God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Tiga Jiwa Tua


__ADS_3

Sementara itu, di Alam Dunia Lain terjadi ledakan dahsyat yang bahkan hampir merobek ruang secara paksa ke alam tempat makhluk hidup berada.


Para Petinggi Alam Dunia Lain merasa bahwa itu adalah pertarungan dahsyat antar para jiwa kuat di Alam Dunia Lain sehingga mereka mengabaikannya. Jika saja ada robekan yang akan membuat portal, tentu para Petinggi Alam Dunia Lain tidak akan diam begitu saja.


Zhep!


Beberapa sosok muncul di area ledakan yang terjadi sebelumnya setelah hampir setengah jam waktu terlewati.


“Siapa gerangan yang melakukan ini hingga ruang pembatas Alam Dunia Lain hingga hampir robek?” Salah satu jiwa yang memiliki penampilan seperti pria tua dan seluruh tubuhnya berwana biru keputihan pun bertanya dengan nada tidak percaya.


“Apakah itu salah satu Petinggi?” Tanya jiwa lainnya dengan heran.


Zhep!


Satu sosok lagi muncul, jika Ren Yuu berada di sini, ia pasti akan mengenalinya. Dia adalah seseorang yang memakai leluhur clan Ren di masa lampau, Ren Zi.


“Ren Zi? Apakah kau akhirnya terbebas dari batu itu?” Tanya jiwa sebelumnya.


“Kau terlalu meremehkanku. Walaupun para Petinggi tempat ini mencoba menaikkan ujianku agar diserap seperti Kirin dalam rumor, tidak akan semudah itu untuk membuatku masuk ke jalan Samsara.” Balas Ren Zi kepada pria tua dalam bentuk jiwa yang sangat ia kenali karena mereka pernah hidup di masa yang sama.


Pria tua tersebut mendengus ke arah Ren Zi. Ketika mereka telah mati, mereka terus-menerus bertempur di Alam Dunia Lain tanpa ada pemenang sama sekali. Walaupun kali ini ia menekan Ren Zi karena ia ahli dalam menggunakan kekuatan spiritual, tetap saja hasilnya ia tidak bisa memusnahkan Ren Zi. Dan oleh sebab itulah, ia berhenti bertarung dengan Ren Zi karena musuh utama mereka bukanlah para jiwa, tetapi para Penjaga Alam Dunia Lain.


“Feng Han! Apakah ujianmu juga di tingkatkan?” Tanya Ren Zi kepada pria tua yang menjadi mantan Patriak klan Feng di masa lampau sama sepertinya saat ia menjadi Patriak klan Ren.


“Ya. Tampaknya para Petinggi Alam Dunia Lain tidak lagi ingin membiarkan kita berkeliaran. Mungkin mereka takut dengan insiden yang pernah dilakukan oleh jiwa Kirin sebelum kita tiba di Alam Dunia Lain terjadi lagi. Lihatlah, semakin hari semakin banyak jiwa yang masuk ke dalam siklus reinkarnasi. Mereka pasti takut jika ada jiwa yang mencapai level Kirin sekali lagi di sini.” Feng Han mengangguk kecil saat menjelaskan hal itu.

__ADS_1


“Ini juga mungkin karena perkembangan jiwa anggota clanmu itu Ren Zi!” ucap pria yang tampak lebih muda, tetapi mereka juga segenerasi ketika masih hidup.


“Ya. Aku tidak tau bagaimana dia bisa menjadi sekuat itu dalam waktu singkat. Bahkan kita bertiga yang jauh lebih dulu datang ke Alam Dunia Lain tidak mampu mencapai levelnya. Dan bagaimana dengan para penerus mu yang tiba di tempat ini, Long Bai?” Tanya Ren Zi.


Sosok jiwa yang tampak muda tersebut adalah Long Bai, Azure Dragon di zaman kuno yang mengikuti pertarungan Nan Bei Yun melawan Nan Bei Chao.


“Tidak ada yang selamat, hanya aku Azure Dragon yang tersisa di Alam Dunia Lain karena mereka tidak mampu untuk melawan ujian yang menghampiri mereka sama sekali. Para Beast Race lainnya juga hampir habis dimasukkan ke dalam siklus reinkarnasi.” Balas Long Bai.


“Apa sebenarnya yang sedang terjadi, tidak mungkin hanya karena kenaikan satu jiwa saja mereka akan melakukan hal ini!” Ucap Feng Han marah.


