Hei Gadis Indigo (The Series) TAMAAAAAT!!!!

Hei Gadis Indigo (The Series) TAMAAAAAT!!!!
Part 24 sosok di rumah om gunawan


__ADS_3

Hari ini adalah hari minggu.


Aku & indra berencana utk joging di gor.


Kami berangkat setelah sholat subuh.indra lari lari kecil sedangkan aku jalan jalan.katanya aku gak boleh lari lari.takut anak kami mbrojol.


Jarak dari rumah ke gor memang tdk begitu jauh.terjangkau jika jalan kaki.apalagi ini hari minggu.banyak orang yg joging/ bersepeda santai.


Sampai di gor,aku duduk di depan wall climbing yg ada ditengah gor.biasanya ada beberapa yg suka latihan panjat tebing disini.aku pun dulu sering kesini.


"Nis,aku muter dulu ya"kata indra.


"Oke..aku nunggu disini"jawabku santai.


Indra berlari memutari gor.aku hanya duduk sambil membeli sosis bakar dan susu sapi segar.


Sambil memainkan game andalanku diponsel.


Saat asik main game,ada beberapa anak muda yg duduk tdk jauh dariku.


Firasatku sudah tdk enak.


Namun aku masih cuek saja.


"Neng... Sendirian aja?"tanya salah 1 dari mereka.


Aku masih diam saja tak menanggapi.


"Kenalan donk neng.."katanya lagi.


Aku masih anteng,berusaha mengatur emosiku yg hampir naik.


"Jiaahh,,sombong bgt sih neng.. Cantik cantik sombong!! "Katanya ketus.


"Eh,mas!! Bisa diem gak sih??brisik tau gak??!!"kataku sambil melirik ke arah mereka.


"Eh... Berani bgt nih cewek..belagu bgt sih!!"katanya tdk terima.


Kubanting cup susu sapi yg ada ditanganku sambil berdiri.dan sisa2 susu sapi berserakan di aspal.


"Kamu yg belagu!! kamu pikir aku takut sama kamu..!!" kataku menantang dia.


Ibu pedagang sosis yg didekatku panik.


Beberapa teman yg ada didekatnya ikut berdiri.cemen semua nih.


"Wah..nantangin nih cewek!!! Nggak tau siapa kita??!!"kata salah 1 dari mereka.


"Bodo amat,gue gak peduli siapa elo!! Maju sini!!!"tantangku yg tdk peduli sekitarku yg ramai dan menonton kami.


Mereka agak ragu utk maju,mungkin krn aku perempuan.


"Eh ... Temen gue kan cuma mau kenalan,situ senewen bgt sih??jangan mentang2 cantik jadi belagu!!"kata salah 1 dari mereka lagi.


"Kenalan kok maksa!!!"kataku.


Buuuggg!!


Tanpa babibu lagi ku pukul perutnya,krn posisi kami yg dekat.


Dia meringis kesakitan.teman2nya yg lain ikut maju.


Saat salah 1 dari mereka hendak memukulku,tiba2 ada yg menghalangi nya.


Dipelintirnya tangan pemuda itu.


Siapa lagi kalau bukan babang indra ku..


"Kenapa yank?mereka cari ribut?"tanya indra dgn suara datar.


"Biasa... Ngajakin aku kenalan tadi tuh.. Aku nya gak mau,eh mereka nyolot.."kataku kesal.


Indra yg tadinya menatapku lalu melirik ke orang yg tangannya masih dipelintir olehnya.


"Kalian mau kenalan sama dia??


Namanya nisa,,dia istriku.."kata indra dgn mata melotot.


Dia ketakutan melihat reaksi indra yg tersulut emosi,apalagi tau bahwa indra suamiku.


Postur tubuh indra yg proposional membuat mereka beringsut mundur.dan beberapa dari mereka sudah lari tunggang langgang dan meninggalkan temannya yg masih dicengkram indra kuat.


"Maaf om... Maaf... Saya nggak tau.."katanya ketakutan.sampai2 dia mohon ampun ke indra.


