Hello Presdir

Hello Presdir
TAMAT


__ADS_3

"Ini anak Anda, Tuan Keno," ucap Dokter Salsa mengulurkan bayi yang sudah dibersihkan ke gendongan Keno. Mata Keno berkaca- kaca melihatnya. Sekarang dia telah menjadi ayah yang sesungguhnya.


"Mah..." cicit Keno memandang Maria.


"Wahhh tampan sekali cucu oma, bahkan melebihi Papanya," ucap Maria membelai pipi bayi Keno.


"Dia anakku, Mah..." Keno meneteskan air matanya, masih tak menyangka jika kini ia menjadi ayah.


"Kalau bukan anakmu lalu anaknya siapa? Kau itu ada- ada saja!" celetuk Bram sedikit kesal dengan anaknya.


Keno meletakkan bayi di dada Aira dan duduk di kursi samping brankar. Ia menciumi kening istrinya begitu lama. Rasa haru dan bahagia yang tak bisa dijelaskan, membuat Keno tak bisa berkata- kata.


"Curang!" seru Aira. Semuanya pun menoleh ke arahnya.


"Curang kenapa sih, Ra? Di sini 'kan lagi nggak ada yang main game," ujar Mega.



"Lihatlah dia, semuanya mirip Keno. Tak ada satupun yang mirip denganku. Padahal aku yang mengandungnya selama sembilan bulan dan aku juga yang melahirkannya. Ini curang," gumam Aira dengan nada kesal.


Semuanya lantas tertawa mendengarnya, Aira merasa iri dengan suaminya sendiri.


"Itu kan benihku, jadi wajar jika mirip denganku. Kau tidak perlu iri," ucap Keno terkekeh.


"Btw, siapa nama anak kalian?" tanya Frido penasaran.


"Aksa Arion Sanjaya," jawab Keno cepat.


"Mama suka dengan namanya, Aksa. Ututu cucu oma sangatlah tampan," ucap Mira membelai baby Aksa yang sedang tidur.


"Apa artinya, sayang?" tanya Aira.


"Lelaki yang penuh dengan kebaikan, hati yang jernih, mempesona dan mampu memikat hati, yang berasal dari Keluarga Sanjaya," jelas Keno.


Aira tersenyum mendengarnya, "Namanya bagus..."


"Biar aku yang menggendongnya, aku ingin sekali menggendong cucuku," ucap Bram. Keno pun mengulurkan Aksa ke tangan Bram. Air mata Bram menetes seketika, cucu yang selama ini ia tunggu telah lahir.


"Hello cucu Opa, kau sangat lucu tidak seperti papamu saat kecil dulu," celetuk Bram membuat Keno sedikit kesal.


"Aku juga ingin menggendongnya, berikan kepadaku," ucap Andi.


"Iya- iya, kau itu tidak sabaran sekali!" Bram mengulurkan baby Aksa ke Andi yang sudah siap menggendongnya.


"Cucu opa..." ucap Andi seraya menimang- nimang cucunya.

__ADS_1


"Om, Hana juga ingin menggendongnya," celetuk Hana. Dia langsung memberikan anaknya kepada Raka dan bersiap menggendong Aksa.


"Jangan rebutan dong, duhhh anakku..." pekik Keno.


"Diam saja kau!" ucap semua orang yang ada di sana. Keno langsung terdiam dan menggerutu kesal.


"Hay, baby Aksa tampan. Wahh sejak kecil saja kau sudah tampan begini, bagaimana besarnya ya. Pasti banyak wanita yang akan tergoda nantinya," ucap Hana.


"Baby, kalau sudah besar nikah sama tante Mega ya. Tante siap kok kalaupun nikah sekarang, uwuuu tampan sekali kamu, Nak," celetuk Mega yang langsung mendapatkan toyoran dari Sandi.


"Kau mau menduakanku?" Sandi bertanya dengan tatapan kesal kepada istrinya.


"Tidak, aku bahkan berniat untuk mentigakan kamu. Punya tiga suami sepertinya enak," jawab Mega bercanda.


Ruangan itu penuh dengan tawa bahagia dari para keluarga. Kedatangan Aksa Arion Sanjaya menambah kebahagiaan di keluarga itu.


***


Dua hari kemudian, kondisi Aira dan bayi sudah membaik dan mereka juga sudah diperbolehkan pulang. Di rumah, para keluarga sudah menyiapkan pesta penyambutan untuk Keno junior. Tak hanya dihadiri keluarga saja, tetapi juga dihadiri para rekan bisnis.


