Hei Gadis Indigo (The Series) TAMAAAAAT!!!!

Hei Gadis Indigo (The Series) TAMAAAAAT!!!!
Part 26 leak


__ADS_3

Aku menceritakan pada kak yusuf tentang keluarga om gunawan saat kami semua berkumpul diruang keluarga malam ini.


"Gmn kak?bisa kakak tolongin gak?kasian mereka"pintaku.


Kak yusuf diam beberapa saat,lalu mengangguk tanda mengiyakan.


"Bsk kakak kesana deh,sama arif "kata kak yusuf membuatku lega.


Karena hari sudah malam,aku memutuskan tidur.indra masih diruang tengah bersama yg lain.


Kupaksakan utk memejamkan mata,walau bayangan dirumah om gunawan masih jelas dalam ingatanku.


Aku tdk habis pikir perbuatan tante claudia sampai sejauh itu,bahkan dia tdk peduli kalau orang yg dia celakain adalah sahabatnya sendiri.


Tek tek tek


Kudengar jendela kamarku seperti ada yg mengetuk.


Kubuka kembali mataku.kulirik dijendela yg sudah tertutup korden.


Tek tek tek


Bunyi lagi.karena penasaran aku mendekat perlahan.siapa yg mengetuk jendela kamarku malam2 begini.manusia tdk mungkin.samping jendelaku ini adalah halaman samping rumahku dan tdk ada akses luar yg bisa dgn mudah mengetuk jendelaku.


Jangan jangan tante rosi


Kuintip dari korden.


Sreeet!!


Kututup korden dgn cepat.yg diluar jauh lebih mengerikan dari tante rosi.


Leak!!


Masa disini ada leak?bukannya leak hanya ada di bali dan beberapa daerah tertentu,namun bukan di kotaku.


Apa itu leak yg dulu ku temui di bali?mau apa dia?


Duh,ngapain lagi itu si leak nyamperin kesini??


Klekk kleek kleeek


Jendela kamarku seperti berusaha dibuka paksa dari luar.


"Indraaaaaa!!"teriakku histeris.


Ceklekk


"Kenapa nis??"indra masuk dgn kak adam dan kak yusuf juga..


"Leak.."ucapku ketakutan.


"Hah??!"mereka kaget lalu kak yusuf mendekat ke jendela dan mengintip dari balik korden.


Indra menarikku menjauh dari jendela.kak adam mendekati kak yusuf ikut mengintip juga.


"Ih serem bgt!!"pekik kak adam lalu mundur menjauh.


Kak yusuf nampak berfikir.


"Kunci semua pintu dan jendela..jangan sampai leak itu masuk.bsk pagi kita pikirin lagi cara buat ngusir nya,karena kalau siang dia gak akan muncul."perintah kak yusuf.


Tanoa dikomando lagi,indra dan kak adam keluar kamarku lalu berkeliling disekitar rumah utk mengecek pintu dan jendela.bahkan ada yg dikunci ganda.agar leak itu tdk masuk.


Kami lantas berkumpul diruang tengah,bahkan papah,mamah,kak rahma kak shinta dan aim juga.


Kami tdk habis pikir,bagaimana bisa leak itu muncul disini.


"Kak..telfon mang ude coba!!"pintaku.


Kak yusuf lalu meraih ponselnya dan menghubungi mang ude.


Mereka ngobrol agak jauh dari kami.


Aku memeluk kak rahma,aim tidur dipangkuan mamah,kak shinta ikut memeluk mamah krn takut juga.


Tak lama kak yusuf kembali bersama kami.


"Kemungkinan itu leak yg ngejar kalian waktu dibali."kata kak yusuf.


"Lho bukannya mang ude udah nusuk leak itu kak?masa gak jadi mati?"tanyaku.


"Hal kaya gitu kan emang gak bisa dicerna pake logika kali nis..kali aja mang ude salah nusuk."kata kak adam.


"Trus gmn kak?"tanya indra yg cemas akan keselamatanku.

__ADS_1


"Kita jaga aja malam ini,kalau bisa semua kumpul jadi satu tidurnya..biar bisa saling jaga.asal leak itu gak bisa masuk,kita aman utk malam ini.bsk mang ude mau kesini."kata kak yusuf.


Kami paham lalu memutuskan tidur dikamar papah& mamah..


