
''Piiii,'' Mami Mita menatap tajam ke arah Papi Cezy.
''Apa sih Mi,'' ucap Papi Cezy melihat ke arah Mami Mita.
''Papi belum kenal kan siapa Reno. Kenapa Papi kasih restu gitu aja,'' Mami Mita terlihat kesal dengan suaminya.
''Siapa bilang Papi belum kenal. Tadi Papi udah kenalan sama Reno,'' ucap Papi Cezy enteng.
''Tapi Pi----
''Reno ini kaki tangan Ronald di perusahaan Mi. Perusahaan kita kan bekerja sama dengan perusahaan Ronald. Saat Papi terakhir ke Indonesia, Papi juga ketemu sama Reno ini,'' ucap Papi Cezy tersenyum ke arah Reno.
''Tapi Reno seorang Duda Pi. Dia juga udah punya anak,'' ucap Mami Mita sedikit meninggikan intonasi bicaranya.
''Mi,'' papi Cezy menatap Mami Mita dengan tatapan tajam.
''Papi tidak mempermasalahkan hubungan kalian. Papi tau jika Reno anak yang baik. Papi menyetujui niat baik kalian,'' ucap Papi Cezy berlalu meninggalkan ruang tamu. Pria bule itu menaiki tangga untuk menuju kamarnya. Percuma jika berdebat dengan sang istri, tidak ada yang mau mengalah.
''Pi,'' Mami Cezy mengejar suaminya yang hampir sampai di lantai atas.
Sedangkan Cezy dan Reno hanya saling mematung.
''Kamu udah kenal Papi?'' tanya Cezy kepada Reno.
''Kami pernah bertemu di Jakarta, mungkin beberapa bulan yang lalu,'' ucap Reno.
''Kenapa kamu tidak memberi tahuku jika kamu udah kenal sama papi ku,'' ucap Cezy kesal.
''Ya kan aku ngak tau kalau dia papi mu Yank. Kenapa malah ngambek sih,'' Reno mendekat ke tempat duduk Cezy. Ia memeluk Cezy dari samping.
''Kita harus yakinin Mami dulu agar bisa menikah,'' ucap Cezy yang terdengar lesu. Reno menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan Cezy.
Di dalam kamar Mami Mita terus uring-uringan. Ia benar-benar belum rela melepaskan Cezy dengan si duda itu. Walaupun Reno baik tapi statusnya saat ini adalah duda anak satu.
''Mi, biarkan Cezy menikah dengan Reno. Papi yakin mereka akan bahagia Mi,'' ucap Papi Cezy.
__ADS_1
''Enggak, sekali enggak tetap enggak!'' ucap Mami Cezy yang masih keras kepala.
''Apa Mami mau jika Cezy seperti dulu lagi. Yang tidak pernah mendengarkan ucapan kita. Bahkan Cezy diam-diam kabur ke Jakarta hanya ingin mencari duda. Biarkan dia hidup bahagia dengan pilihannya Mi,'' ucap Papi Cezy.
''Cezy masih muda Pi. Dia belum tau mana cinta mana bukan. Ia hanya terobsesi dengan duda,'' ucap Mami Mita yang tetap kekeh dengan pendiriannya.
''Mungkin jodoh Cezy memang duda Mi. Udahlah Papi capek, jangan buat darah tinggi Papi naik lagi. Mami mau merestui atau tidak, Papi akan menikahkan mereka. Cezy selama ini banyak berubah setelah kenal dengan Reno. Bahkan Kak Luna juga pernah bilang kan kalau Cezy udah ngak sulit di atur,'' ucap Papi Cezy. Mami Mita terdiam, ia baru sadar dengan perkataan kakaknya yang mengatakan jika Cezy sudah banyak berubah. Namun untuk menyerahkan Cezy dengan Reno yang statusnya seorang duda, itu sangat sulit untuk Mami Mita.
''Tapi Pi----
''Udah ngak ada tapi-tapian. Terima dengan lapang dada jika memang anak kita berjodoh dengan duda. Duda hanya statusnya saja saat ini Mi. Bahkan sekarang banyak anak muda yang lajang namun rasa duda,'' ucap Papi Cezy.
