
Domain Pembantaian
Teriakan putus asa terdengar dalam waktu yang sangat lama. Teriakan yang berasal dari Zou Yang dan Zou Jian terlihat sangat memilukan.
“Tolong bunuh aku..” Zou Jian yang saat ini terkapar di atas permukaan tanah pun memohon agar dibunuh. Baru kali ini ia merasakan sesuatu yang membuatnya lebih putus asa dan lebih memilih untuk dibunuh.
Sementara Zou Yang tidak lagi sadarkan diri karena tidak mampu menahan siksaan dari Ren Yuu yang bisa dikatakan sangat kejam dan tidak berperasaan.
Saat ini, kondisi keduanya tidak lagi bisa dijelaskan dengan kata-kata karena Ren Yuu menggunakan segala jenis siksaan yang ia ketahui bahkan sampai siksaan jiwa.
Ren Yuu menatap keduanya dengan datar. Ia sudah merasa sangat puas menyiksa Zou Yang dan Zou Jian. “Kalian ingin mati? Baiklah, aku akan mengabulkannya. Tetapi sebelum itu, aku akan mengambil informasi dari otakmu!”
Tap!
Ren Yuu mencengkram erat kepala Zou Jian dan langsung menyerap semua ingatannya. Ia juga menemukan segel yang kuat tetapi ia langsung menghancurkannya dalam sekejap.
Setelah selesai mengambil semua ingatan Zou Jian, Ren Yuu pun mengeluarkan Bloody Mist Sword.
“Iblis Tua.. lakukan dengan cepat! Setelah ini kita akan memburu seseorang yang mengaku sebagai Dewa Pembantaian.” Perintah Ren Yuu saat memanggil Iblis Darah.
“Oh? Sungguh sumber daya yang besar. Dan kau bilang seseorang yang disebut sebagai Dewa Pembantaian? Gelar itu sudah lama menghilang dari sejarah. Tidak mungkin ada lagi individu seperti itu yang akan muncul. Asal kau tau, Dewa Pembantaian adalah sosok yang memiliki kekuatan seperti Asura. Dan seseorang yang menyebut dirinya sebagai Dewa Pembantaian jika tidak mampu menyaingi Asura hanyalah seorang pecundang!” Balas Iblis Darah dan langsung mengendalikan Bloody Mist Sword untuk melahap semua esensi darah di tempat tersebut karena Ren Yuu membunuh sangat banyak makhluk kuat.
Mendengar apa yang dikatakan Iblis Darah, tentu ia akan setuju. Untuk gelar yang mendominasi seperti itu, tidak mungkin pemilik gelar akan lemah. Ia telah menyerap ingatan Zou Jian dan tentu tau sebesar apa tingkat kekuatannya.
Tatapan Ren Yuu kini tertuju ke arah tempat pilar cahaya merah kehitaman sebelumnya. Di permukaan tanah, terlihat lubang yang masih mengeluarkan kekuatan Pembantaian dari waktu ke waktu. Ia pun langsung menghilang dan muncul di samping lubang tersebut.
__ADS_1
“Inilah sumber dari Kekuatan Pembantaian itu. Sesuai dugaan, pasti Dewa Pembantaian zaman kuno ditempatkan di sini!” Batin Ren Yuu dan ia menghilang kembali menuju ke arah lubang.
Zhep!
Ketika bergerak ke dalam, banyak segel khusus yang di pasang dan Ren Yuu menghancurkan semua segel tersebut. Tidak lama kemudian, ia pun tiba di dasar lubang yang dibuat dengan senagaja.
“Ternyata benar.” Gumam Ren Yuu saat melihat sebuah altar dengan sebuah tubuh yang diletakkan di atasnya.
Tubuh makhluk tersebut menyerupai Demon Race zaman kuno yang Ren Yuu ketahui. Tidak akan salah bila ras seperti yang akan mendapatkan gelar Dewa Pembantaian.
Di atas tubuh mayat tersebut, terlihat api berwana merah yang merupakan sumber dari Kekuatan Pembantaian yang merembes keluar. Ada segel juga di tempatnya di tubuh mayat tersebut sehingga semua kekuatan di tubuhnya keluar membentuk sebuah api merah liar yang mengeluarkan gaya penindasan sangat kuat.
Deg!
Ren Yuu pun menghilang dan muncul di samping mayat tersebut. Ketika ia mendekat, ia merasakan gaya tolak yang berasal dari segel yang di pasang oleh seseorang di sekitar mayat Dewa Pembantaian.
Ren Yuu langsung melahap semua segel tersebut dan membuangnya ke tempat yang sangat jauh.