“Ya, kau benar. Pasti sedang terjadi sesuatu karena sebelumnya ada makhluk hidup yang mencoba menggunakan teknik kontrak yang telah lama hilang karena musnahnya ras Iblis Jiwa. Makhluk hidup itu mencoba untuk menarik anggota clan-ku ke Alam tempat makhluk hidup berada!” ucap Ren Zi.


“Tidak ada gunanya untuk memikirkan hal itu. Ayo kita lihat Ren Douzi, aku yakin bocah itu telah memikirkan rencana untuk melakukan perlawanan kepada para Petinggi!” ucap Long Bai.


Ren Zi dan Feng Han pun mengangguk setuju.


**


Realms Of The Soul


“Apakah ibu baik-baik saja?” Tanya Ren Yuu khawatir karena melihat ibunya yang sedikit pucat.


“Tidak apa-apa Yuu'er, ibu hanya terkena sedikit efek ledakan, luka ini akan pulih tidak lama.” Balas Feng Xuer untuk menenangkan putranya itu.


Ren Yuu yang mendengarnya pun tetap memeriksa tubuh dan jiwa ibunya dan memang benar bahwa cedera itu akan pulih dalam waktu beberapa bulan.

__ADS_1


“Ha-ha-ha! Akhirnya!” Kun-Peng tertawa terbahak-bahak karena telah terlepas dari cengkraman Jin Xan.


“Jin Xan sialan! Suatu hari kau akan membayarnya karena telah memperlakukan ayahmu sebagai budak! Aku ayahmu Kun-Peng yang perkasa tidak akan pernah melupakan hal ini!” Teriak Kun-Peng tertawa bahagia.


Ren Yuu dan Feng Xuer hanya menatap Kun-Peng dengan tatapan kosong penuh arti karena sifat humor yang tidak menyenangkan kembali terdengar.


Merasakan tatapan aneh yang diarahkan kepadanya, Kun-Peng berhenti tertawa dan menatap ke arah ibu dan anak itu dengan heran.


“Apakah kau tidak pernah melihat seseorang yang sedang bahagia?” Tanya Kun-Peng kepada Ren Yuu dan Feng Xuer dengan tatapan menyiratkan, ‘Apakah kalian ini idiot?’


“Yuu'er, ibu akan kembali ke Sea God Palace. Bisa-bisa jiwaku akan terluka lebih parah jika mendengar ocehannya.” ucap Feng Xuer lelah karena tau bahwa Kun-Peng akan terus berbicara aneh sepanjang waktu. Ia berpikir kembali apakah keputusan yang mereka ambil tepat atau tidak dengan membawa Kun-Peng sebagai rekan mereka selama 10.000 tahun.


Ren Yuu ingin tertawa mendengarnya dan membuka gerbang Sea God Palace. “Beristirahatlah dengan baik bu..”


Feng Xuer mengangguk kecil karena memang ia harus memulihkan kondisinya seperti semula saat ini karena tidak tau musuh apa yang akan datang menghampiri selanjutnya.


Setelah Feng Xuer masuk ke dalam Sea God Palace, Ren Yuu menatap ke arah Kun-Peng yang sedang memasang pose pria perkasa sambil menatap ke arah dunia yang merupakan tempat penghubung Realms Of The Soul dan Realms Of The Abyss.


“Hei ikan terbang, buka jurang spasial, kita akan pergi ke Realms Of The Beast!” Perintah Ren Yuu.


“Ayahmu bukan ikan terbang! Kun-Peng! Kun-Peng yang perkasa!” Kun-Peng ingin meledak marah saat mendengar kata-kata Ren Yuu.


“Baiklah Kun-Peng yang perkasa, buka jurang Spasial. Kita akan pergi ke Realms Of The Beas,” ucap Ren Yuu lelah.


Kun-Peng langsung memasang wajah bangga dan matanya sedikit cerah saat ini karena ia ingin melihat Beast Race yang mendapatkan gelar Dewa Binatang Buas.

__ADS_1


“Ha-ha-ha! Sudah waktunya untuk melihat kadal hitam itu sekali lagi!” Kun-Peng yang merasa sedikit bersemangat pun langsung mengayunkan lengannya ke arah dunia tersebut dan jurang spasial perlahan terbuka.


__ADS_2