''Mami malu dengan teman-teman Mami kalau anak kita berjodoh dengan duda Pi,'' ucap Mami Mita menangkup wajahnya. Rasanya ia tak rela sama sekali.
''Kenapa harus malu. Reno anak yang baik, tampan dan juga pekerja keras. Ia menduda bukan karna gagal dengan rumah tangganya, namun istrinya meninggal karna melahirkan anak mereka. Reno pasti kesulitan selama 3 tahun ini tanpa seorang istri di sisinya. Mengurus anak yang bahkan belum pernah ia lakukan,'' ucap Papi Cezy.
''Mami harus gimana Pi?'' tanya Mami Mita. Ingin rasanya ia berteriak tak rela. Namum di sisi lain Cezy terlihat bahagia bersama Reno.
''Restui mereka Mi,'' ucap Papi Cezy mengusap punggung Mami Mita.
Mereka pun keluar dari dalam kamar. Namun masih di lantai atas mereka melihat Cezy dan Reno yang sedang berpelukan menguatkan yang satu dengan yang lain. Papi dan Mami Cezy memilih berhenti dan memperhatikan mereka dari kejauhan.
''Lihatlah Mi. Cezy sangat berbeda. Apakah Cezy dulu pernah menangis walaupun Mami memarahinya? Ngak pernah kan. Tapi saat ini Cezy menangis pilu karna tak mendapat restu dari Mami. Apa Mami tega melihat anak kita yang bersedih seperti itu Mi,'' ucap Papi Cezy.
Papi dan Mami Cezy turun ke bawah. Ia melihat Cezy yang sangat terlihat sedih.
''Kamu kenapa menangis Nak?'' tanya Papi Cezy.
''Ngak papa Pi,'' ucap Cezy berusaha tersenyum di depan Mami dan Papinya.
''Papi berharap ini tangisan terakhirmu Cez,'' ucap Papi.
''Tergantung Pi,'' ucap Cezy.
''Kok tergantung?'' tany Papi mengerutkan keningnya.
__ADS_1
'' Ya tergantung. Gimana Mami merestui hubungan kami atau tidak,'' ucap Cezy menatap Maminya. Namun sang Mami malah bungkam.
''Mi,'' ucap Cezy. Mami Cezy hanya menoleh tanpa bersuara.
''Mi restui Cezy,'' ucap Cezy dengan tatapan memelas. Mami Mita hanya menghembuskan nafasnya kasar. Mungkin melepaskan anaknya menikah dengan duda adalah hal yang terbaik.
''Mami merestui hubungan kalian,'' ucap Mami Cezy pelan. Cezy langsung berhambur ke pelukan sang Mami. Tanpa terasa air mata itu pun kembali jatuh.
''Makasih Mi. Makasih,'' ucap Cezy mencium wajah sang Mami.
''Tapi dengan 1 syarat,'' ucap Mami Mita.
''Mi, jangan seperti Mama Luna dong,'' rengek Cezy. Ia takut dengan syarat yang di ajukan Maminya.
''Syaratnya setelah menikah kalian harus tinggal di sini,'' ucap Mami Cezy.
''Tapi Mi. Anak Cezy di sana loh. Mami tega pisahin aku sama anak aku,'' ucap Cezy kesal kepada Maminya.
''Setelah menikah, anakmu menjadi cucu Mami dong Cez. Jadi ya harus ikut kalian kesini,'' ucap Mami Cezy. Cezy tak menduga dengan ucapan Maminya.
''Terima kasih Mi,'' ucap Cezy.
''Terima kasih Mi, udah mau menerima Reno dan anak Reno di sini,'' ucap Reno. Walaupun tadi ia senam jantung, takut dengan restu sang mertua. Namun saat ini ia merasa lega karna kehadirannya dan sang anak di terima baik di keluarga ini.
''Kapan kalian akan melangsungkan pernikahan?'' tanya Papi Cezy.
''Aku nurut aja sama Papi. Baiknya kapan,'' ucap Cezy.
''Gimana kalau 1 minggu lagi,'' ucap Papi Cezy.
*
*
Jangan lupa vote nya hari senin kawan.
__ADS_1
Like, coment, vote dan beri hadiah.
Dan jangan lupa kopi dan bunganya ya🥰🥰🥰