Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
EMOSI AMEL SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Entah mengapa hari ini Amel mengajar Alshad dikelasnya pada waktu jam istirahat, kedatangan Amel dilantai kelas 11 membuat para siswa maupun siswi berteriak, banyak yang memuji nya juga mencibirnya terang terangan. Namun, jangan katakan Amel jika terhasut dengan omongan unfaedah tersebut.


"Hai!" Sapa Amel saat masuk ke kelas.


"Eh lo kok udah masuk?" Ucap Alshad kaget.


"Yaella timah panas itu tak membuatku mati Al, sudah lah." Ucap Amel malas dibalas cengiran oleh Alshad.


Amel memulai membuka buku mata pelajaran Matematika memang soal itu sangat sulit dipecahkan dengan cara yang ada dibuku, Amel dengan sabar menulis dan menjelaskan cara yang dia dapatkan sewaktu dinegara B, sangat simpel namun akurat. Alshad pun juga tak terlalu kesulitan saat mengerjakan. Setengah jam berlalu akhirnya selesai juga.


"Selesai... ntar lo salin lagi ya!" Ucap Amel lalu duduk bersandar.


"Oke, oiya Mel tiga hari lagi kan seperti biasa sekolah kita akan mengadakan acara dilapangan nah, berangkat bareng gue ya??" Ucap Alshad memelas.


"Gue mah terserah Mommy sama Daddy aja lo ntar izin sendiri ya??" Ucap Amel menggoda Alshad.


"Nggak masalah sekalian minta restu kedua orang tua lo!" Ucap Alshad enteng.


"Hilih serah lo dah." Finish Amel membuat Alshad terkekeh kecil.

__ADS_1


"Iya juga disini orang tua murid diharuskan datang, katanya ada pengenalan dari pemilik SSHS sendiri!" Ucap Alshad diangguki Amel.


Disaat mereka tengah asik berbincang sesekali bercanda maupun berdebat kecil, cewek yang kini tengah dekat dengan Alshad datang menyita perhatiannya sekejap.


"Alshad nih gue bawain roti lo makan ya!" Ucap Bella sambil menyodorkan Roti.


"Oh makasih Bella lo udah makan kan tadi??" Ucap Alshad menerima roti dari Bella membuat Amel membuang muka.


Tanpa sepengetahuan Amel dan Alshad, Bella tersenyum miring kearah Amel yang entah apa yang dirasakannya saat ini melihat Alshad bersikap manis kepada cewek lain selain dirinya.


"Kenalin nama gue Bella!" Ucap Bella menyodorkan tangannya namun hanya dilirik oleh Amel.


"Mel lo kenapa kok dingin gitu??" Ucap Alshad mengrutkan dahi.


Dasar kutil badak nggak peka!!


"Ngga apa apa gue balik dulu, lo juga belum makan kan." Ucap Amel menyindir halus lalu pergi.


"Tumben tuh anak kembali kekepribadiannya yang dulu?" Ucap Alshad.

__ADS_1


"Amel kayaknya nggak suka sama gue ya??" Ucap Bella dengan wajah sendu.


"Ehh enggak kok Bell, Amel udah biasa emang kalau sama orang lain yang baru dikenal dia gitu!" Ucap Alshad tersenyum mengingat pertama kali ia bertemu dengan Amel.


________________________


Pyarr!! Prannkk!!! Bughh!! Bughh!!Duk!!


Bogeman bogeman tersebut membuat kaca toilet wanita pecah berkeping keping, dan tembok yang retak saat Amel menonjoknya keras hingga kulit tembok mengelupas.


"Gila ngapain gue emosi. Santai oke!!" Ucap Amel mengelus dadanya beberapa kali untuk meredakan emosinya.


"Sumpah demi apa ini kenapa sih emosi gue nggak mau cepet turun!!" Ucap Amel masih kesal.


"Melly masuk!!" Gumam Amel pelan lalu jiwanya tergantikan oleh Melly yang mengatur emosi Amel.


Beberapa kali Amel yang dirasuki Melly tersenyum manis melihat pantulan wajah dirinya melalui kaca pecah yang masih menempel ditempatnya.


"Amel.. ini.. ha.. hari.. terakhir.. ka.. kamu e.. emosi!" Tebak Melly dengan suara pelan lalu menuju kelasnya Amel.

__ADS_1


__ADS_2