Hei Gadis Indigo (The Series) TAMAAAAAT!!!!

Hei Gadis Indigo (The Series) TAMAAAAAT!!!!
Part 25 sosok pendamping


__ADS_3

Indra dan nando masih asik ngobrol,namun aku terus mengawasi sosok wanita itu.


"Nis.. Kamu kenapa?"tanya indra yg melihatku diam saja.


Aku hanya diam tdk meresponnya.


"Nisaa..."indra menyentuh bahuku.dan lagi lagi sosok itu hilang.


Aku makin penasaran,siapa dia?dia terlihat tdk menyukai tante claudia.tapi menatap nando iba.seperti rindu yg amat sangat.


"Eh... Kenapa ndra.."aku kaget.


"Ada apa?"tanya indra melihatku gelisah.


"Mmmm...nggak papa"ucapku sambil melirik nando.


"Gue ambilin minum ya nis.."kata nando.


"Boleh,makasih ya..maaf ngerepotin.."


"Santai kali.."lalu nando berdiri dan berjalan ke dalam rumah.


"Nis... Ada sesuatu kan?kamu aneh dari tadi.."tanya indra penasaran.


"Iya,,ada perempuan.. Serem bgt.tadi dia ada diruang makan,dia kaya gak suka sama tante claudia..tapi,barusan dia ada di balkon,sambil ngeliatin nando gitu,kaya sedih ndra..siapa ya dia?"tanyaku.


Indra nampak berfikir.


"Hmm.. Mungkin,tante rosi.. Mamahnya nando?"kata indra ragu.


"Lho?mamahnya nando?tante claudia....??"


"Dia ibu tiri nis,om gun sama tante claudia nikah 5 thn yg lalu.tante claudia sama tante rosi dulu sodara .."


"Angel??"


"Dia anak tante claudia.."


"Ohh pantes.."kataku yg mulai paham.


"Pantes apa?"


"Nando gak akrab sama angel ya.mereka kaya gak kenal gitu,cuek bgt.."


"Nando emang gak bisa nerima papahnya nikah sama tante claudia.makanya dia sekarang milih keluar kota,tinggal jauh dari sini.soalnya kalau serumah,nando bakal sering ribut sama tante claudia,juga angel"jelas indra.


Tak lama nando datang membawa nampan berisi minuman utk kami dan cemilan.


"Sorri lama...minum dulu deh.."


"Papah sama mamah masih pada makan?"tanyaku.


"Udah selesai kok,lagi pada ngobrol tuh,paling bentar lagi kesini"kata nando.


Memang tak lama mereka semua keluar dari rumah dan menyusul kami.


"Gmn nis,udah enakan?"tanya om gun.


"Udah om..udaranya seger disini"kataku sambil menarik nafas dalam2 utk mengisi paru paruku.


Udaranya memang segar,banyak pohon disini.tapi kalau malam,jangan harap aku mau disini.


Mereka lalu duduk disaung bambu dekat kolam renang.


"Aku ke toilet dulu ya nis.."kata indra.


Aku mengangguk.


Tak lama angel pergi juga masuk ke dalam.


Hmm..mencurigakan


Aku hanya menatap mereka berdua yg berlalu masuk kedalam rumah.


Awas,kalo kamu macem2 ngel!!


Nando yg menangkap sorot mataku yg terus melihat indra& angel lalu mendekat.


"Tenang aja nis,kalo angel macem2 gue bantuin hajar deh..hahahaha"katanya sambil ketawa.


"Ngaco..kamu segitu sebelnya sama adikmu do?"tanyaku mencoba mencari tau.

__ADS_1


"Adek gue?enak aja.. Bukan kali.. Najis punya adek kaya dia."katanya sinis.


"Lho kenapa?"tanyaku.


Untung aku& nando sedang berdiri agak jauh dari papa mama kami.kami memilih berdiri didekat kolam ikan.


"Ah,males gue nis.. Dia sama nyokapnya kan tukang rusak hubungan orang"katanya sinis.


"Maksud kamu?"


"Ya tante claudia kan ngerusak rumah tangga mamah papahku,sampai mamah meninggal trus dia jadi istri papah..dikira gue gak tau akal liciknya."dia melihat tante claudia dgn tatapan tajam.


Sepertinya nando memang dendam sekali.


Dari penuturan nando,tante rosi dan tante claudia sepupuan,


Namun,tante claudia sering berusaha mendekati papahnya,tapi krn om gun sangat mencintai istrinya,om gun tdk tertarik sama sekali.


Tapi lambat laun,tante rosi sakit2an.dan tak lama meninggal dunia,saat om gun down ,tante claudia terus mendekati om gun dan akhirnya mereka menikah.


"Gue rasa tuh perempuan cuma ngincar harta bokap gue nis.. Sekarang elu bayangin ya nis,elu mau?nikah sama laki2 yg umurnya 15 thn lebih tua dari elu ??!! Kalau bukan krn harta lantas apa coba?"analisa nando memang masuk akal.


"Mungkin emang tante claudia cinta bgt sama om gun..kamu jangan buruk sangka dulu"kataku mencoba menengahi.


"Ya kagak mungkin lah nis.. Tu perempuan udah 4x nikah,dan semua mantan suaminya tajir2..tapi berakhir tragis..mereka semua meninggal.."kata nando bergidik ngeri.


"Masa sih?kebetulan aja kali?"


"Ckckck.nisaa... Mana ada kebetulan yg sampe 4x!!"katanya kesal.


"Iya juga ya.."


Saat aku memandang ke tante claudia,terlihat tante rosi terus ada dibelakangnya.


