
Ada yang kangen cerita keluarga Nisa?
Mau dilanjutin nggak?
Noveltoon adalah rumah ketiga bagi saya dalam menuangkan novel novel selama ini. Pertama kali menulis adalah di kaskus. Di sana cerita saya dinikmati tanpa ada syarat apa pun. Semua orang bebas membaca tanpa harus membayar untuk buka kunci bab. Di sana juga pertama kali saya mendapatkan hadiah berupa uang tunai karena pernah memenangkan program kaskus dalam tema 10 cerita terbaik bulanan. Saya akhirnya tahu kalau menulis bukan hanya menjadi sebuah hobi, tapi hobi yang menghasilkan.
__ADS_1
Saya beralih ke *******, dan di sana saya juga mendapatkan pembaca paling banyak dengan semua novel saya saat itu. Hingga akhirnya saya datang ke Noveltoon karena ajakan salah satu teman sesama. penulis juga. Hampir satu tahun saya beradaptasi di Noveltoon dan pembaca saya pun bertambah.
Sampai akhirnya muncul regulasi baru di sini. yang membuat saya tidak nyaman dan memutuskan mencari pf lain yang bisa memberikan kenyamanan. Tidak dapat dipungkiri, saya menulis bukan hanya sekedar menyalurkan hobi. Tetapi juga dengan menulis saya bisa mendapatkan penghasilan. Buku cetak saya tidak laku di pasaran. Saya pikir, hanya segelintir orang yang mau membeli novel sekalipun daya minat bacanya tinggi, tetapi banyak faktor yang membuat mereka tidak bisa membeli novel sekalipun mereka menginginkannya.
Akhirnya saya beralih ke pf berbayar dengan sebuah peraturan membeli koin untuk beberapa bab berbayar. Saya sudah menjelajah beberapa pf berbayar lainnya. Suka duka sudah saya rasakan dari mendapat penghasilan setiap bulan hingga gaji saya tidak dibayarkan.
__ADS_1
Saya masih ingin melanjutkan kisah keluarga ini. Walau ini adalah cerita fiksi, tetapi ada beberapa kejadian dan alur yang saya ambil dari pengalaman hidup saya, keluarga, dan orang orang di sekitar. Semoga saya tidak mengecewakan kalian. Jika dalam menulis tidak lagi memberikan kenyamanan. Banyak hal terjadi selama beberapa tahun terakhir. Yang menjadikan titik balik kehidupan saya.
Saya masih menyukai kisah horor, walau banyak resiko yang saya hadapi saat menuangkannya ke dalam tulisan. Tapi saya harap, saya masih diberi kesempatan untuk terus menjadi penulis horor yang selama ini melekat dalam diri saya.
Saya sudah punya beberapa judul novel lain. Novel satunya, yang berjudul KKN di dusun kalimati, masih dalam proses ketik dan butuh keberanian serta fokus yang tinggi sehingga agak lama untuk melanjutkannya. doakan saya supaya terus diberikan kelancaran sehingga bisa terus menulis dan menuangkan semua imajinasi saya di sini. Terima kasih untuk teman teman yang terus mendukung saya dan masih bertahan di sini menunggu saya.
__ADS_1
akhir kata, saya akan meneruskan novel ini. Sampai saya benar benar sudah tidak memiliki ide lagi untuk kisah keluarga ini. Sekali lagi Terima kasih banyak untuk teman teman di sini. Tunggu saya, ya.