
Ancaman Ren Yuu tentu didengar oleh semua Naga Perak yang ada di sana. Mereka juga ketakutan bahwa seseorang berani mengancam mantan pemimpin Naga Perak secara terang-terangan. Dan semua dari mereka seperti percaya bahwa ancaman Ren Yuu akan menjadi kenyataan.
Inilah status unik unik Tiga Raja Naga karena bisa mengklaim hidup Beast Race lainnya sesuka hati. Hal ini juga yang menyebabkan sangat banyak Beast Race sangat membenci Tiga Raja Naga.
Xiao Qin yang masih merasakan sakit luar biasa pun semakin ketakutan karena ada dua makhluk mengerikan yang mencoba mengincar nyawanya. Ia saat ini sangat menyesal karena telah mencoba untuk membunuh Xiao Xiao.
“Jangan kira kau bisa melakukannya jika aku masih hidup!” Balas Xiao Fang dingin.
“Benarkah? Jika aku ingin membunuhnya? Apa kau pikir bisa menghalangiku?” Tanya Feng Xuer sambil terus mencoba menenangkan Xiao Xiao yang masih terus menangis.
Wajah Xiao Fang menjadi pucat saat ini. Ia tidak tau harus berbuat apa, walaupun mungkin ia bisa menghalangi Ren Yuu, ia tentu sadar bahwa ia tidak akan bisa menghalangi Feng Xuer jika ingin membunuh Xiao Qin.
“Ratu Jiwa, apa kau ingin berperang melawan para Beast Race? Kau tau bahwa anak ini adalah spesies Silver Dragon God yang hampir punah sama seperti Xiao Xiao. Bahkan Xiao Lin, pemimpin Naga Perak saat ini dan Dewa Binatang Buas sangat menghargainya!” ucap Xiao Fang tidak menyerah.
“Apa kau pikir aku takut menghadapi Dewa Binatang Buas yang bahkan tidak bisa mengalahkan Kun-Peng? Biarkan Dewa Binatang Buas itu datang, dan lihat apakah dia mampu untuk menghalangiku!” Lanjut Feng Xuer dingin.
Mendengar apa yang Feng Xuer katakan, Xiao Fang semakin sadar bahwa level kekuatan Feng Xuer menggunakan energi spiritual sudah mampu melawan hampir semua Tier True God 8th Heavenly Layer.
Memang benar bahwa Feng Xuer mampu walaupun ia tidak mungkin menang melawan Dewa Binatang Buas, tetapi, di satu sisi, Dewa Binatang Buas juga tidak akan bisa membunuh Feng Xuer.
“Ayo kita coba, perlihatkan jika kau mampu, Ratu Jiwa!” Suara kuno terdengar di tempat itu yang membuat Feng Xuer dan Ren Yuu berkerut.
Dari angkasa, terlihat dua sosok yang perlahan turun ke bawah, keduanya tidak lain adalah Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin.
“Pertarungan mereka sudah selesai?” Batin Ren Yuu dan menatap ke arah langit.
Para Beast Race langsung berlutut ketika melihat Dewa Binatang Buas datang ke arah mereka.
Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin pun perlahan mengecil dan mengambil bentuk manusia.
__ADS_1
Dewa Binatang Buas terlihat seperti pria mendekati usia parah baya dengan pakaian serba hitam serta rambut hitam panjang. Matanya terlihat seperti pupil naga terus-menerus. Ia menatap Feng Xuer dengan tatapan dingin saat ini.
Sementara itu, Xiao Lin adalah seorang pria mendekati usia paruh baya dengan rambut perak panjang dengan pakaian serba putih dari atas ke bawah.
“Apa kau ingin mencobanya?” Tanya Feng Xuer saat tekanan energi spiritual semakin kuat dari waktu ke waktu.
Merasakan tekanan itu, Dewa Binatang Buas sangat sadar bahwa ia tidak akan bisa membunuh Feng Xuer walaupun Feng Xuer tidak akan bisa menang melawannya, tetapi, ia tau dengan pasti jika pertarungan panjang terjadi, Feng Xuer pasti memiliki kemungkinan besar bisa membunuh Xiao Qin di sela-sela pertarungan.
Tatapan Xiao Lin tidak beralih dari Xiao Xiao yang memeluk Feng Xuer dengan erat. Ia tidak mengerti apa yang harus dilakukan saat ini karena ia pun tidak pernah melihat muridnya itu seperti itu. Ia langsung sadar bahwa Feng Xuer adalah sosok yang sangat penting bagi Xiao Xiao.
