Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
RANGKAIAN KEJADIAN III SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Dan setelah dipikir pikir ada gunanya dia dinegara B. Disini ia mengubah namanya menjadi Rossery Angela dancer cantik yang menggunakan topeng mata juga model sebuah produk negara B yang iklannya hanya ditampilkan oleh negaranya jadi tak ada yang tau kecuali penghuni negara B. Bertahun tahun dia ada disana bersama Kim, tentunya beda apartemen. Saat 3 tahun dia kembali bersama Kim di negara A karena ada perusahaan yang bekerja sama dengan Kim. Dan jangan lupa dia (Amel) Sudah mendirikan anak cabang dari Angela Gruop yang pusatnya dinegara B dua tahun lalu. Perkembangan yang sangat pesat.


Saat disini pula Amel diam diam mengintai Alshad dari jauh, banyak siswi yang mendekati Alshad dan semua tertangkap oleh orang suruhan Amel yang dibunuh langsung oleh Amel tanpa sepengetahuan Kim. Dia juga lalai saat membunuh Mahasiswi yang dekat dengan Alshad, pisau lipatnya tertinggal saat membunuh Mahasiswi tersebut untung saja dia memakai alat yang bisa menghapus jejak bahkan sidik jari pun tak terlihat.


"Gila, untung aja gue tadi udah pake gel nya jadi aman!" Jawab santai Amel saat melihat beberapa polisi diTKP.


"Itu akibatnya kalau bermain main dengan Amel Violettha." Ucap Amel menyeringai lalu pergi.


Setelah membunuh orang itu, Amel tetap mengintai Alshad dari jauh, suatu hari dia (Amel) berkunjung dimakamnya dan bersembunyi dibalik pohon besar disana ada banyak bunga yang masih segar diatas kuburan dengan nama Amel, dia pertama melihat Mommy dan Daddy-nya. Lalu sejam kemudian ada Reyhan (Masih ingat Reyhan kan).


"Mel, maafin gue nggak bisa njagain lo dulu. Dan maaf gue udah nyerah dapetin cinta lo dulu. Gue pamit ya!" Hanya itu kata kata yang dilontarkan Reyhan setelah berdo'a membuat Amel meneteskan air matanya.


Sudah lama Amel berada disana untuk mengintai orang, dia mulai bosan saat akan melangkahkan kakinya pergi. Dia melihat seseorang yang dicintainya membawa bunga dan duduk dipinggir makam sambil menangis.


"Mel, gue pingin nyusul lo aja!" Ucap Alshad nampak memilukan.

__ADS_1


Hujan turun mengguyur tubuh Alshad juga Amel walau sudah berteduh, memang jika dirasakan air hujan saat itu sangat lah dingin. Dilihatnya Alshad masih kekeh disana hingga ajal menjemputnya.


"Tuhan ambil saja nyawaku, hamba tidak peduli!!" Ucap Alshad sembari tertawa lalu pingsan.


Brukk.


"Ck, dasar kelas kepala!" Ucap Amel sendu sambil meneteskan air mata.


Amel mendekati Alshad lalu berjongkok dan memapah Alshad masuk mobil, dia agak kesulitan saat mencari mobil Alshad untung saja kunci mobilnya ia letakan ditempatnya jadi lebih mudah. Dia membawa tubuh Alshad kerumahnya, meletakannya didepan pintu.


Tok...


Tok..


Tok..

__ADS_1


Dia melihat Kania dan disusul Arga dan Ellshad keluar rumah dan membopongnya, Amel merasa lega lalu pergi dari sana.


Sesampainya di apartemen dia berjalan sedikit terhuyung karena terkena hujan terlalu lama, tubuhnya menggigil juga detak jantungnya melemah. Bisa dipastikan jika dia masih kehujanan ia tiada.


"Loh Angel, lo kenapa??" Ucap Kim menyangga tubuh Amel.


"Nggak apa apa kok Kim, cuma pusing!" Ucap Amel lalu pingsan.


"Eh, hei hei bangun Angel kau– Ya tuhan detak jantungnya melemah!" Ucap Kim panik setelah memeriksa nya dan denyut nadinya.


"Bagaimana dokter?" Ucap Kim khawatir.


"Dia koma entah apa yang membuatnya tetap ingin didimensi lain!" Ucap Dokter membuat Kim membelalakan matanya.


"Lalu..

__ADS_1


UwU aku up 3 chapter hari ini UwU, sekedar info ya habis ini novel aku mau tamat ku kasih season 2 dari I'am a Queen of Mafia Girl tentang anak anaknya Amel uhuy😁. Jangan lupa like dan komennya ya temen teman.


Dank u😊


__ADS_2