
Amerika.
Suara ijab qabul terdengar menggema di rumah keluarga Cezy. Ya hari ini Cezy menikah dengan pria idamannya. Reno mengucapkan ijab qabulnya dengan lantang dan tanpa ragu-ragu.
Sahhh
Ya, kalimat itu yang di nantikan oleh Cezy dan Reno. Dan hari ini kalimat itu keluar dari mulut orang-orang yang menyaksikan pernikahan mereka.
Tangis bahagia menyertai keluarga mereka. Cezy yang duduk di samping Reno meneteskan air mata bahagianya.
Cezy mencium tangan Reno dengan takzim. Sementara Reno mencium kening Cezy dengan mesra.
''Terima kasih sudah mau menjadi istri dan ibu dari anak-anakku,'' ucap Reno pelan.
''Iya Mas.''
Mereka segera bersalaman dengan kedua orang tua mereka. Setelah acara ijab qabul selesai banyak orang yang memberikan selamat kepada Cezy dan juga Reno.
Cezy dan Reno meninggalkan ruang tamu yang masih di penuhi banyak orang. Mereka akan beristirahat sejenak karna nanti malam akan ada resepsi pernikahan mereka.
Cezy duduk di atas ranjang meremas jari jemarinya. Ia benar-benar gugup saat ini. Walaupun mereka pernah tidur bersama namun beda hal nya dengan sekarang. Saat ini mereka telah sah menjadi pasangan suami istri.
''Kamu kenapa sayang?'' tanya Reno menatap Cezy yang terus menundukkan kepalanya dan meremas jari jemarinya.
''Aku nggak pa-pa Mas. Kamu cepatlah bersih-bersih. Setelah itu istirahat,'' ucap Cezy.
''Mandi bareng yuk,'' ucap Reno menggoda Cezy.
Gleg.
''Em, kamu duluan saja Mas. Aku mau menghapus make up dulu,'' ucap Cezy.
Reno hanya tersenyum melihat tingkah Cezy yang menurutnya sangat lucu. Kemana sifat Cezy yang pemberani itu, kenapa sekarang Cezy menjadi kucing manis seperti itu, pikir Reno.
Reno mendekat ke arah Cezy yang masih duduk di pinggir ranjang.
''Ma mau ngapain Mas?'' tanya Cezy terlihat gugup.
''Mau buat adik untuk William,'' ucap Reno mengedipkan sebelah matanya.
''Mas, ini masih sore,'' ucap Cezy yang merasa ketakutan.
''Kenapa kalau masih sore?'' tanya Reno malah mendekatkan wajahnya di depan wajah Cezy. Cezy malah tambah ketakutan dan memalingkan wajahnya ke samping.
''Masss jangan begini,'' Cezy terlihat gugup dan jantungnya berdebar-debar.
''Kamu halal bagiku sayang, apa kamu lupa?'' tanya Reno.
__ADS_1
''Aku nggak lupa Mas. Aku hanya takut saja,'' ucap Cezy dengan wajah yang memerah.
''Kenapa harus takut. Aku akan melakukannya dengan pelan Sayang,'' ucap Reno. Tangan Reno tak tinggal diam, ia membelai pipi merah milik Cezy. Reno mendekatkan bi bir nya ke bibir ranum milik Cezy, dan Cup.
Satu ke cupan berhasil mendarat di bibir Cezy. Hanya kecupan biasa namun membuat jantung Cezy seperti lepas dari tempatnya.
Cup.
Reno meng e cup bi bir Cezy lagi. Bukan ke cupan tapi sekarang berubah menjadi lu matan- lu matan. Membuat Cezy mematung di tempatnya.
''Sayang boleh ya,'' ucap Reno meminta izin kepada Cezy. Walaupun Cezy sudah halal untuknya, namun Reno harus meminta izin kepada Cezy.
Cezy hanya mengangguk pasrah. Walaupun ia menolak tapi tubuhnya menginginkan lebih.
''Lakukan Mas. Tapi pelan-pelan saja,'' ucap Cezy tersipu malu.
Reno yang mengdengar lampu hijau dari Cezy pun langsung melepas jas dan kemeja yang ia pakai. Tubuh atletis milik Reno terpampang nyata di depan Cezy. Cezy hanya menelan salivanya dengan susah payah.
