God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Melawan Dewa Pencipta


__ADS_3

Realms Of The God's


Kata-kata Ren Yuu membuat Dewa Pencipta tersenyum tipis.


“Nak, apa kau sudah lupa siapa aku? Kata-katamu sungguh sangat arogan. Kau ingin mengalahkanku ketika tingkat kultivasimu bahkan belum melampaui Tier True God?” Dewa Pencipta menggelengkan kepalanya karena tidak mengerti mengapa kebijaksanaan Dewa Kegelapan sangat rendah.


Ren Yuu tidak menjawab sama sekali. Ia mengendalikan Menara Kegelapan dan langsung menggunakan Armor Dark Knight.


“Menara Kegelapan? Sungguh nostalgia. Aku tau bahwa kalian berdua tidak akan pernah berubah pikiran setelah mengambil keputusan untuk melawanku dahulu. Dan kali ini, aku akan menunjukkan bahwa ketika kekuatan kalian belum mencapai levelku, maka tidak ada kesempatan untuk kalian berdua menang!” ucap Dewa Pencipta saat melesat ke arah Ren Yuu dengan kecepatan penuhnya. Ia merasa bahwa tidak ada gunanya lagi mencoba membujuk keduanya.


Ren Yuu dengan bantuan instingnya yang merupakan hukum Takdir melihat pergerakan dari Dewa Pencipta. Ia hampir tidak dapat mengikuti pergerakannya.


Ruby di sisi lain langsung bereaksi dan mengunakan lantai ketujuh dan kedelapan Menara Kegelapan sebagai perisai.


Dewa Pencipta yang muncul di depan Ren Yuu langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga karena ia tentu tidak memiliki perasaan apa-apa lagi terhadap Dewa Kegelapan yang merupakan putranya.


Bam!


Pukulan tersebut mendarat tepat di lantai ketujuh dan kedelapan Menara Kegelapan yang membentuk sebuah perisai untuk melindungi Ren Yuu.


“Ruby..” Gumam Dewa Pencipta. Ia tentu tidak akan melupakan Ruby karena ia adalah yang menciptakannya dahulu.


Zhep!


Wu Qiu tentu tidak tinggal diam langsung mengayunkan Sea Queen Sword saat ia muncul tepat di belakang Dewa Pencipta.


“Light Art, Light Slash!”


Dewa Pencipta hanya melirik ke arah serangan Wu Qiu. Ia berputar sedikit lalu mengangkat tangannya ke arah tebasan tersebut.


Hukum mulai terbentuk di tangan Dewa Pencipta lalu membentuk sebuah perisai emas.


Trang!


Drrrrtttt!


Ruang robek setelah tebasan Wu Qiu di tahan begitu saja oleh Dewa Pencipta.


“Dark Art, Darkness Breaker!”


Sraing!


Ketika lantai ketujuh dan kedelapan kembali seperti semula, Ren Yuu langsung mengayunkan Primordial Holy yang sekuat tenaga.


Dewa Pencipta sama sekali tidak khawatir. Ia pun langsung menghilang dalam sekejap dan menjadi butiran hukum.


Jrezzh!

__ADS_1


Duar! Duar! Duar!


Banyak planet meledak saat ayunan pedang Ren Yuu melesat ke arah jauh karena tidak mengenai sasaran sama sekali.


“Yuu’er! Awas!” Teriak Wu Qiu.


Ren Yuu tentu dapat merasakannya dengan hukum Takdir. Ia pun langsung mengangkat lengan kanannya ke arah tertentu dan sebuah perisai hitam tercipta untuk menghalangi serangan.


Dong!


Suara seperti lonceng terdengar saat sebuah pukulan mendarat tepat di perisai tersebut.


Ren Yuu merasakan lengannya hendak patah karena menahan serangan tersebut. Walaupun ia berhasil bertahan, tubuhnya tidak dapat mengimbangi beban serangan tersebut.


Zhung!


Seperti sebuah meteor, Ren Yuu melesat ke tempat yang jauh karena tidak mampu menanggung beban dari serangan tersebut.


Duar!


Ren Yuu menabrak sebuah dunia lalu meledakkannya.


Sementara itu, Wu Qiu langsung menyerang kembali ke arah Dewa Pencipta sekuat tenaga.


“Apa kau lupa perbedaan Tier True God dengan tingkat selanjutnya?” Tanya Dewa Pencipta saat sebuah pedang terbentuk di tangan kirinya melalui hukum.


Trang!


Ketika menahan serangan dari Wu Qiu, Dewa Pencipta mengayunkan kakinya sekuat tenaga.


“Creator Art, Law Friction!”


Wu Qiu buru-buru menggunakan Guci Azulet dan membuat sebuah pertahanan.


