Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
RUANG BK SEASON 2 ~REVISI


__ADS_3

Amel masuk kedalam ruang BK terlebih dahulu, dia mengetuk tiga kali di pintu kayu. Seruan dari dalam membuat Amel mengangguk dan masuk kedalam ruang BK terlebih dahulu.


Tok Tok Tok


"Permisi Bu," Ujar Amel sopan karena perintah Mama nya.


"Iya Masuk nak," Ucap Bu Sartika.


"Ibu manggil saya?" Tanya Amel ramah.


Hahaha bisa gini juga ternyata siBadgirl. Batin Alshad.


"Iya silahkan duduk dulu!" Ucap Bu Sartika ramah.


Amel dan Alshad mengangguk berjamaah, kemudian Mereka duduk berdampingan disofa depan Bu Sartika. Alshad dan Amel saling pandang kemudian membuang muka karena kesal satu sama lain.


"Ada apa ya ibu manggil saya ke BK, perasaan saya ngga pernah buat ulah selain nabrak gerbang?" Ucap Amel keceplosan.


Busyet dah galak amat sampe gerbang disruduk! Batin Alshad.


"Hah kamu pernah nabrak gerbang?" Ucap Bu Sartika keget.


Mampos, Gue pake keceplosan segala. Batin Amel.


"Hehe maaf bu, iyaa itu sudah kemarin!" Ucap Amel cengengesan.


"Yaudah ngga apa apa ibu maaf kan tapi ada satu syarat!" Ucap Bu Sartika.


Perasaan gue kok ngga enak ya. Batin Amel.


"Syaratnya apa bu?" Tanya Amel.


"Kamu harus jadi guru pembimbingnya Alshad!" Ucap Bu Sartika dengan entengnya.


"What the hell.. loh bu maksudnya apaan kok saya jadi guru pembimbingnya Alshad?" Tanya Amel ngegas

__ADS_1


"Iya bu, perasaan saya ngga ada salah kok sampe pake guru pembimbing!" Ucap Alshad tak kalah ngegaz


"Jangan ngegas dulu dung, Ini nih permintaan mama kamu Alshad, beliau minta guru pembimbing buat kamu, Kalian mau ya?" Ucap Bu Sartika.


"Nggak!" Jawab Amel dan Alshad bersamaan.


"Eh?"


"Gini deh bu, saya kan adik kelasnya Alshad saya mana paham pelajarannya!" Elak Amel.


"Lagian saya juga ngga mau sama mak Dugong ini bu!" Balas Alshad.


"Dih siapa juga yang mau sama lo, pocong pengangguran!" Ucap Amel kesal.


"What?? Pocong pengangguran?" Ucap Alshad kaget.


"STOP! KALIAN NGGA BISA APA NGGA BERANTEM!" Bentak Bu Sartika.


"Maaf Bu!!" Balas mereka berdua.


"Gini, kamu Amel ngga usah bohong sama ibu, Kamu kan sudah lulus S2 di negara B tahun kemarin. Ya jelas kamu bisa pelajarannya Alshad lah." Ucap Bu Sartika membuat Amel tak bisa mengelak.


"Ngga ada tapi tapian atau nilai raport kamu kosong." Ancam Bu Sartika.


"Hahaha mampos lo." Ucap Alshad seketika mendapat lirikan tajam oleh Amel.


"Itu juga berlaku untuk kamu Alshad!" Ucap Bu Sartika.


"Loh-


"Ngga ada protes kalian boleh keluar!" Ucap Bu Sartika tersenyum kemenangan.


"Hmm permisi!" Ucap Amel datar.


"Eh Amel tunggu kamu anaknya Frisslly kan?" Ucap Bu Sartika.

__ADS_1


"Kok ibu tau?" Tanya Amel.


"Adadeh, sampaikan ke Mommy kamu, dapat salam dari guru BK tersayang." Ucap Bu Sartika bangga.


"Dihh.. narsis banget." Ucap Amel pelan namun didengar Bu Sartika.


"Heh ngomong apaan tadi kamu?" Ucap Bu Sartika tajam.


"Ehh eng. .. enggak kok bu tadi ada kucing terbang." Ucap Amel lalu pergi.


"Ada ada aja." Gumam Bu Sartika.


___________________________


Amel dan Alshad kembali ke kantin sesekali bertengkar, Amel melihat dikantin ada abang dkk nya. Dengan muka masam, Amel duduk di samping Lindra kemudian bersender dibahu Lindra.


"Tadi ada masalah apa dek, kok sampai masuk ruang BK?" Alshad terkejut saat Lindra memanggil Amel dengan sebutan dek.


Dek? Jadi? Amel adiknya Lindra? bisa mam*us gue abis ini. ~Batin Alshad menggelengkan kepala.


"Hmm, dapet masalah berat bang." Balas Amel.


"Masalah apaan?" Tanya Andra.


"JADI GURU PEMBIMBING NYA ALSHAD HUAA..." Teriak Amel.


"Hahaha sukurin siapa suruh kemaren ngerjain kita kita pake 2 teman lo. Kena imbas nya kan lo hahaha!!" Ucap Andra, Axel dan Alardh bersamaan.


TUK.. TUKK.. TUKK..


"Adek gue kesusahan lo ketawain." Ucap Lindra menjitak ketiga kepala temannya.


"Sorry kak, ini permintaan mama gu, dan gue juga ngga bisa ngelak." Ucap Alshad menunduk.


"Ngga apa apa gue yakin Amel bisa ngatasi itu, asalkan lo juga bantu dia dan satu lagi. Jagain Amel jangan sampe dia kenapa napa, kalau sampe Amel gue pulang terus lecet, gue potong adek lo." Ancam Lindra sedangkan Alshad hanya mengangguk paham.

__ADS_1


Gila kakaknya serem juga, lebih serem dari biasanya! Batin Alshad.


"Oke goodboy!" Ucap Lindra tersenyum penuh kemenangan dan mengelus rambut Amel sayang.


__ADS_2