
Sekte Cahaya Surgawi
Ren Yuu tidak takut sama sekali memprovokasi seseorang jika bukan dirinya yang memulai masalah lebih dulu.
Dengan seringai lebar diwajahnya, Ren Yuu menatap ke arah Di Tian yang memasang wajah gelap. “Apakah kau ingin mengalami nasib yang sama dengan orang kekar ini?” Ren Yuu menunjuk ke arah pengawal Di Tian yang tidak lagi sadarkan diri dengan kepala tertanam ke tembok.
Di Tian menggertakkan giginya dengan kuat sampai-sampai terdengar. Niat membunuhnya merembes keluar karena ia sangat ingin menerjang ke arah Ren Yuu. Namun, melihat kekuatan yang ditampilkan oleh Ren Yuu, ia sedikit ragu karena merasa bahwa Ren Yuu pasti lebih kuat dari pada itu. Dari analisisnya, ia membuat spekulasi bahwa Ren Yuu mungkin memiliki kekuatan yang sama dengannya. Pertarungan seperti itu tidak akan menguntungkannya sama sekali.
Tidak lama kemudian, pada murid-murid yang ada di dalam bangunan itu pun bertandatangan ke lantai tiga dan terkejut ketika melihat apa yang terjadi.
“Bukankah itu Di Tian? Apa yang terjadi pada pengawalnya?”
“Hei lihat, tampaknya seseorang mencoba menantangnya.”
Diskusi para murid pun pecah ketika melihat Di Tian yang tampak sangat marah saat ini. Siapapun tau bahwa Di Tian akan bisa mengamuk kapan saja.
Namun yang menjadi fokus perhatian para murid adalah Ren Yuu yang menatap Di Tian sangat rendah. Siapapun tau bahwa itu adalah sebuah provokasi untuk Di Tian agar menyerang.
Di Tian melihat sekelilingnya dan menemukan banyak murid yang menaungi dirinya untuk menyerang. Ia sangat paham bagaimana pemikiran para murid, mereka ingin melihat sebuah pertunjukan menarik yaitu pertarungan antara dirinya melawan Ren Yuu.
“Jika kau tidak ingin bertarung, enyahlah pecundang.” ucap Ren Yuu saat qi-nya merembes keluar. Ia sangat jijik terhadap seseorang seperti Di Tian. Ia telah mengenal seseorang yang bernama Shen Jian yang merupakan Putra Patriak Clan Cahaya Suci, tetapi dia tidak arogan seperti Di Tian.
__ADS_1
Perbedaan tingkat kebangsawanan mereka pastilah dangat jauh. Tetapi melihat seseorang selevel Di Tian sangat sombong dan mencoba menantangnya, ia pasti tidak akan memberikan keringanan sama sekali. Jika itu berada di luar Sekte, bisa dipastikan bahwa ia akan langsung mencabik-cabik Di Tian untuk memberi tahu siapa bosnya.
Kata-kata Ren Yuu membuat para murid yang berada di sana tercengang dan melebarkan mata berserta mulut mereka lebar-lebar karena tidak menyangka bahwa Ren Yuu akan menyebut Di Tian yang dikatakan seorang Tuan Muda Tiran sebagai pecundang.
Bahkan Zi Ling tidak menyangka bahwa Ren Yuu akan pergi sejauh itu. Ia saat ini tidak tau apakah harus tertawa atau menangis mendengar hinaan terang-terangan Ren Yuu kepada Di Tian.
“Aku akan membunuhmu!” Di Tian yang tidak tahan dengan hinaan itu lagi langsung melesat ke arah Ren Yuu mengerahkan semua kekuatan yang ia miliki.
Melihat Di Tian menyerang, Ren Yuu pun tersenyum lebar. Ia pun mengerahkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar di tangan kanan lalu menambahkan hukum Cahaya dan Yang agar membuat serangannya semakin kuat.
Di Tian langsung mengeluarkan pedangnya lalu menebas ke arah Ren Yuu sementara Ren Yuu mengayunkan tinjunya sekuat tenaga ke arah pedang Di Tian.
Tap! Tap!
