
Makam Demon Abyssal
Ren Yuu merasakan bahwa Makam Demon Abyssal akan segera hancur hanya diam saja. Ia tidak terlalu peduli sama sekali dan pasti bisa melindungi dirinya ketika tempat tersebut hancur.
Karena tau bahwa tidak ada gunanya di tempat itu lagi, Ren Yuu pun langsung merobek ruang menggunakan energi dan hukum Kegelapan miliknya. Ia tentu dapat melakukannya saat ini karena segel yang ditanam oleh Demon Abyssal telah lenyap.
Tetapi, ketika Ren Yuu hendak ingin pergi, ia merasakan bahwa Xia Qingyue memanggilnya menggunakan alat yang diberikan oleh wanita itu kepada dirinya.
“Hm? Apakah sudah waktunya? Tampaknya dia memang tidak bisa membawa benda itu walaupun segel Demon Abyssal telah lenyap. Tampaknya benda yang diinginkan oleh wanita Succubus itu terkait erat dengan Makam Demon Abyssal.” Batin Ren Yuu dan langsung mengubah arah ia pergi yaitu menuju tempat Xia Qingyue berada.
**
Di tempat Han Zhiya, ia juga langsung bergerak setelah mendapatkan panggilan dari Xia Qingyue. Ia sebenarnya tidak ingin membantu wanita Succubus berbahaya tersebut. Tetapi, ia sangat tau bahwa jika ia tidak pergi, maka akan sulit untuk mencari keberadaan Ren Yuu yang selalu tampak menyembunyikan dirinya.
Oleh karena itu, Han Zhiya pun langsung bergerak ke arah tempat Xia Qingyue berada.
**
Di suatu tempat di Makam Demon Abyssal, terlihat Xia Qingyue yang sedang menatap ke arah langit yang saat ini memiliki banyak retakan seperti sebuah jaring laba-laba.
“Dalam waktu paling lama setengah hari, tempat ini akan hancur sepenuhnya. Meskipun energi dan hukum di tempat ini luar biasa mengerikan, untuk mempertahankan dimensi seperti ini, tetap saja itu tidak cukup jika tidak memiliki intinya yang kemungkinan adalah Roh itu.” Batin Xia Qingyue. Ia pun menatap kembali ke arah Xia Yuan yang tampak memasang wajah serius karena Makam Demon Abyssal hendak hancur.
“Apakah kau ingin melanjutkan pertarungan, Xia Yuan?” Tanya Xia Qingyue saat auranya tampak henda meledak sekali lagi.
__ADS_1
Mendengar apa yang dikatakan oleh Xia Qingyue, Xia Yuan pun menatap ke arah Succubus wanita yang merupakan saudara kembarnya itu. Ia sangat membenci Xia Qingyue ke tulang-tulangnya karena telah terpilih sebagai calon Penguasa sah Realms Of The Abyss sementara dirinya adalah yang tertua diantara keduanya dan bahkan memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi.
“Kau sangat membuatku muak! Walaupun mungkin kita memiliki darah yang sama, aku tidak akan pernah memaafkan seseorang sepetimu yang mencoba untuk mengendalikan segala hal dari balik layar! Kau bahkan memperalat diriku!” Balas Xia Yuan sangat dingin.
Xia Qingyue tidak membalas sama sekali karena memang benar bahwa dirinya memanfaatkan segala hal bahkan saudara kembarnya sendiri. Dan semua itu demi sesuatu yang ingin ia capai dan berkaitan dengan cita-citanya. Ia pun melirik ke arah tungku milik Demon Abyssal yang merupakan sebuah Artefak Surgawi juga.
Informasi tentang Artefak Surgawi milik Demon Abyssal ditemukan oleh Xia Qingyue di reruntuhan kuno di sekitar Makam Para Dewa. Tetapi ia tidak menemukan catatan tentang tongkat yang memiliki kelas yang sama dengan Tungku Sage dan itulah sebabnya Xia Qingyue tidak tau apa diincar oleh Chen Fan.
“Xia Qingyue! Katakan apa sebenarnya rencanamu! Jika tidak, aku akan melenyapkanmu di sini sekarang juga! Kau pasti tau bahwa aku lebih unggul darimu!” ucap Xia Yuan dingin.
