Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
QUEEN RANCING SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Amel pulang dengan wajah dongkol, gadis itu berjalan dengan malas menuju mansion. Ingin sekali dia membunuh makhluk ciptaan tuhan yang satu itu.


"MOMMY MOMMY DIMANA??" Teriak Amel dari bawah.


"TERIAK TERIAK TEROS, MOMMY LAGI SAMA SHELLA, AXELLO DI TAMAN! " Teriak Mommy juga.


Amel pun menyusul mommy di taman setelah melihat Shella dan Axello berguling guling manja di rumput seakan hilang rasa kesalnya pada Alshad. Amel tersenyum dan memeluk Shella dan Axello seperti boneka nya. Rambut lembut milik Shella dan Axello membuat Amel tenang dan makin sayang dengan kedua nya.


"Ada apa sayang?" Tanya Mommy sambil mengelus Axello dan Shella.


"Ngga apa apa mom, cuma mau cerita aja. Tadi Amel disuruh jadi guru pembimbingnya kakak kelas Amel." Ucap Amel sambil menggoda Shella.


"Terus kamu ambil tawarannya?" Tanya Mommy gue hanya mengangguk.


"Hmm.. Mommy akan dukung kamu nak, selagi kamu bisa. Kamu dipercaya jadi guru pembimbing berarti kelakuan kamu disekolah baik." Ucap Mommy lembut sambil tersenyum.


"Iya Mom makasih." Ucap Amel lalu tersenyum.


"Memangnya siapa yang kamu bimbing?" Tanya Mommy kepo.


"Hemm cowok gaje mom, tadi dia ngga sengaja nabrak Amel terus malah gangguin Amel, yang paling parah Amel disuruh ke BK buat bimbing dia." Ucap Amel kembali kesal namun tak berlangsung lama saat Axello mengusap ngusapkan kepala nya ke tangan Amel.


"Hahaha nanti juga suka, namanya siapa?" Ucap Mommy memanas manasi.


"Kalo ngga salah Alshad Argadinata." Ucap Amel.


"Ha? Argadinata? Kalau ngga salah itu rekan bisnis Daddy kamu!" Ucap Mommy sambil berfikir.


"Tau ah Amel mau ke kamar, oiya tadi dapat salam dari guru BK tersayang katanya. Dah Mommy." Ucap Amel lalu pergi.


Hahaha bu Sartika masih ingat.. uh guru tersayang.. Batin Marisa.


Amel POV.


Malam ini setelah makan malam gue pun berbaring di ranjang sambil memikirkan masalah yang ada. Gue heran, kenapa masalah datang tak diundang ke kehidupan gue. Ingin rasanya gue tenggelam dan mati suri agar semua masalah yang ada menjadi hilang. Tapi gue tau kalau itu hanya hayalan gue semata.


"Gila ada aja masalah huh!"


tok tok tok..


"Dek abang boleh masuk?" Gue denger suara kakak gue yang ada dibalik pintu,


"Masuk aja bang ngga Amel kunci!"


Ceklek..

__ADS_1


"Ada apa?" Tanya Gue


"Haha santai dong Queen, ada yang nantangin Queen Rancing abang ditempat biasanya!" Ucap Lindra membuat gue berbinar.


"Seriusan bang?" Tanya gue senang dan Lindra mengangguk.


"Oke deh habis ini kita kesana, aku mau ganti baju dulu!" Ucap gue semangat dan bang Lindra hanya mengangguk.


Setelah bang Lindra keluar kamar gue, Gue memakai baju putih polos lalu memakai jaket khusus bertuliskan Queen Rancing dibagian belakangnya, Celana hitam dan sepatu putih. Rambut gue, gue biarkan tergerai.


"Oke siap!" Gumam Amel lalu keluar.


Gue menuju kamar abang gue dan berteriak kecil.


"Bang gue dah selesai!"


Ceklek.


"Hmm." Balas Lindra lalu turun.


Gue melihat dibawah masih ada Mommy sama Daddy gue ragu untuk meminta izin. Karena ini sudah larut dan bisanya Mommy akan marah kalau pulang nya melewati batas wajar.