"Udah ndra..lepasin..kasian.."kataku sambil menyentuh bahunya.


Indra lalu melepaskan pria tadi.dan dia langsung lari menyusul teman2 nya.


Beberapa orang bersorak tepuk tangan utk kami.

__ADS_1


"Wah,keren mas..mba.. Kompak"kata salah 1 bpk yg ikut melihat kejadian tadi.


Indra hanya senyum ke bpk itu.


"Kamu gak papa kan nis?"tanya indra.


"Gak papa kok.."jawabku.


"Pulang aja gmn?"tanya indra.


"Yuk..tapi kita liat wisata kuliner dulu ya didepan.."ajakku.


Didepan gor memang selalu ada wisata kuliner di sepanjang jalan.bukan hanya kuliner saja,tapi banyak sekali yg dijual disana.


Seperti bantal,baju,korden,segala macam barang ada disana.seperti pasar dadakan lah.


Kami berjalan bergandengan tangan sambil melihat2,dan beberapa kali aku berhenti utk membeli cemilan yg kusuka.


Indra dgn sabarnya menungguku.


Setelah matahari mulai naik,kami lalu pulang.naik andong..hehe..curang ya..


mungkin kalau hanya indra saja yg pergi,dia pasti akan lanjut lari lagi sampai rumah,namun karena aku ikut,akhirnya kami naik andong utk pulang kerumah.


Sampai dirumah,sudah ada papa didi dan mamah melati.


Tumben nih,pagi pagi papa & mamah mampir.


"Udh lama pah?mah?"tanyaku saat sampai teras dgn beberapa kantung kresek ditanganku.


"Belum kok,baru aja.."sahut mamah melati.


"Kamu hbs lari pagi apa belanja nis?banyak bnr yg dibeli"kata kak adam ikut melihat kantung yg kubawa.


Dan dia nyomot satu burger yg kubeli.hmm...


Aku lalu ikut duduk diteras,dan tak lama indra menyusul setelah membayar jasa andong tadi.


"Kalian sibuk gak?"tanya papah didi.


"Enggak kok pah.."sahutku


"Papah mau ngajak makan siang dirumah temen lama papah..mau gak nis?"tanya papah lagi.


"Siapa sih pah?"tanya indra.


"Om gunawan.."


"Ya udah ayok.."


Sebelum pergi aku&indra memutuskan mandi dulu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kami sampai dirumah om gunawan.rumahnya ada diperumahan elite.yg harganya milyaran.rumahnya 2 lantai dan luas sekali.


Saat ada diteras,rasanya hawa disini tdk menyenangkan.


Aku merasa pusing tiba2.


Kami disambut oleh seorang wanita paruh baya yg sangat cantik.dan disampingnya mungkin anaknya.


"Silahkan masuk..."kata wanita itu.


"Maaf ya,terlambat jeng..jemput anak2 dulu nih.."kata mamah.


"Oh iya,indra tambah ganteng aja ya.. Trus ini,,istri indra ya?"tanyanya ramah.


"Iya jeng..ini nisa.istrinya indra.."


Kami lalu bersalaman,dia adalah tante claudia,istri om gunawan.dan disampingnya adalah anak nya,yg bernama angel.


Kami lalu masuk kedalam.


Rumahnya besar sekali perabotannya terlihat mahal.


Lalu tak lama om gunawan keluar dari kamar.walau aku belum pernah bertemu namum aku sudah bisa menebaknya.namun agak aneh ya,om gunawan terlihat lebih tua dari tante claudia,jika orang yg tdk tau,pasti menganggap tante claudia itu anaknya om gunawan.


Lalu keluar lagi seorang pria muda yg seperti nya seumuran dgn kami.


Dan indra sepertinya sudah mengenalnya.karena mereka terlihat akrab.namanya,fernando.


Kami lalu dipersilahkan langsung keruang makan.


Jujur,ak merasa kurang nyaman ada dirumah ini.rasanya gerah.padahal ac sudah menyala.


Kuperhatikan,angel beberapa kali melirik ke indra.dan menatapku sinis.