Disana juga digelar beberapa kasur lantai.dan pintu kamar dikunci.


Kami mencoba tidur,walau ketakutan masih menggelayuti pikiran kami.


Aku memeluk indra yg ada disampingku,kami tidur dikasur lantai.kak shinta,aim dan mamah diranjang atas.


Sisanya tidur di kasur lantai yg kami gelar.


Indra mengusap usap keningku ,dan tak berapa lama aku pun tertidur.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi nya setelah dicek ke seluruh ruangan,leak itu sudah tdk terlihat.dan kak yusuf ,kak adam,papah dan indra mengecek keluar juga,dan memang benar,leak itu tdk akan menampakan wujudnya.dia hanya akan muncul malam hari.


Karena khawatir akan keselamatanku,akhirnya indra tdk mengijinkanku masuk kerja.dia pun ijin.


Kami semua berdiam diri didalam rumah.lalu saat mang ude menelfon kak yusuf,kak yusuf dan kak adam pergi menjemput ke bandara.


Aku memutuskan menonton film saja diruang tengah,bersama kak rahma,dan indra.


Kak shinta sedang bersama mamah dikamar ,krn aim lebih anteng jika dikamarnya.


Aku bersandar didada bidang indra sambil ngemil dan nonton film.


"Nis,dani chat kakak..nanyain kenapa kamu gak masuk"kata kak rahma.


"Kok gak chat aku aja si dani?"tanyaku sambil melihat ponselku yg kuletakan dimeja.


"Oalah matiii."kataku.


"Kasih tau aja kak,yg sebenernya.indra sih udah ijin ke revan,tapi bilang nya ,nisa lagi gak enak badan.."kata indra.


"Oke.."ucap kak rahma.


Tak lama kak yusuf& kak adam pulang bersama mang ude & wayan.


"Lho bibi gak ikut mang?"tanyaku.


"Enggak..ada sodara yg hajatan.."kata mang ude saat salim dgnku.


"Hai wayan..ketemu lagi ya."sapaku ke wayan.


"Kak nisa lagi hamil?"tanyanya.


Ni anak sakti bgt deh.


"Iya wayan..kenapa?"tanyaku.


"Dia mengincar bayi kak nisa.."kata wayan lagi lalu membuat kami melongo.


"Masa?"tanya indra seakan tdk percaya,namun lebih ke takut.


Kami lalu duduk sambil ngobrol masalah leak ini.


"Jadi gini,mamang sengaja datang kesini krn udah tau,kenapa nisa dulu di deketin leak."kata mamang serius.


Kami diam ,menunggu penjelasan mang ude.


"Leluhur kita,dulu pernah tinggal di bali..dan pernah menjalin cinta sama warga asli bali."


"Tunggu mang..leluhur kita yg mana?"tanyaku minta penjelasan lebih rinci.


"Ya sebut saja,eyang uti mamang,berarti nenek buyut kalian."


Aku manggut2.


"Tapi krn mungkin bkn jodoh kali ya,,akhirnya eyang buyut uti meninggalkan pria itu,dan akhirnya menikah sama eyang buyut kakung yg disukabumi. kalian belum pernah ketemu ,karena mereka sudah mninggal sebelum kalian lahir.dan mungkin,saat nisa dateng ke bali,si leak itu tau kalau nisa keturunan eyang uti,dan yah.. Seperti yg kalian tau kemarin apa yg leak itu mau..dia mau ambil nisa.."jelas mang ude dgn nafas yg berat.


"Tunggu!! Maksudnya leak itu pria yg pernah deket sama eyang uyut putri mang?"tanyaku.


"Mungkin nis.."


"Duh,segitunya sih..trus kali ini dia kenapa ampe nyamperin kesini mang?"tanya indra gregetan.


"Iya,bukannya waktu itu mamang udah nusuk dia kan?katanya bakal mati kalo ditusuk gitu?"tanyaku ikut penasaran.


"Waktu itu mamang salah nis,dan dia ternyata selamat..dan sekarang dia mengincar anak kalian.."kata mamang membuatku takut.sampai2 ku pegang perutku krn sangat mencemaskan keselamatan anakku.


"Anak kak nisa bakalan menuruni kemampuan eyang,sama kaya aku"kata wayan.


"Apa?maksudnya?dia bakal kaya kamu?"kataku tdk percaya penuturan wayan.

