
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci, Lembah Dewa
Mata Ren Yuu sangat dingin saat ini ketika melirik sekilas ke arah Ming Hao. Ia tidak menyangka bahwa pria itu sungguh kejam melakukan hal seperti itu terhadap bawahannya sendiri. Tetapi, memikirkan kembali dunia kultivator, semuanya bisa saja terjadi. Tetapi ia sungguh tidak menyukai seseorang yang melakukan hal seperti itu terhadap bawahannya.
Lirikan Ren Yuu sekilas sama sekali tidak disadari oleh Ming Hao karena ia sangat berfokus pada pikiran tentang semua rencana yang telah ia persiapkan selama ini.
“Tidak lama lagi aku akan memiliki pasukan yang setara dengan kekuatan besar di Alam Galaxy Cahaya Suci! Tunggu saja, aku akan menjaga hagemon berikutnya! Dengan semua ini dan dengan Mutiara Jantung Dewa, kekuatan serta pasukanku pasti akan disegani oleh semua kultivator!” Batin Ming Hao.
Sedangkan untuk Ren Yuu yang sudah menebak rencana Ming Hao secara kasar pun tersenyum kejam juga.
“Karena kau ingin bermain dengan api, maka aku akan bermain denganmu. Jangan salahkan aku jika semua rencanamu akan gagal!” Batin Ren Yuu.
Keduanya memiliki rencana masing-masing ketika terus bergerak ke arah Danau Kebenaran yang sudah hampir terlihat.
“Kyaaa...!”
Disaat kelompok yang di pimpin oleh Ming Hao mendekat, beberapa roh pun langsung menerjang ke arah kelompok mereka.
Ming Hao yang menatap itupun tersenyum kecil karena sudah waktunya menjalankan rencana. Agar semua bawahannya percaya padanya, ia harus menyingkirkan jiwa-jiwa tersebut terlebih dahulu. Ia ingin semua kultivator dirasuki dalam satu waktu. Jika tidak, para bawahannya mungkin akan kabur lebih dulu.
Wusssh!
Ming Hao pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi lebih dulu. Kedua tangannya tampak diselimuti oleh kekuatan spiritual.
Ketika Ming Hao muncul tepat di depan jiwa tersebut, ia pun langsung mengayunkan pukulannya sekuat tenaga.
Bam!
Blar!
Jiwa tersebut langsung hancur dalam sekejap. Tidak sampai di situ, Ming Hao melakukan gerakan lainnya ke arah beberapa jiwa yang berjarak hampir sepuluh meter darinya.
“Gelombang Kejut Spiritual!”
Bam!
Ketika Ming Hao menyerang dengan dua kepalan tangan yang sedikit dirapatkan, ledakan kekuatan spiritual pun berhembus dan langsung menghancurkan beberapa jiwa tersebut.
__ADS_1
“Bos Ming Hao memang hebat! Kita tidak perlu khawatir dengan para jiwa-jiwa itu!”
“Ya. Kita akan mengikuti Bos Ming Hao selalu!”
Bawahan Ming Hao semuanya pun berdiskusi. Mereka semua bersemangat karena sangat sangat senang memiliki bos seperti Ming Hao.
Sementara Ming Hao, ia pun menyeringai karena tampaknya rencananya berjalan dengan lancar. Ini adalah apa yang ia inginkan.
“Ayo! Terus bergerak! Aku akan membersihkan jalan!” Teriak Ming Hao seperti pemimpin yang paling layak untuk diikuti.
“Ya. Kami akan membantumu Bos!” Para bawahan Ming Hao semuanya bersemangat karena dapat mengikuti pemimpin seperti Ming Hao.
Sementara itu, Ren Yuu yang memperhatikan semua itu hanya mencemooh karena sangat tau orang seperti apa Ming Hao saat ini. Namun ia hanya tetap diam dan mengikuti alur seperti biasa.
Di saat Ming Hao kembali bergerak ke arah Danau Kebenaran, Ren Yuu juga langsung mengikuti dari belakang.
Tidak lama kemudian, mereka pun tiba di tepi Danau Kebenaran.
Ren Yuu kenapa ke arah Danau Kebenaran dengan tatapan serius. Ketika ia melihat ke arah pantulan air, terlihat gambar dirinya dengan pakaian lainnya.
