Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
EXTRA CHAPTHER


__ADS_3

1 Tahun Kemudian...


"Kak, aku ingin makan jamur balado tapi kamu yang buat!" Ucap Wanita dengan nada manja.


"Aku kan nggak bisa masak, kalau nggak enak gimana?" Ucap pria itu menatap khawatir istrinya.


"Hmm.. ngomong aja males!" Cibir si wanita.


"Nggak Amel ku sayang, yaudah ayo kita ke dapur!" Ucap Pria itu sambil mengelus perut istrinya yang sedikit membuncit.


"Siap pak bos!" Ucap wanita itu berbinar.


Iya, wanita yang yang merengek minta dibuatkan jamur balado itu adalah Amel. Amel Violettha Fariiqueen yang sedang mengandung anak pertama dari Alshad Argadinata. Usia kehamilannya mungkin sekarang 4 bulan, dan Amel maupun Alshad tidak mau memeriksakan berapa jumlahnya dan jenis kelaminnya karena agar ingin menjadi kejutan, begitu pikirnya Alshad bisa tak bisa, Mau tak mau harus memasak masakan yang diinginkan Amel eh ralat si calon bayi.


"Papa bikin yang enak ya hahaha!!" Ucap Amel menirukan suara anak kecil lalu tertawa.


"Apa sih yang nggak buat malaikat kecil Papa sama Bidadari cantik Papa!" Ucap Alshad mengecup pipi Amel juga perut Amel.


"Ini bumbunya apa aja sayang?" Tanya Alshad sudah memegang pisau.


"Emmmmnn, cabai merahnya ¼ kg, terus bawang merahnya itu 10 butir, 5 butir bawang putih, 3 tomat. Dah itu dihalusin dulu!" Ucap Amel santai.

__ADS_1


"Apa? ¼ kg cabai?? Itu nggak kasihan sama baby kita?" Ucap Alshad khawatir.


"Aman kok tenang aja, lagian ini yang minta dia kok!" Ucap Amel kelewat santuy.


"He'em!" Ucap Alshad berdehem.


Alshad mengupas bawang merah, bawang putih, juga membersihkan cabai dengan cepat walau ada sedikit drama tangis menangis saat Alshad memotong motong bawang merah untuk dihaluskan membuat Amel terkekeh geli. Alshad lalu mengcrispy jamur nya, setelah bumbu halus dituang diwajan dengan minyak sedikit, menumisnya memberi garam, gula, sedikit terasi sesuai petunjuk Amel lalu memasukan jamur tadi.


"Jangan sampai gosong!" Ucap Amel terkekeh.


"Iya tuan putri!" Ucap Alshad ikut terkekeh.


Ckelk..


"Ini bi, si baby ngidam lagi." Ucap Amel tersenyum.


"Kenapa nggak manggil bibi aja biar dimasakin? Kan kasian tuan nggak bisa masak!" Ucap Bibi sedikit terkekeh.


"Enak aja, aku bisa tau dikit dikit!" Ucap Alshad membuat Amel dan Bibi terkekeh.


"Lagian ini Baby nya sendiri yang minta dimasakin Papa nya Bi." Ucap Amel menjelaskan, Bi Sumi mengangguk dan pamit ke taman untuk menyiram bunga diangguki Amel.

__ADS_1


Tak lama menunggu Alshad datang membawa nasi satu piring, dan jamur jadi di piring satunya membuat Amel ngiler akan baunya. Tapi, tak ada yang tau kan rasa dalamnya?


"Baunya enak banget!" Ucap Amel seperi anak kecil.


"Yaudah sok atu dicoba!" Ucap Alshad terkekeh.


Amel menyendokan jamurnya sedikit, ia membelalakan mata saat merasakan rasa makanan yang dibuat Alshad, Asin!.


"Kenapa sayang kok mukanya gitu nggak enak ya?" Tanya Alshad.


"Ekhmm.. uhukk.. Eh enak kok. Ini udah enak banget malahan!" Ucap Amel bohong sambil tersenyum, bagaimana pun itu butuh perjuangan Alshad untuk membuatnya.


"Beneran?" Tanya Alshad diangguki Amel.


Amel menyembunyikan piring jamur nya agar Alshad tak menjangkaunya, Amel berpura pura menikmati makanannya dengan santai walau lidahnya berasa asin semua.


Alshad penasaran dengan rasa masakannya, ia mencomot jamur itu dengan cepat lalu memakannya..


"Ishh kok diambil sih!" Ucap Amel kesal.


"Hueekk.. uhukk.. uhukk. Makanan apaan ini asin banget!" Ucap Alshad sampai tersedak.

__ADS_1


"Lagian kamu itu!" Ucap Amel kesal.


__ADS_2