"Do,mamah kamu itu rambutnya panjang,lurus sepunggung ya?"tanyaku


Nando melotot ke arahku.


"Tau dari mana nis?"tanyanya serius.


"Mmm..tau aja.."kataku lalu melihat ke arah lain.


"Hah?? Mm... "Aku bingung ditanya seperti itu.


"Mamahku dimana nis?kondisinya gmn?"tanyanya lagi,bahkan kali ini dia memegang tanganku seperti memohon.


"Duh gmn ya do...aku..."aku ragu utk mengatakan pada nando.


Namun saat aku menoleh ke samping kananku..


Gleekk!!


Sosok tante rosi ada disampingku.


"Aaaaaahhhhhh!!!"pekikku.lalu menutup wajahku dgn kedua tanganku.


"Nis,kenapa?"tanya nando bingung.


Kutarik tangan nando menjauh.


"Samperin indra yuk.."kataku sambil menarik tangan nando pergi.


Kami lalu berjalan masuk ke dalam rumah nando,dan saat didapur,kami melihat indra dan angel sedang mengobrol santai.


"Aw..aw..."kata nando pelan sambil melihat indra & angel.


"Lama bgt sih!!aku nungguin tau!!"kataku kesal.sambil kutarik indra menjauh dari angel.


"Maaf sayang,tadi diajak ngobrol sama angel nih"kata indra santai.


Kulirik angel yg terlihat tdk suka aku datang,dan tiba2 muncul sosok mengerikan dibelakangnya hendak mendekat padaku.


"Mau ngapain kamu!!!"kataku keras sambil melihat sosok dibelakang angel.


Dia kaget,melihat reaksiku.


"Apa sih?aku gak ngapa ngapain kok.dasar aneh"katanya gelagapan dan gugup krn aku melihat sosok dibelakangnya.


"Ibu sama anak sama aja!!! Dasar aliran sesat!!!"lalu aku pergi sambil menarik tangan indra.


"Eh..maksud kamu apa??!"angel tdk terima atas perkataanku barusan.

__ADS_1


Aku lalu berhenti ,dan kulepaskan tanganku dari indra.


Aku berbalik menatap angel yg tersulut emosi.


Indra dan nando hanya melihat kami dgn tatapan heran campur bingung.


"Kamu pikir aku gak tau??!! Kamu punya peliharaan??tuh dibelakang kamu!! Mau ngapain??"tanyaku.


"Kamu tuh ngaco ya,dibelakangku emang nya ada apa??"dia ngeles.


"Mau aku jelasin disini?aku sebutin kaya apa bentuk nya?mau??"kataku lalu maju.dia malah mundur ketakutan.


"Sampai kamu macem2 sama suamiku!! Awas kamu!! Kamu pikir aku gak tau niat busuk mu sama ibumu!!"kataku blak blak an.


"Kamu...!!!"angel tdk bisa berkata apa2 lalu memilih pergi naik ke lantai atas.


"Nis... Udah..."kata indra pelan, lalu memelukku dari belakang.


"Astagfirulloh haladzim.."ucapku sambil kutekan kepalaku.


"Kita pulang aja?"tanya indra.aku mengangguk.


"Tunggu,maksud kamu apa nis?"tanya nando tiba tiba.


"Hah.. Apa nya?gak ada maksud apa2..aku capek..mau pulang aja..yuk ndra.."ucapku bohong.aku lupa kalo masih ada nando disini.


Saat aku akan pergi nando menghalangi jalan ku.


"Jelasin dulu..maksud kata2 kamu apa nis.."pintanya.


Kuhembuskan nafasku dgn berat.


"Mungkin analisa kamu tadi bener do.."kataku akhirnya.


"Maksud kamu?"


"Rumah kamu diliputi aura gelap..ada banyak jin yg menguasai rumah ini,bahkan mungkin papah kamu."kataku


Nando kaget,sampai terduduk dilantai.indra mendekat lalu menenangkan nya.


"Jadi bener gosip yg beredar selama ini?trus Aku hrs gmn nis?"tanya nando yg bhs nya udah ganti 'aku kamu'.


"Jujur aku gak bisa bantu..tapi.. Nanti aku coba bilang kakakku ya,siapa tau bisa bantuin kamu"kataku.


Nando akhirnya tersenyum..


"makasih ya nis..tolong ya nis"katanya memelas.


"Udh do..kamu yg sabar ya...insha allah kita bantu sebisa kita"kata indra sambil menepuk bahu nando.


Karena hari sudah sore,kami lalu pamit pulang.


Angel tdk terlihat lagi.


Nando lalu meminta no ponselku.


Dan akhirnya kami pergi dari rumah itu.lega rasanya.


Saat dalam perjalanan,papah melirikku dari kaca depan.


Papah & indra duduk di depan,aku& mamah di kursi belakang.


"Kamu gak papa nis?"tanya papah.


"Huft... Nisa gak mau lagi kalo suruh kesana pah.."kataku lemas.


"Lho kenapa?"mamah heran.


"Papah kasian sama om gunawan sebenernya.."ucap papah.


"Nanti nisa cerita coba sama kak yusuf,siapa tau bisa bantu ya pah."kataku


"Iya,, makasih nis"kata papah singkat.


Mamah & indra yg memang tdk tau hanya diam.lalu aku menceritakan apa yg tadi kulihat ke mereka.


Mamah sampai melongo tdk percaya.karena mamah dan tante claudia adalah teman saat smu dulu.


Aku pun tdk menyangka akan bertemu keluarga seperti itu.


“Barang siapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika ia masih tidak mampu, maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman”

__ADS_1


__ADS_2