__ADS_1


Wayan mengangguk.


Keluarga dari papah memang berasal dari sunda.dan masih ada keturunan darah biru juga,yg aku tdk tau bagaimana silsilahnya.krn aku tdk begitu tertarik.


Dan katanya sih leluhur kami ini sakti,pada jamannya.. :D


Pernah saat mamah kandungku keguguran,ada tetanggaku yg melihat macan putih memutari halaman rumah kami.kata papah itu leluhur kami yg menengok keadaan mamah.


Entahlah,itu betul/tdk..karena aku pun belum pernah melihatnya.


\=\=\=\=\=\=


Malam ini kak arif juga datang karena akan membantu kami untuk menghalau leak.karena kami yakin,leak itu akan kembali lagi.


Pukul 20.00 kami selesai makan malam bersama.semua pintu dan jendela sudah ditutup dan terkunci.


Kata kak arif,leak itu hrs dimusnahkan,agar kehidupanku lebih tenang.


Ada beberapa daun pandan yg dibawa kak arif kerumah.


Katanya leak takut daun pandan.


Masa sih??


Sampai larut malam,akhirnya aku yg sudah mengantuk memutuskan tidur dikamar bersama indra.


Baru beberapa jam tidur,tiba2 perutku sakit.kuremas sprei saking sakit nya.


Lalu samar2 kulihat sosok mengerikan sedang berusaha masuk lewat jendela kamarku.


"Indra...ndra..."kubangunkan indra yg terlelap disampingku.


Dia menggeliat.


"Kenapa sayang?"tanyanya sambil mengerjap ngerjapkan matanya mencoba bangun.


"Ii...itu ndra.."kataku gugup melihat leak itu mulai masuk lewat jendela.


"Ya allaaaah!!"pekik indra.


Dia segera bangun.dan menutupiku dari leak itu.


"Kakkkkk..kakaaaaakkkk!!"teriak indra keras.


Tak lama pintu kamar kami dibuka,dan kak yusuf,kak arif dan kak adam masuk membawa daun pandan dan memberikannya padaku.


Leak itu menoleh ke arah mereka ,dgn mengucapkan doa,kak arif maju dgn kak yusuf dgn membawa pedang panjang yg dibawa mang ude.mang ude dan wayan juga menyusul masuk.


Leak yg merasa tersudut lantas pergi keluar lewat jendela.


Para kakak ku tdk tinggal diam,mereka menyusul leak itu keluar.


"Kamu sini aja..aku bantu kak yusuf dulu."pinta indra lalu ikut keluar bersama yg lain.


Karena penasaran aku mengintip dari jendela kamar bersama kak rahma.


Mereka mengelilingi leak itu.bentuk nya sama seperti yg kulihat dulu.


Hanya kepala dan organ tubuhnya saja ,dia melayang berusaha menghindar.lalu tiba2 menyerang ..bahkan indra sampai terluka dibagian lengan kanan nya.


Mang ude dan wayan mendekat,lalu wayan melakukan gerakan yg sangat tdk kuduga.dia berlari ke arah leak itu,lalu bertumpu pada telapak tangan mamg ude dan menusuk kan pedang yg ditangannya,dari bawah menembus sampai kepala nya.


Dan saat kepalanya terlepas dari tubuhnya,wayan membawa nya menjauh.


Lalu memasukan kepala leak itu kedalam kotak.dan menutupnya.bahkan diduduki olehnya.


Gila..berani bgt si wayan..


Dan lama kelamaan tubuh leak itu lemas dan diam.


Mang ude melihat dan memastikan keadaannya.


Lalu tak lama mengangguk pada kami.


Maksudnya apa?mati?


Wayan lalu ikut mendekat ke mang ude.


"Kita berhasil."kata mang ude ke wayan.


Wayan tersenyum puas dan menatapku.


Malam ini kami lewati dgn penuh ketegangan dan semua selesai sudah.


Semoga kami tdk lagi berurusan dgn leak atau semacamnya.

__ADS_1


#jika masih ada rasa tertindas yang melahirkan kebencian dan dendam, jika masih ada nafsu birahi yang menggebu dan menuntut pemuasan dan jika masih ada kemarahan terpendam yang menuntut pembalasan, jika semua itu cukup untuk melahirkan penghancuran, maka apa yang disebut LEAK pasti tetap eksis.


__ADS_2