Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
RONALDO BARA ANDITA SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Amel POV.


Hari hari gue dilewati dengan kejahilan Alshad yang makin absurd. Ngeselin poll. Seperti kemaren dikantor guru, ia menaruh tikus mainan ditas milik Bu Reni dan gue yang kena omelan maut bu Reni bangsa't emang.


Dan lagi ia membawa cacing dari karet melemparnya dibawah meja guru depan bangku gue, hingga guru itu menjerit histeris dan melompat lompat gajelas, dan yang kena gue juga huh kalau bukan kakel gue udah gue Jadiin pecel lele.


Mungkin hari ini antara senang dan sendu. Gila, seseorang yang selama ini gue hindari malah sekelas sama gue. Masalah nambah tapi jujur gue masih suka sama dia.


"Selamat pagi anak anak!!" Ucap Bu Lidiya tersenyum manis tumben banget.


"Pagi bu!!"


"Oke anak anak kita hari ini kedatangan murid ganteng, silahkan masuk!" Ucap Bi Lidya masih dengan senyumannya. Gue dibuat melongo olehnya.


"Ya allah ganteng bangett!!!"


"Oppa sarange..."


"Ngomong paan sih lo!"


"Gila gue mau deh jadi pacarnya!"


Teriakan teriakan itu malah membuat seorang Ronald tersenyum manis membuat anak sekelas makin menjadi. Gue menatap pria didepan dengan sendu, ingatan bersama pria itu kembali datang menghentui pikiran gue yang sangat kalut.


"Perkenalkan nama gue Ronaldo Bara Andita semoga bisa jadi teman baik." Ucapnya seraya tersenyum.


Aurel dan Nayshilla berbalik menatap gue dengan penuh tanda tanya. Gue tau, pertanyaan apa yang bakal mereka lontarkan, gue udah hafal dan gue benci pertanyaan tersebut yang mengarah pada jurus 'mantan'

__ADS_1


"Gila, itu bukannya man-


"Ssttt gue ngga mau bahas itu lagi!" Ucap gue cepat memotong Aurel, sedangkan Aqilla sudah bengong.


"Oke kamu boleh duduk sebelum itu, Aqilla apa kamu bisa pindah tempat sama Nani?" Ucap Bu Lidya.


"Lo kenapa bu?" Ucap Aqilla datar.


"Ronald akan duduk disitu!" Ucap Bu Lidya.


Gue menahan air mata gue agar tak jatuh lagi, cukup dulu cukup tak akan ada air mata lagi!. Aqilla hanya diam lalu berpindah tempat, Ronald pun duduk disamping gue.


___________________


Saat istirahat Ronald menatap gue sangat dekat hingga gue tak yakin bisa menahan rasa ini. Dia menggandeng tangan gue ke taman sekolah tanpa sepatah kata apapun, setelah sampai ia menghadap gue dan memegang tangan gue, menatap mata yang sudah meneteskan air mata.


"Mell, gue kesini ingin menebus kesalahan gue sama lo, gue sadar Mell yang gue lakuin salah. Gue udah coba cara beberapa kali buat nemuin lo, bahkan keluarga lo namun sia sia. Hingga temen gue bilang kalau ada siswi yang mirip lo, gue langsung pindah sekolah dan ternyata itu benar. Gue salah maaf, emang gue ngga tau latar belakang keluarga lo tapi gue menerima lo apa adanya Mell." Ucapan Ronald yang terakhir membuat gue makin terisak


Emang Ronald asli ya ngga tau keadaan latar belakang keluarga gemalafana soalnya ia tutup rapat rapat.


"Lo mau kan maaf in gue??" Ucap Ronald lagi, gue tak menjawab lalu memeluknya erat.


"Tolong.. hiks.. tolong jangan ting.. hiks tinggalin gue lagi." Ucap gue sesenggukan.


"Gue bakalan jaga lo tak kan gue biarkan seseorang nyakitin lo Mel." Ucap Ronald mengusap rambut gue.


Author POV

__ADS_1


Banyak siswa siswi yang berdecak kesal melihat Amel dekat dengan Ronald begitu sebaliknya.


"Siapa yang mau ditolak Amel. Semua diembat!"


"Gila dasar emang kemaren sama Alshad yang gantengnya warbiyasah."


"Emang dasar jlng."


Ucap siswi disana mengundang perhatian Alshad dkk.


"Why ini ada apa ya?" Tanya Alshad kepo.


"Itu kak di taman Amel ditembak cowok ganteng pindahan." Jelas siswi itu.


Alshad melihat kearah taman entah mengapa ia melihat Amel dengan yang lain hati nya terasa sakit jika mengingat kejadian yang telah dilalui bersama gadis galak itu.


"Lo kenapa broo??" Ucap Gerald menepuk bahu Alshad.


"...."


"Biasa doi sama yang lain siapa yang ngga sakit." Ucap Ellshad mendapat jitakan dari kakaknya.


tak..


"Gila bang lo galak amat!" Protes Ellshad mengelus jenong lebarnya.


"Lagian tu mulut lemes amat." Bantah Alshad lalu pergi kantin, sedangkan Aldo ia memilih diam karena perasaannya pada Aqilla, hahaha adadeh

__ADS_1


__ADS_2