Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
Season 3~TERAKHIR (END)


__ADS_3

Liah menatap kesal ketiga sahabatnya yang membuntuti sekaligus menghalanginya untuk ke rumah sakit. Karena kesal, dia (Liah) mencubit pengan Celsea membuat sang empunya lengan memekik kesakitan.


"Aduh!! Liahh kamvret!" Ucap Celsea setengah berteriak.


"Apa lo, kalian bertiga ngapain ngikutin gue bolos ha?" Kesal Liah.


"Kenapa emang, gak boleh?" Tanya Viani ketus.


"Bukannya gitu, udah ah gue mau ke RS!" Singkat Liah kemudian pergi.


Viani, Celsea dan Neona saling pandang kemudian menepuk jidat mereka bersamaan. Mereka mengejar Liah yang sudah jauh didepan mereka. Celsea memegang tangan kanan Liah, Neona memegang tangan kiri Liah, sedangkan Viani mengambil mobil.


"Hoii lepasih, kalian apa apaan coba." Liah memberontak namun tak dilepaskan tangannya dari kedua sahabatnya.


"Nggak sebelum lo ikut kita ke salon." Ucap Neona dengan cengiran nya.


"Tapi–


"Gak ada tapi-tapian!" Sambar Viani turun dari mobil.


Liah hanya pasrah, dia mengikuti ketiga sahabatnya ke salon. Sepanjang perjalanan muka Liah tertekuk kek tikar belom dicuci 6 bulan. Viani, Neona dan Celsea terkekeh melihat ekspresi wajah Liah yang menahan kekesalan.


"Habis ini langsung RS ya?" Pinta Liah diangguki ketiganya.


Sahabat gak ada akhlak! tunangan gue di rumah sakit ogeb! ~Batin Liah kesal.


Sesampainya disalon, Liah, Viani, Celsea dan Neona turun. Mereka disambut hangat oleh pegawai salon karena mereka adalah mafioso yang bekerja di salon milik Mama Neona.


"Selamat datang nona!"


Viani, Celsea, Neona dan Liah mengangguk untuk membalas sambutan mafioso mereka. Mereka (Neona, Celsea, Viani dan Liah) langsung berendam di kolam susu untuk kebaikan kulitnya. Sebenarnya Liah sangat malas melakukan ini semua, walaupun dia tidak pernah melakukan perawatan, tapi tubuh dan kulitnya sangat baik. Hanya ada goresan goresan dari pisau lipat yang terlihat.


"Kalian ngape sih, ngajak gue ke tempat ginian!" Ketus Liah tak suka.


"Biar lo kagak stress!"


"Stress gue kalau tiap hari ketemu lo!"


Neona hanya menyebikkan bibir kesal, gadis itu memilih melihat-lihat majalah kecantikan yang ada disamping tangannya. Sedangkan Viani dan Celsea, kedua gadis itu terlelap saat melakukan perawatan.


"Dasar kebo!" Ketus Liah memalingkan wajah.


"Kak, masih lama ya?" Tanya Liah.


"Mungkin 6 jam lagi baru selesai semua!"


Liah membulatkan kedua matanya tak percaya. 6 Jam adalah waktu yang sangat lama, bahkan untuk mandi saja, Liah hanya memerlukan waktu 10 menit kadang 7 menit.


"Ha, gak salah itu?" Mbaknya terkekeh melihat Liah yang tak suka dengan perawatan ini. Liah hanya pasrah saat tubuhnya dipijat perlahan.


"Tau gini mending gue amplas aja tubuh gue, biar putih sekalian!!" Mbaknya makin tertawa akan kekesalan Liah.


Mulut Liah komat kamit membaca sumpah serapah yang selalu ia hafalkan selesai pertengkaran. Gadis itu memilih tidur agar saat bangun, semua selesai.


Detik berganti menit, menit berganti ke jam. 6 Jam lebih 7 detik Liah memprotes mbak mbak nya karena terlambat 7 detik dari perjanjian.


