
Pagi hari seperti biasa Liah malas untuk berangkat ke kampus, dia mati matian membujuk Leo untuk tidak berangkat ke kampus karena mood nya sedang tak baik. Liah kesal karena Leo yang tak paham akan perasaan nya.
"Mama aja gak apa apa kok kalau Liah bolos, Liah pengen disini aja bang!" Kesal Liah masih merengek.
"....."
Leo hanya diam menanggapi ocehan yang tiada habis dari mulut Liah, gadis ini walau cuaca hatinya memburuk masih mencoba tegar dengan sering tersenyum dan bersifat manja pada siapa pun.
Andra yang mendengar perdebatan Leo dan Liah pun mendekati mereka untuk menengahinya.
"Sudah Liah, kamu ke kampus aja. Elang disini sudah banyak yang njaga." Tutur Andra lembut.
"Tapi Liah masih ingin disini om." Ucap Liah menggembungkan kedua pipi nya kesal.
"Om tau, nanti setelah ke kampus kamu boleh kesini lagi." Balas Andra diangguki Liah.
"Yaudah Om, Liah permisi!" Andra hanya mengangguk dan tersenyum menanggapi ucapan Liah.
Leo dan Liah pulang ke mansion kemudian mandi dan berganti baju, mereka berangkat ke kampus masing-masing. Leo pun sebenarnya malas berangkat ke kampus karena tanpa dia sadari, dia satu kampus dengan Katrina yang merepotkan bagi Leo.
"Ketemu nenek lampir kan gue!" Gerutu Leo memasukan mobil ke parkiran mahasiswa.
Leo turun setelah mengunci mobilnya, dan dia melihat Katrina yang baru turun juga dari mobil. Katrina yang merasa ditatap pun mengedarkan arah pandangan nya. Dia mendapati Leo sendang mengawasinya dari jarak yang tak jauh.
"Apa lo lihat-lihat, mau gue colok tuh mata pake colokan nasi uduk?"
"Ketus banget sih lo jadi cewek, pantesan kagak ada yang mau sama lo!"
Katrina menatap tajam ke arah Leo yang seenak jidat kalau ngomong.
"Mending gue dari pada lo. Huh, ganteng tapi gak ada akhlak!" Leo melotot mendengar ucapan gadis di depannya.
"Heh. Rese banget ya lo!"
__ADS_1
________________________________
Sedangkan di tempat lain, Liah sedang berkumpul dengan ketiga sahabatnya yang sama seperti nyaa. Mood mereka benar benar jelek.
"Huftt.. lo pada kenapa kusut gitu?" Tanya Liah tanpa menatap sahabatnya.
Viani menoleh ke Liah, "Andai lo jadi gue waktu lihat Leo sama Katrina di RS tadi sore!" Batin Viani.
"Habis putus sama Candra." Kesal Neona.
"Lo udah tau Casandra play boy kelas kakap masih aja lo pacarin." Ketus Celsea.
"Nyebut nama aja lo typo kek Liah." Cibir Viani.
"Bodo!"
Liah sudah tak mood lagi berdebat dengan sahabatnya, tanpa izin tanpa pamit air mata Liah selalu menetes deras membasahi pipi mulusnya. Seorang dosen yang biasanya diganggu Liah berjalan mendekat ke arahnya. Liah menatap nya sekilas.
Tanpa banyak omong, Liah langsung mengeluarkan hamster yang dibelinya waktu lewat penjual hewan piaraan. Dengan terkejut Ellie langsung berlari ngibrit pergi, dia kira Liah akan menakutinya dengan tikus karet lagi. Ternyata dia malah bawa hamster hidup.
"Dasar dosen gak ada akhlak!" Cibir Liah membuat ketiga sahabatnya tertawa puas.
"HAHAHAHA!!!"
"Walaupun suasana hati lo buruk, lo tetep ngakak ya!!" Karena gemas, Celsea menggoyang goyangkan tubuh Liah. Membuat Liah pusing.
"Udah woy, pusing gua!!" Kesal Liah memegangi kepalanya.
"Hihihihi maap yi!!" Ucap Celsea nyinyir yang ditatap malas Liah.
"Udah ah, gue mau balik RS. Mapel gue udah selesai." Ucap Liah memasukan kembali hamster nya ke kandang kecil.
"Aehh, masih ada mapel nya bu Ellie." Peringat Viani.
__ADS_1
"Bolos gue." Singkat Liah langsung pergi.
"Ikutan bolos kuy!" Ajak Neona, semua nampak semangat kembali.
"Nyokk gaskeun!!" Ucap mereka serentak.
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Hihihihihi.. ketemu lagi sama author, author akan kasih happy ending yah.. sesuai janji ku wkwkwkw..
Selalu kasih like and komentarnya,
Tinggal satu part lagi end loh😆, setuju kan kalian kalau novel ini tamat?? setuju lah, orang novel gue gaje tingkat dewa😫😆.
See you babay🤗
__ADS_1