Bam!


Pertahanan yang terbentuk melalui hukum tampak dirobek begitu saja dan serangan itu langsung mengenai Wu Qiu walaupun itu mengurangi dampak kerusakan.


Wu Qiu pun terpental sangat jauh oleh serangan tersebut.


Zhep!


Dewa Pencipta pun menghilang dalam sekejap dan muncul tepat di atas Wu Qiu yang terpental. Ia pun mengayunkan pedang yang tidak terlalu panjang di tangan kirinya tepat ke arah leher Wu Qiu.


Tetapi kerutan muncul di dahinya saat sebuah serangan yang hampir tidak terlacak mencoba membelahnya menjadi dua. Ia tentu dapat mengetahui kemampuan serangan tersebut karena itu adalah kekuatan yang berevolusi setelah terlepas dari tubuhnya sendiri.


Karena tau bahwa serangan itu berbahaya, Dewa Pencipta pun menciptakan satu pedang lagi di tangannya lalu mengangkat keduanya ke arah atas secara bersilang.

__ADS_1


Trang!


Zrrrrt!


Tebasan tidak terlihat itupun mencoba untuk menakan Dewa Pencipta tetapi dia tampak tidak menggunakan terlalu banyak kekuatan.


“Kalian tidak mungkin bisa menang seperti terakhir kali!” ucap Dewa Pencipta saat mengayunkan kedua pedangnya.


Sraing!


Bussssh!


Jrezzh!


Di dua arah tepat di belakang Dewa Pencipta, terlihat robekan ruang yang mengeluarkan hukum Kegelapan yang sangat kuat.


“Kekuatan itu memang luar biasa! Aku masih berpikir saat ini bagaimana cara dia membuat Kekuatan Yang milikku yang ada di tubuhnya berevolusi seperti itu.” Batin Dewa Pencipta.


Meskipun cikal bakal dari kekuatan Dewa Kegelapan adalah milik Dewa Pencipta, tetap saja kekuatan itu berevolusi atas kerja keras Dewa Kegelapan di zaman kuno.


Tidak lama kemudian, Ren Yuu dan Wu Qiu pun muncul bersamaan di tempat yang tidak terlalu jauh dari Dewa Pencipta.


Ren Yuu memasang wajah yang sangat muram karena tidak menyangka bahwa tebasan Menembus Zaman miliknya mampu dihalau begitu saja. “Inikah perbedaan antara Tier True God dan Tier Beyond True God?” Batinnya.


“Yuu’er, jika terus seperti ini, kita tidak akan pernah bisa menang kecuali salah satu dari kita menerobos tingkat selanjutnya.” ucap Wu Qiu.


Mendengar hal itu, Ren Yuu tidak bisa membalas sama sekali karena tidak tau cara untuk menembus tingkat setelah Tier True God.


“Jangan khawatir. Aku memiliki cara untuk meningkatkan kultivasimu. Tetapi setelah itu kau hanya akan bisa bertarung seorang diri.” ucap Wu Qiu.


“Apakah kau berencana untuk..” Sebelum Ren Yuu menyelesaikan kata-katanya, sebuah bilah berwana-warni melesat ke arahnya dan Wu Qiu.


Bilah tersebut sangatlah besar sehingga untuk Ren Yuu dan Wu Qiu yang saat ini sedang berdekatan bisa terkena serangan bersamaan.


“Ruby,” ucap Ren Yuu.


Ruby menggunakan banyak energi di dalam Menara Kegelapan dan langsung menciptakan perisai energi yang bercampur dengan serpihan lantai ketujuh dan kedelapan Menara Kegelapan.


Tidak hanya itu, Wu Qiu juga menggunakan Guci Azulet dan membentuk sebuah pertahanan ganda bersama dengan pertahanan yang diciptakan oleh Ruby.


Duar!


Ledakan besar terjadi seketika yang membuat Realms Of The God's bergetar keras.


Krak! Krak! Prang!


Kedua pertahan tersebut pun hancur berantakan tetapi serangan Dewa Pencipta sama sekali tidak mengenai Ren Yuu dan Wu Qiu.

__ADS_1


Dewa Pencipta yang masih berada di tempat yang lumayan jauh menatap ke arah pertahanan yang mentahan serangannya. Tentu ia akan merasa sedikit aneh karena setiap serangannya sangat sering dihalau oleh Artefak Surgawi yang ia ciptakan sendiri dengan susah payah.


Di sisi lain, Wu Qiu yang berada di sebelah Ren Yuu pun berbicara karena merasa bahwa mereka tidak punya cara lain untuk menghabisi Dewa Pencipta, “Yuu’er. Beri aku waktu satu menit menahannya. Setelah itu, semuanya terserah padamu.”


__ADS_2