God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Ren Yuu vs Zou En


__ADS_3

Duar!


Ledakan dahsyat terjadi ketika dua serangan berbenturan. Kota Pembantaian yang sangat luas pun langsung berubah menjadi puing-puing akibat bentrokan dua kekuatan besar.


Debu berterbangan di mana-mana. Ketika debu perlahan turun, terlihat bahwa Kota Pembantaian telah rata. Tidak ada bangunan yang tersisa sama sekali.


Di langit, satu sosok pun muncul tiba-tiba. Ia memasang wajah muram saat menatap ke arah kota yang menjadi tempat Kebanggaannya berubah menjadi puing-puing yang tidak dapat dikenali lagi. Ia juga memeriksa bahwa tidak ada yang selamat selama bentrokan singkat tersebut terjadi.


Sosok tersebut tidak lain adalah Zou En, sang suku Barbarian yang menyandang Gelar Dewa Pembantaian saat ini dan juga Penguasa di Kota Pembantaian.


“Sialan! Sialan! Sialan!” Zou En berteriak keras di langit. Ia pun diselimuti oleh energi dan hukum berwarna merah kehitaman. Amarahnya memuncak saat ini karena semua kerja kerasnya telah hancur begitu saja dalam waktu singkat.


Tatapan Zou En pun tertuju ke arah tertentu setelah ia berhenti berteriak marah. Ia menatap seorang pemuda berambut putih panjang yang menatapnya dengan senyum sinis.


“Siapa kau?” Tanya Zou En. Awalnya ia meremehkan Ren Yuu karena Kultivasi Ren Yuu yang berada di bawahnya. Tetapi, kini ia tidak lagi menatap Ren Yuu rendah karena dari kekuatan teknik Ren Yuu sebelumnya pun, ia sadar bahwa pemuda berambut putih tersebut tidak sederhana sama sekali.


“Siapa aku? Ha-ha-ha!” Ren Yuu tertawa keras di langit. Saat itu tawanya pecah, petir hitam menyambar dalam sekejap seolah-olah langit juga ikut tertawa karena merasa lucu dengan pertanyaan Zou En.


“Apa yang kau tertawakan?” Tanya Zou En dengan mata Semerah darah. Ia pun langsung mengeluarkan pedang besar yang mirip dengan God Thome's Slaughter Sword. Hanya saja, pedang itu tidak mengeluarkan kekuatan misterius seperti yang dipegang oleh Yu Ling Er.


Tawa Ren Yuu terhenti dan menatap Zou En dingin. “Kau masih bertanya setelah kau mencoba untuk memburu putriku lalu memancing muridku datang ke tempat ini?” Tanyanya sinis.


Mata Zou En melotot saat mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Yuu. Ia sedikit menegang karena sosok pemuda dihadapannya berkata hal yang menurutnya tidak mungkin.


“Putri? Ren Xie'er Putri pemuda ini? Dan wanita bar-bar itu muridnya? Bagaimana bisa? Dia masih sangat muda!” Batin Zou En tidak percaya.


“Apa maksudmu?” Tanya Zou En dingin dan melanjutkan, “Kau telah menghancurkan kerja keras ku selama seumur hidupku! Dan aku akan membunuhmu saat ini! Akan kuperlihatkan seperti apa sosok yang menyandang gelar, Dewa Pembantaian!”


Zhep!


Zou En pun tidak mau membuang waktu dan melesat ke arah Ren Yuu dengan kecepatan tertingginya. Meskipun kekuatan Ren Yuu menurutnya luar biasa, tentu ia tidak percaya Ren Yuu akan mampu menandinginya.


“Sama bagimu! Kau telah membuat putriku menderita sebelumnya! Aku adalah ayah yang gagal. Tetapi, aku akan menebus kesalahanku dengan membantaimu!” Balas Ren Yuu saat tubuhnya perlahan berubah menjadi setengah Naga.


Zhep!


Ren Yuu juga melesat dengan kecepatan penuhnya menuju Zou En. Ia langsung mengayunkan cakarnya sekuat tenaga ke arah Zou En yang mengayunkan pedangnya.


Trang!


Bussssh!


Zrrrt! Zrrrt!


Percikan petir menyebar ke segala arah saat benturan terjadi.


Zou En terkejut dengan kekuatan tubuh Ren Yuu yang bahkan lebih kuat dari dirinya sendiri. Ia adalah suku Barbarian yang memiliki tubuh mengerikan layaknya Beast Race. Dan ia juga berasal dari suku Barbarian tertinggi. Sangat tidak masuk akan jika seseorang bisa menyaingi tubuhnya dengan tingkat kekuatan yang lebih rendah.

__ADS_1


Ketika Zou En sedang berpikir, Ren Yuu langsung mengayunkan lengan kanannya sekuat tenaga.


Ketika ayunan cakar itu melesat, jari-jari Ren Yuu yang sangat tajam tampak seperti membelah ruang itu sendiri.


Menatap serangan yang mengarah pada lehernya, Zou En mendengus. Ia tentu dapat menyaingi kecepatan serangan Ren Yuu. Ketika ia hendak mengelak, ia merasakan sakit luar biasa di pinggangnya.


Buak!


Ekor Ren Yuu berayun dan langsung mencambuk pinggang Zou En.


“Jangan alihkan pandanganmu!”


Sraing!


Zou En yang kehilangan konsentrasi sepersekian detik pun langsung terkena cakar Ren Yuu.