Bussssh!
Api merah kehitaman tersebut pun seperti hendak meledak karena segel yang menekannya sudah dihancurkan oleh Ren Yuu.
“Oh?” Alis Ren Yuu pun naik sedikit. Ia langsung mengarahkan tangannya ke arah api tersebut dan menyelimutinya dengan energi dan hukum Kegelapan bercampurnya dengan Kekuatan Kehancuran.
“Segel..” Gumam Ren Yuu dan api merah kehitaman tersebut pun langsung di telan oleh lubang kegelapan yang dibuat oleh Ren Yuu.
__ADS_1
Ketika api merah kehitaman tersebut menghilang karena Ren Yuu menyimpannya di dalam lubang kegelapan, kerutan sedikit muncul di dahinya. “Kekuatan Pembantaian memang sangat kuat! Aku tidak mengira bahwa kekuatan ini akan sangat dekat dengan Kekuatan Kehancuran yang aku miliki.”
Ren Yuu paham bahwa ia tidak mungkin bisa menyegel sumber kekuatan Pembantaian dalam waktu yang lama. Tetapi, ia bisa melakukannya dalam beberapa tahun sebelum itu meledak sepenuhnya karena tidak dicerna.
Segel yang Ren Yuu miliki masih jauh lebih lemah dari segel yang di tanam oleh seseorang untuk menekan kekuatan walaupun ia bisa menghancurkannya sebelumnya.
“Karena Ling Er telah mendapatkan gelar Dewi Pembantaian, aku akan memberikan sumber kekuatan Pembantaian kepadanya ketika kami bertemu. Aku tidak tertarik dengan kekuatan ini karena tidak cocok untuk tubuhku. Kekuatan Kehancuran sangat mendominasi dan tidak mau berdampingan jika itu tidak selevel dengannya walaupun mungkin Kekuatan Pembantaian hanya sedikit di bawahnya. Sama halnya bagia Kekuatan Kegelapan jenis baru yang aku miliki!” Batin Ren Yuu. Ia tersenyum kecil karena membayangkan bahwa muridnya itu pasti akan senang ketika ia memberikan Sumber Kekuatan Pembantaian sesungguhnya kepadanya.
Ren Yuu menatap ke arah mayat Dewa Pembantaian. Tidak ada lagi yang istimewa karena Ren Yuu telah melucuti semua Kekuatan Pembantaian yang berasal dari tubuh yang masih terlihat awet tersebut.
Karena Dewa Pembantaian tersebut akan menjadi pendahulu muridnya, ia pun menaruhnya ke dalam Dimensional Life miliknya. Ia membuat tempat khusus di dalam tanah karena suatu hari nanti ia akan membuat monumen untuknya juga sebagai salah satu Dewa Terkuat di zaman kuno.
Setelah selesai, Ren Yuu pun menghilang kembali dari tempat tersebut karena ia harus menemui satu sosok khusus yang akan menjadi targetnya berikutnya. Yaitu, Zou En yang menganggap dirinya sebagai Dewa Pembantaian padahal tidak memiliki sumber asli dari Kekuatan Pembantaian.
**
Kuil Asura
Asura yang selalu mencoba mempertahankan kehidupannya pun membuka matanya dan menatap ke arah tertentu.
“Seseorang berhasil memecahkan segel Kekuatan Pembantaian! Apakah Dewa Pembantaian asli yang baru akan terlahir kembali dengan ini? Jika ya, maka itu adalah kabar baik karena Dewa Pembantaian termasuk dalam jajaran atas para penguasa para Dewa.” Asura bergumam dengan nada sedikit lelah. Tetapi senyum di wajahnya tidak pudar sama sekali karena jika ada Dewa Sejati baru yang terlahir, maka kesempatan untuk menjatuhkan Jin Xan akan lebih tinggi.
Walaupun Jin Xan kuat, itu belum mencapai kekuatan sebenarnya dari Absolute Dragon God yang pernah mengamuk di zaman kuno.
“Berikutnya aku berharap bahwa beberapa warisan lagi akan diambil oleh penghuni Jalan Asura! Dan yang terakhir, aku harus mengambil keputusan apakah aku harus memberikan warisan Absolute Dragon God kepada Ren Yui dengan cuma-cuma!” Batin Asura. Ia sampai saat ini masih ragu untuk melakukannya karena warisan itu begitu kuat sampai-sampai sulit untuk dikendalikan.
__ADS_1
Jika Ren Yui menerima warisan dan tidak mampu menampung emosi dari pendahulunya, maka malapetaka akan terjadi sekali lagi seperti di masa lalu.