"Gak ada akhlak! Katanya 6 jam doang. Ini lebih 7 eh 20 detik woy!" Ternyata sedari tadi, Liah memasang timer di ponselnya membuat mafioso menggelengkan kepalanya.


"Maaf nona!"


"Dasar gendeng!" Cibir sahabatnya.


Liah dengan kesal memakai dress putih yang dipaksa oleh sahabatnya. Gadis itu mengomel gak jelas saat Celsea memasangkan beberapa pernak pernik yang membuat nya cantik namun ribet baginya.


"Ini apaan sih, rasanya kenapa lengket gini?"


Celsea tak henti hentinya mengumpat sumpah serapah untuk Liah yang ribetnya minta ampun. Bagaimana tidak kesal, beberapa kali ia memasangkan lipt tint di bibir Liah, beberapa kali juga Liah mengapusnya karena menurutnya lengket dan rasanya aneh.


"Itu lipt tin, jangan dihapus lagi atau gue plester mulut lo!" Kesal Celsea.


Neona dan Viani tertawa ngakak melihat kekesalan Celsea dan Liah. Gadis itu bahkan tak pernah memakai lipt tin ataupun bedak. Dia cantik natural dengan warna bibir pink alami.


"Udah udah woy! Jangan tebel tebel. Mau kemana sih? Kondangan? Cukup pake daster sama bandoo apa susahnya!"


Neona menyemburkan soda yang ia minum saat Liah mengatakan pergi kondangan menggunakan Daster dan bandoo. Dia berfikir mencoba mengingat apakah Liah pernah menggunakan daster dan bandoo ke kondangan temannya.


"Gila gue lama-lama kalau ada di dekat lo!" Liah hanya memutar bola mata nya jengah.


"Mau kemana sih?" Kesal Liah.


"Habis ini kita ke RS terus ikut gue ke ultah temen gue, gimana?" Ucap Celsea menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


"Hmm!" Deheman Liah mewakili jawabannya.


_________________________________


Saat sampai di rumah sakit, sesuai rutinitas Liah kalau melihat sang resepsionis gak ada akhlak. Gadis itu tak lupa memberikan tatapan tajam kearah resepsionis tersebut. Resepsionis tersebut sempat tak mengenali Liah, karena Liah sangat cantik kalau menggunakan make up tipis serta dress putih yang cocok dengan kulitnya yang bersih.


"Apa lo liat-liat gue? Naksir lo? Jangan, gue kagak belok haluan!"


Resepsionis tersebut tersadar dan menggelengkan kepala, dia kembali melayani keluarga pasien yang sedang mengurus administrasi. Keluarga pasien pun mendelikkan mata saat Liah berbicara seperti itu.


Cantik sih, tapi minus galak dan ketus! ~Batin orang tersebut.


"Gak usah diladeni pak, dia emang gak ada akhlak sama saya!" Ucapan resepsionis membuat bapak bapak tadi menggelengkan kepala.


Liah memberikan tatapan tajam untuk terakhir kalinya ke Resepsionis. Sedangkan ketiga sahabatnya sudah tertawa ngakak dibelakangnya. Liah berjalan cepat kearah kamar Elang. Sesampainya di depan pintu, Liah mengambil nafas panjang sebelum menghembuskannya perlahan. Gadis itu mendorong pintu kaca buram kamar Elang.


Krieeeett..


Liah terkejut saat tak melihat seorang pun ada disana, hanya ada satu perawat yang membersihkan ranjang bekas Elang dirawat.


"Maaf Sus, pasien disini kalau boleh tau kemana ya?" Tanya Liah sopan.


Perawat tersebut menoleh, "Oh, mas nya tadi baru aja gak ada. Sekarang ada di kamar mayat!" Jelasnya.


Deg!


