Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
REPLAY SEASON 2~REVISI


__ADS_3

"Okeh kita Replay sekarang kalian berdiri disini nanti aku kagetin kalian okeh??" Tanya DKG.


"Okeh!" Ucap Amel dkk serempak dan mengacungkan kedua jempolnya.


Amel dkk pun berpura pura mencari kain merah yang dimaksud saat itu Pembina mengejutkan Amel dkk. Amel dkk pun memulai aksi pura pura nya.


"Hihihihi ngapain kalian disini hihihihi!" Ucap Pembina.


"Aaaaa... Ada pocong... Huaa.. Pergii..." Teriak Amel dkk serempak lalu menangis membuat Pembina kebingungan.


"Loh loh loh kalian kenapa kok menangis?" Ucap Pembina mendekati Amel dkk.


"Huaaa... Pocongnya kesini haa.. Pergi... Pergii!!!" Teriak histeris Aurel.


"Lah lah kan ini cuma pura pura gimana sih!" Ucap Pembina masih kebingungan.


Amel dkk pun memulai aksinya setelah mereka menangis menjadi jadi masing masing dari mereka berpura pura kesurupan ada yang ketawa gajelas ada yang anak kecil ada juga yang menggoda Pembina


"Hahahahaa karena kalian mengganggu kesenangan ku bersiaplah tinggal namamu hahaha!!" Ucap Aurel menirukan film horor.


"Em... mm maaf nona penunggu kami tadi dari pihak sekolah sudah izin untuk kemah disini maaf ya." Mohon Pembina pocong sambil meminta ampun.


Wkwkwkwk dasar Pembina o'on


"Hihihihi You have to die, sir Ucap Aqilla pelan sambil mendekat kearah Pembina yang ketakutan.

__ADS_1


"Here, you must die!" Tambah Aqilla sambil memperagakan untuk mencekik.


"Kaa.. Kamu.. Disini... Ja.. Jangan ganggu.. Penunggu.. Di... Disini.. Atau.. Ka... Kamu.. Mat... Mati!!" Ucap Amel ralat sudah dirasuki Melly jadi suaranya sekarang anak kecil membuat Pembina lari ketakutan.


"Hahahahah dasar Pembina o'on wkwkwk!!" Ucap Aqilla, Aurel, dan Nayshilla.


"Hihihihi si.. Siapa.. Su.. Suruh ganggu orang hihihi!" ucap Melly lalu keluar dari tubuh Amel.


"Gimana?" Ucap Amel kembali ke alamnya.


"Wkwkwk berhasil!" Ucap mereka bersamaan.


"Gue kalau keinget ketawa njerr geng kita kasih nama the four sengklek girl wkwkwk!!!" Ucap Aurel.


"Wkwkwk puas gue lagian siapa suruh ganggu orang, kuy cap cus cari kain merahnya dah malem nih!" Ucap Amel diangguki semua.


"Bangke gue cari kemana mana nggak ada ternyata disini!" Gerutu Nayshilla.


"Buruan panjat njer lama banget!" Ucap Aqilla.


"Sabar ogeb!" Ucap Nayshilla.


Nayshilla lalu memanjat pohon dengan mudah setelah dapat ia kembali turun diatas pohon ia sempat melihat Alshad dkk kebingungan mencari jalan.


Wkwkwkwk ada mangsa lagi huee..

__ADS_1


"Nih kainnya lo bawa aja Mel ntar hilang kalau dipegang Aurel!" Ucap Nayshilla ketus.


"Dih awas ya lo!!" Ucap Aurel.


"Dah lah kita sekarang lanjut kita lurus aja gimana??" Tawar Aqilla dan semua mengangguk.


Mereka berjalan santai kearah timur sesekali bersenda gurau dengan yang lain tiba dibelakang Alshad dkk Amel tersenyum miring.


"Tunggu disini kita sembunyi!" Ucap Amel pelan lalu menarik tangan sahabatnya kebelakang pohon.


"Mau ngapain?" Tanya Aqilla bingung lalu Amel menunjuk Alshad dkk dengan dagunya.


"Gue ada ide Mel!" Ucap Aqilla diangguki Amel.


Aqilla melempar batu batuan kecil kearah semak semak hingga bergerak dan menimbulkan kesan seram.


Srsskkk.. srsskkk...


"Anjer itu suara apaan??" Tanya Gerald mulai takut.


"Halah mungkin juga tikus!" Ucap Aldo santai.


"Kalau neng kunti gimana?" Ucap Ellshad pelan.


"Tahayul yul tuyul." Ucap Aldo kesal.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, dan sarannya sangat dibutuhkan😭. Semoga kalian suka dengan karyaku kalau ada salah pengetikan mohon maaf😍...


Salam hangat Author DeviDy😍😍


__ADS_2