"Hati- hati sayang..." Keno menuntun istrinya turun dari mobil.


"Terima kasih, Papa."


Keno dan Aira yang tengah menggendong Aksa, berjalan disambut keluarga dan para tamu undangan yang sangat banyak memenuhi rumah mereka.



Semuanya sangat bersuka cita, ada yang meminta bergantian menggendong Aksa, ada yang meminta berfoto bersama, dan masih banyak lagi. Mereka berkata jika Aksa sangatlah tampan, jadi sayang jika tidak mengabadikan momen saat Aksa kecil. Karena mereka berpikir jika Aksa sudah besar maka akan bersikap dingin dan sulit untuk didekati sama seperti Papanya.


Acara berlangsung hingga sore harinya, semua tamu undangan sudah kembali ke rumah masing- masing. Tinggalah keluarga dekat saja yang masih di sana.


Keno menyuruh Aira untuk ke kamar Aksa dan menidurkannya di sana. Kamar Aksa sangatlah besar dan dihias dengan tema kartun lucu dengan banyak mainan di sana. Di sana juga ada ranjang khusus untuk Aira dan Keno.


"Baby sepertinya haus sayang, biar aku susuin dulu ya." Aira mengambil alih Aksa dari gendongan Keno.


"Wahh, sepertinya dia merebut semua perhatianmu. Aku tidak diperhatikan lagi deh nantinya..." ucap Keno dengan wajah pura- pura merajuk.



"Sayang, lihatlah papa. Masa iya dia cemburu denganmu. Papa lucu ya..."


"Pokoknya kau tidak boleh mengambil istriku sepenuhnya, kau harus cepat besar dan harus mandiri. Lakukanlah semuanya sendiri, jangan merepotkan istriku. Awas saja kalau aku tidak diperhatikan istriku lagi, aku akan menyalahkanmu," ancam Keno kepada anaknya. Dan Aksa hanya menatap Keno lalu tersenyum kecil seolah dia mengerti semuanya.


"Hai Aksa, papamu sudah gila. Kita tinggal tidur saja yuk, byeee papa..." Aira pun langsung merebahkan tubuhnya di ranjang dengan Aksa di sampingnya. Tak lama kemudian Aksa pun tidur, mungkin dia sudah kenyang.

__ADS_1


Keno menghampiri istrinya dan memindahkan Aksa di pinggir. Aksa pun menangis kencang karena tidurnya terganggu.


"Ihh dasar! Sama anaknya nakal sekali kau itu!" Aira menyentil kening Keno karena kesal.


"Cup cup cup sayang, Maafkan Papa yang nakal ya..."


"Tidur di pinggir dan Aksa yang di tengah! Jangan membantah!" ucap Aira seraya melototkan matanya.


"Iya- iya..." ucap Keno mencebikkan bibirnya.


"Jangan cemberut, nanti kau jelek!" ucap Aira membelai pipi suaminya.


"Iya-iya..."


Mereka saling melemparkan senyum dan tatapan penuh cinta. "Aku mencintaimu..." lirih Keno berkaca- kaca.


"Aku juga mencintaimu, tetaplah bersamaku sampai kita tua dan jadi debu," jawab Aira, matanya ikut berkaca- kaca.


"Itu pasti !"


***TAMAT***


.


.


.


.


.


Cuap- cuap Author🤗


Hai para pembaca "Hello Presdir", terima kasih ya bagi kalian yang sudah mengikuti dan selalu menantikan kelanjutan novel ini hingga TAMAT.


Tamat? Iya novelnya udah tamat guys😭aku sedih, itu berarti aku akan gabut karena engga ada kegiatan lagi. Ehh enggak dong pastinya, aku akan buat kisah anak Keno dan Aira. Akan terbit senin besok hehe. Makanya jangan di unfavorite dulu ya soalnya aku akan kasih pengumuman di sini dan kasih tahu judul novel selanjutnya.


Kisahnya tentang apa, thor? Rahasia dong😂Buat kalian yang mau menunggu novel anaknya si Keno & Aira saya ucapkan terima kasih sekali🤗


Oh ya, selama menunggu kalian juga bisa baca novelku yang satunya judulnya "Young Marriage"



Salam sayang dari Keno dan Aira💕

__ADS_1


Sampai bertemu di novel selanjutnya🤗Salam sayang juga dari Shintapuji😍wk wk


__ADS_2