Reno kembali mencium bi bir Cezy yang sudah menjadi candu untuknya. Luma tan-luma tan kecil menjadi ciu man yang menuntut.
Tangan Reno sudah di atas gu nung kembar milik Cezy yang masih tertutup gaun pernikahan nya.
Namun tiba-tiba.
Tok tok tok
Namun Reno seperti di tulikan dengan naf su nya. Ia terus me remas gu nung milik Cezy. Bibirnya pun masih bertautan dengan bi bir Cezy.
''Cezzz buka pintunya! Kamu di tunggu kakakmu di bawah. Cepat temui mereka, karna mereka baru sampai,'' ucap Mami Mita di balik pintu.
Reno melepaskan bi birnya. Lalu mengusap bi bir Cezy dengan pelan.
''Turunlah, setelah mandi aku akan menyusul,'' ucap Reno yang sebenarnya kecewa tidak bisa unboxing.
''Aku nunggu Mas Reno aja ya,'' ucap Cezy, sebenarnya ia malu untuk turun sendiri.
''Turunlah terlebih dulu. Aku akan sedikit lama jika mandi,'' ucap Reno.
Cezy merapikan kembali gaun yang pakai. Ia juga bercemin terlebih dulu sebelum turun ke bawah, untuk memastikan bahwa make up yang ia pakai tidak berantakan. Setelah Reno pergi ke kamar mandi, Cezy langsung turun ke bawah untuk menemui Chaca dan yang lainnya.
''Oh Sh*ttt!! Gara-gara Ronald datang aku harus bermain solo lagi,'' gerutu Reno yang berusaha mengeluarkan sesuatu yang seperti ingin meledak di dalam sana.
Sementara Cezy baru sampai di lantai bawah. Di sana sudah ada Mama Luna, Chaca, Ronald dan Baby Al dan Baby El.
''Selamat Nak, akhirnya nikah sama duda juga,'' ucap Mama Luna meledek Cezy.
''Sekarang dia udah nggak duda Ma, sekarang dia suami aku,'' ucap Cezy sambil tertawa.
__ADS_1
''Selamat Cez, sekarang kamu udah jadi istri dan seorang ibu. Hilangkan sifat ke kanak-kanakan mu itu,'' ucap Chaca.
''Terima kasih Kak,'' ucap Cezy memeluk Chaca dengan erat.
Sekarang berganti Ronald yang memberi selamat.
''Selamat Cez, semoga pernikahan kalian sakinah mawadah wa rahmah. Kalau bertengkar dengan Reno jangan melibatkan kakak lagi,'' ucap Ronald, semua yang ada di sana tertawa.
''Ih Kak Ronald nyebelin deh,'' ucap Cezy mengerucutkan bibir.
''Kakak bercanda doang Cez,'' ucap Ronald.
Hampir setengah jam Reno baru menampakkan hidung nya di depan keluarga barunya. Reno sudah nampak segar karna setelah bermain solo ia langsung mandi.
Reno ikut duduk di samping Cezy.
''Cie pengantin baru pengennya nempel mulu,'' ledek Ronald.
''Apaan sih. Udah nggak kasih hadiah bisanya cuma ngledekin doang,'' gerutu Reno.
Mereka pun asik mengobrol bersama hingga matahari tenggelam.
''Kalian kembali ke kamar saja karna sebentar lagi Mua nya akan datang,'' ucap Mami Mita.
''Baik Mi,'' ucap Reno dan Cezy.
Reno mengangkat tubuh Cezy, Reno menggendongnya ala bridal. Karna melihat Cezy yang kesulitan untuk menaiki tangga.
''Mas turunin! Malu di lihat mereka,'' ucap Cezy berkata pelan.
''Udah diem aja. Nanti kalau kamu goyang terus, kita bisa jatuh Cez,'' ucap Reno.
Reno menurunkan Cezy di atas ranjang.
''Ihh Mas jangan sekarang, Sebentar lagi kita akan berangkat ke gedung xx untuk resepsi,'' ucap Cezy.
''Memangnya aku mau ngapain??'' tanya Reno menggoda Cezy.
*
*
*
Insya allah novel ini akan tamat minggu-minggu ini ya. Jadi tinggalkan jejaknya untuk keluarga Bora dan Sanjaya.
Dan jangan lupa mampir di novel PESONA GADIS DESA yang tak kalah seru😊
__ADS_1
See you next episode👋