"Bang!"


"Tenang aja." Balas Lindra tersenyum.


"Hmm Queen Rancing kita mau atraksi nih?" Tanya Daddy menebak dari jaket gue.


"Hehehe iya Dad, ada yang nantangin. Amel boleh pergi kan?" Tanya Gue pelan.


"Boleh asalkan jangan pulang terlalu malam sama jangan lecet." Ucap Mommy sedangkan Daddy hanya mengangguk.


"Oke Mom, Dad, thank you.." Ucap Gue mencium pipi keduanya lalu berangkat.


__________________________


Amel mengandarai motor ke arena balap, tak ada yang tau wajah Amel yang asli karena Amel menggunakan masker atau topeng mata saat sedang menjalankan misi dan juga saat berada di arena balap liar seperti ini. Bara datang sambil berteriak karena sang ratu datang malam ini.


"QUEEN RANCING KITA DATANG GUYS!" Teriak Bara teman sekaligus sahabat Amel waktu di arena. Semua penonton bersorak bahagia.


"Hah sa ae lo! Mana yang nantangin gue?" Tanya Amel to the point.


"Ada dia cowok dari XWN Club." Ucap Elize menjelaskan Amel hanya mengangguk.


"Oh ternyata ini Queen Rancing nya?" Ucap Cowok itu, Amel berbalik menatapnya yang telah memakai helm.

__ADS_1


Kayak kenal suaranya? Batin Amel.


"Yes i'am Queen Rancing. Why?" Ujar Amel.


"Hmm bagus juga yuk langsung tanding." Ucap Cowok itu.


"Oke, lalu apa keuntungan yang gue peroleh?" Tanya Amel santai.


"Motor modifikasi terbaru gue lo ambil dan begitu sebaliknya. Gimana?" Tawar Cowok itu.


"Oke, siapa takut kita mulai sekarang." Ujar Amel menyeringai.


Amel menuju arena balap bersama cowok itu, sambil memanas manasi motor Amel. Seorang cewek dengan pakaian kurang kain membawa pistol ditangannya jalan dan berhenti didepan mereka berdua. Para penonton bersorak senang karena dua orang ini adalah yang paling dicari dan selalu memenangkan pertandingan, sejarahnya mereka belum pernah lawan one by one.


"Siap?"


"Siap" Jawab kami berbarengan.


"Oke. 1...2...3.. Dor!!" hitungan itu lalu sebuah peluru meluncur keatas membuat motor si cowok itu melaju dengan cepat.


Loh cewek tadi dimana? Batin Cowok itu.


"Ayolah dek, kasih tau dong!" Ucap Lindra.


Amel pun melakukan atraksi sedikit, dia berputar-putar sebentar, lalu menancap gas mendahului motor cowok itu yang kebingungan.


"Lo??"


"Kan sudah gue bilang tak ada yang bisa mengalahkan Queen Rancing." Ucap Bara menyeringai.


"Hmm oke gue kalah, Apa gue bisa lihat muka lo?" Tanya Cowok itu sambil melempar kunci.


"Hmm oke mumpung jauh dari kerumunan juga!" Ucap Amel lalu melepas helm dan masker membenarkan rambut nya, dia pun bersamaan melepas helmnya.


"Loh lo Amel??" Tanya cowok itu.


"Etdah ternyata lo Alshad?" Ucap Amel jengah.


"Waw gue ngga nyangka lo bisa nyandang gelar jadi Queen Rancing!" Ucap Alshad.


"Bodo, dah lah bang ayo pulang, Motornya buat abang aja kalau ngga mau kasihkan Bara atau Elize." Ucap Amel datar melemparkan kunci yang ia rampas, lalu memakai helm lagi.


"Haha lo harus terbiasa Al, gue tau tatapan mata lo!" Ucap Lindra menaiki motor baru yang didapatkan adeknya.


Fiuwff Queen Rancing juga ternyata, Paket lengkap spesial pake telor. Batin Alshad tersenyum.

__ADS_1


Dih apaan sih lo Al, ngga mungkin lo suka sama Amel. Batin Alshad lagi lalu pergi


__ADS_2