I LOVE YOU, ASISTENKU

I LOVE YOU, ASISTENKU
Chapter 61


__ADS_3

''Apa yang kamu lakukan!'' bentak Salsa yang otaknya sudah bekerja dengan baik.


''Sayang satu kali ini saja,'' ucap Malik memohon.


''Aku sudah tidak bisa menahannya sayang,'' ucap Malik lagi. Malik menahan tubuh Salsa yang ingin bangun dari atas tubuhnya.


''Lepasin!'' ucap Salsa dengan nafas naik turun menahan emosi.


''Ngak sayang. Aku ngak akan lepasin kamu. Saat ini aku hanya ingin kamu. Please satu kali ini saja ya,'' ucap Malik yang terus menerus memohon.


Plak


Tamparan mendarat mulus di pipi Malik. Salsa begitu geram dengan calon suaminya itu.


''Kenapa kamu menamparku sayang. Apa kamu lupa sebentar lagi kita akan menikah. Dan sekarang aku hanya ingin mencicipi tubuhmu sedikit saja. Kenapa kamu malah menamparku,'' ucap Malik menatap Salsa dengan penuh tanda tanya.


''Mencicipi? apa kamu kira tubuhku ini sebuah makanan, hah?'' tanya Salsa emosi.


''Aku hanya ingin memberikan kehormatanku kepada suamiku kelak. Bukan kepada calon suami sepertimu,'' ucap Salsa menekan akhir kalimatnya.


''Tapi aku menginginkanmu sayang,'' ucap Malik yang ingin mencium bibir Salsa lagi. Namun Salsa segera menghindar. Tiba-tiba ia begitu jijik kepada Malik.


''Malik hentikan! apa kamu sudah tuli! aku tidak akan memberikannya kepada seseorang yang bukan suamiku!'' ucap Salsa menahan air matanya agar tidak jatuh.


''Sa tapi aku calon suamimu,'' ucap Malik.


''Bukan, kamu bukan calon suamiku lagi. Bagiku saat ini kamu sudah orang asing. Kamu bukan Malik yang aku kenal dulu. Kamu berubah. Dan aku akan membatalkan pernikahan kita,'' ucap Salsa menarik cincin yang tersemat di jari manisnya. Lalu ia menaruh cincinnya di tangan Malik.


''Sa, Sa kamu apa-apaan sih membatalkan pernikahan begitu saja. Aku hanya memintanya satu kali saja. Jika kamu tidak ingin melakukannya aku tidak akan memaksa. Tapi kenapa kamu malah membatalkan pernikahan kita,'' ucap Malik yang tidak terima.


''Pernikahan kita masih satu bulan lagi. Dan sekarang kamu sudah memintanya, kamu bilang hanya meminta satu kali, tapi belum tentu kamu melakukannya hanya satu kali setelah tau rasanya,'' ucap Salsa geram. Malik hanya tertunduk lesu. Ia sadar bahwa ia salah, tapi hasrat seorang laki-laki jika sudah bertemu dengan wanita yang di sukainya pasti akan sulit di hentikan.


''Maaf,'' gumam Malik lirih.


''Hahaha maaf? apa menurutmu aku ini hanya sebuah mainan? yang dengan mudahnya kau permainkan sesuka hatimu?'' tanya Salsa menatap tajam Malik.


''Sudahlah. Aku tidak ingin berlama-lama disini. Aku pamit. Jangan pernah temui aku lagi,'' ucap Salsa pergi dari hadapan Malik. Malik hanya mematung, ia menyadari bahwa ia salah, yang tak bisa memeradakan na*fsunya.


Di dalam taksi, Salsa duduk melamun. Entah apa yang ada di fikirannya saat ini, tapi hatinya benar-benar sakit. Seseorang yang selama ini begitu di cintainya dengan mudahnya menginginkan hubungan terlarang itu. Salsa benar-benar tak habis fikir, Malik yang selama ini selalu menjaga dan melindunginya, malam ini malah ingin merenggut kesuciannya.


''Dasar Dokter mesum,'' batin Salsa geram.


Salsa menghembuskan nafasnya kasar, kepalanya bersandar pada jok mobil. Setelah kebahagiaan kemarin Salsa kira akan terus bahagia bersama Malik, namun justru kebalikannya.


''Aku bisa bahagia tanpa kamu Malik,'' gumam Salsa pelan.