Srak!


Lima garis tercetak di tubuh Zou En. Empat di dada dan satu di wajahnya. Cakar itu pun membuat kulitnya robek dan mengeluarkan darah walaupun tidak terlalu dalam.


“Sialan!” Zou En meraung keras. Sinar berwarna hitam kemerahan muncul dari dalam tubuhnya.


Menatap hal itu, Ren Yuu menyipit sedikit. Ia pun langsung mundur menjaga jarak karena Zou En memang sosok yang berbahaya.


Displacement Of Darkness!


Deg!


Duar!


Ledakan besar terjadi seketika ketika Ren Yuu sudah mundur ke jarak yang lumayan jauh.


“Hm?” Ren Yuu merasakan sesuatu melalui hukum Takdir miliknya.


“Mati!”


Zou En muncul di belakang Ren Yuu sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


Deg!


Ren Yuu kembali menghilang dalam sekejap tetapi terkejut karena Zou En juga muncul kembali di belakangnya sambil mengayunkan pedang kembali.


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Ren Yuu mengarahkan kedua lengannya ke atas saat berbalik dalam sekejap.


Tring!


Crk! Crk!

__ADS_1


Kedua Cakar Ren Yuu menahan tebasan Zou En. Tetapi ia merasakan tangannya tersayat oleh pedang tersebut tanda bahwa kekuatan serangan Zou En memang mampu untuk melukainya secara serius jika ia tidak menggunakan energi dan hukum Kegelapan untuk meniadakan sebagian besar energi yang menyelimuti pedang Zou En.


“Kau..! Bagaimana bisa?” Tanya Zou En tidak percaya. Alasan ia ditakuti di Jalan Asura tentu karena skillnya tersebut.


“Bagaimana bisa? Apa kau pikir aku ini tolol? Sebelumnya kau telah membuat Domain Pembantaian di ruang lingkup yang sangat luas. Tubuh siapapun yang mengenai Kekuatan Pembantaian milikmu akan menjadi target utama dan kau bisa mengejarnya ketika berada di dalam Domain. Ini seperti sebuah tanda! Apakah aku salah?” Ren Yuu menyeringai saat menjelaskan tentang kemampuan Zou En.


Zou En terkejut dengan penjelasan Ren Yuu. Ia tidak menyangka bahwa suatu saat nanti akan ada seseorang yang mampu membongkar trik serangannya dan itupun hanya dalam waktu singkat.


“Meski kau mengetahuinya, jadi apa? Kau berada di Domain milikku!” Balas Zou En tetap percaya diri.


Slaughter Sword!


Zhep! Zhep! Zhep!


Dari segala arah, banyak pedang besar yang muncul lalu melesat ke arah Ren Yuu dengan kecepatan tinggi. Ini adalah kekuatan dari Pembantaian, dalam ruang lingkup luas, ia bisa mengendalikan energi dan hukum yang ia gunakan membentuk Domain.


Ren Yuu menyeringai menatap itu. Di sekitarnya, ratusan Dagger pun tercipta dalam sekejap lalu melesat ke segala arah.


Zou En awalnya ingin mengambil kesempatan dan menyerang kembali. Tetapi, ia tertegun saat melihat ratusan Dagger yang langsung berbenturan dengan tekniknya sehingga ia tidak jadi membuat gerakan balasan.


Buak!


Zou En merasakan pukulan kuat yang datangnya entah dari mana tiba-tiba.


Zhung!


Dengan kecepatan tinggi seperti meteor, Zou En pun melesat ke arah permukaan tanah.


Bom!


Tempat tersebut berguncang ketika tubuh kuat Zou En menabrak permukaan tanah.


“Sialan!” Zou En yang merasakan sakit pun perlahan berdiri dan menatap Ren Yuu yang masih memasang wajah sinis ke arahnya tanpa mempedulikan pedang-pedang yang ia ciptakan sebelumnya untuk menyerang karena dihalau oleh Dagger yang terus bermunculan dari udara tipis.


“Kau yang memintanya, sialan!” Teriak Zou En sangat marah dan Kekuatan Pembantaian terkuat yang bisa ia kerahkan meledak ke segala arah.


Tubuh Zou En pun langsung membesar dalam sekejap mencapai tinggi sekitar 250 meter. Sosok kolosal tersebut pun menatap Ren Yuu dingin dan tanpa membuang waktu mengayunkan pedang raksasa yang tiba-tiba terbentuk di tangan kanannya.


“Mati!”


Ren Yuu menatap serangan tersebut dengan tatapan mencemooh. Walaupun mungkin Zou En kuat luar biasa, sebagai pengguna hukum Takdir, ia pasti akan tetap lebih unggul.


“Kau pikir dengan ukuran bisa menandingiku? Biar aku tunjukkan seperti apa raksasa yang mempunyai kekuatan yang layak dengan ukurannya!


Setelah kata Ren Yuu terucap, ia pun membesar dalam sekejap dan menangkap pedang raksasa Zou En dengan cakarnya.


Tring!

__ADS_1


Zou En yang semula marah pun tertegun di tempat. Ia saat ini bertanya-tanya apakah ia telah memasuki bentuk kolosal Blood Titan atau tidak karena dihadapannya saat ini, terlihat satu sosok Naga Hitam yang memiliki ukuran berkali-kali lipat lebih besar darinya.


__ADS_2