“Kau tidak perlu mengetahuinya! Jika kau ingin tau, datanglah ke Makam Para Dewa dan semua jawabanmu akan ada di sana! Ambisimu tentang menguasai Realms Of The Abyss hanyalah lelucon bagiku!” Balas Xia Qingyue datar.
“Apa katamu? Ambisiku menjadi seroang penguasa salah satu Realms hanya lelucon? Kau semakin membuatku muak, Qingyue!” Teriak Xia Yuan dan langsung melesat ke arah Xia Qingyue dengan kekuatan penuhnya.
“Tampaknya kau sudah tiba.” Gumam Xia Qingyue saat melirik ke arah tempat lubang kegelapan yang terbuka.
Dari lubang kegelapan, seorang pria muda dengan rambut putih pun perlahan keluar. Ia tidak lain adalah Ren Yuu yang datang karena panggilan oleh Xia Qingyue.
“Dia..” Xia Yuan memasang wajah sedikit aneh ketika menatap ke arah Ren Yuu karena tidak menyangka seorang kultivator akan berada di dalam Makam Demon Abyssal. Tetapi, ia sedikit berkerut ketika merasakan ada darah Beast Race di dalam tubuh Ren Yuu dan itu terasa sangat kuat.
“Dewa Kegelapan? Aku tidak menyangka bahwa akan ada Dewa Kegelapan yang baru. Tetapi, apa yang dia lakukan di tempat ini?” Batin Xia Yuan dan menatap ke arah Xia Qingyue.
“Apakah ini bala bantuan yang kau panggil? Apa kau pikir kekuatannya akan membantumu melawan aku?” Tanya Xia Yuan dingin dan merasa sedikit kecewa dengan Xia Qingyue karena memanggil bala bantuan untuk melawannya.
__ADS_1
Xia Qingyue tidak membalas sama sekali dan menatap ke arah Ren Yuu lalu melirik ke arah Tungku Sage.
Tanpa bertanya pun, Ren Yuu tau bahwa benda yang seperti kuali tersebut adalah benda yang diinginkan oleh Xia Qingyue.
Deg!
Ren Yuu pun menghilang dalam sekejap lalu muncul di depan kuali yang berada di sebuah altar berwarna merah.
“Hm? Apakah dia berniat untuk mengambil benda itu? Sungguh keberanian yang luar biasa! Aku tidak sabar melihatnya untuk dihisap ke dalam kuali itu!” Batin Xia Yuan dengan senyum sinis lalu menatap ke arah Xia Qingyue yang hanya diam sepanjang waktu.
“Hm?” Kerutan pun muncul kembali di dahi Xia Yuan ketika merasakan energi spiritual yang teramat kuat muncul tiba-tiba.
Portal berwarna putih pun muncul dan seorang wanita keluar dari dalamnya. Dia tidak lain adalah Han Zhiya yang menyusul ke tempat itu juga.
“Makhluk Alam Dunia Lain? Kenapa mereka keluar dari tempat itu?” Batin Xia Yuan dan merasa sedikit heran karena biasanya penghuni Alam Dunia Lain tidak akan mau muncul di dunia kehidupan karena suatu sebab di masa lalu. Tetapi ia berpikir kembali apakah Xia Qingyue saat ini bekerja sama dengan penghuni Alam Dunia Lain dan tidak tau bahwa tempat tersebut telah dihancurkan oleh Jin Xan.
Sementara itu, dikejauhan terlihat dua sosok Abyssal Race yang merupakan Yi Rong dan Dong Fang yang selalu memperhatikan semua hal dari kejauhan.
“Kenapa mereka berhenti bertarung? Siapa keduanya?” Dong Fang memasang wajah gelap karena ia sangat ingin menyaksikan Xia Yuan dan Xia Qingyue saling membunuh satu sama lain.
“Apa yang harus kita lakukan saat ini? Apa kita pergi lebih dulu? Juga, kuali itu tidak penting sama sekali karena tidak ada catatan tentang kegunaannya meskipun aku merasa bahwa kuali itu adalah sesuatu yang hebat!” ucap Yi Rong.
Keduanya saling memandang lalu mengangguk. Dong Fang dan Yi Rong pun langsung menghilang dari tempat itu karena tau bahwa percuma saja menunggu kedua Succubus untuk saling membunuh. Keduanya pun pergi keluar dan menuju tempat yang ingin dimasuki oleh semua Dewa Zaman Kuno, yaitu Makam Para Dewa.
__ADS_1