God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Warisan Demon Abyssal (10)


__ADS_3

Makam Demon Abyssal


Ren Yuu saat ini dipindahkan secara paksa sekali lagi ke sebuah tempat yang lumayan luas. Ia menatap ke sekelilingnya dengan tatapan waspada karena merasakan banyak kekuatan yang besar berada di sekitarnya.


“Selamat datang untuk menentukan siapa yang layak untuk melawan Bayangan Demon Abyssal yang memiliki kekuatan utama yang ingin diambil oleh kalian semua!”


“Sama seperti ujian sebelumnya, kalian akan bertarung dan menentukan siapa yang layak! Semakin banyak kalian mengalahkan musuh, kesempatan untuk menantang ujian terakhir pun akan diberikan kepada kalian!”


Suara Roh yang diciptakan oleh Demon Abyssal pun terdengar di tempat tersebut yang membuat wajah Ren Yuu gelap seketika.


Ren Yuu dapat merasakan bahwa ada sekitar seratus Abyssal Race di tempat tersebut. Diantaranya, ada beberapa yang memiliki kekuatan Tier True God 9th Heavenly Layer karena mereka mengincar kekuatan yang sama dengan yang Ren Yuu ingin ambil.


“Ujian dimulai!”


Ketika suara Roh tersebut terdengar, para Abyssal Race yang sudah pernah mengikuti ujian di masa lalu pun langsung melesat untuk mencari keberadaan Abyssal Race lainnya.


“Ini adalah ujian yang sangat tidak wajar. Kenapa Demon Abyssal membuat ujian seperti ini? Sudah pasti akan banyak Abyssal Race yang jatuh hanya untuk mendapatkan kekuatannya!” Batin Ren Yuu melirik ke sana ke mari dengan tatapan dingin.


Tanpa membuang waktu, Ren Yuu pun mengeluarkan Bloody Mist Sword karena memang benar bahwa tempat itu tidak mengekangnya lagi seperti di ruangan yang sebelumnya.


Di kejauhan, Ren Yuu menatap satu Abyssal Race yang sedang bergerak ke arahnya memiliki kultivasi Tier True God 7th Heavenly Layer sama seperti dirinya.


“Kau ingin melawanku? Sungguh tidak tau diri!” Batin Ren Yuu. Ia pun langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi juga dan mencapai Abyssal Race tersebut.


“Apa?” Abyssal Race tersebut terkejut dengan kecepatan yang di tampilkan oleh Ren Yuu. Ia pun langsung menyerang sekuat tenaga karena sedikit gugup bahwa dirinya bertemu dengan seseorang yang salah kali ini.


“Gaya Kelima, Light Splitting Incision!”


Light God's Sword!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Ren Yuu pun mengayunkan Bloody Mist Sword sekuat tenaga karena ia tidak mau membuang waktu sama sekali. Ia sadar bahwa pertarungan di tempat tersebut berpacu pada waktu.


Sraing!


Jrezzh!


Darah yang sangat banyak menyemprot ketika Abyssal Race tersebut di sayat oleh Ren Yuu.


“Sialan! Aku akan membunuhmu!” Teriak Abyssal Race tersebut karena merasakan sakit luar biasa di pinggangnya. Ia pun langsung berbalik dan mengayunkan senjata yang merupakan sebuah kapak ke arah Ren Yuu ketika diselimuti oleh energi dan hukum yang mirip dengan Kegelapan.

__ADS_1


Flash Of Divine Light!


Ren Yuu yang melihat pergerakan Abyssal Race dengan hukum Takdir pun langsung membuat kuda-kuda menyerang sekali lagi dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari pada sebelumnya.


Sraing! Sraing!


Srak! Srak!


Jrezh!


Kepala Abyssal Race yang melawan Ren Yuu pun langsung terpental ke arah atas dan tubuhnya tumbang seketika saat Ren Yuu memenggalnya.


Zhep!


Darah yang sangat banyak pun diserap dari tubuh Abyssal Race tersebut dan membentuk sebuah tatap di tangan kiri Ren Yuu tepat di punggung telapak tangannya.


Mata Ren Yuu menyipit saat menatap hal tersebut. Ia langsung paham bagaimana cara penghitungan ujian kali ini. Ia pun langsung menusuk mayat Abyssal Race tersebut dengan Bloody Mist Sword dan menyerap semua esensi darahnya dalam sekejap.


“Berikutnya!” Batin Ren Yuu dan menatap ke arah tempat sebuah pertarungan terjadi. Keduanya juga memiliki tingkat kultivasi Tier True God 7th Heavenly Layer yang membuat Ren Yuu langsung bergegas mendekat.


**


Duar! Duar! Duar!


Pertarungan mereka membuat daerah sekitar menjadi berantakan dalam sekejap mata.


“Dasar wanita j4l4ng!” Teriak Abyssal Race sekuat tenaga ketika menyerang ke arah Han Zhiya menggunakan seluruh kekuatannya.