Para murid yang awalnya bersemangat untuk melihat pertunjukan pun memasang wajah sedikit pucat ketika menatap siapa yang menangkap serangan Ren Yuu dan Di Tian. Tidak hanya mereka, bahkan Zi Ling juga sedikit takut ketika melihat sosok tersebut.
Sementara itu, Ren Yuu menyipitkan matanya karena tidak menyangka bahwa tinjunya tampak seperti pukulan bayi dihadapan seseorang yang menghentikan tinjunya.
Untuk Di Tian, ia tetap memasang wajah gelap dari waktu ke waktu. Niat membunuhnya tidak mereda sama sekali walaupun ada seseorang yang menghalanginya untuk menghabisi Ren Yuu.
“Apa yang sedang kalian lakukan? Apakah kalian ingin melakukan pertarungan di dalam Sekte?” Pria paruh baya yang menghentikan serangan keduanya pun bertanya dengan nada dingin saat menatap ke arah Di Tian lalu ke arah Ren Yuu.
__ADS_1
“Tetua Long!” Ucap Di Tian dingin. Ia tentu mengenal Tetua tersebut yang dikatakan tidak pernah lunak kepada seorang murid walaupun murid itu adalah seorang bangsawan. Bisa dikatakan, semua murid yang berasal dari Clan kuat sangat membenci Tetua Long sampai ke tulang tulang.
Di sisi lain, Ren Yuu menatap ke arah Tetua Long dengan seksama dan mencoba untuk mengukurnya. “Tier God Exalt?” Batin Ren Yuu mencoba menebak tingkat kekuatan Tetua tersebut.
“Apa yang dilakukan oleh Tetua Long di sini! Gawat, jika begini, Ren Yuu pasti dalam masalah.” Batin Zi Ling. Ia pasti akan mencoba sebisanya untuk membantu Ren Yuu tetapi ia sama sekali tidak memiliki ide untuk melakukannya.
“Di Tian.. setelah ini kau datang ke komite Penegak hukum. Dan untukmu..” Tetua Long menatap ke arah Ren Yuu dengan mata menyipit sedikit.
“Ren Yuu, murid baru.. aku tidak menduga bahwa hari pertama kau memasuki Sekte kau akan membuat masalah. Kau juga datang ke komite Penegak hukum. Jika tidak, kau mungkin akan dikeluarkan di hari pertama kau memasuki Sekte.” ucap Tetua Long dingin.
Ren Yuu menarik tinjunya dan hanya mengangguk kecil. Ia tampak seperti tidak peduli sama sekali apakah dia dikeluarkan atau tidak. Ia yakin bahwa ia masih bisa meningkatkan kultivasinya diluar sana walaupun tidak akan secepat dengan dirinya memasuki Sekte Cahaya Surgawi.
Sedangkan untuk Di Tian, ia menarik pedangnya lalu menyimpannya. Ia hanya menggertakkan giginya dengan kuat lalu langsung berbalik pergi karena ia sudah terlalu banyak kehilangan muka di saat pertemuan pertamanya dengan Ren Yuu.
“Kau akan menyesal karena telah menantangku. Aku akan membuat kau menderita di Sekte ini!” Batin Di Tian saat pergi dari hadapan semua orang.
Ketika menatap Di Tian pergi, Tetua Long melirik sekali lagi ke arah Ren Yuu lalu langsung pergi juga dari tempat itu. Ia tentu saja tertarik dengan Ren Yuu karena ia juga salah satu Tetua yang telah menerima pesan tentang hasil penilaian tes yang Ren Yuu lakukan.
Sementara itu, para murid pun berbisik-bisik beberapa hal dan menatap Ren Yuu dengan seksama lalu bubar juga dari tempat itu karena tidak ada lagi pertunjukan menarik.
Ren Yuu menatap ke arah Zi Ling lalu bertanya, “Di mana Komite Penegak hukum?” Tanyanya dengan nada canggung.
__ADS_1
Zi Ling yang mendengar pertanyaan itu terdiam. Ia ingin berteriak kepada Ren Yuu saat ini yaitu, kenapa kau malah berfokus pada hal itu? Apakah kau tidak tau bahwa kau saat ini dalam masalah besar?
Zi Ling sangat ingin berteriak tetapi ia hanya bisa menghela nafas panjang dan menuntun Ren Yuu ke Komite Penegak Hukum.