*

__ADS_1


*


Di sebuah Restoran di Jakarta seorang pria berkulit sawo matang dan bertubuh tinggi sedang duduk manis menikmati makanannya.


Tiba-tiba..


''Reno,'' ucap seorang wanita yang entah datang dari mana sedang berada di hadapan pria yang bernama Reno.


''Berta,,,'' ucapannya tertahan kala melihat seseorang yang di hadapannya saat ini.


''Ternyata kamu ngak lupa sama aku,'' ucap wanita bernama Berta.


''Em tentu saja tidak,'' ucap Reno.


''Eh gimana kabar kamu, kabar sahabatmu juga,'' tanya Berta.


''Em aku baik, dan dia juga baik,'' ucap Reno.


''Aku sangat rindu padanya. Apa aku boleh meminta nomor ponselnya. Sejak aku kuliah di Jerman aku kehilangan kontaknya,'' ucap Berta memelas.


''Ta tapi Ber, di---'' belum selesai Reno berbicara Berta sudah menyelanya.


''Udahlah Ren, berikan cepat,'' ucap Berta yang tidak sabaran.


''Aduh gimana nih. Nanti kalau aku kasih pasti besuk mukaku babak belur. Tapi kalau ngak aku kasih pasti dia ngak akan pergi dari sini,'' batin Reno.


''Ayolah Ren, mana nomor ponselnya,'' ucap Berta menengadahkan tangannya.


Tiba-tiba..


Tring tring.


Handphone milik Reno berbunyi nyaring, pertanda ada yang memanggilnya.


''Kamu coba-coba bohongin aku Ren,'' ucap Berta tertawa sinis.


''Cepat mana nomornya. Ih lama amat deh,'' ucap Berta merebut handphone milik Reno yang saat itu berada dalam genggaman Reno.


''Ber balikin, ngak sopan banget sih,'' ucap Reno kesal.


''Bentar. Cuma minta nomor doang kok,'' ucap Berta mengetikkan nomor seseorang ke handphonenya.


''Makasih ya,'' ucap Berta lalu berdiri dari duduknya dan pergi dari hadapan Reno.


''Dasar Berta sialan. Pasti besuk aku yang kena amukannya,'' ucap Reno.


*

__ADS_1


*


''Sayang, kamu kok tambah se*xy sih,'' bisik Ronald di dekat telinga Chaca.


''Mas apaan sih, geli tau,'' ucap Chaca yang sedang memakai scincare di wajahnya.


''Sayang, Mas pengen,'' ucap Ronald memeluk Chaca dari belakang.


''Ahh Mas jangan gini, geli,'' ucap Chaca yang tanpa sadar men*desah.


Ronald segera mencium leher Chaca dari belakang. Chaca begitu menikmati sen*tuhan yang di berikan oleh Ronald. Dan malam itu sepasang suami istri bergelut di bawah selimut yang sama.


Suara de*sahan dan er*angan mampu memenuhi seluruh ruangan kamar tersebut. Tidak hanya satu atau dua ronde, namun mereka melakukannya berkali-kali.


''Udah Mas, aku lelah,'' ucap Chaca memejamkan matanya. Jam menunjukkan hampir pukul 2 dini hari. Dan mereka baru menyelesaikan acara enak-enakkan itu.


Ronald mengecupi seluruh wajah Chaca. Setiap hari ia merasa tambah jatuh cinta kepada istri nya itu. Walaupun Chaca sedang hamil, namun Chaca terlihat begitu tambah cantik dan tambah montok.


''I love you sayang,'' ucap Ronald ikut memejamkan matanya.


*


*


Author mendatangkan 2 pemain baru yak.


Hehehe biar tambah seru pastinya.


Yuk main tebak-tebakkan lagi😁. Siapa sih Reno dan Berta itu?πŸ€”


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini.


Beri kopi dan bunga biar author tambah semangat.


Jangan lupa juga like, coment, dan kasih vote


Jangan lupa juga like, coment, dan kasih vote


Jangan lupa juga like, coment, dan kasih vote


Jangan lupa juga like, coment, dan kasih vote


Jangan lupa juga like, coment, dan kasih vote


I lope you sekebon🀭😍😍😍😍


I lope you sekebon🀭😍😍😍😍

__ADS_1


I lope you sekebon🀭😍😍😍😍


''


__ADS_2