
"Ha??"
"Lo masih sama walau jarang latihan!" Ucap Idzena Maxzel.
"Haha biasa aja lagi pula kan bu Nawli udah serahin gelar itu sama gue jadi ya harus bisa." Ucap Amel tersenyum.
"Hahaha, eh itu siwaketos bukan?" Ucap Mischa menunjuk panggung.
"What??"
Semua mata menatap seseorang cowok yang ada diatas panggung membawa gitar miliknya, poni yang menutupi kening si tampan tersebut menyihir sesiapapun yang melihat nya. Wajah blasteran, rahang kuat, putih, juga wajah tampan nya sangat memukau.
"Perhatian, hari ini gue mau membawakan lagu untuk seseorang yang spesial di hidup gue." Ucap Alshad dengan senyumannya menghadap ke Amel dibalas senyuman pula.
You got me stuck in your love no I dont wanna go no...
Baby i'm so in love with you...
In love with you...
You got me stuck in your love...
No i don'n wanna go no...
Baby i'm so in love with you...
In love with you...
Tersenyum ku tenggelam dalam pelukanmu...
Dibawah sinar mentari hati kita menari... Sambut musim cinta bersemi...
__ADS_1
Kau dan aku mungkin tau cinta kita satu...
"Gue Alshad Argadinata disini ingin mengungkapkan isi hati gue, gue sayang sama lo Amel Violetta Fariiqueen. Cewek yang akhir akhir ini mengisi ruang hati gue yang kosong menjadi penuh warna, cewek yang selalu membuat gue bahagia dan terasa nyaman. Cewek yang bisa membuat gue frustasi karena dia terluka. Will you want to be a special girlfriend in my life? Amel?" Seruan penuh harap ada di wajah Alshad.
Amel pun tersenyum mendekat kearah panggung dengan perlahan lalu berdiri berhadapan dengan sang empunya pertanyaan.
"Apakah kau menerima ku apa adanya? Gue Amel Violetta Fariiqueen, cewek penguasa mafia besar Black Swan juga Leader Mafia ketiga Black Lion yang sudah sangat sering membunuh bahkan ribuan orang melayang dengan segala kekurangan apakah kau akan masih menerima ku?" Ucap Amel tersenyum kearah Alshad membuat penonton tercengang karena dihadapannya cewek penguasa mafia ada didepan mata.
"Aku menerima mu apa adanya Amel Violetta, Will you be a special girlfriend?." Ucap Alshad sambil tersenyum membawa Amel kedekapannya.
"Yes I Will!" Jawaban singkat.
"Aaaaa.. so sweet!!"
"Anjer, Wakil ketua OSIS vs leader mafia!"
"Untung gue dulu nggak jadi suka sama Amel."
"Haaa.. babang tamvan gue!!"
"Lebay lo kutil badak!"
"Biarin dasar kutu kumpret."
Fiuww.. Duarr... Fiuwww... Duar...
Saat mereka sedang berpelukan dan mendengar jawaban Amel tiba tiba letusan kembang api ada didepan panggung dengan indahnya meluncur di langit malam nan indah seakan mereka juga ikut serta menjadi saksi dari keduanya. Malam yang tak terlupakan.
_________________
"Wee yang lagi kehilangan status jomblonya nih??" Ucap Lindra sambil menggandeng Jenny.
__ADS_1
"Paan sih bang, lo juga tuh Jenny tumben mau nempel sama lo?" Ledek Amel.
"Yee.. kan gue ganteng ya nggak Jen??" Ucap Lindra melirik Jeny dengan senyumannya.
"Nggak Kak Lindra mah pelit, Jenny cuma mau minta permen kapas nggak boleh!" Cibir Jenny mengembungkan kedua pipinya membuat Amel tertawa sikap lucu Jenny.
"Hahaha ada yang nggak mempan, pancaran ketos tidak berlaku bung!" Ucap Amel seraya tertawa.
"Semoga kita selalu bahagia!" Gumam Marisa yang mampu didengar oleh Ryan.
"Tentu, juga kehadiran para calon menantu tentunya." Ucap Ryan menggoda membuat Alshad tersenyum, dan Lindra tersenyum kikuk.
"Hahaha makasih Om." Ucap Alshad tersenyum manis sambil memeluk Amel dari belakang.
"Eh No, Daddy!" Ucap Ryan membenarkan kalimatnya sedangkan Marisa hanya tersenyum.
"Lah ini gimana Pa??" Ucap Lindra menunjuk Jenny, yang sedang asik memakan lolipop yang dibelikan Amel.
"Makasih Amel!" Ucap Jenny tak mendengar percakapan keluarga kecil tersebut.
"Pfftt hahaha.. selamat berjuang nak." Ucapan Ryan membuat semua ikut tertawa kecuali si manis Jenny yang sibuk dengan makanannya.
"HAHAHAA KITA BERTEMU KEMBALI MY LOVE!"
"HAH KAMU??"
Jangan lupa Like, komen, and Vote biar tambah semangat nih😙. Kuy join GC author, penghuninya agak absurd tiap hari debat mulu tapi asik🤣. Penasaran sama tingkahnya kagak nih?? Kuy lah join;)
085733377213😉
Salam hangat Author😁
__ADS_1