“Bubar!” Perintah Dewa Binatang Buas dan semua Naga Perak di tempat itupun langsung pergi buru-buru menyisakan Feng Xuer yang sedang memeluk Xiao Xiao, Xiao Lin, Xiao Fang, Xiao Qin dan Ren Yuu.
“Dan kau..” Dewa Binatang Buas melihat ke arah Ren Yuu dengan wajah muram.
“Apa tujuanmu datang ke Realms Of The Beast, penerus Kirin?” Tanya Dewa Binatang Buas dingin.
Wajah Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin semakin gelap karena tentu tau bagaimana tempramen tiga Raja Naga jika seorang Beast Race mencoba menanyainya.
“Ha-ha-ha! Kerja bagus, Ren Yuu. Ayahmu Kun-Peng di sini akan mendukung mu. Ayo kita kuasai Realms Of The Beast!”
Suara yang membuat siapa saja marah terdengar di tempat itu.
“Kun-Peng sialan!” Dewa Binatang Buas sangat marah mendengarnya. Ia tentu sadar bahwa tidak ada gunanya untuk berurusan dengan Kun-Peng. Sebab, jika Kun-Peng ingin bermain, maka ia bisa menjadi gila karena Kun-Peng pasti memainkan permainan tikus dan kucing.
Xiao Fang sekarang mengerti mengapa tampaknya Ren Yuu dan Feng Xuer sama sekali tidak takut dengan gabungan mereka bertiga karena kehadiran Kun-Peng.
“Minggir, serahkan dia!” ucap Ren Yuu dingin.
“Kenapa kau begitu keras kepala ingin membunuhnya?” Tanya Xiao Lin karena tau jika Ren Yuu bergerak, tampaknya Kun-Peng dan Feng Xuer juga akan bergerak.
__ADS_1
“Apa kau akan berdiam diri ketika keluargamu hendak dibunuh dari belakang?” Tanya Ren Yuu dan matanya berubah menjadi pupil naga. Aura Kegelapan merembes dari tubuh Ren Yuu karena para Beast Race mencoba menghalanginya terus-menerus.
Wajah Xiao Lin gelap dan ia melirik ke arah Xiao Xiao yang masih menangis. Ia tentu langsung mengerti apa yang terjadi hanya dengan menganalisis.
Xiao Lin melihat ke arah muridnya yang lainnya dengan tatapan tidak puas karena tentu mengerti bahwa Xiao Qin selalu saja ingin menyingkirkan Xiao Xiao hanya karena sebuah warisan.
“Kun-Peng! Ambil lengan kanannya!” perintah Ren Yuu.
Wajah Kun-Peng gelap mendengar kata-kata Ren Yuu karena ia sangat benci diperintah. Tetapi, ketika mengingat kembali sumpah darah, ia hanya menurut kali ini karena tampaknya Ren Yuu sedang marah.
Kata-kata Ren Yuu membuat Dewa Binatang Buas, Xiao Lin dan Xiao Fang terkejut. Ketiganya ingin melindungi Xiao Qin tetapi Kun-Peng lebih dulu muncul dan menarik lengan kanan Xiao Qin.
Krak!
“Arrrrggghhh!”
Teriakan putus asa Xiao Qin terdengar sangat keras karena Kun-Peng mematahkan lengannya secara paksa.
“Sialan!” Dewa Binatang Buas tidak terima anggotanya diperlakukan seperti itupun langsung meraung marah dan mengeluarkan semua auranya.
Zhep!
Kun-Peng menghilang kembali dan menjauh bersama Ren Yuu sementara Feng Xuer mundur juga membawa Xiao Xiao bersamanya.
Inilah harga diri seorang yang dijuluki sebagai Dewa Binatang Buas. Walaupun itu tidak seperti Tiga Raja Naga, tetap saja harga dirinya sangat tinggi.
“Apa kau ingin berperang dengan kami, Kirin?” Tanya Dewa Binatang Buas dingin.
“Kapanpun!” Balas Ren Yuu saat masuk ke mode setengah Naga dan mengeluarkan Dragon Slayer Lance yang membuat tiga naga itu kaku sekali lagi karena ingat tentang sejarah Dragon Slayer Lance.
__ADS_1