Han Zhiya yang mengetahui bahwa dirinya tidak mungkin menang dengan kekuatan pinjaman pun langsung mengerahkan semua energi spiritual miliknya.


Sraing!


Han Zhiya melewati Abyssal Race yang menjadi musuhnya dalam sekejap setelah mengayunkan pedang yang tampak diselimuti oleh aura putih.


Mata Abyssal Race tersebut melotot keluar karena ia menerima serangan yang tidak pernah ia harapkan sama sekali. Dan serangan tersebut adalah serangan berbasis energi spiritual dan langsung menebas Rohnya hingga binasa.


Blug!


“Hanya untuk melawan Abyssal Race Tier True God 8th Heavenly Layer yang sangat lemah sekalipun aku harus menggunakan kekuatan asliku!” Batin Han Zhiya sambil menatap ke arah mayat Abyssal Race yang terjatuh tak bernyawa lagi.

__ADS_1


“Oh? Kekuatan yang luar biasa. Aku seperti pernah merasakannya di suatu tempat!”


Suara seseorang yang dikenal oleh Han Zhiya pun terdengar yang membuatnya memasang wajah gelap. Ia pun langsung berbalik dan menemuka satu sosok yang menjadi Dewa Abyssal Race, Nether.


Meskipun Nether lebih lemah dari pada Evil dan Eon, tetap saja dia adalah salah satu dari Dewa Abyssal generasi saat ini. Kekuatannya tidak bisa diremehkan sama sekali karena dia tetap saja berada di jajaran teratas para makhluk yang telah mencapai Tier True God 8th Heavenly Layer.


Nether menatap ke arah Han Zhiya dengan tatapan dingin lalu berbicara, “Aku tidak menyangka bahwa salah satu mantan Petinggi Alam Dunia Lain akan datang ke warisan milik Demon Abyssal! Apakah kau sangat putus asa karena kehancuran Alam Dunia Lain sehingga membutuhkan kekuatan yang lebih untuk balas dendam meskipun itu adalah kekuatan yang kalian benci?” Tanya Nether dengan seringai kejam di wajahnya.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Nether, wajah Han Zhiya semakin dingin karena tentu sangat marah mendengar tentang kehancuran Alam Dunia Lain.


“Jiwa Abadi!” Gumam Han Zhiya saat ini memasuki Mode Jiwa. Ia pun mengarahkan pedang di tangan kanannya ke arah Nether lalu berbicara kembali, “Lama tidak bertemu, Nether.. karena kau telah mengetahui siapa aku sebenarnya, maka kau akan mati hari ini juga!”


Setelah mengatakan itupun, Han Zhiya langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Nether untuk membereskan Dewa Abyssal Race tersebut.


Menatap Han Zhiya yang menerjang ke arahnya dengan kekuatan penuhnya, Nether juga tidak tinggal diam dan langsung bergerak juga. Sebuah senjata yang merupakan sebuah Saber pun muncul di telapak tangannya dan ia pun mengayunkannya sekuat tenaga ke arah Han Zhiya.


Duar!


Pertarungan antara Han Zhiya dan Nether pun tidak dapat terelakkan lagi.


**


Di tempat lain, Ren Yuu terlihat saat ini sedang membantai para Abyssal Race yang memiliki tingkat kultivasi yang setara dengannya.


“Huft.. huft.. ini cukup merepotkan!” Batin Ren Yuu setelah menghabisi lebih dari delapan Abyssal Race dengan tingkat kultivasi Tier True God 7th Heavenly Layer.


Ren Yuu saat ini dalam bentuk setengah naga karena memang ia harus menggunakan kemampuan aslinya untuk melawan para Abyssal Race yang kuat.


“Aku tidak menyangka bahwa kau akan tiba di tempat ini juga. Kalau tidak salah, namamu Ren Yuu bukan?”


Suara tersebut membuat wajah Ren Yuu sedikit gelap. Ia berbalik dan menatap sosok yang ia kenal.


“Eon!” ucap Ren Yuu dingin.


Eon menatap ke arah Ren Yuu dengan tatapan datar. Ia tentu tidak akan pernah melupakan siapa Ren Yuu sebenarnya.


“Kau telah mendapatkan kekuatan sejati Kegelapan dan menjadi Dewa Kegelapan yang baru! Sungguh tidak terduga! Tetapi, kali ini kau akan mati di tanganku!” ucap Eon dingin. Dari tubuhnya, lendir hitam pun mulai berjatuhan dan membentuk sebuah kloning super kuat, yaitu Pelahap.


“Membunuhku? Lakukan jika kau mampu!” ucap Ren Yuu saat mengarahkan Bloody Mist ke arah Eon yang berdiri di atas Pelahap. Aura Kegelapan pun meledak dari tubuh Ren Yuu karena saat ini ia harus menggunakan semua kekuatannya untuk melawan sosok sekaliber Eon.

__ADS_1


__ADS_2