Sepertinya dia suka sama indra.

__ADS_1


Namun indra hanya mengobrol dgn nando saja.nando ini seorang pilot maskapai yg cukup terkenal.


Kebetulan dia sedang libur karena biasanya dia ada diluar kota dan pulang hanya sebulan sekali.


Saat makan,hawa disekitarku makin panas.kuperhatikan sekelilingku sambil minum air putih ditanganku.


Glekkk


Aku tertegun dgn sosok wanita yg seumuran dgn om gunawan sedang duduk di ruang tamu yg dapat sangat jelas kulihat.


Dia mengisyaratkan ku utk diam.


Aku makin berkeringat.papah melirik ke arahku.


"Nis,,gak papa kan?"tanya papah sambil sesekali melihat ke sosok wanita itu.


Papah didi juga indigo.


Aku hanya mengangguk.


"Kamu gak papa sayang?keringetan gitu..gerah bgt ya?"tanya indra.


"Hah..ii...iya..gerah.. "Kataku tergagap.


"Ya udah,habisin dulu makannya.nanti jalan2 aja kebelakang rumah,disana pasti lebih dingin.."saran om gunawan ramah.


"Iya om.."kataku.


Aku melanjutkan kembali makan.


saat aku fokus makan,aku tersentak kaget.sosok wanita itu makin mendekat dan berdiri dibelakang tante claudia.dari jarak sedekat ini,aku bisa dgn jelas melihat bentuknya yg mengerikan.


Wajahnya cantik,namun pucat pasi.tengkorak kepala belakangnya hilang dan lukanya terlihat menganga lebar,bahkan otaknya terlihat jelas.


Perutnya robek.dan terlihat organ dalamnya.


Dia maju mendekat ke makanan tante claudia.dan darah dari perutnya menetes kedalam makanan di piring tante claudia.


Hal ini membuatku mual.tante claudia yg tdk tau dgn santainya melahap makanan nya.


Kututup mulutku dgn tissue diatas meja.aku melirik papah,papah pun menatapku.


Kami tdk berani berbuat apa2.


Bukan hanya itu saja,air minum milik tante claudia diludahi.


Aku benar2 tdk tahan lagi.


Kuletakan sendok yg ada ditanganku dgn kasar,sehingga menimbulkan bunyi yg membuat mereka semua menatapku heran.


"Kenapa nis?makanan nya nggak enak?"tanya tante claudia.


"Oh bukan tante..nisa cuma.. Agak mual"jawabku sambil menutup mulutku.


"Nisa ini lagi hamil jeng,jadi harap maklum ya"jelas mamah.


"Oh gitu.. Iya,kalo lagi hamil memang gitu nis.nikmat bgt.."sahut tante claudia.


"Wah..senang nya mau punya cucu kamu di.."kata om gunawan.


Papah hanya senyum dan menatapku iba.


"Ndra,bawa nisa ke belakang rumah aja gih.. Biar rada enakan.."saran papah.


"Iya bener itu,"sahut om gunawan.


"Ya udah,indra ke belakang dulu ya.. Yuk nis"kata indra sambil menggandeng ku.


Sosok wanita tadi hilang.


"Gue temenin ndra.."kata nando ikut beranjak juga dari duduknya.


Akhirnya kami bertiga ke belakang rumah.


\=\=\=\=\=


Sampai dibelakang rumah,nando mengajak kami melihat kolam ikan milik nya.disini pemandangan nya cukup bagus ,selain kolam ikan,ada kolam renang juga.


"Udah brp bulan nis?"tanya nando tiba2.


"Baru jalan 5minggu nih.."kataku.


"Kpn nih,nyusul.. Kok anteng aja sih do.."indra meledek nando.


"Ah,,tau ah ndra.. Belum dapet calon..masih pengen sendiri.. "Kata nando cuek.


Wuuushh


Angin berhembus menerpa wajahku,dan samar2 aku melihat sosok wanita tadi ada di balkon lantai 2 sedang memandang kami dan menatap sedih nando.

__ADS_1


Siapa sebenarnya dia?


__ADS_2