Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
Season 3~PANCI OY PANCI!!


__ADS_3

"Ini emang telur mata sapi Liah!" Ucap Celsea ikut ikutan karena kesal.


"Eh, Julaeha yang cantik tapi cantikan gue. Kalau telor mata sapi itu gede. Nah ini kecil berarti namanya telor mata kambing!" Ucap Liah bangga setelah menamai telur goreng.


"LIAHHHH!!!"


"OY, DEMI KECOA HAMIL UDANG!. NGGAK USAH TERIAK OGEB!!" Teriak Liah tak mau kalah.


"LU JUGA TERIAK THULUL!!" Teriak Viani.


"OY NGGAK USAH TERIAK-TERIAK!!" Ucap Neona ikut berteriak.


"SAMA-SAMA OGEB, JAN BILANG OGEB! Udah diem selesai sudah drama kita, gue capek pengen waras sebentar!" Ucap Celse akhirnya menyerah dengan drama anak anak cunguk itu.


"Nah, baru bener!" Ucap Liah santuy sambil tepuk tangan.


_______________________


Pagi harinya, gadis gadis cantik yang akan pulang ke negara asalnya tersebut masih pulas tertidur dikasurnya yang empuk. Namun, tidak lama setelah salah satu orang gadis bangun terlebih dahulu karena terkena sinar matahari.


"Hoamm.. Ck, Ganggu aja nih sinar. Ngga tau apa kalau princess Merliah si ratu mermaid eh si ratu somplak apa yak??" Ucap Liah ngelantur setelah bangun tidur.


Kok alarm nya nggak bunyi ya?? Pikirnya menerka-nerka.


Ogeb, kan tadi malam gw nggak pasang Alarm. Gimana mao bunyi. Kek nya bener deh, tingkat kewarasan gue harus diwaspadai! Batinnya berlanjut lalu menengok ketiga sahabatnya yang masih tertidur.


Liah melihat sahabat-sahabatnya yang masih nyenyak pun tersenyum jahil. Dia berjalan menuju dapur lalu mengambil tutup panci beserta pancinya yang ada disana. Et jan lupa sudip penggorengan!


Dia berjalan mengendap endap ke kamarnya kek maling ke takut tertangkap basah lagi nyuri kolor tetangga.


Dan dalam hitungan ketiga.


Satu..

__ADS_1


Dua...


Tiga...


Prang.. dwengg... weng... weng.. weng.. wengg..


"Prakk... prakk.. prakkk.. OY BANGUN TUKANG KEBO BAU KENCUR!! OYY UDAH SIANG, KITA TELAT KEBERANGKATAN OY!!!" Teriak Liah sambil membunyikan sangkakala eh maksudnya menggedor gedor pancinya dengan sudip setelah menjatuhkan tutup pancinya.


"AAAA... KUCING TETANGGA MAU LAHIRAN!!" Latah Celsea.


"AAA.. NYING.. KOLOR TETANGGA WARNA IJO!" Latah Viani.


"AAAAA.. GUE MIMPI DICIUM COGANS!!" Latah Neona.


"Busyet kalian semua latah ber propesional!" Puji Liah sambil meletakkan pancinya dikepala seperti helm lalu bertepuk tangan.


"OGEBBBB!!!" Teriak semuanya bersamaan.


"Oi jangan teriak teriak, kasihan kucing tetangga mau lahiran. Auto jadi pak Rete stress mau gusur nih rumah gara gara teriak teriak kek dihutan Ceunah!" Ucap Liah sambil menggeleng gelengkan kepalanya membuat pancinya jatoh.


"Huuaaa... anjing tetangga lagi maen petak umpet, bangke ngagetin aja!" Latah Liah sambil meloncat kaget.


"LIAHHH... OMG.. INI JAM BERAPA LIAH!! MASIH SEMPET SEMPETNYA BERCANDA! 1 JAM LAGI PESAWAT TAKE OFF!!!" Teriak Celsea yang paling waras diantara mereka.


"WHATTT?? LU KOK NGGAK NGEMENG??" Protes Liah.


"NGOMONG!!" Ralat Neona, Viani dan Celsea berbarengan.


"Ck, diketawain cicak lu. Dan sekarang gw mau mandi! Stres lama lama kalau ngeladenin lu!" Ucap Viani ikit ikutan waras lalu pargi kekamar mandi.


Liah hanya mendengus kesal, karena kamar mandi dirumah itu ada banyak maka semua nya langsung mandi secara berbarengan tanpa aksi dorong dorongan kek emak lagi antri sembako. Dan khusus untuk Liah yang sengklek nya bisa dipertimbangkan, tau kan apa yang dilakukan Liah kalau udah begini?.


"Wkwkwkw anak cantik gak perlu mandi tetep cantik." Ucapnya enteng sambil terkekeh lalu mengganti pakaiannya.

__ADS_1


Setelah berganti pakaian, Liah duduk menghadap cermin, memastikan tidak ada iler yang menempel dipipinya.


"Oi, orang cantik mau bagaimana pun juga cantik hihihi!" Ucapnya nyinyir lalu memakai bedak dan lip tint.


Hanya butuh waktu 10 menit dia sudah memakai perlengkapannya dan memakai sepatu. Dia menunggu sahabat-sahabatnya sambil duduk disofa, menyilangkan kakinya dan berman ponsel.


Krieeettt. (Pintu kamar mandi terbuka menampilkan sesosok gadis dengan ekspresi kagetnya)


"Liah, lo kok cepet banget?" Tanya Neona kaget.


"Slow dungs muka nya, tuh handuk lo melorot!" Ucap Liah tanpa dosa membuat Neona melotot kearahnya.


"Busyet garang amat. Lu kan tau mandi gue itu plus plus. Kek haji plus berangkat telat, pulang cepat. Enakk!!" Ucap Liah cengengesan membuat Viani kesal.


Kenapa juga gw tanya kalau udah tau jawabannya pasti absurd! :Batin Viani kesal.


Tanpa memperdulikan Liah yang setia dengan ocehannya, Viani pergi meninggalkan nya keruang ganti membuat Liah mendegus kesal. Dan tak lama kemudian sahabat sahabatnya juga keluar kamar mandi dengan ekspresi dan kalimat yang sama seperti Liah. Untuk jawabannya kalian pasti sudah tau.


Setelah selesai, mereka langsung menyeret koper mereka untuk berdebat eh maksud author berangkat kebandara. Disana sudah ada peringatan agar semua penumpang diharapkan tidak ada yang tertinggal dan segera masuk karena pesawatnya akan segera lepas landas.


Liah duduk sambil memperlihatkan negara B dari dalam pesawat, lalu dia tersenyum manis.


Selamat tinggal negara B. Dan Indonesia gue Merliah generasi emas bangsa akan combek! ~Batin Liah sedikit sengklek.


"Oi Liah, Come back!" Ucap Celsea yang ada disampingnya membuat Liah terkejut.


"Eh terjedoet abang terheran heran..


"Terkejoet Liah!!" Ucap Celsea sedikit berteriak membuat para penumpang melirik kearahnya.


Muka gue ilang seketika anying, gara gara kutu kumpret!! ~Batin Celsea malu setelah meminta maaf.


"Eh lu punya mata batin ya?" Tanya Liah nggak nyambung.

__ADS_1


"Mata batin emak lu!" Gerutu Celsea kesal.


Lah, berarti tadi cuma kebetulan anying. Gue tergoda oleh sicurut sengklek satu ternyata!! Batin Liah kesal.


__ADS_2