I LOVE YOU, ASISTENKU

I LOVE YOU, ASISTENKU
Chapter 72


__ADS_3

Pagi harinya.


Tok tok tok.


Suara pintu di ketuk dari luar, pertanda ada tamu.


''Ya sebentar,'' ucap seorang wanita yang akan membukakan pintu.


Ceklek (pintu di buka dari dalam).


''Siapa?'' tanya Mommy Salsa mengerutkan keningnya.


''Selamat pagi Tante, saya Devan, saya asisten pribadi Nona Salsa. Saya ingin menjemput Nona Salsa Tante,'' ucap Devan.


''Apa ini tidak terlalu pagi? Bahkan Salsa saja belum bangun loh. Oh iya, hari ini Salsa tidak ke kantor. Karna hari ini calon suaminya akan kesini,'' ucap Mommy Salsa.


''Calon suami?'' beo Devan.


''Iya Dev. Gimana kalau kamu antar Tante saja belanja ya. Tante mau belanja banyak hari ini, karna calon mantu Tante mau kesini,'' ucap Mommy Salsa yang langsung akrab dengan Devan.


''Tap---,''


''Ngak ada tapi-tapian. Nanti Tante yang bilang ke Salsa kalau Tante yang ngajak kamu,'' ucap Mommy Salsa.


''Baik Tante,'' ucap Devan menyerah.


''Kamu masuk dulu ya, Tante mau siap-siap dulu,'' ucap Mommy Salsa mengajak Devan masuk ke dalam rumah. Devan nurut saja. Ia mendudukkan bokongnya di sofa ruang tamu.


Mommy Salsa naik ke lantai atas untuk siap-siap. Devan segera mengambil handphone nya untuk menelpon Salsa.


Tut tut tut.


''Kenapa ngak di angkat? apa Salsa beneran masih tidur? Tapi biasanya Salsa udah bangun jam segini. Apa dia menghindariku karna ingin di jodohkan ya. Akhhh aku bisa gila jika terus menerus seperti ini,'' batin Devan. Ia menjabak rambutnya yang sudah tertata rapi.


''Tante udah siap, kita berangkat sekarang Dev,'' ucap Mommy Salsa.


''Baik Tante,'' ucap Devan.


Ia segera berjalan menuju mobil yang Devan parkirkan di halaman rumah. Devan membukakan pintu untuk calon mertuanya.


''Terima kasih Dev,'' ucap Mommy Salsa.


Selang beberapa menit mereka sampai di sebuah pusat perbelanjaan terbesar yang ada di kota Jakarta. Mommy Salsa meminta Devan untuk ikut masuk ke dalam.


Mommy Salsa memilih sayuran dan daging yang akan di masak nanti. Sementara Devan mendorong troli di belakang Mommy Salsa.


''Sa, kenapa sampai saat ini kamu ngak nelpon aku?'' batin Devan yang sudah tak tenang.

__ADS_1


Setelah beberapa saat berbelanja, Mommy Salsa mengajak Devan untuk sarapan terlebih dahulu. Mereka menikmati soto ayam yang tak jauh dari rumah Salsa.


Mommy Salsa berasal dari Indonesia. Dia juga berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang pedagang soto ayam. Hingga akhirnya ia bertemu dengan bule yang sekarang menjadi Daddy Salsa.


Setelah sarapan, mereka langsung pulang ke rumah. Setelah sampai di rumah, Devan langsung mengeluarkan semua barang belanjaan Tante Farah, Mommy Salsa.


''Tolong taruh di dapur Dev,'' ucap Tante Farah.


''Baik Tante,'' ucap Devan berjalan menuju dapur. Sepanjang jalan ia berharap bertemu Salsa di dapur, namun harapan Devan tak menjadi kenyataan.


''Salsa kemana? apa dia benar-benar menghindar dari aku? Apa benar ia telah di jodohkan?'' pertanyaan-pertanyaan itu hinggap di otak Devan.


Setelah menaruh semua barang belanjaannya, Devan bergegas pergi ke ruang tamu untuk berpamitan dengan Tante Farah.


''Tante, saya pamit dulu, semua belanjaan udah saya taruh di dapur,'' ucap Devan.


''Terima kasih ya Dev,'' ucap Tante Farah tersenyum ke arah Devan.


Devan keluar dari rumah tersebut, ia berjalan menuju dimana mobilnya berada, namun saat ia akan membukakan pintu, seseorang yang berada di lantai atas memanggilnya.