Waktu serasa berhenti, detak jantung Liah sudah tak beraturan. Tatapan gadis itu kosong menatap arah depan. Air mata nya luruh deras membasahi pipinya, untung saja make up nya anti air sehingga tidak luntur sama sekali.


"Gak, gak mungkin gue terlambat! Gak lo pasti bohong!" Ucap Liah histeris menunjuk perawat tersebut.


Liah membalikan badannya, percobaan bunuh diri aksi pertama sudah ada di benaknya. Saat membalikan badan, ia menabrak dada bidang seorang pria tinggi yang ada dibelakangnya. Tubuh Liah terhuyung kebelakang, namun tangan kekar itu menahan tubuh Liah dengan memeluk pinggangnya.


Pria tersebut menarik lekuk bibirnya melihat keterkejutan Liah saat ini karena melihatnya.


"Happy Birthday, sayang!"


Liah terkejut, mulut gadis itu membuka lantaran tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Orang orang kesayangan nya masuk ke ruangan membawa kue ultah beserta kadonya. Dia menatap Pria didepannya masih dengan tampang terkejut dan deraian air mata yang belum terhenti. Pria itu terkekeh, kemudian mendorong dagu Liah membuatnya menutup mulutnya rapat.


"Maaf cuma prank, Happy Birthday yang ke-23 tahun sayang."


"Happy Birthday to you, happy Birthday to you...


Liah menatap tajam sekaligus kesal ke arah Elang, dia memukul dada Elang sedikit keras membuat Elang mendrama lagi.


Bughh..


"Awhh.. Mama aduh sakit, Elang gak kuat!" Liah kembali meneteskan air mata sambil mengusap dada Elang membuat yang lain tertawa.


"Aduh, maaf maaf apa ada yang sakit. Yang mana??" Ucap gugup Liah dihadiahi tawa Elang membuat Liah menatapnya kesal.


"Lo bohongin gue, Elang jahat!! Mati aja lo!" Ketus Liah membuat seisi ruangan tertawa.


"Maafin gue dong, katanya lo sayang gue. Yaudah, gue mati beneran aja!" Ucap Elang mengeluarkan pisau lipat membuat Liah memeluknya erat.


"Jangan lagi, jangan tinggalin gue!" Isak tangis Liah membuat Elang tersenyum, Dia mengelus rambut panjang Liah dengan sayang.


"Cieeee.." Seruan tersebut membuat Liah malu.


"Jangan nangis dong, kan sekarang hari ulang tahun lo!" Ucap Elang mengambil alih kue ultah dari Katrina.


"Tiup lilinnya.. Tiup lilinnya..


Liah memejamkan mata sambil berdoa kepada tuhan,


Tuhan, terima kasih. Hamba sangat bersuyukur hal yang hamba takut kan tidak terjadi. Semoga keluarga yang lengkap dan bahagia menjadi kado terindah hamba di ulang tahun yang ke 23 ini. Terima kasih.


Setelah berdo'a Liah meniup lilin membuat para temannya dan orang tua bertepuk tangan. Elang mengecup dahi Liah sambil berbisik.


"Lo cantik, tadi do'a nya apa?" Bisik Elang terkekeh membuat Liah tersenyum.


"Kepo kek dora!" Balas Liah tertawa senang.


Elang menarik tubuh Liah kepelukannya, Elang bahagia memiliki kehidupan yang sangat sempurna baginya. Elang melepas pelukannya saat deheman dari calon mertuanya dan orang tuanya mengganggu acara mesra mesranya dengan Liah.


"Maafin tante ya Liah, gimana drama tante? Bagus kagak?" Ucap Shella dengan wajah berbinar.


"Bagus banget tante, sampe pengen buat Liah bunuh diri mendadak!" Kesal Liah membuat Shella dan Andra terkekeh.


"Happy Birthday sayang, semoga panjang umur, sehat selalu, selalu berbakti kepada kedua orang tua. Dan semoga menjadi calon istri yang baik!" Ucap Amel memeluk anak kesayangan nya itu.


