Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
BERZIARAH SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Setelah kepulangan Alshad dan sahabat sahabatnya dari Caffe, Alshad pergi ketoko bunga, ia membeli bunga untuk berziarah juga bunga khusus untuk kekasihnya, kekasih yang kalau dinalar tak bisa di jangkau kembali oleh manusia.


Alshad masuk kedalam pemakaman ia berjalan pelan sambil membawa bunganya menuju satu makam yang penuh dengan bunga setiap harinya. Dan hari ini adalah kedua kalinya Alshad datang ke makan setelah dulu ia datang waktu pemakaman sang kekasih tercinta 3 tahun yang lalu.


Dia berhenti dimakam yang terdapat batu nisan atas nama Amel Violettha Fariiqueen, diusapnya penuh cinta batu nisan nya sambil meneteskan air mata.


"Kalau kamu memang benar benar tiada tolong jangan kasih aku harapan, dan kalau ini hanya sandiwara tolong tamatkan cerita ini!!" Ucap Alshad meneteskan air mata.


Seakan ikut merasakan, Alam pun juga ikut menangis, Awan menumpahkan air matanya perlahan membasahi seseorang yang sedang menangis dimakam.


"Hahaha kau lihat sayang, bahkan alam juga merasa sedih!" Ucap Alshad sambil tertawa hambar.


"Dan kalau kau sudah tiada, apakah kau melihat aku disini?? Menangisimu?? Apa kau tak sayang lagi??" Ucap Alshad makin berat.


Air hujan yang membasahi badan dan mukanya membawa air mata ikut mengalir turun, laki laki dewasa yang biasanya terlihat kuat dengan sikap dingin dan datarnya menjadi lemah saat berada disini, tempat ini, tempat dimana kekasihnya beristirahat untuk yang terakhir kalinya.


"Apakah aku memang tak ditakdirkan bahagia tuhan Hiks..??" Ucap Alshad sambil menangis terisak lagi.

__ADS_1


"Tak ada gunanya lagi aku hidup, mending aku disini mati dengan cara yang wajar!" Ucap Alshad menikmati air hujan yang membuat tubuhnya mulai menggigil.


Brukkk...


Tubuh Alshad ambruk lantaran tak kuat menahan dingin yang diakibatkan oleh air hujan, apabila terlalu lama terkena hujan bisa jadi manusia itu mati kedinginan. Seseorang berjubah dibalik pohon menatap sendu kearah Alshad.


__________________________


Pukul 20.00 dikediaman Argadinata merasa bahagia sekaligus bingung atas kesadaran Alshad, disana ada sahabat sahabat Alshad yang setia menunggu sang empunya kamar bangun dari pingsannya.


Kelopak mata indah milik Alshad mengerjap ngerjap beberapa kali menyesuaikan cahaya yang ada di kamar nya. Betapa terkejutnya dia saat melihat disisi kanan dan kirinya.


"Lo kok pingsan, ada yang sakit?? Gue panggilin dokter lagi ya??" Ucap Naura tanpa memperdulikan pertanyaan Alshad.


"Emang gue kenapa??" Ucap Alshad ling lung.


"Kami juga nggak tau sayang, tadi ada seseorang yang mengetuk pintu. Setelah mama buka nggak ada siapa siapa cuma ada kamu yang tergeletak dilantai dengan baju basah!" Ucap Kania menjelaskan.

__ADS_1


"Heh, percuma kalian nyelametin gue!!" Ucap Alshad sinis.


"Lo itu apa apaan sih Shad, jangan gara gara cewek, lo jadi gini!! Sadar Shad sadar, disisi lo banyak cewek yang sayang nya melebihi Amel!!" Ucap Ellshad mengebu ngebu.


"Iya Shad, coba lihat disini juga ada Naura dia baik juga bisa menyayangi kamu!" Ucap Arga.


"Maaf Pa, tapi Alshad nggak bisa!" Ucap Alshad lalu beranjak turun dari kasur nya menuju taman belakang rumah.


"Puas lo Mel, Puas aku dijelek jelek in sama keluarga aku karena masih mertahanin kamu!!" Ucap Alshad kembali menangis.


"Gue.. Gue nggak bisa Mel, bayangan lo terlalu dalam buat gue!!" Ucap Alshad lagi.


"Kalau kita emang nggak jodoh, aku akan buat takdir kita sendiri!" Ucap Alshad menyeringai.


Kemudian ia membogem lampu taman hingga pecah, mengambil pecahan kacanya lalu mengarahkannnya ke pergelangan tangannya.


Sriesss...

__ADS_1


Darah mencucur dimana mana, semakin banya darah makin membuat senyum lebar Alshad. Ya mungkin dia sudah gila.


Jangan lupa Like, Komen dan Vote nya. Kalau Like nya banyak aku akan rajin rajin UpπŸ˜†. Iyee iye makasih makasih..πŸ˜‰ Yang udah Vote, Like dan Kasih Komentar aku berterima kasih sama kalianπŸ˜™πŸ˜™


__ADS_2