“Hm? Danau Kebenaran ini memang sangat menarik. Apakah ini dapat melihat masa lalu dan masa depan seseorang melalui jiwanya?” Batin Ren Yuu dengan alis sedikit terangkat karena tidak menyangka bahwa ada tempat seperti itu di Lembah Dewa.
“Tempat ini memang sesuai rumor yang beredar. Sangat banyak jiwa-jiwa berada di danau ini! Dan juga, apakah itu air?” Tanya Mo Zu dengan wajah serius.
“Tidak, ini bukanlah air, melainkan kekuatan spiritual yang telah berubah menjadi bentuk cair.” Ming Hao menjelaskan.
“Apa? Bagaimana bisa kekuatan spiritual berubah menjadi cairan?” Salah satu bawahan Ming Hao lainnya bertanya dengan nada terkejut.
“Lalu, apa yang akan kita lakukan di sini Bos?” Tanya pria berbaju hitam penasaran karena mereka tidak mengerti tentang rencana yang sebenarnya.
Ming Hao tidak langsung menjawab dan menatap ke arah Ren Yuu dengan senyum kecil diwajahnya.
“Sekarang adalah giliranmu, kendalikan sebanyak mungkin jiwa yang bisa kau kendalikan! Aku akan melakukan sisanya!” ucap Ming Hao kepada Ren Yuu.
“Ada batasan bagiku untuk menundukkan jiwa, tetapi itu hanya mengurung mereka untuk beberapa waktu dan bukan memperbudak mereka.” ucap Ren Yuu dengan wajah serius. Ia tentu tidak akan mengatakan kemampuannya yang sebenarnya.
Ming Hao yang mendengar itupun tersenyum kecil karena itu bahkan lebih baik lagi agar ia tidak terkena masalah nantinya tentang para jiwa yang ditahan oleh Ren Yuu.
__ADS_1
“Tidak masalah, aku akan menekan mereka jika mereka tidak dapat kau kekang lagi. Lakukan!” ucap Ming Hao.
Ren Yuu mengangguk kecil lalu mengeluarkan Palu miliknya seolah-olah itu adalah sebuah senjata dan bukan garis darah.
Brak!
Ketika palu Ren Yuu menabrak permukaan tanah, kekuatan spiritual yang begitu bersar pun terpancar.
Para bawahan Ming Hao terkejut ketika merasakan kekuatan spiritual yang terpancar dari Ren Yuu.
Sementara itu, Ming Hao memiliki kilatan tertentu dimatanya ketika menatap ke arah palu milik Ren Yuu. Ia tentu sangat tertarik dengan sejara seperti itu yang dapat menekan jiwa-jiwa walaupun ia sebenarnya tidak tau bahwa itu adalah garis darah yang ada di dalam tubuh Ren Yuu yang menghasilkan Palu.
“Baik, mari kita mulai!” Ren Yuu pun tersenyum kecil dan langsung mengangkat palunya ke arah langit.
Dung!
Pilar kekuatan spiritual pun terpancar dari arah palu dan menembus ke arah awan yang sangat jauh.
Karena kekuatan spiritual tersebut, semua dari mereka pun langsung menjaga jarak dari Ren Yuu termasuk untuk Ming Hao.
Setelah itu, Ren Yuu pun menurunkan palu miliknya yang terus bercahaya. Kemudian, ia pun langsung mengayunkan palunya dari belakang ke arah atas lalu kembali lagi ke bawah tepat di permukaan Danau Kebenaran.
Bom!
”Soul Emphasis!”
Bussssh!
Kekuatan spiritual pun langsung meledak lalu menimpa Danau Kebenaran yang membuat semua jiwa yang ada di dalam hiruk pikuk, tekanan yang berasal dari palu Ren Yuu memang sungguh kuat karena mencoba menindas semua jiwa-jiwa yang berenang ke sana ke mari di dalam Danau Kebenaran.
Melihat sangat banyak jiwa yang terkena tekanan, Ren Yuu pun tidak membuang waktu lagi dan langsung mengerahkan semua kekuatan spiritual miliknya tanpa menggunakan Jiwa Abadi.
“Soul Eater!”
Wusssh!
Dari palu Ren Yuu, tangan-tangan spiritual yang sangat banyak pun meledak seperti air mancur dan langsung menerjang ke arah jiwa-jiwa yang kini tampak sedikit panik.
__ADS_1
Di sisi lain, Ming Hao yang menatap itu pun bersemangat ketika menatap palu Ren Yuu.
“Senjata yang luar biasa! Aku harus memilikinya!” Batin Ming Hao.