''Devan!'' panggil Salsa.


Devan mencari sumber suara yang memanggilnya. Ia melihat Salsa yang berada di balkon kamarnya. Devan menatapnya tanpa ekspresi.


''Ck, dia masih marah sama aku,'' ucap Salsa segera turun ke bawah untuk menemui Devan.


''Kamu ngapain kesini?'' tanya Salsa tidak masuk akal. Ya sudah jelas menjemputnya, setiap hari kan memang Devan ke rumah ini untuk menjemput Salsa.


''Menjemputmu,'' ucap Devan datar.


''Van kamu masih marah sama aku?'' tanya Salsa.


''Kenapa harus marah,'' ucap Devan.


''Aku kira kamu masih marah sama aku,'' ucap Salsa tersenyum manis ke arah Devan.


''Aku mau tanya sama kamu. Siapa nanti yang akan kesini?'' tanya Devan menatap tajam Salsa.


''Siapa nanti yang kesini? Memangnya siapa?'' tanya Salsa balik karna tak mengerti dari pertanyaan Devan.


''Jangan balik nanya Sa. Siapa laki-laki itu?'' tanya Devan dingin.


''Mana? Laki-laki yang mana?'' tanya Salsa yang memang tidak tau arah pembicaraan Devan.


''Laki-laki yang akan datang kesini. Yang akan di jodohkan sama kamu,'' ucap Devan menatap Salsa Datar.


''Memangnya siapa yang mau di jodohkan sama aku?'' tanya Salsa yang tak mengerti. Salsa bingung dengan ucapan Devan yang selalu setengah-setengah.

__ADS_1


''Aku tanya kamu Sa. Kenapa kamu malah tanya sama aku,'' ucap Devan dengan nada tinggi.


''Aku malah benar-benar ngak ngerti dari ucapanmu ini Van,'' ucap Salsa bingung.


''Tadi pagi aku mengantar Mommy mu pergi berbelanja, dia bilang calon suami kamu akan datang kesini,'' ucap Devan.


''Ya kan memang calon suami aku mau datang kesini,'' ucap Salsa santai.


''Kamu mau mainin aku Sa?'' tanya Devan menatap tajam Salsa.


''Mainin apa sih maksudmu?'' tanya Salsa mengangkat sebelah alisnya.


''Kenapa kamu malah ngenalin orang lain. Kita sekarang sepasang kekasih lo. Kenapa kamu tega tinggalin aku Sa,'' ucap Devan lirih.


''Astaga, kamu pasti salah paham lagi Van. Yang mau kesini nanti calon suamiku yaitu kamu. Dan aku ngak di jodohin sama seseorang Van. Kemarin aku udah bilang sama Mommy kalau kamu mau kesini nanti, ya Mommy semangat lah mau nyambut calon mantunya,'' ucap Salsa menjelaskan.


''Jadi kamu ngak di jodohin?'' tanya Devan memastikan.


''Ngak lah. Memangnya ini jaman Siti Nurbaya apa,'' ucap Salsa kesal.


''Mending sekarang kita ke dalam deh. Aku kenalin kamu sama Mommy sebagai calon suamiku,'' ucap Salsa menarik tangan Devan, dan Devan hanya menurut saja.


Sesampainya di dalam rumah Salsa segera memanggil Mommynya.


''Mom, Mom,'' panggil Salsa.


''Ada apa sayang?'' tanya Mommy Farah yang muncul dari arah dapur.


''Eh Devan kenapa balik lagi? apa ada yang ketinggalan?'' tanya Tante Farah.


''Mom, sebenarnya Devan ini calon suami Salsa,'' ucap Salsa.


''Tapi tadi pagi Devan bilang kalau dia asisten kamu, yang benar yang mana ini?'' tanya Tante Farah di buat bingung.


''Devan memang asisten pribadi aku Mom, dan merangkap menjadi kekasihku. Dia juga pelindung bagiku Mom,'' ucap Salsa.


''Jadi Devan ini yang kamu ceritakan kemarin? Oh ya ampun maafin Mommy ya Dev, Mommy ngak tau kalau kamu calon suaminya anak Mommy,'' ucap Tante Farah.


''Ngak apa-apa Tante,'' ucap Devan.


''Jangan panggil Tante, panggil Mommy sama kayak Salsa manggil Mommy,'' ucap Mommy Farah.


*


*


Langsung di restuin nih.

__ADS_1


Yuk siap-siap berangkat kondangan😁


__ADS_2