"Happy Birthday ya sayang, do'a Papa sama kek doa Mama." Ucap Alshad membuat Liah tertawa.

__ADS_1


Semua mengucapkan selamat, Liah memotong kue ultahnya dan menyuapkannya ke Elang, Orang tuanya dan Orang tua Elang. Sahabat-sahabat yang lain asyik makan makanan yang telah disiapkan keluarga Liah dan Elang.


"Mereka serasi ya?" Ucap Katrina memegangi kedua pipinya.


Leo menatap jengah Katrina, "Lebay lo kek orang jomblo!" Cibir Leo membuat Katrina kesal.


"Kalau gue jomblo, situ apa? Duda? or janda??" Balasnya tak kalah sengit membuat Leo makin kesal.


"Dulu Mama lo ngidam mercon lalap sambel jus balsem ya? Ngomong lo pedes bener!" kesal Leo.


"Bodo!"


Liah dan Elang terkekeh melihat perdebatan Katrina dan Leo yang tak ada habisnya. Amel dan Alshad tersenyum saat melihat anak anaknya dewasa dan akan menempuh kehidupannya sendiri.


"Berantem mulu, awas jodoh!" Ujar Liah membuat Leo dan Katrina menatap bersamaan.


"Ogah!"


"Amit-amit!!"


"Tuh kan, jawabnya barengan!" Goda Liah lagi membuat Leo kesal dan berjalan menuju Mamanya.


"Kayaknya kita sama sama patah hati Lley!" Ucap Viani menghembuskan nafas kasar.


Viani dan Valley menatap Leo dan Liah, mereka sama sama patah hati. Liah yang menyadari itu pun mendekati kedua manusia tersebut.


"Gimana nih, kan Viani jomblo, lo juga Ley. Gimana kalau kalian nikah aja hihihi!!" Goda Liah nyinyir membuat kedua sejoli tersebut malu.


Amel menggoda Liah dan Leo yang sedang bermanjaan dengannya saat ini. Liah kesal saat Amel dan Alshad menyuruhnya dan Leo agar cepat menikah.


"Mama kek nya gak sedih ya kalau anaknya diambil anak orang!" Cibir Liah kesal.


"Tau tuh, gak kek senetron Azab yang orang tuanya nangis gara gara anaknya mau nikah!" Kesal Leo membuat Liah mendelikkan mata.


"Kok azab bang?"


"Biar greget dek!"











Hai, maaf ya gak sesuai bayangan kalian semua😊, author ucapkan banyak terima kasih untuk kalian yang selalu mendukung author, entah dari komentar, like, vote, chat whatsaap, chat dari grub. Pokoknya terima kasih atas semua dukungannya😊. Karena dukungan kalian, novel ini bisa tamat tanpa hambatan✌.


Gimana? apa ada kesan dan kesan untuk author atau untuk novel?😊


Atau rekomendasi novel baru?😆, jangan lah, karya author soalnya gaje semua😌


Promosi Gan:v


Ku terima kasih untuk sesama author yang memberikan apresiasinya untuk saya. Dan saya akan membalasnya sedikit, mungkin tak begitu berarti. Namun, bagaimana lagi.. ini sebagai ucapan terima kasih.


Mampir ke novel author terdekat ku ya guys😊


•Balas Dendam (Chat Story) By: Liena


•Bad Girl (Chat Story) By:Laily Scary


•Fake Nerd Girl (Novel Normal) By: Riska P.


•Avrilya (Novel Normal) By :Kim Hye Seul.


•Queen Mafia dan Psikopat (Chat Story) By :Shintya Dewi.


Dan buat novel dan Chat story punya author sekalian. Terima kasih dan saya minta maaf untuk sebelumnya😊.


(ADA YANG MAU CERITANYA LEO DAN KATRINA NGGAK NIH?? TAPI NGGAK MAFIA YA)

__ADS_1


End♥


__ADS_2