiliki dampak negatif juga. Jika kita menghentikan mereka, mungkin ketika memasuki Makam Para Dewa, mereka berdua akan bentrok di sana juga yang membuat semuanya menjadi lebih sulit.” Balas Mythical Ancient Dragon God.
Asura mengangguk kecil dan menambahkan, “Tetapi aku tidak menyangka bahwa Kekuatan Kegelapan keduanya mencapai level seperti ini. Mereka berdua benar-benar sesuatu yang lain. Salah satu dari keduanya mampu untuk membereskan Jin Xan di masa depan.”
Mendengar apa yang dikatakan oleh Asura, Mythical Ancient Dragon God mengangguk setuju. Ia juga menganggap Ren Yuu dan Nan Bei Yun lebih berbahaya daripada Absolute Dragon God yang bahkan membuat semua makhluk ketakutan. Sebagai salah satu Raja Naga, baru kali ini merasakan ancaman besar hanya dari dua sosok yang masih memiliki tingkat kultivasi Tier True God 6th Heavenly Layer.
Keduanya terus menonton pertarungan yang sangat terlihat sudah mendekati *******.
**
Realms Of The Abyss
Di tempat tertentu, Jin Xan yang terus bermeditasi pun tentu menyaksikan pertarungan dahsyat antara Ren Yuu dan Nan Bei Yun walaupun posisinya saat ini berada di Realms Of The Abyss.
Jin Xan perlahan membuka matanya dan matanya terlihat seperti dapat menembus segalanya. “Ren Yuu.. Nan Bei Yun..”
“Kau adalah seseorang yang sangat aku waspadai sedari dulu. Tidak disangka bahwa kau memiliki cara untuk bangkit sepenuhnya. Dengan kekuatanmu itu, aku tau bahwa kau akan bisa lari dariku. Tetapi, aku sadar bahwa tujuanmu juga adalah memasuki Makam Para Dewa. Di tempat itu kau tidak akan bisa kabur. Dan hal yang sama juga berlaku untukmu, Ren Yuu..”
**
Realms Of The God's
Saat ini, terlihat di tempat tertentu seseorang yang sedang menatap ke arah kejauhan. Dia tidak lain adalah Nan Bei Chao, pemimpin tertinggi saat ini dari God Race.
Nan Bei Chao menatap ke arah Realms Of The Chaos juga karena ia tentu dapat merasakan pertarungan itu dan tau apa saja yang terjadi walaupun tidak melihatnya secara langsung.
“Nan Bei Yun.. Aku tidak menyangka bahwa kau akan bangkit sekali lagi tanpa buku kehidupan yang dimiliki oleh God Race dan Abyssal Race. Tidak masalah sama sekali. Kita akan bertemu di Makam Para Dewa. Tempat itu adalah asal mula segalanya, baikan sebelum Nine Realms tercipta. Di sanalah semua rahasia semesta ini di kubur dalam-dalam. Raja Naga, Dewa Cahaya, Dewa Kegelapan, Dewa Kematian, Dewa Kehidupan, Dewa Kekacauan, Dewa Yin-Yang dan bahkan Dewa Pencipta, semuanya akan terlihat di sana! Hanya tempat itu yang bahkan tidak bisa dicapai oleh para puncak Tier True God.”
__ADS_1
“Dan di zaman ini, semuanya telah diprediksi oleh semua para Dewa Zaman Kuno bahwa Era baru akan tercipta di tempat itu. Semua Dewa kuat yang telah bersembunyi di sekitar Makam Para Dewa menunggu untuk memasuki tempat itu agar mencapai level yang di idam-idamkan oleh semua makhluk yang hanya pernah dicapai olehmu dan Absolute Dragon God, yaitu..”
“Beyond True God!”
**
Realms Of The Chaos
Duar!
Ledakan besar terjadi yang membuat dua individu yang merupakan Ren Yuu dan Nan Bei Yun terpental ke dua arah yang berbeda.
Keduanya menyetabilkan tubuhnya. Terlihat keduanya saat ini dalam kondisi menyedihkan dengan luka di sekujur tubuh mereka. Nafas keduanya juga tampak memburu karena kelelahan yang berlebihan.
“Kau sangat kuat bisa bertahan sampai di sini. Jika itu di masa lalu, aku akan sangat menghargai kekuatanmu itu. Tetapi zaman telah berubah, Ren Yuu..” ucap Nan Bei Yun sambil terengah-engah.
Ren Yuu sama sekali tidak menjawab. Tubuhnya saat ini gemetaran. Juga, semua luka yang di deritanya sangatlah parah. Mungkin butuh waktu yang sangat lama untuk memulihkan luka seperti itu.
Karena Ren Yuu tidak menjawab, Nan Bei Yun membuat kuda-kuda sambil berkata, “Ini adalah yang terakhir! Kita akan melihat tekad siapa yang akan lebih kuat!”
Ren Yuu tiba-tiba tersenyum kecil. Tekad? Tidak, ini bukan tentang tekad, tetapi tujuan utama untuk memenangkan pertarungan.
“Jika hanya itu yang ingin kau katakan, maka kau akan kalah di sini sekarang juga. Walaupun Dewa Kegelapan adalah sosok kuat yang melakukan segala hal seperti yang kau lakukan, bagiku itu hanyalah sesuatu yang tidak akan menghasilkan apa-apa. Caramu di masa lalu memang sangat naif, tetapi aku tidak menentangnya sama sekali. Kau hanya perlu merubah sedikit dan kau pasti akan mencapai tujuanmu sepeti yang aku lakukan saat ini.” Balas Ren Yuu dan membuat kuda-kuda juga untuk melancarkan serangan terakhirnya.
Nan Bei Yun diam mendengar kata-kata Ren Yuu karena ia merasa jalan yang ia pilih adalah yang benar saat ini.
Wusssh!
__ADS_1
Kedua energi dan hukum Kegelapan pun saling menekan ketika keduanya mengerahkan semua kekuatan terakhir di pedang masing-masing untuk menghabisi lawan.
Dan puncak pertarungan antara Ren Yuu dan Nan Bei Yun akan segera selesai, dan pemenangnya adalah seseorang yang akan merubah zaman dan membuat Era baru.